Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perang Ego Dalam Jodoh Paksa

Perang Ego Dalam Jodoh Paksa

Alina Darya, yatim piatu yang berjuang menghidupi neneknya, terjebak dalam nasib buruk setelah berselisih dengan pria kaya bernama Rayan Syahmir. Rayan yang angkuh dan merasa terhina nekat membalas dendam dengan memaksa Alina masuk ke pernikahan tanpa cinta. Meski hidupnya hancur, Alina tetap bertahan dalam doa. Namun, kebencian Rayan perlahan berubah menjadi ketertarikan yang tak terduga. Mampukah cinta tumbuh di tengah ego dan luka yang mendalam?
Bab
Bagikan

Bab 1

Alina Darya duduk di sudut kantin kampus, matanya menatap secangkir teh hangat yang hampir habis, tangan gemetar memegang sendok plastik yang tergeletak di meja. Tentu saja, hidupnya tidak pernah sesederhana ini. Setiap pagi, dia bangun lebih awal untuk menyiapkan kue-kue buatan neneknya, sebelum membawa mereka ke kampus untuk dijual. Tidak ada pilihan lain. Tanpa orang tua, tanpa banyak dukungan, dia hanya memiliki nenek yang semakin rapuh dan masa depan yang penuh ketidakpastian.

Di luar jendela kantin, terlihat keramaian mahasiswa yang sedang menikmati istirahat sejenak. Mereka tertawa, berbicara tentang ujian, tentang tugas-tugas yang tidak pernah selesai. Namun bagi Alina, semua itu terasa jauh, seperti dunia lain yang tidak pernah bisa dia jangkau. Hidupnya penuh dengan perasaan kesepian yang dalam, sebuah keheningan yang menghimpit dada.

Tiba-tiba, sebuah suara baritone yang tajam dan penuh kuasa menginterupsi pikirannya. "Hei, kamu di sana. Itu kue apa yang kamu jual?" Alina menoleh, matanya terfokus pada sosok pria yang baru saja menghampirinya. Rayan Syahmir. Dia tidak asing di kampus ini-pria tampan dengan wajah yang sering muncul di media sosial dan acara-acara kampus. Namun ada sesuatu yang tajam dalam pandangannya, seolah-olah ia datang bukan hanya untuk membeli kue, melainkan untuk mencari sesuatu yang lebih.

Alina tersenyum kecil, berusaha untuk tidak menunjukkan kecemasannya. "Kue cubir," jawabnya pelan, "kue tradisional buatan nenek saya."

Rayan mengangguk, tetapi ekspresinya tetap dingin, seolah-olah dia sedang menilai lebih dari sekadar kue itu. "Tidak pernah dengar. Tapi apapun, aku akan coba."

Dia mengambil kue itu tanpa bertanya lebih lanjut, seperti mengambil sesuatu yang tidak berarti. Tidak ada senyuman, tidak ada rasa ingin tahu. Hanya perasaan angkuh yang memancar dari dirinya. Alina merasa sedikit terganggu, tapi dia mencoba menahannya. Sambil menunggu, dia kembali menatap langit-langit kantin, berharap Rayan segera pergi.

Namun, tak lama kemudian, pria itu kembali mendekat dengan ekspresi yang lebih serius. "Kue ini... payah," katanya dengan suara datar yang tidak mengandung belas kasihan. "Bisa dibilang ini salah satu kue terburuk yang pernah aku coba. Bagaimana bisa kau menjual ini di sini?"

Alina terkejut. Kata-katanya menusuk jauh, jauh lebih dalam daripada yang bisa dia bayangkan. Mata Rayan tajam, penuh perhitungan, seolah ia sedang memandang sesuatu yang tidak layak untuk dihargai.

"Maaf," Alina berkata dengan suara pelan, berusaha menahan air mata yang mulai menggenang. "Saya hanya mencoba yang terbaik."

"Tebakanmu salah," ujar Rayan, menyeringai sedikit, seolah menikmati penderitaan kecil yang ia sebabkan. "Cobalah sesuatu yang lebih baik. Jangan berharap orang akan membeli barang murahan seperti ini."

Alina tidak bisa berkata apa-apa lagi. Hatinya hancur, seperti ditabrak batu besar. Apa yang sebenarnya dia harapkan? Perlakuan baik? Simpati? Semua itu seolah menjadi ilusi, tergilas oleh kata-kata tajam dari seorang pria yang tidak peduli sedikit pun.

Rayan berbalik dan berjalan pergi, meninggalkan Alina yang masih terdiam di tempatnya, merasa sangat kecil. Namun, saat langkahnya semakin menjauh, ia mendengar suara tawa kecil di belakangnya. Tidak jelas apakah itu ditujukan pada dirinya atau bukan, tapi Alina merasa dihina lebih dari sebelumnya.

Di tengah kekosongan hatinya, sebuah perasaan baru muncul-sesuatu yang jauh lebih gelap dan lebih kuat dari sebelumnya. Kegagalan yang memalukan. Kehidupan yang seakan tidak pernah memberi kesempatan untuk sukses. Semua hal itu menghimpitnya dalam keputusasaan yang tidak terhingga.

Di luar, hari semakin gelap. Kejadian ini adalah bagian kecil dari sebuah hari yang buruk, namun Alina merasakannya seperti kehancuran. Kekuatan dan harapan dalam dirinya perlahan terkikis, hingga yang tersisa hanya kekosongan.

Namun, apa yang Alina tidak tahu adalah bahwa ini bukanlah akhir dari segalanya. Kejadian ini akan mengubah hidupnya dengan cara yang lebih dalam lagi, mengarah pada pertemuan tak terduga yang akan menghancurkan hidupnya lebih jauh, namun juga memberi kesempatan untuk mengubah takdir yang kelam menjadi kebahagiaan yang mungkin tidak pernah ia duga.

Rayan Syahmir, dengan segala egonya, baru saja memulai rencananya. Sebuah pernikahan terpaksa akan menjadi harga yang harus dibayar, dan Alina tidak tahu bahwa hidupnya sudah diputuskan tanpa izin darinya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Sampah
8.1
Trauma kekerasan seksual mengubah Berlian menjadi sosok tomboi yang nakal. Merasa dirinya kotor dan tak berharga, ia menutup hati serta menghindari hubungan dengan pria mana pun. Berlian yakin tidak akan ada lelaki yang tulus menerimanya. Namun, takdir membawanya bertemu seorang pria kaya raya yang mengubah segalanya. Akankah kehadiran sosok miliarder ini menyembuhkan luka masa lalunya yang kelam, atau justru memberikan penderitaan baru yang lebih menyakitkan?
Sampul Novel Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang
8.1
Tiga tahun mencintai Elton hancur seketika saat ia mencampakkan Jilly ke laut demi menyelamatkan Rachel. Di tengah pengkhianatan itu, Jilly menyembunyikan kehamilannya dan merancang pelarian dari pernikahan beracun mereka. Saat Elton akhirnya menemukan persembunyian Jilly dalam kondisi hancur, ia memohon pengampunan demi sang buah hati. Namun, bagi Jilly, sosok ayah dari bayinya telah mati sejak hari suaminya lebih memilih wanita lain daripada nyawanya sendiri.
Sampul Novel Kepentok Cinta Sang Idol
8.2
Adara adalah seorang jurnalis yang terjebak dalam masalah besar setelah dituduh menyebarkan rumor negatif tentang Benard, seorang aktor ternama. Kesalahpahaman ini membuat sang idola merasa sangat terganggu dan memojokkan posisi Adara. Namun, situasi justru berkembang ke arah yang tidak terduga saat benih cinta mulai tumbuh di antara mereka. Kini, Adara harus menghadapi dilema rumit antara karier dan perasaan cintanya kepada sang aktor pujaan.
Sampul Novel Mbak, I Love You
8.8
Halil secara mengejutkan menyatakan perasaannya kepada Innara, atasan yang usianya dua tahun lebih tua. Meski Innara menolak mentah-mentah dan merasa lebih pantas menjadi kakak, Halil justru menegaskan niatnya untuk langsung menjadikan Innara istrinya. Dengan penuh percaya diri, putra Nadira dan Erhan ini bahkan menggoda Innara soal perbedaan fisik mereka. Kisah romansa modern ini mengikuti perjuangan Halil meluluhkan hati sang atasan yang dingin.
Sampul Novel Dituduh Sebagai Simpanan Setelah Membeli Guci Abu Seharga 16 Miliar
7.9
Pemakaman keluarga berubah kacau saat seorang wanita asing melabrak sang istri sah dan menuduhnya sebagai simpanan. Di depan kerabat yang acuh, wanita itu merobek pakaian sang istri. Menolak ribut, sang istri memancingnya ke arah guci abu seharga hampir 20 miliar yang dibeli pacar wanita itu. Karena murka, wanita itu menghancurkannya berkeping-keping. Dia tidak tahu bahwa guci tersebut berisi abu ibu mertua sang istri, yang tidak lain adalah ibu kandung dari pacarnya sendiri.
Sampul Novel MR. AKSA
9.1
Menikah muda demi bakti kepada orang tua terpaksa kujalani meski harus bersanding dengan pria asing. Namun, duniaku runtuh saat mendengar rahasia besar bahwa calon suamiku ternyata tidak menyukai wanita. Bagaimana mungkin orang tuaku tega menjodohkanku dengan pria seperti itu? Kini aku terjebak dalam dilema besar, meratapi nasib dan berharap bisa melarikan diri. Aku butuh pertolongan untuk lepas dari jeratan pernikahan dengan pria yang tak normal ini.