Sampul Novel Perjuangan untuk Arda

Perjuangan untuk Arda

8.9 / 10.0
Arda merupakan seorang pemuda yang memutuskan untuk meninggalkan kampung halamannya demi mengadu nasib di Yogyakarta. Sebagai anak rantauan, ia harus menghadapi berbagai tantangan hidup di kota yang asing baginya. Cerita ini mengikuti perjalanan emosional Arda dalam berjuang demi masa depan yang lebih baik, sembari menavigasi kehidupan barunya di tengah dinamika budaya Yogyakarta yang khas serta rintangan yang menguji keteguhan hatinya.

Perjuangan untuk Arda Bab 1

Aku sadar, aku tahu, aku tak akan bisa menggantikan posisinya di hatimu.

***

Sore berganti malam. Kicauan burung hantu mulai terdengar. Arda melangkahkan kakinya menuju kost-an barunya yang akan ia tinggali selama kurang lebih empat tahun. Ya, Arda merupakan anak rantauan dari Jombang yang merantau ke Jogja. Ia terus melangkah sampai akhirnya sampai ke tempat yang ia tuju. Ia mengusap wajahnya yang terkena keringat dengan tangannya.

"Akhirnya sampai juga," desah Arda. Cowok itu membuka pintu dengan kunci yang ibu kost tadi berikan padanya. Akhirnya pintu terbuka dan ia masuk ke dalam kamar kostnya sambil menenteng bawaannya dari kampungnya.

Kamar kosnya terbilang cukup luas, berukuran 6x6 dengan fasilitas berupa ac, televisi, kasur, kamar mandi dan lain-lain.

Arda langsung meletakkan barang bawaannya dan langsung merebahkan badannya di kasur.

"Lihat aja, aku bakal buktiin ke orangtua kamu kalau aku pantas buat kamu," ucap Arda sambil memiringkan senyumnya. Karena kelelahan setelah perjalanan yang terbilang lama, Arda terlelap dalam tidurnya.

Tok

Tok

Tok

Terdengar ketukan pintu. Arda mendengarnya dan ia bangkit dari kasurnya menuju depan pintu dan membukanya.

"Hoii, bro," sapa teman Arda berambut keriting, bertubuh standar bernama Akmal.

Arda mengacak rambutnya frustrasi, "apaan sih. Ganggu aja," gerutu Arda sedikit kesal. Ia merasa terganggu dengan kedatangan temannya itu karena menganggu jam tidurnya.

"Sori. gue nggak tahu, lo udah ngebo." Akmal menepuk bahu Arda, "ya udah, gue balik ke kos, kos gue deket selisih dua rumah sama lo." Akmal berlalu sambil melambaikan tangan ke arah Arda.

Akmal merupakan teman Arda SMA. Ya, mereka berdua ke Jogja untuk kuliah dan mengadu nasib. Mereka ingin tahu rasanya mengabdi di kota orang.

"Dasar!" Arda menutup pintu dan kembali ke kamarnya untuk melanjutkan tidurnya. Ia tak boleh datang terlambat karena besok adalah hari pertamanya kuliah.

*

Aku pernah berpikir ketika cinta lamanya menemukan cinta barunya. Ia akan membuka hatinya untukku. Tapi aku salah, sampai kapanpun, aku tak pernah ada di ruang hatinya.

***

Arda melangkahkan kakinya menuju kelas yang tak jauh dari parkiran. Langkah demi langkah ia lewati. Tanpa ia sadari dompet yang ia taruh di belakang jeansnya terjatuh. Sesaat kemudian ada seseorang yang meneriakinya dan menghampirinya.

"Mas, dompetnya jatuh," ucap perempuan berambut panjang berparas lumayan cantik.

Arda mengernyit bingung, ia merogoh saku belakangnya, dan ternyata benar dompet yang ditemukan perempuan itu adalah miliknya.

"Makasih, mbak,"ucap Arda seadanya.

Perempuan itu hanya mengangguk, lalu memberikan dompet tersebut pada cowok itu dan segera pergi dari hadapan Arda.

"Mbak, tunggu..." Arda berlari mengejar perempuan itu bermaksud untuk berkenalan.

Bukan modus, Arda hanya ingin mendapatkan teman yang banyak di kampus. Ia bukan tipe orang yang introvert.

Perempuan itu menengok, "ya, ada apa?"

Arda menjulurkan tangan ke perempuan yang barusan menolongnya. Ia tersenyum manis dihadapan perempuan tersebut.

"Perkenalkan saya Arda dari Jombang. Saya anak rantauan. Kalau mbak?" tanya Arda pada perempuan itu.

"Saya Nana, asli Jogja. Panggil Nana saja, jangan mbak, kelihatan tua. Kamu angkatan tahun berapa?"

"2015," jawab Arda.

"Sama. Panggilnya aku-kamu aja, jangan saya, terlalu kaku, Arda,"gumam Nana sedikit terkekeh.

Arda ikut terkekeh sambil mengangguk tanda mengiyakan.

Seusai berkenalan, mereka ke kelas masing-masing.

Akhirnya, Arda sudah sampai di kelasnya. Ia masuk kelas dan duduk paling depan. Ya, dari dulu Arda tidak suka duduk di paling belakang. Bukan apa-apa, itu hanya masalah kebiasaan.

"Coba si congok Akmal kuliah di sini juga. Tempat kost an doang yang sama,"ucap Arda lirih.

Arda memandangi sekitarnya, tak ada satupun yang ia kenal. Ya, karena hari ini adalah hari pertama kuliah. Hanya satu orang yang ia kenal, siapa lagi kalau bukan perempuan yang tadi menemukan dompetnya.

Seketika ada seseorang yang menepuk bahunya dan cowok itu menengok.

"Nama lo siapa?" tanya seorang cowok berambut cepak, berkulit putih dan beralis tebal.

"Gue Arda, anak rantauan dari Jombang, kalau lo?" tanya Arda sambil menepuk bahu seorang itu, berusaha mengakrabkan diri.

"Gue Ramdan, gue asli Jogja. Jaga pergaulan di Jogja, jangan sampai terjerumus, bro," ucap Ramdan yang langsung mendapat anggukan dari Arda.

"Semoga kita bisa berteman baik, bro." Arda merangkul bahu teman barunya.

Ramdan mengacungkan kedua jempolnya, "kalau butuh apa-apa kasih tahu gue. Insya Allah gue bantu, Da."

Arda senang mendengarnya, ternyata orang Jogja tak hanya terkenal kota pelajar, tapi orangnya juga ramah dan baik.

"Yoi. Thanks," ucap Arda tersenyum.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Perjuangan untuk Arda

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Hidup Kayra hancur setelah suaminya menghilang tanpa jejak pasca panggilan video terakhir mereka. Kini, ia berjuang sendirian membesarkan dua anaknya. Di tengah kesulitan, ia bertemu Damar, ipar yang membencinya karena skandal masa lalu terkait rahasia saudari kembarnya. Meski awalnya Damar menolak mengakui anak hasil hubungan tersebut, kemiripan sang bayi meluluhkan hatinya. Akankah pertemuan ini membawa Kayra menuju kebahagiaan yang selama ini hilang?
Sampul Novel CINTA DI MUSIM SEMI
8.0
Kisah romansa modern ini menyoroti perjalanan emosional antara David dan Arina saat mereka menemukan kebahagiaan sejati. Di tengah mekarnya bunga musim semi yang sangat berharga, keduanya belajar untuk saling memahami dan mengisi kekosongan hati satu sama lain. Hubungan mereka berkembang dengan indah seiring berjalannya waktu, membuktikan bahwa satu musim yang singkat mampu menyatukan dua jiwa dalam ikatan cinta yang tulus dan sangat mendalam bagi mereka.
Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun Jessica mengabdi sebagai istri, namun pengorbanannya dibalas luka mendalam. Setelah resmi menceraikan Aaron, ia bangkit secara mandiri menjadi desainer ternama dan pengusaha sukses tanpa bantuan harta keluarga. Saat Jessica menikmati puncak karier dan kebebasannya, Aaron justru datang kembali dengan penyesalan besar. Sang mantan suami memohon kesempatan kedua untuk memperbaiki segalanya. Akankah Jessica luluh atau tetap teguh pada pilihannya?
Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil yang polos menemukan sebuah patung beruang di jalanan dan memutuskan untuk membawanya pulang. Ia merawat benda itu dengan penuh kasih sayang tanpa menyadari identitas aslinya. Tak disangka, patung tersebut merupakan inkarnasi sosok pria muda yang perkasa. Hingga Melinda tumbuh menjadi gadis cantik, wujud beruang itu tetap bertahan sampai muncul ketegangan yang mengubah segalanya. Akankah hubungan unik antara manusia dan dewa ini berakhir bahagia?
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela mengambil risiko besar dengan mengandung anak Jeremy secara rahasia, meski ia tahu dirinya hanya dimanfaatkan. Sadar akan kekejaman Jeremy, Angela sengaja memancing amarah pria itu agar ia dilepaskan. Namun, pelariannya berakhir saat Jeremy berhasil melacak posisinya. Di ambang keputusasaan, Angela memohon kebebasan. Tak disangka, kehadiran sang buah hati justru mengubah segalanya. Jeremy yang dulu dingin kini menawarkan diri untuk melayani Angela dan bayi mereka.
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota adalah pemuda dua puluh tahun yang sangat malas dan pengangguran. Meski cerdas dalam kelicikan, ia hanya menghabiskan waktu dengan gawainya. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam bagi ibunya, Artisa. Sebagai wanita pekerja keras yang juga memiliki sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat buruk putranya secara total. Ia menempuh metode ekstrem dengan mentransformasi fisik Sota. Berhasilkah rencana Artisa mengubah jati diri Sota melalui perubahan tubuh tersebut?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan