Sampul Novel Melody Cinta Tuan Muda

Melody Cinta Tuan Muda

8.9 / 10.0
Dalam Melody Cinta Tuan Muda, Melody terjebak intrik pewaris setelah menolong seorang kakek kaya. Ia harus melindungi Sagara, cucu lugu yang dimanfaatkan keluarga serakah. Simak kisah billionaire romance novels ini di webnovel untuk melihat perjuangan mereka merebut hak perusahaan.
Ringkasan Melody Cinta Tuan Muda
Niat tulus Melody menyelamatkan seorang kakek dari aksi bunuh diri justru menyeretnya ke lingkaran keluarga konglomerat pemilik perusahaan raksasa. Di sana, ia menyaksikan persaingan licik antaranggota keluarga yang haus kekuasaan. Sagara, sang cucu yang merupakan pewaris sah, justru menjadi sasaran manipulasi karena sifatnya yang terlalu lugu. Melody kini terperangkap dalam intrik perebutan harta dan siasat kejam demi takhta tertinggi perusahaan tersebut.
Baca Selengkapnya

Melody Cinta Tuan Muda Bab 1

Melodi menatap tiga puluh cup klappertart dalam cooler box dengan sedih. Susah payah ia bawa menaiki lima puluh sembilan anak tangga menuju lantai tiga sebuah apartemen yang liftnya rusak.

Tiga puluh cup itu harusnya saat ini sudah berpindah tangan kepada Nyonya Clara pesanan dadakan dan katanya sore ini harus diantar segera ke tempatnya. Urgent!

Jika transaksi selesai maka uang pembayaran sebesar tiga ratus ribu sudah ada dalam genggamannya. Dengan uang itu sebagian akan Mama belikan lagi bahan-bahan untuk membuat klappertart, sebagian untuk makan sekeluarga dan tentu saja uang transport kuliah sebanyak lima puluh ribu rupiah.

Tapi semuanya buyar, saat pintu apartemen yang ia ketuk berkali-kali tidak ada yang membukanya. Melodi membaca kembali alamatnya, betul ini kamar C109.. Ia mengembuskan napas kesal.

Gadis berambut sebahu dengan kuncir satu itu mencoba menghubungi nomor telepon yang ditulis dalam secarik kertas bekas struk belanja. Ternyata hp nya tidak aktif! Betul-betul sempurna kekesalannya hari ini.

“Mama, Nyonya Clara tidak ada di tempat dan nomornya tidak bisa dihubungi,” keluh Melodi saat menghubungi Mama lewat ponselnya.

Terdengar helaan napas panjang Mama, Melodi tahu pasti wanita yang di telapak kakinya itu terdapat surga sangat kecewa seperti dirinya. Terbayang bagaimana Mama sering begadang untuk mengerjakan pesanan-pesanan apalagi yang dadakan seperti ini.

“Harusnya Mama lain kali minta transfer uang pembayaran di muka saja untuk setiap pesanan yang masuk. Kalau begini kejadiannya, kita rugi Ma, atau minimal si pemesan ngasih tanda jadi, atau apalah gitu, atau…”

“Melodi, ngomelnya nanti aja di rumah , jangan ngabisin pulsa.”

Klik, telepon diputus Mama!

Dengan langkah gontai Melodi kembali menuju tangga, ia menuruni tangga satu demi satu, pikirannya melayang pada saat-saat sibuk membantu mengaduk adonan susu, gula, maizena dalam panci yang dimasak dengan api kecil hingga mendidih, kemudian memasukkan kuning telur satu persatu, kelapa muda yang dikeruk memanjang. Itu baru proses memasak adonan, belum proses berikutnya, membuat meringue dari putih telur, mengiris almond untuk taburan, merendam kismis dan membubuhkan kayu manis, kemudian memanggangnya.

Hal yang paling menyenangkan saat membuat klappertart adalah menaburkan bubuk kayu manis, karena wangi kayumanis akan langsung menguar. Melodi sangat menikmati aromanya.

“Sudah bertemu orangnya Neng?” tanya satpam yang sejak awal kedatangan gadis itu berjaga di dekat pintu masuk dari kaca.

“Tidak ada, Pak.,” jawab Melodi dengan langkah gontai.

Lelaki berusia tiga puluh tahunan itu menatap Melodie dengan prihatin, sungguh mengherankan ada orang pesan makanan namun tidak bertanggung jawab seperti ini.

“Ini buat Bapak.” Melodi menyodorkan dua cup kue bercita rasa manis gurih kepadanya. Satpam bernama Bandi itu menatapnya, “Serius? Ini kan jualan kamu.”

Melodi tersenyum sambil mengangguk, kalaupun dibawa pulang ke rumah juga pasti akan dibagikan juga, karena kue jenis ini tidak akan tahan lama, sementara lemari es di rumah penuh dengan klappertart baru yang akan dijual besok.

“Semoga berkah ya Neng, satu buah mau saya bawa pulang untuk anak saya, seumur hidup dia belum pernah mencicipi kue seperti ini.”

Gadis manis berlesung pipit itu kembali tersenyum, ternyata berbagi bisa mengurangi kekecewaan yang tadi bergelayut di hatinya.

Kali ini ia melangkah dengan lebih riang. Mama pasti tidak akan keberatan kalau kue-kue lezat ini dibagikan, hitung-hitung beramal. Lagipula perjalanan pulang ke rumah lumayan jauh. Berat kalau harus membawa kue ini kembali. Ia teringat waktu pergi menuju apartemen melewati rumah belajar anak-anak yatim. Kalau sebagian kue ini ia bagikan pasti mereka akan bahagia.

Lima belas kue kini telah dinikmati dua belas anak-anak mungil dan tiga orang pengajar. Mereka mahasiswa tingkat akhir sebuah universitas yang mengabdikan diri untuk mengajar anak-anak itu. Satu orang cowok bernama Langit cukup menarik perhatian Melodi. Langit seorang yang ramah, Ah Melodi jadi senyum-senyum sendiri saat cowok itu meminta nomor kontaknya.

Sudah tujuh belas klappertart berpindah tangan, di persimpangan dekat lampu merah Sunburst, sebuah cup ia berikan kepada penyapu jalan yang sedang bersitirahat di bawah pohon, satu lagi ia berikan kepada Abang ojek online, dua lagi untuk seorang nenek yang membawa rumput untuk makan kambingnya,

Tinggal empat lagi tersisa, kalau tidak ada lagi yang ditemuinya, Melodi berencana memakan sendiri klappertartnya, entahlah setelah berbagi tadi hatinya merasa riang. Ternyata uang bukan segalanya jika dibandingkan kegembiraan mereka yang mendapatkan klapertart darinya tadi.

Hari masih terang meski matahari telah bergulir turun. Sebentar lagi melewati jembatan yang mengalir Sungai Cisadane di bawahnya. Dari jembatan itu ia bisa menikmati indahnya matahari terbenam yang sinarnya membias di air sungai.

Tiba-tiba mata coklat gadis itu tertumbuk pada sosok di atas jembatan. Seorang lelaki tua memanjat pagar besi jembatan dan bersiap melompat.

Melodi berlari sekuat tenaga. “Kakeek, stop jangan lakukan itu!”

“Tolong, ada orang mau bunuh diri!”

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Melody Cinta Tuan Muda

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cinta Belum Berakhir
9.3
Lima tahun berlalu sejak Kanaya pergi tanpa pamit demi pernikahan pilihan orang tua, namun takdir justru mempertemukan kembali dirinya dengan Haitsam. Kini, Haitsam terjebak dalam tugas sulit membimbing Kanaya mengelola perusahaan milik ayah mertua wanita itu. Meski cintanya belum padam, Haitsam harus menekan perasaannya demi menjaga amanah sang atasan. Akankah rahasia masa lalu mereka terbongkar di hadapan suami Kanaya? Inilah dilema hati yang penuh risiko.
Sampul Novel Cinta Setelah Menikah
9.4
Bunga, wanita cantik dengan bayang-bayang masa lalu, dipertemukan dengan Rio Xen Zhin. Rio adalah CEO asal Jepang yang kaya, berwibawa, namun sangat dingin. Sosoknya sangat mirip dengan mendiang mantan tunangan Bunga yang telah tiada. Rio memutuskan untuk menikahi Bunga hanya demi membalas sebuah jasa. Di tengah pernikahan tanpa cinta ini, mampukah Bunga merelakan masa lalunya dan menghadapi kenyataan bersama pria yang memiliki wajah serupa?
Sampul Novel Karma Manis untuk Tuan yang Sombong
7.9
Arunika Kinanti terjebak skandal bersama Arjuna Adiwangsa, putra majikannya, yang menghancurkan pertunangan pria itu dengan Valerie. Tragedi malam itu membuat Arjuna membenci Kinanti. Meski sempat kabur, Kinanti ditemukan kembali dalam kondisi hamil. Demi nama baik, Arjuna menikahinya namun dengan syarat kejam: setelah bayi lahir, mereka akan bercerai dan Kinanti harus pergi tanpa anaknya. Kinanti kini menderita dalam pernikahan dingin yang penuh amarah.
Sampul Novel Lenyap Bersama Kenangan
8.4
Kematian Ridho mengungkap rahasia memilukan lewat buku hariannya. Selama amnesia, ia mencintai Yolanda namun dipaksa menikah demi perjodohan keluarga. Disalahkan oleh mertua atas wafatnya sang suami, sang istri yang didera rasa bersalah nekat mengakhiri hidup di batu nisan Ridho. Namun, ia justru terbangun di masa lalu, tepat saat Ridho baru pulang dari desa nelayan setelah kecelakaan pertamanya. Kali ini, ia memilih mundur dan merelakan suaminya bersatu dengan wanita pilihan hatinya.
Sampul Novel Mas, aku lelah
9.0
Kayara Adeluwis terpaksa menikahi Steven Alexander demi menggantikan kakaknya, Kalisa, yang kabur sebelum pernikahan. Dua tahun hidup dalam ikatan tanpa cinta, Kayara gagal meluluhkan hati dingin suaminya hingga ia merasa sangat lelah. Namun, Steven menolak bercerai sebelum Kalisa ditemukan kembali. Terjebak dalam pernikahan penuh konflik dan gairah, mampukah Kayara lepas dari jeratan Steven, atau justru ia akan selamanya terperangkap dalam hubungan menyakitkan ini?
Sampul Novel Penyesalan Ibu Setelah Aku Tiada
9.4
Sejak tragedi masa kecil yang menewaskan sang kakak, kehidupan protagonis berubah menjadi neraka. Ibunya menaruh dendam mendalam dan menuduhnya sebagai penyebab kematian tersebut. Diperlakukan layaknya pelayan di rumah sendiri, posisinya kian tersisih setelah sang ibu mengadopsi anak perempuan baru. Puncak penderitaan terjadi ketika ia dipaksa mendonorkan ginjalnya untuk saudari angkat tersebut. Menyerah pada keputusasaan, ia memutuskan memberikan seluruh hidupnya demi memenuhi tuntutan sang ibu, memicu penyesalan tak berujung yang terlambat setelah kematiannya menjemput.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan