Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pernikahan Ketiga

Pernikahan Ketiga

Kayra Angelina Atmaja, putri pengusaha kejam, hidup dalam penderitaan meski bergelimang harta. Ia menyandang status janda muda yang depresi akibat cemoohan orang setelah pernikahan pertamanya berakhir duka dan yang kedua hancur usai ijab kabul. Di tengah kemalangan ini, Tuan Bima berusaha mengungkap dalang yang membocorkan rahasia masa lalunya di rumah sakit jiwa. Akankah pernikahan ketiga menjadi akhir dari kutukan cinta dan pencarian jodoh sejatinya?
Bab
Bagikan

Bab 1

“Kayra Angelina Atmaja, sekarang kamu saya cerai hari ini juga!”

“Detik ini kamu bukanlah istriku!”

Plak!”

Sebuah tamparan berhasil mendarat dipipinya, meninggalkan bekas berwarna merah muda.

Tuan Bima Prasetya Atmaja menjadi murka saat laki-laki itu yang baru lima menit menikah dengan putrinya langsung menalaknya di depan khalayak ramai.

“Mas, maksudmu apa, kenapa kamu menalakku, padahal baru lima menit yang lalu kamu mengucapkannya!” teriak Kayra bingung.

“Kurang ajar kamu, Bayu, kamu pikir pernikahan ini main-main, dengan seenaknya kamu membatalkan pernikahan ini!” ucap Bima geram.

“Apa-apaan ini Pak Bima, mengapa pengantinnya tiba-tiba menceraikan anak Bapak, dan kamu Bayu buat apa kamu menikahi putri kami, kalau akhirnya kamu menceraikannya?” tanya Pak Bagas kenalan bisnis Tuan Bima.

“Tanyakan saja kepada teman Bapak terhormat ini! ”jawabnya lantang.

“Apa maksudmu, Mas Bay?” tanya Kayra penasaran.

“Oh jadi anak sama Bapak telah sekongkol ya mempermainkan saya, Tuan Bima yang terhormat saya baru tahu kalau putri Bapak ini pernah dirawat di rumah sakit jiwa, kan?” tanya Bayu di hadapan para tamu.

Semua tamu penting dan lainnya terkejut, saat Bayu mengatakan fakta baru dan tidak ada yang percaya kalau seorang Kayra Angelina Atmaja putri konglomerat di kota itu pernah dirawat di sana.

Mereka hanya tahu kalau dia adalah seorang janda muda yang ditinggal pergi tiga tahun lama akibat kecelakaan mobil.

Ya tepat tiga tahun yang lalu Kayra dinikahkan oleh kenalan bisnis ayahnya di usia muda.

Anak pertama dari seorang konglomerat yang berusia dua puluh dua tahun itu harus kehilangan masa mudanya hanya untuk bisnis agar bisa berkembang pesat dan meraih keuntungan sebesar-besarnya.

Kayra seorang gadis cantik, humoris, periang dan penurut, tidak pernah mengecewakan kedua orang tuanya.

Walaupun masih kuliah Tuan Bima tetap menikahkan dengan seorang pria bernama Farhan Al Gazali anak dari rekan bisnisnya.

Awalnya Kayra tidak setuju tetapi dia tidak ingin membuat ayahnya yang tinggal orang tua satu-satunya merasa sedih, akhirnya dia menyetujui pernikahan itu.

Mereka akhirnya menikah dan betapa terkejutnya Kayra saat pria yang dijodohkannya adalah pria yang menjadi dosen di tempat dia kuliah dan pria itu yang disukai olehnya.

Begitu juga Farhan yang sangat menyukai Kayra tetapi sangat sungkan untuk berterus terang, dan akhirnya mereka sepakat kalau setelah selesai kuliah yang tinggal setahun lagi baru mereka merencanakan untuk berhubungan layaknya suami istri, karena Farhan tidak mau hamil saat kuliah yang akan mengganggu konsentrasinya belajar.

Namun malang tak dapat di raih tepat setahun pernikahan mereka, Kayra akhirnya berhasil menyelesaikan kuliahnya tetapi dia juga mendapat hadiah yang sangat menyakitkan kalau suaminya kecelakaan dan meninggal di tempat kejadian.

***

“Saya terima kalau dia janda tetapi saya tidak terima kalau wanita yang akan menjadi istri saya ternyata pernah masuk rumah sakit jiwa, apa maksudnya itu, Tuan Bima!”

“Saya sangat selektif dalam menilai pasangan, lagian anak Tuan juga bekas orang lain, jadi tidak usah malu untuk menikahkan dengan yang tidak sepadan dengan kita!” jelas Bayu yang sangat menyakitkan hati Tuan Bima.

“Pi, jadi Papi tidak memberitahukan kepada Mas Bayu kalau Kayra pernah masuk rumah sakit jiwa, kenapa Pi?”

“Bukankah setiap Kayra tanya ke Papi katanya Papi sudah mengatakannya tapi ini!” tanya Kayra kesal.

“Maafkan Papi, Kay!”

“Papi hanya tidak ingin mereka membatalkan seperti yang sudah-sudah kalau kamu pernah di sana, tetapi ...”

“Iya Pi, tetapi sekarang kita menjadi malu Pi !” ucapnya Kayra bersedih.

Melihat Kayra bersedih, Tuan Bima merasa bersalah dan tidak tega melihat putrinya seperti itu.

“Jangan Sayang, jangan bersedih, Papi minta maaf, Papi tidak tahu kalau jadinya seperti ini!”

“Papi minta maaf sama kamu!” ucap Tuan Bima tidak ingin anaknya bersedih.

Namun Kayra juga tidak ingin papinya merasa bersalah, biar bagaimanapun maksud papinya hanya ingin Kayra bahagia dan bisa melupakan masa lalunya.

Namun ternyata aib menurut Tuan Bima harus ditutupi akhirnya Bayu mengetahuinya.

“Bayu, seharusnya kamu tidak melakukan hal ini, kamu tidak memikirkan keluarga Tuan Bima akan dipermalukan seperti ini di depan orang banyak pula!” ucap Pak Bagas teman Tuan Bima.

“Lebih baik sakit hati sekarang daripada nanti di sini saya yang menjadi korban, karena kalian sudah membohongi saya dan keluarga saya kalau wanita ini dulu pernah tidak waras!” ucap Bayu lantang.

Plak!”

Satu tamparan lagi mengenai pipi Bayu kembali, membuat para tamu yang hadir menjadi kikuk, ada yang merekam kejadian itu, ada yang mengasihani Bayu maupun Kayra.

Keluarga dari pihak wanita meminta maaf dan memohon agar semua tamu undangan segera meninggalkan tempat acara.

Sebagian sudah meninggalkan acara, sebagian lagi ingin tetap di sana karena ingin mengetahui kelanjutannya kisah mereka.

Bahkan ada yang berani mengundang pihak pencari berita panas seperti ini.

Berbagai wartawan pencari berita itu sudah datang dan berusaha mengambil gambar mereka untuk dijadikan bahan berita mereka.

Apalagi Tuan Bima sangat terkenal sebagai pebisnis ulung dan seorang konglomerat.

Hal ini juga menjadi kesempatan bagi pesaing bisnis Tuan Bima yang tidak suka dengannya dengan menjatuhkan mental dan tentu saja bisnisnya.

“Kenapa, seharusnya justru saya yang malu, punya istri sudah janda, pernah gila pula, mau taruh di mana harga diri kami, Tuan Bima?” tanya Bayu yang masih kelihatan emosi.

“Seharusnya kita menyelesaikan baik-baik, tidak dengan seperti ini, kamu bisa saja menceraikan Kayra setelah selesai acara ini, tidak di sini, di mana rasa kemanuasianmu,Bayu?” tanya balik Tante Mira kakak kandung Tuan Bima yang dituakan.

“Maaf Bu Mira, saya masih menghormati Anda karena paling tua diantara kami, tetapi bukan berarti kami berdiam diri dengan masalah ini!”

“Wajar dong anak saya dan kami keluarga besar merasa ditipu oleh keluarga Anda, walaupun Anda adalah orang terpandang sekalipun jika kami mempunyai menantu seperti dia, buat malu kami saja!” jelas Bu Clara ketus.

“Mas, aku pikir kamu mencintaiku, ternyata aku salah, kamu tidak bisa menerima kekuranganku, hanya sebatas itukah cintamu , Mas?” tanya Kayra yang hampir mau membuka dirinya untuk orang lain.

“Eh Kayra seharusnya kamu tahu diri, walaupun kamu masih cantik, tetapi kamu itu hanya janda muda, masih kami terima, tetapi kamu pernah gila, nggak sudi saya punya menantu seperti kamu!” jelas Bu Clara marah.

“Sudah terima jawabannya kan, Kay?”

“Jadi aku sarankan jika kamu akan menikah lagi entahlah masih ada yang denganmu setelah kejadian ini, tetapi aku beritahu ke kamu sebaiknya berterus terang saja kalau kamu pernah masuk rumah sakit jiwa!"

“Jadi kalau kamu sewaktu-waktu kambuh gilanya tidak kaget, Hahaha ...” tawa Bayu diikuti keluarga Bayu yang lain.

“Ayuk Mah, tidak usah diladeni mereka, lebih baik kita pulang saja, dan sudah banyak wartawan!” ucap Bayu tersenyum sinis.

“Untungnya kita tidak membawa dia menjadi menantu di rumah, kalau nggak bisa sial keluarga kita!” celetuk Bu Clara

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BALASAN SETIMPAL UNTUK PENGKHIANATAN SUAMIKU
8.0
Kehadiran orang ketiga dalam sebuah rumah tangga sering kali muncul dari arah yang tidak pernah diduga sebelumnya. Bahkan, sosok yang selama ini dipercaya untuk bekerja dan membantu urusan domestik di kediaman pribadi pun bisa menjadi ancaman nyata bagi keutuhan pernikahan. Kisah ini mengungkap pengkhianatan menyakitkan yang dilakukan oleh suami bersama orang terdekat di rumah sendiri, memicu sebuah pembalasan yang setimpal atas segala luka tersebut.
Sampul Novel Dari Pengasuh ke Cinta
7.8
Mengemban tugas di negeri asing, seorang pengasuh mendedikasikan dirinya untuk menemani proses studi anak dari majikannya. Namun, tanggung jawab pekerjaan ini perlahan melintasi batas profesional ketika dia harus merelakan dirinya demi memenuhi keinginan dan hasrat terpendam sang putra majikan yang begitu mendalam. Di tengah keterasingan lingkungan baru, pengorbanan pribadi ini menghadapkannya pada konflik batin dan dinamika hubungan rumit yang menguji batas ketahanannya.
Sampul Novel Gigolo
8.2
Frans, mahasiswa kedokteran cerdas, terpaksa berhenti kuliah demi menghidupi dua adiknya setelah orang tua mereka wafat. Ia bekerja sebagai penyanyi sebelum akhirnya direkrut oleh Mamih Mega menjadi pria penghibur. Petualangannya berpindah pelukan wanita pun dimulai hingga ia bertemu Fira, gadis yang menyewa jasanya demi melepas kesucian. Meski keduanya saling jatuh cinta, kerumitan muncul saat Frans justru berakhir menikahi wanita lain bernama Anjani.
Sampul Novel Ibu Angkat Psikopat
8.5
Diadopsi bersama kembarannya yang rupawan, sang protagonis mengira kehidupan barunya akan normal. Namun, rahasia kelam keluarga angkatnya terbongkar saat ia menyaksikan putra ibu angkatnya, Donny, melecehkan kakaknya demi menghasilkan plasenta. Sang ibu percaya plasenta kerabat dekat adalah obat segala penyakit. Setelah melahirkan tiga anak untuk dikonsumsi plasentanya, kelahiran anak keempat justru membawa petaka misterius yang membuat ibu angkat mereka kehilangan akal sehat.
Sampul Novel Jangan Main-Main Dengan Dia
8.9
Yolanda dibuang ke desa terpencil setelah tahu ia hanya dijadikan alat bisnis oleh orang tua angkatnya. Tak disangka, ia justru menemukan jati diri sebagai pewaris keluarga konglomerat yang sangat berpengaruh. Meski dihujani kasih sayang, ia harus menghadapi kecemburuan adiknya. Yolanda pun bangkit membalas dendam dengan bakatnya yang luar biasa. Pesonanya memikat seorang miliarder ternama yang kini memojokkannya demi mengungkap rahasia besar Yolanda.
Sampul Novel Ketika Dendam Berbicara
9.0
Tiga tahun membina rumah tangga, sang suami akhirnya berhasil menciptakan obat khusus demi menyembuhkan migrain bawaan istrinya, Nadya. Namun, niat tulus mengantarkan obat itu ke kantor justru berujung petaka. Di sana, seorang sekretaris malah menuduhnya sebagai selingkuhan yang mencoba menggoda atasannya. Pakaiannya disobek, makanan tumpah di kepalanya, dan obat berharga itu diinjak-injak hingga hancur. Fitnah keji ini dilaporkan kepada sang istri sebagai sebuah prestasi, memicu konflik tajam yang menguji hubungan mereka.