Sampul Novel Ibu Angkat Psikopat

Ibu Angkat Psikopat

8.5 / 10.0
Dalam novel horor Ibu Angkat Psikopat, seorang gadis mengungkap rahasia mengerikan di balik adopsinya. Sang ibu angkat memaksa saudaranya melahirkan demi dikonsumsi plasentanya. Saat misteri ini memuncak, taruhan nyawa pun dimulai. Baca novel online menegangkan ini sekarang.
Ringkasan Ibu Angkat Psikopat
Diadopsi bersama kembarannya yang rupawan, sang protagonis mengira kehidupan barunya akan normal. Namun, rahasia kelam keluarga angkatnya terbongkar saat ia menyaksikan putra ibu angkatnya, Donny, melecehkan kakaknya demi menghasilkan plasenta. Sang ibu percaya plasenta kerabat dekat adalah obat segala penyakit. Setelah melahirkan tiga anak untuk dikonsumsi plasentanya, kelahiran anak keempat justru membawa petaka misterius yang membuat ibu angkat mereka kehilangan akal sehat.
Baca Selengkapnya

Ibu Angkat Psikopat Bab 1

Ibu angkatku memiliki kebiasaan yang mengerikan. Dia sangat suka makan plasenta dan hanya menginginkan plasenta dari kerabat dekatnya. Dia percaya bahwa plasenta dapat menyembuhkan segala penyakit, jadi dia mengadopsi banyak gadis untuk dijadikan pelampiasan nafsu bagi putranya.

Aku dan kakakku adalah saudara kembar. Namun, tampang kami sama sekali tidak mirip. Kakakku cantik dan pandai, serta sangat populer di panti asuhan. Karena itulah, ibu angkatku langsung terpikat padanya.

Aku tidak tahu apa yang dikatakan kakakku pada ibu angkatku waktu itu. Namun pada akhirnya, dia memutuskan untuk mengadopsiku juga.

Awalnya, aku berpikir kami akan menjalani kehidupan yang normal bersama. Namun, ilusi itu hanya bertahan selama satu tahun. Kenyataan baru mulai terbuka suatu malam ketika aku terbangun untuk pergi ke kamar mandi dan mendengar suara erangan dari kamar kakakku.

Dengan jelas, aku melihat bayangan Donny, putra ibu angkatku, melakukan hal yang membuatku merinding di atas tubuh kakakku.

Sejak itu, kakakku harus memenuhi keinginan ibu angkat dengan memberikan plasenta dari tiga anak yang dilahirkannya. Namun, saat ibu angkatku akhirnya menelan plasenta dari anak keempat kakakku, sesuatu yang tak terduga terjadi. Ibu angkatku tiba-tiba mengalami gangguan jiwa.

Suara jeritan yang menyayat hati terdengar dari ruang bersalin. Sementara itu, ibu angkatku duduk dengan wajah tak sabar di kursi.

Tak lama kemudian, dokter keluar dan memberitahukan dengan suara rendah, "Pasien kesulitan untuk melahirkan dan sekarang diperlukan operasi caesar. Di mana ayah dari anak ini? Kami butuh tanda tangannya."

Begitu mendengar hal ini, ibu angkatku langsung naik pitam, "Nggak perlu operasi caesar! Kalau sampai merusak plasenta, gimana jadinya?"

Mendengar ucapannya, dokter itu mengernyitkan dahi, "Kalau nggak operasi, nyawa pasien bisa terancam."

"Cuma agak sulit saja, 'kan? Padahal cuma melahirkan, apa susahnya? Nyawa bukan urusanku! Aku nggak peduli gimana caranya, tapi pastikan plasentanya tetap utuh. Kalau nggak, jangan harap rumah sakit ini bisa beroperasi lagi."

Begitu ibu angkatku selesai bicara, aku segera berlari mendekat dan memohon, "Dokter, tolong selamatkan kakakku."

Ibu angkatku menarikku, lalu menamparku dengan keras, "Di sini bukan tempatmu bicara." Tamparannya keras sekali, hingga pipi kananku terasa panas seolah-olah terbakar.

Aku ingin mengatakan sesuatu lagi, tetapi ibu angkatku langsung menendangku hingga terjatuh. Dengan sepatu hak tingginya, dia menginjak tanganku dengan kasar. Aku bahkan bisa mendengar suara tulang tanganku yang retak dengan jelas.

Aku merintih kesakitan. Ibu angkatku memandang dokter dengan tajam dan berkata, "Kalau kamu masih mau kerja besok, lakukan saja seperti yang kuperintahkan!"

Dokter terdiam sejenak sebelum akhirnya setuju. Aku merangkak dengan putus asa ke arah pintu ruang gawat darurat, tetapi ibu angkatku mengadangku. Dia menarik rambutku dengan kasar.

"Kamu benar-benar nggak tahu diuntung. Kalau bukan karena aku, kamu dan kakakmu sudah lama mati kelaparan di jalanan. Bukannya berterima kasih, malah berani melawanku."

Sambil berbicara, dia menduduki tubuhku dan memukul leherku dengan keras, "Dasar nggak berguna! Kalau saja kakakmu nggak bisa hamil, aku sudah menyingkirkanmu dari dulu."

Hidung dan mulutku sudah dipenuhi darah, tapi orang-orang yang berdiri di sekeliling hanya memandang tanpa ada yang berani menolong, wajah mereka terlihat terbiasa dengan pemandangan ini.

Saat itu, putra ibu angkatku, Donny, pun datang. Dia memandangku dengan ekspresi jijik. Dia bertanya, "Hilda gimana?"

Ibu angkatku menatapnya dan berdiri perlahan dari atas tubuhku. "Dokter bilang mungkin nggak akan selamat."

Donny berdecak, "Sayang sekali, padahal payudaranya besar sekali. Plasentanya gimana? Sudah dapat belum?"

Ibu angkatku menjawab, "Masih lagi operasi, tapi aku sudah perintahkan dokter, walaupun Hilda meninggal, plasentanya harus diambil." Mereka berbicara dengan tenang, seolah-olah nyawa manusia tidak berarti apa-apa.

Donny kemudian berjongkok, mematikan rokoknya di dadaku. Aroma kulit yang terbakar tercium dan aku berteriak kesakitan. Dia menekan mulutku dengan keras, "Diam! Kamu berdoa saja semoga plasenta itu bisa diambil utuh dari kakakmu, atau kamu tunggu mati saja."

"Melahirkan saja nggak bisa, perempuan macam apa kamu ini?"

Setelah itu, dia menendang perutku beberapa kali dengan kasar.

Saat kakakku didorong keluar dari ruang operasi, wajahnya tampak pucat pasi. Untungnya, dia berhasil selamat. Namun, ibu angkat dan Donny sama sekali tidak memperhatikan bayinya. Mereka langsung mendekati dokter yang membawa plasenta.

Ibu angkatku tersenyum senang, "Kualitasnya bagus kali ini, cepat bawa pulang dan olah."

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Ibu Angkat Psikopat

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CINTA DINGIN TUAN BESAR
8.4
Marla masuk ke kediaman Austin sebagai pelayan, namun ia tidak menyadari bahwa Margaret memiliki agenda tersembunyi untuk menjodohkannya dengan sang cucu tertua, Richard Branson Austin. Richard adalah pria kaku yang sangat pendiam, kontras dengan adiknya, Ascar, yang gemar memberontak. Terjebak di antara dua kepribadian yang bertolak belakang, Marla kini menghadapi dilema besar: bertahan dalam rencana perjodohan tersebut atau memilih untuk melarikan diri.
Sampul Novel Dikhianati di Ranjang Pengantin
8.2
Hidup Aurora Valencia hancur setelah dijebak oleh Sabrina, saudara tirinya, hingga hamil anak orang asing. Akibat skandal itu, Jenderal Wirya Atmaja mengusir putri kandungnya demi kehormatan. Enam tahun berselang, Aurora kembali ke Jakarta dengan kekuatan baru untuk menuntut balas. Ia bertekad mengoyak topeng busuk ibu serta saudari tirinya, sembari mengungkap identitas pria misterius yang menjadi ayah dari anak kembar jenius miliknya.
Sampul Novel Menikah dengannya
8.8
Hasna memulai harinya pukul lima pagi untuk beribadah dan membantu ibunya di dapur. Di tengah perjuangannya yang belum membuahkan hasil dalam mencari pekerjaan baru, ia tetap berusaha tegar meski berbagai penolakan telah ia lalui. Namun, suasana setelah sarapan mendadak berubah serius saat kedua orang tuanya mengajak bicara. Sebuah kejutan besar menanti Hasna ketika mereka mengungkapkan niat untuk menjodohkannya dengan pria pilihan keluarga tersebut.
Sampul Novel Pembantu Kaya Tuan Tampan
8.1
Glenn murka karena Lala gagal menyajikan kopi dan justru memaksanya meminum segelas susu hangat. Meski awalnya menolak karena merasa bukan bayi, sang tuan tampan tak berdaya saat pembantunya itu bersikap tegas mengikuti instruksi Bi Narti. Kejadian konyol ini menjadi awal perubahan sikap Glenn yang dikenal sombong. Akankah ketegasan Lala mampu meluluhkan hati majikannya? Ikuti kisah unik hubungan mereka dalam novel romansa yang penuh warna ini.
Sampul Novel Tangisan Terakhir Seorang Istri
8.8
Marcell Wijaya, detektif ternama, tega mengusir istrinya yang hamil di jalan gelap karena menolak mendonorkan ginjal untuk cinta pertamanya, Emilia. Penolakan itu berujung penculikan oleh musuh Marcell yang dendam. Di bawah siksaan kejam hingga lidahnya dipotong, sang istri tak berdaya ketika Marcell mengabaikan telepon penculik demi menemani Emilia di rumah sakit. Saat Marcell akhirnya menyelidiki TKP penemuan jasad wanita hamil yang dimutilasi, ia tidak sadar bahwa korban itu adalah istrinya sendiri.
Sampul Novel Terjebak Pernikahan dengan CEO
8.2
Demi menghindari perjodohan sang kakek, Elyana Louis menyamar jadi pelayan culun. Namun, ia justru terjebak situasi pelik saat majikannya memohon agar ia menggantikan putri mereka yang kabur di hari pernikahan. Dengan imbalan satu juta dolar dan janji cerai setelah setahun, Elyana setuju. Syok melanda saat ia menyadari calon suaminya adalah pria dari masa lalunya. Sang CEO pun bersumpah takkan melepaskan Elyana, menolak perceraian meski maut memisahkan.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan