Sampul Novel Melepas Masa Lalu

Melepas Masa Lalu

8.9 / 10.0
Hubungan Lisa Garta hancur setelah ia menagih utang dari Kelly, keponakan tunangannya. Sang tunangan justru menyodorkan buku catatan pengeluaran selama lima tahun mereka menjalin kasih. Mulai dari es krim murah, tas mewah, hingga biaya hotel dan pengaman, semuanya tertulis rinci. Lisa dituntut membayar setengah biaya hotel, dan setelah dipotong piutang Kelly sebesar 200 juta, ia diwajibkan melunasi sisa utang fantastis senilai 4,16 miliar rupiah dalam waktu satu bulan saja.

Melepas Masa Lalu Bab 1

Setelah menagih utang dari keponakan tunangannya, keesokan harinya tunangannya memberikan sebuah buku catatan utang yang tidak pernah dilihat oleh Lisa Garta sebelumnya.

Buku itu mencatat setiap pengeluaran mereka selama lima tahun berpacaran.

Dimulai dari es krim seharga empat ribu hingga tas-tas mewah yang diberikan olehnya.

Bahkan biaya kamar hotel dan kondom pun tercatat di dalamnya.

"Aku akan menanggung separuh biaya kamar hotel. Setelah dikurangi 200 juta yang kamu pinjamkan untuk Kelly, kamu masih berutang 4,16 miliar padaku. Kukasih kamu waktu satu bulan untuk mentransfer uang ini ke rekeningku."

Gavin Sanjaya bersandar santai di sofa sambil menatap Lisa dengan sinis. Tatapannya yang asing membuat hati Lisa bergetar. "Kenapa? Nggak bisa bayar?"

"Waktu kamu tagih utang dari Kelly, waktu kamu mengancam dan menghinanya, kenapa kamu nggak berpikir begitu?"

Seketika, seluruh ruangan pribadi menjadi sunyi. Mata semua orang tertuju pada Lisa.

Kemudian, seseorang tertawa terbahak-bahak.

"Kak Gavin, Lisa begitu miskin, bagaimana mungkin bisa membayar 4,16 miliar padamu?"

"Dulu, dia nggak ragu untuk naik ke kasurmu. Menurutmu kali ini, dia akan menjual diri ke siapa untuk melunasi utangnya? Hahaha!"

"Bukannya cuma 4,16 miliar? Lisa, malam ini kalau kamu melayaniku dengan baik, aku akan memberimu 5 miliar!"

...

Gavin tersenyum tipis, dia menggoyangkan gelasnya dengan santai sambil berkata, "Itu bukan urusanku."

"Lisa, kalau kamu nggak bisa melunasi utangmu tepat waktu, aku akan menututmu."

Mendengar ucapan ini, wajah Lisa sontak memucat, hatinya seolah-olah ditusuk dengan pisau. Saking sakitnya, dia hampir berlutut di lantai.

Ini bukan pertama kalinya Gavin mempersulitnya karena Kelly Suwandi, keponakan Gavin yang baru pulang dari luar negeri.

Pertama kali, karena dia tidak menyiapkan makanan untuk Kelly tepat waktu, Gavin melarangnya makan selama tiga hari.

Kedua kali, karena dia tidak sengaja memecahkan tablet Kelly, Gavin memukul tangannya hingga patah.

Ketiga kali, karena Kelly kesal, Gavin menyuruhnya memakai kostum badut dan memecahkan batu dengan dadanya. Nyawanya hampir melayang.

...

Sekarang, hanya karena dia menagih utang 200 juta yang dipinjam Kelly, Gavin membawanya datang ke sini dan menghukumnya di depan banyak orang. Bahkan membiarkannya dipermalukan oleh sekelompok anak sultan.

Semua orang sangat menantikan adegan dia dipermalukan.

Namun, mengingat biaya pengobatan ibunya yang mahal, Lisa tersenyum dan menatap pria di samping Gavin.

"Selama aku melayanimu dengan baik, kamu akan memberiku 5 miliar?"

Pria itu sangat bersemangat. Dengan persetujuan Gavin, dia memanggil pelayan untuk membuka sepuluh botol minuman keras.

"Lisa, kalau hari ini kamu menghabiskan sepuluh botol minum keras ini, aku akan memberimu 5 miliar!"

Tanpa ragu-ragu, Lisa langsung meneguk sebotol minum keras. Kadar alkohol yang tinggi hampir membakar perutnya. Dia kesakitan hingga mengerutkan kening dan bercucuran keringat dingin.

Semua orang menatapnya dengan tatapan merendahkan, terutama Gavin.

Namun, Lisa tidak peduli.

Dia sangat kekurangan uang.

Bisa dibilang harga dirinya bukanlah apa-apa kalau dibandingkan dengan uang.

Setelah menghabiskan sepuluh botol minuman keras, mata Lisa sangat merah.

Dia mengulurkan tangannya pada pria itu sambil berkata, "Uang."

Pria itu menoleh ke arah Gavin sambil bertanya, "Kak Gavin, haruskah aku memberikan uang ini?"

"Tentu saja." Gavin mengangkat alisnya sambil tersenyum tipis. "Cuma uang kecil, anggap saja disedekahkan pada pengemis di jalanan."

Selembar kartu bank dilemparkan ke samping kaki Lisa. Dia membungkuk untuk mengambil kartu itu, lalu bergegas ke rumah sakit.

Dengan uang ini, operasi ibunya bisa segera dilangsungkan.

Namun, ketika dia tiba di rumah sakit untuk membayar biaya operasi, dokter berkata dengan nada menyesal, "Nona Lisa, Pak Gavin sudah perintahkan kami untuk menghentikan semua pengobatan ibumu, kami juga nggak berdaya."

Lisa merasa dunianya seolah-olah runtuh. Dia segera menelepon Gavin dan ingin memohon pada Gavin untuk menyelamatkan ibunya.

Namun, terdengar suara sinis dari sambungan telepon. "Bukannya dia baru dioperasi minggu lalu? Cuma melewatkan satu operasi, dia nggak akan mati."

"Anggaplah ini hukuman karena kamu membuat Kelly sedih."

Ketika panggilan diakhiri, terdengar suara nyaring dari dalam bangsal.

Garis di monitor yang semula bergelombang, tiba-tiba berubah menjadi garis lurus.

"Plak!"

Ponselnya jatuh ke lantai.

Mata Lisa memerah, dia menerjang ke samping ranjang.

Dia memegang tangan ibunya dengan gemetaran. Saking dinginnya, dia merasa sekujur tubuhnya diselimuti oleh es.

"Ibu ...."

"Ibu!"

Teriakan putus asa itu memecah keheningan di malam hari. Lisa berlutut semalaman dengan tatapan kosong.

Setelah sinar matahari menyinari bangsal, dia baru menerima kenyataan bahwa ibunya sudah meninggal.

Dokter menyerahkan sepucuk surat kepadanya sambil berkata, "Nona Lisa, ini adalah surat yang dituliskan oleh ibumu sebelum meninggal, harap tabah."

Isi surat itu sangat singkat, tetapi Lisa malah menangis terisak-isak.

[Lisa, lari! Hidupmu baru dimulai.]

Hadiah terakhir yang diberikan ibunya adalah kebebasan.

Setelah menyelesaikan pemakaman ibunya dengan berat hati, Lisa langsung menghubungi Badan Riset dan Inovasi Nasional.

"Profesor Juan, sudah kuputuskan. Aku ingin bergabung dengan proyek penelitian kali ini."

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Melepas Masa Lalu

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4 Ch. 5 Ch. 6 Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Seumur hidup aku mencintai Bima Wijoyo, tunanganku. Namun, saat studio seniku terbakar, dia justru membiarkanku tewas demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Pengkhianatan itu menjadi akhir tragis hidupku yang pertama. Kini, keajaiban membawaku kembali ke masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga dimulai. Dengan ingatan pahit tentang api dan luka, aku berdiri tegak di hadapan semua orang untuk membatalkan pertunangan kami. Aku tidak akan mati dua kali.
Sampul Novel En-PD153
8.9
Mantan kekasihku yang kukira telah tiada tiba-tiba muncul membawa wanita hamil yang disebut penyelamatnya. Dia secara tak masuk akal memintaku tinggal bersama mereka dan menawarkan upacara pernikahan sebagai kompensasi sementara ia menikahi wanita itu. Sebagai putri bangsawan dan menantu keluarga konglomerat, aku tak sudi dijadikan selingkuhan. Jika dia menolak hidup mewah, aku akan memastikan dia kehilangan segalanya hingga menjadi pengemis.
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan mobil, punggungku hancur oleh luka bakar. Selama empat tahun masa komanya, aku setia merawatnya. Namun setelah sadar, ia justru menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat aku diserang preman. Baginya, aku hanyalah beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya menuju bandara.
Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
9.7
Disiksa kejam oleh penculik demi melindungi sang ayah, seorang gadis meregang nyawa dalam kesendirian. Di momen terakhirnya, panggilan teleponnya justru ditolak dengan penuh kebencian oleh ayahnya yang sedang merayakan ulang tahun putri adopsinya. Sang ayah mengutuk kelahirannya yang merenggut nyawa ibunya. Jasadnya kemudian ditemukan tragis di depan kantor polisi. Ironisnya, sang ayah yang bekerja sebagai ahli otopsi memimpin penyelidikan tanpa menyadari bahwa korban mutilasi keji tersebut adalah putri kandung yang sangat ia benci.
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Seorang pria terjebak dalam kengerian Hutan Gondoriyo setelah tersesat saat menjelajah. Di tengah fenomena ghaib kendaraan yang raib, ia bertemu pasangan lansia misterius di sebuah pondok terpencil yang memberinya peringatan. Meski berhasil pulang, rasa penasaran membawanya kembali, namun hutan itu seolah lenyap. Hubungan gelap antara kecelakaan bus di jurang dan misteri hutan ini mulai terkuak, memaksanya mempertaruhkan nyawa demi mengungkap kebenaran yang menghantui.
Sampul Novel Misteri Ular Xaver
8.1
Sepulang berwisata dari Kota Xaver, ibu membawa patung dewa ular misterius yang diyakini bisa memberikan kemudaan abadi. Syaratnya mengerikan: patung itu harus diberi sesembahan darah menstruasi gadis perawan. Ibu memaksaku memberikan darah serta memotong rambutku untuk dililitkan pada kepala ular tersebut. Namun, dia tidak tahu bahwa aku sudah tidak perawan sejak kuliah. Dua bulan berlalu, petaka pun tiba saat kulit ibu mulai ditumbuhi sisik biru dan dia mulai berganti kulit layaknya ular.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan