Sampul Novel Dituduh Sebagai Simpanan Setelah Membeli Guci Abu Seharga 16 Miliar

Dituduh Sebagai Simpanan Setelah Membeli Guci Abu Seharga 16 Miliar

7.9 / 10.0
Pemakaman keluarga berubah kacau saat seorang wanita asing melabrak sang istri sah dan menuduhnya sebagai simpanan. Di depan kerabat yang acuh, wanita itu merobek pakaian sang istri. Menolak ribut, sang istri memancingnya ke arah guci abu seharga hampir 20 miliar yang dibeli pacar wanita itu. Karena murka, wanita itu menghancurkannya berkeping-keping. Dia tidak tahu bahwa guci tersebut berisi abu ibu mertua sang istri, yang tidak lain adalah ibu kandung dari pacarnya sendiri.

Dituduh Sebagai Simpanan Setelah Membeli Guci Abu Seharga 16 Miliar Bab 1

Sekelompok tamu tak diundang tiba-tiba muncul di pemakaman kerabat.

Wanita yang memimpin kelompok itu mengaku sebagai pacar suamiku, ingin menghukumku yang dianggapnya sebagai simpanan.

Demi menghormati pemakaman keluarga, aku tidak ingin memperpanjang masalah. Aku hanya menasihatinya untuk menunggu sampai pemakaman selesai.

Siapa sangka, dia tiba-tiba bertindak kasar dengan memerintahkan orang-orang untuk merobek semua pakaianku.

Kerabat di sekitarku hanya berdiri, menonton tanpa melakukan apa-apa, menyaksikan semuanya dengan tatapan dingin.

Aku bertepuk tangan, berdiri, lalu mengarahkan dia untuk berdiri di dekat guci abu.

"Guci abu ibuku ini juga dibeli oleh pacarmu, harganya hampir 20 miliar!"

Simpanan itu benar-benar marah, lalu berteriak sambil menghancurkan guci abu itu hingga pecah berkeping-keping.

"Kalian memang keluarga yang nggak tahu malu. Jangan harap dapat satu sen pun dari pacarku bahkan setelah mati!"

Dia tidak tahu bahwa yang aku maksud dengan "Ibu" adalah ibu dari suamiku, yaitu ibu mertuaku.

Yang dia rusak adalah guci abu dari ibu mertuaku, sementara ini adalah pemakaman ibu mertuaku.

Aku dan suamiku sudah hidup seperti orang asing selama beberapa tahun ini. Tak disangka, keluarganya masih menghubungiku.

"Nita, ibu mertuamu sudah meninggal. Kami nggak bisa menghubungi Viktor. Cepat pulang dan urus pemakamannya!"

Mendengar bahwa ibu mertuaku meninggal, hatiku terasa berdebar aneh.

Bukan perasaan sedih, melainkan perasaan seperti tali yang tegang di dalam hati tiba-tiba terputus.

Sekitar tiga tahun lalu, Viktor Wiryo sudah pisah tinggal denganku.

Sejak kami hidup terpisah, dia seperti menghilang dari dunia ini. Dia selalu ikut berbagai pertemuan bisnis atau keluar masuk bar. Namun, dia sama sekali tidak merespons pesanku ataupun mengangkat teleponku.

Aku mengernyitkan kening. Viktor benar-benar makin tidak bertanggung jawab. Ibunya sendiri mengalami kecelakaan, tapi dia malah tidak bisa ditemukan.

Aku menatap panggilan itu selama beberapa saat. Akhirnya aku membatalkan semua pertemuan selama seminggu, lalu buru-buru pulang ke kampung halaman.

Asisten kecilku tidak berkata apa-apa, hanya memanggilkan sepuluh pengawal untuk menemaniku.

Sepanjang perjalanan, telepon Viktor sama sekali tidak bisa dihubungi. Entah apa yang sedang dia sibukkan.

Aku membuka akun WhatsApp-nya. Satu jam yang lalu dia memperbarui status WhatsApp-nya dengan memamerkan foto mobil sport baru yang dibelinya.

Kerabat memberitahuku bahwa ibu mertuaku sudah membeli guci abu khusus yang nilainya hampir 20 miliar sebelum meninggal. Karena hal ini, dia sempat beberapa kali bertengkar dengan keluarga.

Wajah kerabat Viktor menunjukkan ekspresi kesedihan. Namun, saat harus membayar, mereka semua menghindar lebih cepat daripada siapa pun.

Aku berpikir sejenak, lalu menggunakan kartu kredit Viktor untuk membayarnya.

Telepon Viktor yang sebelumnya tidak bisa dihubungi, hampir seketika itu juga berdering.

"Apa yang kamu beli sampai menghabiskan uang sebanyak itu? Cepat kembalikan!"

Aku tidak ingin berdebat soal uang. Jadi aku hanya mendesaknya, "Cepat pulang ke kampung, ada masalah di rumah."

Viktor akhirnya mendengar suara musik duka di latar belakang. Suaranya terhenti sesaat sebelum akhirnya dia bertanya, "Siapa?"

Aku menjawab dengan tenang, "Orang tua di rumah ada yang meninggal."

Viktor tidak berbicara lagi dan langsung menutup teleponnya.

Aku merasa sangat penasaran. Jika aku tidak bilang bahwa yang meninggal adalah ibu mertuaku, apakah Viktor akan salah mengira bahwa keluargaku yang meninggal, lalu tidak akan datang?

Setelah menyelesaikan semua urusan, aku membuka ponsel untuk mengurus pekerjaan, lalu melihat pemberitahuan dari forum.

"Pacarku menghabiskan 16 miliar tanpa alasan, bukankah ini mencurigakan?"

Jenis postingan dengan judul menggoda seperti ini memang sering muncul. Aku hampir menutupnya, tapi aku sadar kalau aku ternyata mengikuti akun penulis blog ini.

Aku membuka postingannya karena rasa penasaran, lalu membacanya perlahan. Baru pada saat itu aku ingat bahwa dia adalah Chika Kartono, salah satu staf di perusahaan suamiku.

Saat perusahaan Viktor baru dibuka, hubungan kami masih sangat dekat.

Aku membantu Viktor mengurus hampir semua hal di perusahaannya, termasuk merekrut karyawan angkatan pertama.

Orang ini direkomendasikan oleh orang lain. Pada saat melakukan penelitian atas latar belakangnya, aku mengikuti akun media sosialnya.

Aku membuka postingan itu, lalu melihat sudah ada banyak komentar di bawahnya.

Sebagian besar mengatakan bahwa pacarnya memberikan uang untuk wanita lain, yang adalah seorang perempuan matre. Mereka semua juga memperingatkannya untuk berhati-hati.

Aku tidak tertarik dengan berita ini. Tepat ketika aku hendak berhenti mengikuti akun itu, Chika memperbarui postingannya lagi.

"Teman-teman, sudah pasti itu adalah simpanan. Pacarku sedang menuju ke tempat simpanannya untuk berkencan. Aku sedang dalam perjalanan untuk menangkap basah mereka."

Di bawahnya ada gambar tangkapan layar dari aplikasi yang biasa digunakan pasangan. Gambar itu menunjukkan bahwa pacarnya sedang dalam perjalanan ke kampung halamanku dan Viktor.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Dituduh Sebagai Simpanan Setelah Membeli Guci Abu Seharga 16 Miliar

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania adalah pengacara berani yang rela bertaruh nyawa demi keadilan. Ia kerap berselisih dengan Yudi, pria dingin yang telah menjadi rivalnya sejak kecil. Meski selalu menolak dijodohkan, takdir memaksa keduanya bersatu dalam ikatan pertunangan rahasia dari orang tua mereka. Di tengah gejolak benci dan cinta, Tania harus menghadapi bahaya besar saat melawan Wijaya, konglomerat kejam di balik kasus perdagangan manusia. Akankah benih cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Seumur hidup aku mencintai Bima Wijoyo, tunanganku. Namun, saat studio seniku terbakar, dia justru membiarkanku tewas demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Pengkhianatan itu menjadi akhir tragis hidupku yang pertama. Kini, keajaiban membawaku kembali ke masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga dimulai. Dengan ingatan pahit tentang api dan luka, aku berdiri tegak di hadapan semua orang untuk membatalkan pertunangan kami. Aku tidak akan mati dua kali.
Sampul Novel Derita Menantu Jelita
8.2
Kecelakaan tragis yang melumpuhkan sang suami memaksa ayah mertua tinggal bersama mereka. Namun, situasi di rumah tangga dalam novel modern misteri Derita Menantu Jelita ini kian mencekam saat sang suami bertekad mendapatkan keturunan demi garis keluarga. Sebuah rencana nekat dijalankan; ia diam-diam mencampurkan obat ke dalam minuman istri dan ayahnya sendiri. Keputusan gelap tersebut seketika mengubah segalanya, menyeret kehidupan mereka ke dalam pusaran konflik yang tak lagi terkendali.
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Anisa Rahma memulai hidup baru sebagai istri Seno Bagaskara, pria kaya raya yang membawanya tinggal di kediaman besar keluarga. Namun, situasi menjadi rumit karena mereka harus berbagi atap dengan saudara ipar lainnya. Di balik kemewahan tersebut, Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno dan suami dari iparnya menyimpan hasrat terlarang kepadanya. Kini, Anisa terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah itu. Sanggupkah ia bertahan?
Sampul Novel En-PD158
8.7
Tiga tahun menikah, Zhou Yu'an mendadak meminta cerai dari istrinya demi menyelamatkan putra kandungnya bersama Lin Yanran yang menderita leukemia. Ia memohon izin untuk memiliki anak lagi dengan sang mantan agar sel bayi baru lahir itu bisa menjadi obat, sambil berjanji akan kembali setelah misi medis itu selesai. Namun, di tengah tangis kepedihan suaminya, sang istri menemukan pesan provokatif dari Yanran yang sudah menanti Yu'an untuk segera menghamilinya malam ini juga.
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Duniaku runtuh saat menangani pasien VIP bernama Evelyn Santoso. Tunangan yang ia tangisi adalah suamiku, Bima. Namun di foto itu, dia adalah Brama Wijaya, taipan kejam, bukan pria konstruksi yang kurawat saat amnesia. Brama masuk tanpa mengenaliku, lalu memeluk Evelyn dan membisikkan janji setia yang sering ia ucapkan padaku. Melalui tatapan dinginnya, ia menegaskan bahwa pernikahan kami adalah aib rahasia yang harus segera ia lenyapkan selamanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan