Sampul Novel Perawatan Khusus untuk Ibu Hamil

Perawatan Khusus untuk Ibu Hamil

9.6 / 10.0
Dalam novel romantis modern Perawatan Khusus untuk Ibu Hamil, seorang wanita terjebak dalam situasi intim yang mendebarkan bersama seorang pria misterius. Di tengah ketegangan dan godaan yang membara, ia harus menghadapi hasrat terlarang yang tiba-tiba bangkit. Baca novel online gratis ini sekarang.
Ringkasan Perawatan Khusus untuk Ibu Hamil
Sentuhan dingin tangan seorang pria di balik pakaiannya membuat wanita ini terpaku tanpa berani bergerak dalam dekapan hangat tersebut. Bisikan menggoda yang menanyakan keinginannya terdengar begitu dekat di telinga. Sementara itu, suara keintiman majikan dan kekasihnya dari kamar sebelah justru kian memicu gejolak gairah yang terpendam di dalam dirinya. Terjebak dalam situasi yang membingungkan, ia mulai mempertanyakan kewarasannya saat hasrat serupa yang begitu kuat mulai menguasai akal sehatnya.
Baca Selengkapnya

Perawatan Khusus untuk Ibu Hamil Bab 1

Tangan pria itu menyusup ke dalam pakaianku, menyusuri punggungku yang halus dan dingin, bergerak perlahan seolah menelusuri setiap inci kulitku. Aku terdiam di pelukannya, tak berani bergerak sedikit pun. Di telingaku, suaranya yang dalam dan menggoda berbisik, "Katakan, apa kamu menginginkanku?" Saat itu, di kamar sebelah, sang majikan dan kekasihnya sedang berlatih "yoga berpasangan". Getar hasrat dalam diriku pun perlahan mulai tergugah! Aku rasa aku sudah kehilangan akal. Jangan-jangan aku juga ingin melakukan hal yang sama seperti mereka yang ada di kamar sebelah?

Namaku Anya Warsudi. Demi mengumpulkan biaya untuk membesarkan bayiku, aku menyembunyikan kehamilan ini dan datang bekerja di rumah seorang wanita kaya.

Pekerjaan ini bukan pekerjaan biasa. Aku ditugaskan untuk merawat suaminya. Kabarnya, suaminya itu mengalami kelumpuhan dan hampir seperti vegetatif akibat kecelakaan mobil. Hanya pendengarannya yang masih berfungsi normal, tubuhnya sama sekali tidak bisa digerakkan.

Di ruang tamu vila yang megah, aku berdiri kikuk di depan sofa, jemariku meremas ujung baju tanpa sadar. Majikanku, Mia Arkanza, duduk santai di hadapanku. Dia tampak anggun, cantik, dan berbalut kemewahan yang seolah bawaan lahir. Di hadapan wanita seanggun itu, aku tampak begitu sederhana, bahkan terasa tak pantas berada di tempat semewah ini.

"Berputarlah, biar kulihat."

Dia menatapku dengan ekspresi angkuh, matanya menelusuri tubuhku dari kepala hingga kaki seperti mesin pemindai. Baru setelah itu, dia berbicara pelan dengan nada memerintah.

Hatiku yang sudah tegang sejak tadi langsung berdegup keras. Namun, aku tak punya pilihan, hanya bisa menuruti perintahnya dengan hati-hati. Aku perlahan memutar tubuh, berusaha tetap tenang, sementara rasa cemas menekan dadaku, takut pakaian longgar ini tak cukup menutupi perutku yang mulai tampak dan rahasiaku terbongkar.

Gimanapun, wanita di depanku ini memang luar biasa kaya dan berkuasa. Gaji yang dia tawarkan mencapai 100 juta per bulan, gaji yang mustahil bisa kutemukan di kota ini!

Karena itu, aku benar-benar tak ingin kehilangan kesempatan ini. Sekarang, aku hanya bisa diam-diam berdoa semoga semuanya berjalan lancar.

"Baiklah. Di atas meja ada daftar tugasmu dan hal-hal yang perlu diperhatikan. Bacalah dulu, lalu kamu bisa langsung tinggal di sini dan mulai bekerja."

Untung saja, Mia tidak menanyakan hal lain. Sikapnya seperti orang yang baru selesai memeriksa barang dagangan dan nada bicaranya terdengar sedikit puas.

"Baik."

Aku membungkuk sopan di hadapannya, lalu diam-diam menghela napas lega.

Demi bisa merawat pasien dengan lebih baik, aku harus tidur di lantai kamarnya setiap malam.

Itu salah satu aturan yang tertulis di kertas tadi.

Awalnya, aku merasa tidak pantas berbagi ruangan dengan pria asing, bahkan sempat ingin menolak. Namun, setelah kupikir lagi, dengan gaji sebesar ini, wajar saja kalau mereka menuntutku siaga dua puluh empat jam. Lagi pula, pria itu hanya terbaring tak berdaya di tempat tidur, sepertinya tak ada yang perlu dikhawatirkan.

Mia menunjuk ke arah kamar di ujung lorong, memberi tanda bahwa itulah tempat kerjaku. Melihat dia tak berniat berdiri, aku pun melangkah ke sana sendiri.

Ini pertama kalinya aku melihat pria yang akan kurawat. Jujur saja, aku terkejut melihat betapa tampannya pria itu.

Meskipun pria itu terbaring tak bergerak, wajahnya yang tegas dan tubuhnya yang tegap masih memancarkan pesona maskulin.

Untuk pertama kalinya aku begitu dekat dengan pria setampan dan sekaya ini. Aku tak bisa menahan rasa gugup, tanganku bergetar halus saat membuka kancing kemejanya.

"Jangan mikir yang aneh-aneh, aku cuma mau lap badannya, biar dia merasa lebih nyaman."

Saat handuk hangat itu menyentuh dadanya, aku bisa merasakan betapa keras dan kuat ototnya. Aku menarik napas dalam berkali-kali, mencoba menenangkan diri.

Siapa sih yang tidak suka lihat pria ganteng?

Namun, aku punya profesionalisme sendiri. Aku membuka bajunya hanya demi melakukan tugasku dengan benar.

Aku terus menenangkan diri, berulang kali meyakinkan bahwa ini hanya pekerjaan.

Setelah selesai mengelap tubuhnya, aku merapikan kamar dan bersiap untuk tidur.

"Sekali lagi… Aku mau lagi…"

Malam itu sangat sunyi!

Bahkan suara jarum jatuh pun mungkin akan terdengar.

Tiba-tiba dari kamar sebelah, setelah terdengar suara-suara samar yang tak bisa dijelaskan, aku mendengar suara Mia.

Suaranya saat ini sangat berbeda dari siang tadi, ada nada napas tersengal manja di dalamnya. Jelas, aktivitas intens barusan masih membuatnya belum puas.

Dalam cahaya bulan yang masuk lewat celah tirai, aku refleks menoleh ke arah tempat tidur sang tuan rumah.

Dia masih terbaring di sana tanpa ekspresi, tetapi aku tahu suara-suara barusan pasti juga terdengar olehnya.

Padahal kamar di vila ini ada banyak, tetapi Mia malah memilih kamar sebelah untuk tidur dengan penuh gairah dengan pria lain. Sepertinya dia memang sengaja ingin mempermalukan suaminya sendiri.

Aku hanya bisa menebak-nebak dalam hati.

"Dasar penggoda! Cepat tengkurap, biar aku bisa menikmati tubuhmu lagi!"

Suara seorang pria terdengar kasar dan congkak, disertai tawa puas.

Sangat jelas kalau mereka tak lagi menghormati pria yang menjadi tuan rumah ini.

Ucapan-ucapan tak senonoh dari kamar sebelah membuat wajahku memanas dan jantungku berdebar. Di sela rasa malu itu, ada kegelisahan samar yang mulai tumbuh dalam diriku.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Perawatan Khusus untuk Ibu Hamil

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Edoraded Distance
9.0
Kevin dan Sekar terikat dalam pernikahan formal yang terasa hampa tanpa keintiman nyata. Meski hubungan mereka sebatas status di atas kertas, Kevin yang telah lama mencintai Sekar tak menyerah. Di tengah kehadiran keluarga Son dan Atmaja, Kevin berjuang keras meruntuhkan tembok pemisah di antara mereka. Ia bertekad meyakinkan Sekar bahwa ikatan ini adalah gerbang menuju kebahagiaan sejati, bukan sekadar kontrak belaka yang dingin tanpa perasaan.
Sampul Novel Godaan Maut Ipar dan Mertua
8.9
Nikmati rangkaian kisah menarik yang dirancang khusus untuk menghibur dan membawa pembaca hanyut dalam alur tanpa beban konflik yang rumit. Narasi ini hadir sebagai pelipur lara dan teman istirahat di tengah padatnya rutinitas harian. Sangat ideal bagi pembaca dewasa yang mencari penyegaran agar terhindar dari stres, karya ini menawarkan kesenangan murni yang membuat siapa pun ketagihan. Temukan kedamaian lewat cerita yang ringan namun tetap penuh makna mendalam.
Sampul Novel Kau Rebut Ayahku, Aku Rebut Suamimu
9.5
Kehancuran keluarga Arlena bermula saat wanita lain merebut ayahnya, hingga sang ibu wafat karena duka mendalam. Dendam membara mendorong Arlena untuk membalas rasa sakit itu dengan cara yang tak terduga. Ia menemukan celah saat mengetahui bahwa perusak rumah tangganya adalah istri dari Rafael Vallenzo, bosnya yang sangat berkuasa. Kini, Arlena bertekad merebut Rafael demi pembalasan, namun ia justru terjebak dalam risiko yang mengancam hatinya.
Sampul Novel Nirmala Cinta
9.2
Setelah dua tahun menikah tanpa buah hati, Aulia memilih bercerai saat suaminya memutuskan berpoligami. Meski ditentang sang ibu yang gila harta, ia berhasil hidup mandiri. Namun, ketenangan Aulia terusik saat Candra datang menawarkan pekerjaan bergaji besar. Pesona Candra mulai menggoyahkan hati Aulia yang lama tertutup. Kini ia terjepit di antara tawaran pernikahan pria kharismatik itu atau gangguan sang mantan suami yang ingin rujuk kembali.
Sampul Novel Penyesalan yang Terlambat
9.1
Pasca kecelakaan yang membuatnya buta, hanya Elara yang bersedia menikahi Kurnia. Namun, saat penglihatannya pulih tiga tahun kemudian, Kurnia justru menceraikannya demi kebebasan. Elara pergi dalam diam meski dihina, hingga identitas aslinya sebagai maestro perhiasan, dokter ajaib, dan putri Presiden terungkap. Saat Kurnia memohon kesempatan kedua, seorang miliarder kejam menghadangnya dan menegaskan bahwa Elara kini adalah istrinya yang tak tersentuh.
Sampul Novel Wanita Malam Kesayangan Tuan Muda
8.1
Alayya Farhana, seorang wanita malam berusia 24 tahun, mendapat kesempatan hidup kedua berkat donor jantung misterius. Takdir mempertemukannya dengan Ibrahim Abhimata, pria yang menuntut Alayya meninggalkan dunianya karena ia membawa jantung mendiang istrinya. Terjepit antara paksaan Ibrahim dan debaran jantung yang tak menentu, Alayya menghadapi dilema besar. Saat rahasia pemilik jantung terungkap, sanggupkah ia pergi atau justru terjebak selamanya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan