Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pernikahan Ketiga

Pernikahan Ketiga

Kayra Angelina Atmaja, putri pengusaha kejam, hidup dalam penderitaan meski bergelimang harta. Ia menyandang status janda muda yang depresi akibat cemoohan orang setelah pernikahan pertamanya berakhir duka dan yang kedua hancur usai ijab kabul. Di tengah kemalangan ini, Tuan Bima berusaha mengungkap dalang yang membocorkan rahasia masa lalunya di rumah sakit jiwa. Akankah pernikahan ketiga menjadi akhir dari kutukan cinta dan pencarian jodoh sejatinya?
Bab
Bagikan

Bab 2

“Tunggu!” ucap Kayra saat keluarga Bayu ingin meninggalkan gedung itu.

“Ada yang ingin kamu sampaikan sebelum kami pergi dari sini?”

“Aku harap ini adalah pertemuan terakhir kita, aku tidak ingin jika suatu hari ada masalah dan saat aku memiliki pasangan dan aku akan mengundang kamu khusus!”

Akan kutunjukkan bagaimana calon istri yang masuk kriteriaku!” jelas Bayu sombong.

“Kamu benar, aku tidak pantas buatmu karena kamu juga sebenarnya bukan tipeku, lagian aku tidak terlalu sakit hati dengan ucapanmu, lagian itu benar semua!”

“Kuakui Papi memang salah karena tidak memberitahukan sejujurnya, karena beliau sangat takut anaknya tidak mempunyai jodoh lagi karena mempunyai gelar janda!”

“Namun aku juga sudah menyesal mengenal kamu, karena caramu salah, telah menceraikan di mana saat pernikahan kita baru saja digelar di depan orang banyak dan menghina keluarga!”

“Ini juga menjadi pelajaran buat keluargaku, agar mencari laki-laki yang betul-betul mencintaiku apa adanya!” jelas Kayra dengan tegas.

“Memang siapa yang akan menikahimu, setelah kejadian ini, dan kamu tidak lihat banyak wartawan di sini!”

“Akan tertulis disebuah surat kabar kalau seorang putri kolongmerat Tuan Bima Prasetya Atmaja telah ditalak oleh suaminya saat hari itu juga setalah usai pernikahan berlangsung!” jelas Bayu tersenyum sinis.

“Wajahmu memang cantik tetapi kamu adalah bekas orang lain, entah siapa yang akan mau denganmu, Kay!” lanjutnya lagi sinis.

“Aku tidak marah denganmu Bayu, tetapi perlu kamu ingat mulai sekarang kamu tidak usah datang ke kantor lagi!”

“Hei, apa maksudmu, siapa kamu sebenarnya!”

“Kamu itu bukan siapa-siapa saya, sedangkan Bos saya itu Pak Darmaji, bukan kamu, sombong banget jadi orang!” sahut Bayu marah dan emosi.

“Iya nih sok banget, bukan kamu saja punya perusahaan di Jakarta!”

“Sudah Bayu, nggak usah didengarkan, mulai gilanya kumat, semua perusahaan punya dia!” sanggah Bu Clara ikut membela Bayu.

“Pak Darmaji!” panggil Kayra tegas.

“Iya, Bu saya!” ucap Pak Darmaji datang menghampiri Ningrum.

Seketika Bayu mulai tegang dengan kedatangan Pak Darmaji dalam acara pernikahan itu.

“Loh, Pak Darmaji ada di sini juga, Bapak di undang juga dalam pernikahan ini?” tanya Bayu penasaran.

“Kamu memang Bayu, di kantor kamu berbuat ulah dan di pernikahan kamu juga berbuat ulah, saya capek kasih tahu kamu!” ucap Pak Darmaji kesal.

“Bu Kayra saya kan sudah bilang tidak usah berkenalan dengan pria ini, gaya hidupnya terlalu mewah apalagi keluarganya!” lanjutnya lagi.

“Apa maksud semua ini, Pak Darmaji?” tanya Bayu semakin penasaran.

“Bayu, maaf apa yang dikatakan Bu Kayra adalah benar kalau sebenarnya yang punya perusahaan adalah Kayra Angelina Atmaja!”

“Jadi sesuai keputusan Bu Kayra, saya harus mengeluarkan secara tidak hormat dan mengenai semua uang yang kamu korupsi akan ditotalkan semuanya sesuai yang kamu ambil!”

“Bisa jadi semua aset-aset berhargamu menjadi jaminan selama kamu bisa melunasi semuanya!” ucap Pak Darmaji dengan tegas.

“Apa maksud Bapak, saya tidak pernah korupsi, jangan tuduh sembarangan, itu jatuhnya fitnah!”

“Bapak bisa saya tuntut dan lapor ke polisi dengan pengaduan pencemaran nama baik! ”teriaknya.

“Kayra kamu mau balas dendam ya, sehingga kamu melakukan semua ini?” tanya Bu Clara tersulut emosi.

“Kenapa? Kalian takut akan kebusukan anakmu Bayu, hah?”

“Kalian sudah mencoreng nama baik saya dan saya balas dengan yang lebih menyakitkan!” sahut Tuan Bima.

“Kalian tidak tahu berhadapan dengan siapa, berani berbuat berani mengambil risiko dan ini adalah risiko yang akan kalian alami!”

“Kita lihat apakah Bayu bisa bertahan dengan kemiskinan?”

“Pak Darmaji segera urus pemecatannya dan jangan sampai dia bawa kabur semuanya, kalau perlu sita rumahnya sebagai jaminan hutang!” perintah Tuan Bima tegas.

“Tidak! Kalian tidak bisa mengambil rumah saya dan apa buktinya kalau saya mengambil uang perusahaan?” tanya Bayu yang masih belum mengakui kesalahannya.

“Bayu, kamu memang tidak korupsi kan?” tanya Bu Clara bingung.

“Tidak, Mah, mereka salah orang!”

“Si Firman yang telah korupsi bukan Bayu, Mam!” kilahnya.

Seketika itu juga anak buah Tuan Bima membuka proyektor dan menyetel video rekaman yang memperlihatkan Bayu telah mengambil uang di brankas di ruangan kepala keuangan dengan mudahnya.

Wajahnya kembali tegang dan tentu saja malu, karena sudah terbukti kalau dia bersalah bukan Pak Firman yang sempat dipecat karena ulah dia.

“Bagaimana Bayu, bukannya kamu menjunjung kejujuran dan kamu tidak mau ada kebohongan?”

“Itulah anakmu Clara, sok pintar, dan sekarang kalian sendiri yang kena batunya!”

“Kamu pikir setiap kamu minta uang ke Bayu, saya tidak tahu, apa?”

“Saya tahu, karena kalau kamu minta dengan Bayu, otomatis kamu akan mengambilnya dari kantor, benarkan Bayu?”

“Kalian licik, ternyata kalian memang nggak punya perasaan!” teriak Bu Clara emosi yang meluap-luap.

“Loh, bukannya kalian yang mulai duluan, dan ini akibatnya!”

“Sekarang selamat datang kemiskinan dalam hidup kalian!”

“Hei kamu, rekam semua gambar mereka dengan ekspresi wajahnya masing-masing!” ucap Tuan Bima menyuruh beberapa wartawan mengabadikan foto mereka.

“Ayuk Kay, tidak baik kamu berlama-lama di sini, kita pulang!” ajak Tuan Bima kepada putrinya.

“Jadikan sebuah pelajaran yang berharga dalam hidupmu, Mas!”

“Jangan memandang rendah orang lain, karena akan menimpa ke kamu sendiri, contohnya seperti kamu!”

“Kamu tahu, aku bersyukur kamu sudah menalakku hari ini, jika kalau tidak hartaku akan habis hanya untuk kamu dan keluargamu saja!” ucap Kayra tersenyum.

“Kay, tolong, jangan usir kami!”

“Biar Mamah yang akan membujuk Bayu akan menikahi kamu lagi, ya!”

“Bay, kamu mau kan menikah kembali dengan Kayra, jangan sampai harta kita diambil oleh mereka semua untuk membayar hutang kamu!”

“Mamah nggak mau jatuh miskin seperti masih ada Papah dulu!”

“Mamah nggak mau!” teriaknya histeris seperti orang gila.

“Sudah Mah, malu banyak wartawan!”

“Hei kalian jangan ambil foto kami, kurang ajar kalian!” teriak Bayu marah.

Lalu Bayu menghajar salah satu wartawan yang telah meliput dirinya hingga babak belur.

Tidak terima dengan perlakuan bayu yang menyerang salah satu wartawan, mereka serempak melaporkan perbuatannya ke kantor polisi kalau Bayu sudah melakukan tindakan menyerang pada saat bertugas meliput berita.

Terjadilah keributan di aula gedung pernikahan itu, yang seharusnya diwarnai dengan canda tawa bahagia dari keluarga besar, tamu dan kedua mempelai yang bersanding di pelaminan tidak sempat dirasakan oleh Kayra untuk kedua kalinya.

Tak lama kemudian polisi datang dan menangkap Bayu atas tindakan penganiayaan seorang wartawan.

“Aku akan membalas kamu Kayra!”

“Kamu tidak akan menemukan jodoh sampai kamu tua, dasar perawan tua! Hahaha ... tawa Bayu sembari menangis karena tidak mau dibawa ke kantor polisi.

“Lepaskan, aku!”

“Pak, saya minta maaf, jangan bawa saya!” ucapnya lagi.

Bayu sampai diseret oleh dua polisi, karena tidak mau ikut dengan mereka.

Semua orang memandang ke arah Bayu yang seperti anak kecil yang merengek minta jajan.

Ada yang mencibir, menertawakannya dan mengejek kelakuan Bayu.

“Kalian tahu apa, kenapa menertawakan anak saya!” teriak Bu Clara emosi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BALASAN SETIMPAL UNTUK PENGKHIANATAN SUAMIKU
8.0
Kehadiran orang ketiga dalam sebuah rumah tangga sering kali muncul dari arah yang tidak pernah diduga sebelumnya. Bahkan, sosok yang selama ini dipercaya untuk bekerja dan membantu urusan domestik di kediaman pribadi pun bisa menjadi ancaman nyata bagi keutuhan pernikahan. Kisah ini mengungkap pengkhianatan menyakitkan yang dilakukan oleh suami bersama orang terdekat di rumah sendiri, memicu sebuah pembalasan yang setimpal atas segala luka tersebut.
Sampul Novel Dari Pengasuh ke Cinta
7.8
Mengemban tugas di negeri asing, seorang pengasuh mendedikasikan dirinya untuk menemani proses studi anak dari majikannya. Namun, tanggung jawab pekerjaan ini perlahan melintasi batas profesional ketika dia harus merelakan dirinya demi memenuhi keinginan dan hasrat terpendam sang putra majikan yang begitu mendalam. Di tengah keterasingan lingkungan baru, pengorbanan pribadi ini menghadapkannya pada konflik batin dan dinamika hubungan rumit yang menguji batas ketahanannya.
Sampul Novel Gigolo
8.2
Frans, mahasiswa kedokteran cerdas, terpaksa berhenti kuliah demi menghidupi dua adiknya setelah orang tua mereka wafat. Ia bekerja sebagai penyanyi sebelum akhirnya direkrut oleh Mamih Mega menjadi pria penghibur. Petualangannya berpindah pelukan wanita pun dimulai hingga ia bertemu Fira, gadis yang menyewa jasanya demi melepas kesucian. Meski keduanya saling jatuh cinta, kerumitan muncul saat Frans justru berakhir menikahi wanita lain bernama Anjani.
Sampul Novel Ibu Angkat Psikopat
8.5
Diadopsi bersama kembarannya yang rupawan, sang protagonis mengira kehidupan barunya akan normal. Namun, rahasia kelam keluarga angkatnya terbongkar saat ia menyaksikan putra ibu angkatnya, Donny, melecehkan kakaknya demi menghasilkan plasenta. Sang ibu percaya plasenta kerabat dekat adalah obat segala penyakit. Setelah melahirkan tiga anak untuk dikonsumsi plasentanya, kelahiran anak keempat justru membawa petaka misterius yang membuat ibu angkat mereka kehilangan akal sehat.
Sampul Novel Jangan Main-Main Dengan Dia
8.9
Yolanda dibuang ke desa terpencil setelah tahu ia hanya dijadikan alat bisnis oleh orang tua angkatnya. Tak disangka, ia justru menemukan jati diri sebagai pewaris keluarga konglomerat yang sangat berpengaruh. Meski dihujani kasih sayang, ia harus menghadapi kecemburuan adiknya. Yolanda pun bangkit membalas dendam dengan bakatnya yang luar biasa. Pesonanya memikat seorang miliarder ternama yang kini memojokkannya demi mengungkap rahasia besar Yolanda.
Sampul Novel Ketika Dendam Berbicara
9.0
Tiga tahun membina rumah tangga, sang suami akhirnya berhasil menciptakan obat khusus demi menyembuhkan migrain bawaan istrinya, Nadya. Namun, niat tulus mengantarkan obat itu ke kantor justru berujung petaka. Di sana, seorang sekretaris malah menuduhnya sebagai selingkuhan yang mencoba menggoda atasannya. Pakaiannya disobek, makanan tumpah di kepalanya, dan obat berharga itu diinjak-injak hingga hancur. Fitnah keji ini dilaporkan kepada sang istri sebagai sebuah prestasi, memicu konflik tajam yang menguji hubungan mereka.