Sampul Novel Balas Dendamnya Adalah Kecerdasannya

Balas Dendamnya Adalah Kecerdasannya

9.4 / 10.0
Evelin selalu dianggap sebagai itik buruk rupa yang diasingkan keluarga. Saat Paramita, saudari tirinya yang sempurna, hendak menikahi CEO Carlos, kejutan besar terjadi ketika Carlos justru memilih menikahi Evelin. Di tengah cemoohan publik, Evelin membongkar rahasia besarnya sebagai ahli keuangan, genius AI, hingga penyembuh ajaib. Saat para pembencinya bersujud memohon maaf, Carlos memamerkan kecantikan asli Evelin yang memukau dunia tanpa perlu persetujuan siapa pun.

Balas Dendamnya Adalah Kecerdasannya Bab 1

"Evelin, ingat kata-kata Ibu. Sebelum kamu berusia dua puluh tahun, jangan pernah tunjukkan kecantikan atau bakatmu."

Selama lima belas tahun, Evelin Mashuri hidup dengan mengingat kata-kata ibunya. Dia membuat dirinya terlihat biasa dan berpura-pura bodoh—hanya agar bisa berbaur dengan latar belakang.

Namun, hari ini adalah ulang tahunnya yang kedua puluh. Dia siap untuk kembali menjadi dirinya sendiri yang sesungguhnya!

Dia mengisi bak mandi dengan air hangat, menambahkan garam mandi, dan meletakkan penghapus riasannya di dekatnya. Dia mulai melepas baju untuk berendam lama, menenangkan diri dan membersihkan riasan yang jelek.

Tepat pada saat ini, terdengar suara ketukan pintu yang keras, dia hanya bisa membuka pintu terlebih dahulu.

Mulyati Aminudin, sang pembantu, berdiri di sana, menatap dengan sorot mata meremehkan seperti biasanya. "Evelin, apa yang kamu lakukan menyelinap ke sini? Hari ini adalah hari pernikahan Nona Paramita. Kalau kamu tidak muncul, orang-orang akan mulai berbisik-bisik dan hal itu berpotensi mencoreng citra Keluarga Januardi. Pergi ke aula depan sekarang!"

Evelin menyeringai mengejek. Pembantu ini tidak pernah bersikap sopan padanya. Mengatakan dia menyelinap tidaklah akurat. Sejujurnya, dia telah diusir ke gudang halaman belakang dan tinggal di sini selama lima belas tahun sejak kematian ibunya. Setelah ibunya meninggal, ibu tirinya, Kirani Juanda, dan ayahnya serta anak di luar nikah Kirani, Paramita Januardi, tidak membuang waktu untuk bergabung dengan Keluarga Januardi dan mengambil alih segalanya.

Bagian terburuknya? Bahkan ayah Evelin, Darwin Januardi, tidak memperlakukannya sebagaimana mestinya.

"Aku ganti baju dulu," ucap Evelin dengan kalem.

Mulyati mencibir. "Apa gunanya? Dengan wajah jelekmu itu, tidak ada gaun yang bisa menyelamatkanmu. Cepat pergi! Keluarga Ernanda sudah tiba. Staf Catatan Sipil berada di lokasi untuk mengumpulkan dokumen guna mendaftarkan pernikahan antara Pak Carlos dan Nona Paramita. Nyonya Kirani ingin semua orang hadir pada momen besar itu."

Evelin tersenyum dingin di dalam hatinya.

Keluarga Ernanda adalah keluarga yang paling berkuasa di Uto. Carlos Ernanda, pewaris mereka, adalah seorang genius bisnis. Paramita adalah sosialita nomor satu di kota. Tentu saja pertunangan mereka menjadi berita utama. Orang-orang menyebut mereka pasangan yang sempurna. Sebuah pasangan yang ditakdirkan oleh surga. Setiap kata-kata indah digunakan untuk menggambarkan mereka. Media sosial menjadi heboh. Semua orang menantikan pernikahan megah mereka.

Kirani membuatnya terdengar pantas dan megah, tetapi Evelin tahu kebenaran—dia hanya diseret keluar untuk melihat betapa bahagia putrinya itu dan membuatnya cemburu setengah mati!

Evelin berganti pakaian dan mengikuti Mulyati ke aula depan.

Kediaman Keluarga Januardi tampak seperti istana, dihiasi kemewahan luar biasa untuk merayakan hari besar Paramita.

Semua orang di ruangan itu mengenakan pakaian elegan, kecuali Evelin. Dia tampil mencolok dengan kaus putih murah, celana jins robek, dan riasan wajah yang jelek. Dia tidak hanya tidak cocok dengan suasana—dia menghancurkannya.

Kirani sedang mengobrol dengan kakek Carlos, Raivan Ernanda, ketika Evelin masuk. Kirani terdiam sejenak, lalu memasang senyum palsunya yang lembut. "Evelin, aku sudah menyiapkan gaun baru yang cantik untukmu. Kenapa kamu tidak mengenakannya?"

Evelin memutar mata ke atas di dalam hati. Menyiapkan apanya?! Dulu dia masih akan berpura-pura bodoh dan ikut bermain dengan sandiwara Kirani, tetapi sekarang dia sudah hendak kembali menjadi dirinya sendiri yang sesungguhnya. Dia mengabaikan Kirani sepenuhnya, tidak repot-repot menanggapinya. Sebaliknya, dia menoleh pada Raivan dan mengangguk sopan. "Halo, Kakek Raivan."

Raivan terkekeh. "Yah, Evelin, semakin lama gayamu semakin spesial."

Evelin mengusap-usap rambut palsunya yang berantakan. Dia tidak menyangka Raivan akan begitu toleran. Setidaknya pria itu tidak menyebutnya sebagai pemandangan yang menusuk mata.

Matanya secara alami tertuju pada pria di samping Raivan. Dia sudah memperhatikannya saat dia masuk. Dari postur dan penampilannya, dia tahu—ini pasti Carlos, pewaris Keluarga Ernanda yang jarang muncul di depan umum. Melihatnya dari dekat adalah hal lain. Tinggi dan sangat tampan. Pria itu tampak seperti baru saja keluar dari novel romantis. Dia tanpa sadar menatapnya terlalu lama.

Mulyati menyeringai saat dia berkata, "Dia tidak mengaca betapa jelek dirinya, tapi dia berani menatap tunangan Nona Paramita. Sungguh memalukan. Dengan wajah seperti itu, bahkan menatap Pak Carlos saja sudah merupakan kejahatan."

Atas perintah Kirani, Mulyati sengaja berbicara dengan keras agar semua orang bisa mendengar.

Paramita mencondongkan tubuh ke arah Carlos, berpegangan erat pada lengannya seolah-olah sedang mengklaim hadiahnya. "Tidak apa-apa. Carlos begitu luar biasa. Wajar saja jika banyak wanita yang menyukainya."

Paramita sama sekali tidak melihat Evelin sebagai ancaman. Sebenarnya dia ingin Evelin mengejar Carlos. Ini akan menunjukkan bahwa dia telah menemukan suami yang baik, dan Evelin akan selalu berada di bawah kakinya!

Wajah Darwin berkerut karena marah saat dia menggeram pada Evelin, "Sungguh memalukan. Keluar dari sini!"

Evelin menyeret kursi dengan satu kaki dan menjatuhkan diri dengan santai, tepat di seberang Carlos.

Carlos tetap bergeming. Ekspresi di wajahnya tetap kosong, dingin seperti batu.

Raivan berdeham canggung dan menoleh ke arah anggota staf Catatan Sipil. "Mari kita periksa apakah ada dokumen yang kurang untuk pendaftaran pernikahan."

"Baik." Anggota Catatan Sipil membuka laptop mereka dan memeriksa apakah ada dokumen yang kurang. Sesaat kemudian, salah satu dari mereka membeku dan menatap Carlos dengan ragu-ragu. "Pak Carlos … sistem mengatakan Anda sudah menikah. Istri Anda terdaftar sebagai Nona Evelin Mashuri ...."

"Tunggu, apa?" Suara terkesiap memenuhi ruangan.

Mata Evelin terbelalak. Rasa syok menghantamnya bagai tamparan fisik. Dia sudah menikah? Dan suaminya adalah Carlos Ernanda? Bagaimana dia bisa tidak tahu apa-apa tentang hal ini?!

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Balas Dendamnya Adalah Kecerdasannya

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Seumur hidup aku mencintai Bima Wijoyo, tunanganku. Namun, saat studio seniku terbakar, dia justru membiarkanku tewas demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Pengkhianatan itu menjadi akhir tragis hidupku yang pertama. Kini, keajaiban membawaku kembali ke masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga dimulai. Dengan ingatan pahit tentang api dan luka, aku berdiri tegak di hadapan semua orang untuk membatalkan pertunangan kami. Aku tidak akan mati dua kali.
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan mobil, punggungku hancur oleh luka bakar. Selama empat tahun masa komanya, aku setia merawatnya. Namun setelah sadar, ia justru menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat aku diserang preman. Baginya, aku hanyalah beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya menuju bandara.
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Pasca kehilangan Rizal, Sonia pindah ke apartemen kecil bersama dua anaknya, Alif dan Hana, demi lari dari duka. Di sana, ia bertemu Yudha, seorang duda karismatik yang membesarkan putrinya, Mira, sendirian setelah tragedi serupa. Meski sama-sama terluka, pertemuan di lorong apartemen itu memicu percikan emosi. Kini, mereka harus memilih: tetap terbelenggu kenangan pahit masa lalu atau meruntuhkan dinding ketakutan demi menyambut cinta baru yang hadir di depan mata.
Sampul Novel LEMBAYUNG CINTA
9.2
Rangga terjebak dalam obsesi mendalam terhadap Davina. Pria itu rela melakukan segala cara demi mencuri perhatian sang wanita impian. Setiap tindakan yang Rangga ambil dirancang khusus untuk memikat hati Davina agar mau membalas perasaannya. Di tengah ambisi tersebut, ia terus berjuang memancing simpati Davina demi mendapatkan cinta yang ia dambakan. Inilah kisah perjuangan seorang pria yang tak kenal lelah mengejar wanita pilihannya dalam balutan romansa modern.
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Seorang pria terjebak dalam kengerian Hutan Gondoriyo setelah tersesat saat menjelajah. Di tengah fenomena ghaib kendaraan yang raib, ia bertemu pasangan lansia misterius di sebuah pondok terpencil yang memberinya peringatan. Meski berhasil pulang, rasa penasaran membawanya kembali, namun hutan itu seolah lenyap. Hubungan gelap antara kecelakaan bus di jurang dan misteri hutan ini mulai terkuak, memaksanya mempertaruhkan nyawa demi mengungkap kebenaran yang menghantui.
Sampul Novel Satu-PD155
9.7
Sam menikahi Sinta demi mengambil ginjalnya untuk Ayu, teman masa kecilnya. Sinta yang hancur setelah tahu dirinya hanya cadangan medis pun memalsukan kematiannya. Usai Ayu sembuh, Sam baru menyadari sifat asli Ayu yang egois dan rasa cintanya pada Sinta. Lima tahun berlalu, Sinta kembali sebagai wanita sukses. Meski Sam memohon ampun, segalanya sirna saat Ayu dipenjara karena jahat. Sam hidup menderita, sementara Sinta meraih bahagia tanpa bayang masa lalu.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan