Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perjodohan Tidak Diinginkan

Perjodohan Tidak Diinginkan

Nadira, gadis 22 tahun, terperangkap dalam paksaan menikah dengan Adrian, pengusaha sukses yang ternyata sudah beristri. Kakek Adrian sengaja merancang perjodohan ini demi menyelamatkan martabat keluarga dari rahasia gelap yang dipendam Rania, istri pertamanya. Kini Nadira harus terjebak dalam kemelut rumah tangga yang rumit dan penuh tekanan. Akankah Adrian membuka hati untuknya, atau justru konflik dengan Rania akan menghancurkan segalanya?
Bab
Bagikan

Bab 3

Pagi itu, matahari bersinar cerah, tetapi suasana rumah Adrian tetap kelam. Nadira baru saja keluar dari kamar ketika seorang pelayan menghampirinya dengan wajah cemas.

"Nyonya Rania sedang menunggu di ruang makan, Nyonya Nadira," kata pelayan itu pelan.

Nadira menghela napas. Dia tahu panggilan Rania tidak akan membawa kabar baik. Dengan langkah hati-hati, dia menuju ruang makan, di mana Rania sudah duduk dengan tatapan tajam yang diarahkan padanya.

Nadira mencoba tersenyum sopan. "Selamat pagi, Kak Rania."

Rania tidak membalas. Dia hanya melipat tangannya di dada, menatap Nadira dari ujung kepala hingga ujung kaki.

"Kau tahu apa yang membuatku muak setiap kali melihatmu, Nadira?" tanya Rania, suaranya penuh sindiran.

Nadira menelan ludah. "Apa yang salah, Kak?"

"Kau," jawab Rania tajam. "Kau pikir hanya karena kau menikah dengan Adrian, kau punya hak untuk tinggal di sini dan berpura-pura menjadi bagian dari keluarga ini? Kau salah besar. Kau hanyalah parasit."

Nadira terkejut mendengar kata-kata itu, tetapi dia berusaha tetap tenang. "Aku tidak pernah berniat merebut apa pun darimu, Kak Rania. Aku hanya menjalani apa yang telah ditentukan oleh keluarga."

"Omong kosong!" Rania berdiri, tangannya mengepal. "Kau pikir aku tidak tahu cara kau memandang Adrian? Kau ingin dia memperhatikanmu, kan? Kau ingin mengambil tempatku di hatinya?"

Nadira menggeleng cepat. "Itu tidak benar! Aku tidak pernah berpikir seperti itu!"

Rania tertawa kecil, tetapi tawa itu penuh kepahitan. "Jangan berpura-pura suci, Nadira. Kau hanyalah gadis kecil yang dipaksa menikah karena keluargamu membutuhkan uang. Kau bukan siapa-siapa."

Kata-kata itu menyakitkan, tetapi Nadira menolak untuk menangis di depan Rania. "Aku mungkin bukan siapa-siapa, Kak Rania, tapi aku tidak pernah ingin menjadi musuhmu. Aku hanya ingin kita bisa hidup berdampingan dengan damai."

"Damai?" Rania mendekat, wajahnya hanya beberapa inci dari Nadira. "Aku tidak akan pernah berdamai dengan keberadaanmu di sini. Jadi, kau sebaiknya bersiap-siap. Aku akan memastikan kau keluar dari rumah ini, apa pun caranya."

Adrian dan Pilihan yang Sulit

Di tempat lain, Adrian sedang sibuk dengan pekerjaannya di kantor. Namun, pikirannya terus melayang pada situasi di rumah. Dia tahu bahwa Rania dan Nadira tidak akan pernah akur, tetapi dia juga tidak tahu bagaimana menyelesaikan masalah ini.

Sore itu, setelah selesai dengan pekerjaannya, Adrian memutuskan untuk pulang lebih awal. Ketika dia sampai di rumah, dia menemukan Nadira duduk di taman, menatap langit dengan mata yang sembab.

"Nadira," panggil Adrian pelan.

Nadira menoleh, terkejut melihat Adrian. Dia segera berdiri. "Adrian, ada apa?"

Adrian mendekat, ekspresinya sulit dibaca. "Aku ingin bicara denganmu."

Mereka duduk di bangku taman, dan Adrian memulai pembicaraan. "Aku tahu Rania tidak memperlakukanmu dengan baik. Aku juga tahu ini semua sulit bagimu."

Nadira mengangguk pelan. "Aku tidak menyalahkannya. Aku tahu posisi ini sulit untuknya."

"Tapi kau tidak pantas diperlakukan seperti itu," kata Adrian tegas. "Aku ingin kau tahu, aku akan mencoba membuat segalanya lebih baik untukmu."

Nadira menatap Adrian dengan mata berkaca-kaca. "Terima kasih, Adrian. Aku tidak tahu harus berkata apa."

Namun, sebelum Adrian bisa menjawab, suara keras memotong percakapan mereka.

"Adrian!" Rania muncul dengan wajah marah, tangannya mengepal. "Apa yang kau lakukan di sini bersama dia?"

Adrian berdiri, mencoba menenangkan Rania. "Rania, tenanglah. Kami hanya berbicara."

"Berbicara? Kau selalu membelanya!" Rania menunjuk Nadira. "Apa kau lupa siapa aku? Aku istrimu, Adrian! Bukan dia!"

Nadira merasa tubuhnya gemetar, tetapi dia tetap berdiri di tempatnya. "Kak Rania, aku tidak berniat membuatmu marah."

"Tutup mulutmu!" bentak Rania, matanya berkilat marah. "Kau pikir kau bisa merebut Adrian dariku? Jangan bermimpi!"

Adrian menarik napas panjang, mencoba mengendalikan situasi. "Rania, cukup! Aku tidak ingin ada pertengkaran di sini."

Namun, Rania tidak peduli. Dia terus memarahi Nadira, mengeluarkan kata-kata tajam yang membuat Nadira hampir menangis.

Tekanan yang Meningkat

Malam itu, Nadira duduk sendirian di kamarnya. Dia merasa lelah, baik secara fisik maupun emosional. Dia tahu bahwa hidup sebagai istri kedua Adrian tidak akan mudah, tetapi dia tidak pernah menyangka akan seberat ini.

Dia meraih teleponnya dan menelepon ibunya. "Bu, aku tidak tahu apakah aku bisa terus seperti ini," katanya dengan suara pelan.

"Bersabarlah, Nak," jawab ibunya lembut. "Semua ini demi masa depanmu. Ingatlah, tidak ada yang abadi di dunia ini, termasuk penderitaan."

Nadira mengangguk, meskipun air mata mulai mengalir di pipinya. Dia hanya bisa berharap bahwa suatu hari semuanya akan membaik.

Sementara itu, di kamar lain, Adrian duduk termenung. Dia memikirkan kata-kata Rania dan sikap Nadira yang selalu mencoba untuk bertahan. Hatinya merasa berat. Dia tahu bahwa dia harus mengambil keputusan, tetapi dia tidak tahu apakah keputusan itu akan menyelesaikan masalah atau justru memperburuk keadaan.

Hubungan antara Rania dan Nadira semakin memanas, sementara Adrian terjebak di tengah-tengah. Konflik ini bukan hanya tentang cinta atau pernikahan, tetapi juga tentang harga diri dan keadilan.

Di sisi lain, Nadira mulai mempertanyakan tujuannya di rumah ini. Apakah dia benar-benar di sini untuk memperbaiki hidupnya, atau justru merusaknya?

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95KXE" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95KXE
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Andai Aku Boleh Memilih
7.9
Kenanga Wulan, mahasiswi berprestasi, menderita akibat tekanan ibu tirinya, Mirna, hingga akhirnya diusir dari rumah. Mirna sengaja menyembunyikan kekayaan kiriman ibu kandung Kenanga demi memisahkan Bastian dari kenangan mantan istrinya. Di sisi lain, Firda mendesak putranya, Ghaffarel, untuk menikahi Kenanga demi menyelamatkannya dari hubungan tak wajar dengan Raiya. Meski Kenanga mencintai Arkatama, ia terjebak dalam skema pernikahan yang penuh rahasia dan pengkhianatan.
Sampul Novel Balas Dendamnya Adalah Kecerdasannya
9.4
Evelin selalu dianggap sebagai itik buruk rupa yang diasingkan keluarga. Saat Paramita, saudari tirinya yang sempurna, hendak menikahi CEO Carlos, kejutan besar terjadi ketika Carlos justru memilih menikahi Evelin. Di tengah cemoohan publik, Evelin membongkar rahasia besarnya sebagai ahli keuangan, genius AI, hingga penyembuh ajaib. Saat para pembencinya bersujud memohon maaf, Carlos memamerkan kecantikan asli Evelin yang memukau dunia tanpa perlu persetujuan siapa pun.
Sampul Novel Birahi Kadang Tak Ada Logika
9.3
Kisah ini ditujukan bagi pembaca dewasa yang mampu menggunakan logika secara mendalam. Dalam dinamika asmara, cinta dan birahi sering kali muncul melampaui nalar manusia. Mengapa fenomena ini terjadi? Ikuti narasi ini hingga tuntas agar Anda tidak melewatkan pemahaman baru mengenai logika birahi yang terus berkembang. Jangan sampai menyesal karena berhenti di tengah jalan, sebab setiap babnya menawarkan sudut pandang penting agar Anda tidak menjadi pembaca yang merugi.
Sampul Novel I'm Your Wife : Bukan Dia Tapi Aku
8.9
Alan, wanita kutu buku, terjebak pernikahan tanpa cinta dengan CEO arogan, Gavin Wildberg. Gavin justru menjalin hubungan gelap dengan adik angkat Alan, Aluna. Derita Alan memuncak saat ibu mertuanya mengusir dan memaksanya bercerai karena dianggap buruk rupa. Di titik terendah saat ingin mengakhiri hidup, seorang pria menyelamatkannya dan mengungkap identitas asli Alan. Kini, sebagai pewaris takhta konglomerat, Alan kembali untuk menuntut balas pada mereka.
Sampul Novel ISTRI SIMPANAN CEO
8.0
Almaira, wanita cantik yang masih lajang, mengambil keputusan berisiko dengan menjadi istri simpanan Daffa, seorang CEO tambang yang sangat berpengaruh. Meski Daffa bergelimang harta, ia merasa hampa karena belum memiliki keturunan dari istri sahnya. Demi jaminan ekonomi, Almaira bersedia memenuhi keinginan Daffa. Namun, ia kini terjebak dalam dilema moral dan batin, mempertanyakan kebahagiaannya saat hanya dianggap sebagai pemuas hasrat pria beristri.
Sampul Novel Kehangatan Cinta
8.7
Pernikahan tujuh tahun dengan Hans hancur seketika saat Yeni, cinta pertamanya, kembali ke tanah air. Sadar hanya menjadi bayang-bayang, sang istri memutuskan bercerai. Ironisnya, putra mereka justru gembira menyambut Yeni sebagai ibu baru. Tanpa ragu, ia pergi membawa putrinya. Tiga bulan berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali. Saat sang putra menatapnya sambil menangis tersedu-sedu, ia memilih menggandeng putrinya dan melangkah pergi, berpura-pura tidak mengenali masa lalunya.