Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perjuangan Hati Naraya

Perjuangan Hati Naraya

Hidup Aurielle hancur saat pernikahan paksa dengan Cassian hanya berbuah derita. Meski tengah mengandung, ia justru dicampakkan demi cinta pertama suaminya yang kembali hadir. Di tengah ancaman cerai dan pengkhianatan, sosok masa lalu bernama Adrian datang menawarkan bantuan misterius. Kini Aurielle berdiri di persimpangan jalan sulit: tetap menjadi korban yang pasrah atau bangkit melawan takdir demi masa depan dirinya dan sang buah hati tercinta.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aurielle duduk di tepi ranjang, memandangi pintu yang tertutup setelah kepergian Cassian. Setiap kata yang diucapkan suaminya bergema dalam kepalanya, seperti suara yang tak bisa dia hilangkan. Perceraian. Itu yang diinginkan Cassian, dengan atau tanpa persetujuannya. Kehidupan mereka hanya tinggal kenangan pahit yang terhapus begitu saja oleh keputusan satu pihak. Dan Aurielle? Ia hanya tinggal menunggu detik-detik perpisahan itu, meskipun hatinya menjerit menolak.

Ia mengusap perutnya yang membesar. Tidak peduli seberapa besar kesedihan yang menggerogoti hatinya, ada kehidupan yang sedang tumbuh di dalamnya. Itulah satu-satunya alasan yang membuatnya bertahan-satu-satunya alasan yang mencegahnya tenggelam dalam lautan kepahitan yang dihadiahkan hidup.

Tiba-tiba, sebuah ketukan terdengar dari pintu kamar, memecah keheningan yang tebal. Aurielle menoleh dengan cepat, masih dengan hati yang tak pasti. Siapa lagi yang datang ke sini?

"Masuk," suaranya serak, seperti baru saja menangis.

Pintu terbuka perlahan, dan seorang pelayan wanita masuk, membawa nampan berisi makanan. Mata pelayan itu tampak ragu sejenak saat melihat wajah Aurielle, namun ia segera menyembunyikan keraguannya dan menempatkan nampan di meja samping ranjang.

"Apakah Anda ingin makan, Nyonya?" tanya pelayan itu lembut, mencoba menjaga jarak.

Aurielle mengangguk pelan, meskipun perutnya tidak benar-benar lapar. Lebih dari itu, ia hanya butuh kesendirian, jauh dari perhatian, jauh dari tatapan kasihan yang mungkin ada di mata orang-orang sekitarnya.

"Terima kasih," jawab Aurielle, memaksakan senyum yang tak sampai ke matanya.

Pelayan itu hanya membungkuk dan beranjak pergi, meninggalkan Aurielle dengan pikirannya yang kacau.

Ia menatap nampan di depannya, tidak tahu harus mulai dari mana. Makanan yang terhidang terlihat lezat, namun apalah arti semua itu jika hatinya kosong. Aurielle merasa seperti tersesat dalam labirin kesedihan yang tak berujung.

Tiba-tiba, sebuah suara yang lebih dalam, lebih berat, memecah keheningan kembali.

"Aurielle."

Nama itu disebut dengan lembut namun penuh keyakinan. Aurielle menoleh cepat, matanya membesar ketika melihat sosok yang baru saja masuk. Adrian, pria yang seharusnya sudah lama menghilang dari hidupnya, berdiri di ambang pintu dengan wajah yang tampak serius namun tidak bisa menyembunyikan kekhawatiran di matanya.

Adrian-pria yang dulu pernah menjadi teman dekatnya, sebelum hidupnya berputar begitu jauh ke arah yang tak terduga. Pria yang kini tampak lebih matang, dengan mata yang lebih tajam dan aura misterius yang membungkus tubuhnya. Adrian tidak datang dengan sekadar senyuman, tetapi dengan perhatian yang mendalam, sesuatu yang jarang ia temui dalam hidupnya.

"A-Apakah kamu...?" Aurielle terkejut, suara yang tercekat.

Adrian menutup pintu di belakangnya dengan lembut dan melangkah masuk, tetap dengan tatapan tajam yang tidak pernah bisa disembunyikan.

"Aku mendengar kabar tentang pernikahanmu. Kabar tentang Cassian." Suaranya rendah, namun penuh penekanan. "Aku tidak bisa hanya diam saja, Aurielle."

Aurielle merasa seakan dunia berhenti berputar sesaat. Bagaimana Adrian tahu tentang semuanya? Apa yang sebenarnya dia ketahui tentang hidupnya sekarang?

"Kenapa kamu datang?" tanya Aurielle, suaranya bergetar. "Kenapa sekarang? Setelah sekian lama?"

Adrian berhenti di hadapannya, menatap dengan pandangan yang penuh makna. "Karena aku tidak bisa melihatmu hancur seperti ini, tidak bisa membiarkanmu berjuang sendirian. Aku tidak bisa membiarkanmu menderita hanya karena keputusan bodoh yang dibuat oleh orang lain," jawabnya, nada suaranya penuh dengan kemarahan yang terpendam. "Kamu berhak mendapat lebih dari ini, Aurielle."

Kata-kata itu menyentuh hatinya lebih dalam daripada yang bisa ia bayangkan. Aurielle merasa sesak di dadanya. Seumur hidup, ia merasa seperti tidak ada yang peduli padanya. Tidak ada yang mengerti betapa beratnya hidup ini, betapa sulitnya bertahan dalam pernikahan yang dipaksakan, ditambah dengan keadaan hamil yang semakin mempersulit segalanya.

Namun, Adrian ada di sini, di hadapannya, memberikan perhatian yang selama ini tak pernah ia rasakan.

"Tapi... apa yang bisa kamu lakukan?" tanya Aurielle, hampir tidak percaya. "Cassian sudah membuat keputusan. Aku hanya... hanya bisa menunggu dia menceraikan aku, Adrian."

Adrian mendekat, menunduk sedikit agar wajahnya sejajar dengan wajah Aurielle. "Tidak. Kamu tidak perlu menunggu apapun lagi," katanya dengan tegas, tangannya perlahan menyentuh tangan Aurielle. "Aku di sini untuk membantumu. Aku tidak akan membiarkanmu terperangkap dalam kebohongan ini lebih lama lagi."

Kata-kata itu seperti memberi cahaya baru dalam hidupnya yang gelap. Adrian, yang dulu ia anggap hanya teman lama, kini hadir dengan keyakinan yang memberi harapan. Tapi apakah ia siap untuk menerima bantuan itu? Apakah ia bisa mempercayai seorang pria setelah begitu banyak pengkhianatan dalam hidupnya?

"Aurielle," Adrian melanjutkan dengan suara lembut, "Aku tahu ini tidak mudah, tapi aku berjanji, aku akan ada di sini untukmu. Tidak peduli apa pun yang terjadi."

Air mata tak bisa lagi dibendung oleh Aurielle. Ia menunduk, merasakan rasa lega yang tak terucapkan. Selama ini, ia berjuang sendirian. Tapi kini, mungkin, ada secercah harapan yang datang dalam bentuk yang tak pernah ia duga.

Namun, rasa takut masih ada-takut akan pengkhianatan yang mungkin datang lagi. Takut akan jatuh lagi dalam kekecewaan. Tapi, satu hal yang ia tahu pasti, ia tidak akan lagi berjuang dalam kesendirian.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 3 Sayap Pelindungku
9.0
Lauren, bungsu keluarga Torres yang sakit-sakitan, kembali dari Gereja Mistik setelah empat tahun. Awalnya, ketiga kakaknya menolak kehadirannya dengan sinis. Namun, suasana berubah drastis saat pesta ulang tahunnya. Ternyata, Lauren memiliki kemampuan meramal masa depan. Ia menyelamatkan nyawa kakak sulungnya, mencegah kebangkrutan kakak keduanya, dan mendeteksi penyakit kakak ketiganya. Kini, para kakak yang dulu membencinya justru menjadi pelindung setia bagi Lauren.
Sampul Novel ANAK CEO TAMPAN
8.1
Candice menjadi korban jebakan keji mantan suaminya yang berujung pada malam bersama pria asing. Empat tahun berlalu, ia kembali ke tanah air bersama putra kecilnya yang cerdas, tampan, dan jenius. Tak disangka, takdir mempertemukannya kembali dengan ayah biologis sang anak. Di tengah rencana balas dendam yang membara terhadap pria yang telah menghancurkannya, akankah Candice menemukan kebahagiaan sejati bersama keluarga kecilnya yang baru?
Sampul Novel Baby Daddy
8.2
Bastian Cokro, CEO F&B berusia 30 tahun, diterpa isu miring mengenai kemandulan yang membuatnya tetap melajang. Sementara itu, Eva Sania adalah penyiar berita sukses yang menikmati hidup bebas bersama pasangan FWB-nya. Namun, dunianya jungkir balik saat sang ibu memberikan perintah tak terduga. Alih-alih mendesak Eva untuk menikah, ibunya justru meminta Eva segera memiliki anak tanpa perlu mencari suami. Kini, pencarian pria sehat untuk membuahinya pun dimulai.
Sampul Novel Ceo suamiku (season 2)
9.7
Hidup Tasya mendadak berubah menjadi penuh gangguan sejak kehadiran Revan dalam kesehariannya. Sebagai CEO baru yang mengambil alih takhta kepemimpinan perusahaan dari sang ayah, Revan kerap bertindak menyebalkan dan mengusik ketenangan Tasya secara konstan. Hubungan profesional antara atasan dan bawahan ini pun diwarnai dengan berbagai momen menjengkelkan yang membuat Tasya sulit bernapas lega karena ulah bosnya yang terus mengejar dan mengganggunya.
Sampul Novel Dinodai CEO Kejam
8.7
Sena Monela mengalami petaka besar setelah salah memilih pakaian di hari ulang tahun kekasihnya. Akibat mengenakan gaun milik kakaknya, Giana, ia disekap oleh pria asing bernama Alexander Sagala. Xander berniat menghancurkan Giana demi membalas dendam atas depresi berat yang diderita sang adik. Setelah menyadari bahwa ia menangkap orang yang salah, miliarder kejam tersebut justru menolak melepaskan Sena. Nasib Sena kini sepenuhnya berada di tangan penculiknya dalam misteri tawanan ini.
Sampul Novel I'm Baby Doll
8.1
Gea Mexalla adalah model seksi yang terjebak dalam lingkaran gelap industri hiburan. Demi popularitas, ia terpaksa menjadi budak seks bagi para sponsor. Saat ia mencoba berhenti dan fokus pada kariernya, Gea justru mengalami pemerkosaan oleh manajer serta sponsornya sendiri. Di tengah penderitaan itu, muncul Cale Vertoghen yang menyelamatkannya. Namun, pria ini adalah CEO kejam yang sangat terobsesi padanya. Mampukah Gea lepas dari jeratan para pria pemangsa tersebut?