Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perang Ego Dalam Jodoh Paksa

Perang Ego Dalam Jodoh Paksa

Alina Darya, yatim piatu yang berjuang menghidupi neneknya, terjebak dalam nasib buruk setelah berselisih dengan pria kaya bernama Rayan Syahmir. Rayan yang angkuh dan merasa terhina nekat membalas dendam dengan memaksa Alina masuk ke pernikahan tanpa cinta. Meski hidupnya hancur, Alina tetap bertahan dalam doa. Namun, kebencian Rayan perlahan berubah menjadi ketertarikan yang tak terduga. Mampukah cinta tumbuh di tengah ego dan luka yang mendalam?
Bab
Bagikan

Bab 2

Alina terbangun keesokan harinya dengan kepala yang masih berdenyut akibat malam yang penuh dengan kecemasan. Tidur yang nyenyak sepertinya telah menjadi barang langka dalam hidupnya. Begitu banyak hal yang harus dipikirkan-kue-kue yang harus dijual, uang yang harus dikumpulkan, dan tentu saja, takdir yang seakan menjeratnya tanpa ampun. Namun, yang paling mengganggu pikirannya adalah Rayan. Kata-katanya yang tajam terus terngiang di telinganya, mengulang-ulang perasaan terhina yang tidak bisa dia lupakan.

Pagi itu, Alina berusaha melupakan pertemuan yang menghancurkan hatinya. Dia menyibukkan diri dengan pekerjaan di rumah, membantu neneknya yang sedang sakit. Neneknya satu-satunya keluarga yang dimiliki Alina setelah kedua orang tuanya meninggal. Mereka berdua sudah seperti dua jiwa yang saling bergantung, hidup dalam dunia kecil mereka yang penuh dengan kenangan pahit. Alina berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak menyerah, meskipun dunia terasa begitu berat.

Namun, seperti takdir yang tidak pernah memberi ruang untuk penghindaran, Rayan datang lagi ke kantin tempat Alina bekerja. Kali ini, dia tidak datang sendirian. Di sampingnya, ada seorang pria paruh baya yang tampak sangat berkuasa. Seorang pengusaha besar yang tidak asing di telinga siapapun. Namanya, Darius Syahmir, ayah dari Rayan.

Alina terkejut melihat kedatangan mereka. Rayan mendekat, kali ini dengan ekspresi yang lebih serius, hampir seperti seseorang yang membawa beban besar. Darius, yang merupakan orang yang penuh karisma, menatap Alina dengan tatapan yang sulit dibaca. Alina merasa cemas, dan keringat dingin mulai membasahi pelipisnya.

"Alina Darya, bukan?" Darius memulai percakapan dengan suara yang dalam dan penuh tekanan. "Saya dengar kamu anak yang tangguh, meskipun kehidupanmu tidak mudah."

Alina terdiam sejenak, bingung dengan arah percakapan yang baru saja dimulai. "Iya, Pak. Itu saya," jawabnya perlahan.

Rayan berdiri di sebelah ayahnya, wajahnya tetap tertutup, namun ada sesuatu dalam tatapannya yang membuat Alina merasa seperti dia sedang menjadi bahan perbincangan yang tidak diinginkan.

"Begini," Darius melanjutkan. "Rayan dan saya telah mempertimbangkan beberapa hal. Kamu tahu, keluarga kami membutuhkan seseorang yang dapat dipercaya, seseorang yang memiliki kualitas tertentu. Kami berpikir... kamu mungkin bisa membantu kami."

Alina merasa seakan bumi berguncang di bawahnya. Apa yang mereka maksud dengan "membantu"? Rayan, yang sedari tadi diam, akhirnya membuka mulut, suaranya terdengar seperti perintah.

"Kamu akan menikah dengan saya, Alina."

Kata-kata itu datang begitu saja, memukul Alina seperti petir yang menerpa tanah kering. Jantungnya berhenti sejenak. Semua yang ada di sekitar seakan menghilang. Di matanya, hanya ada wajah Rayan yang penuh dengan kebencian tersembunyi.

"Menikah? Dengan... kamu?" Alina berkata, suaranya hampir tidak terdengar, kebingungannya membuatnya kehilangan kata-kata.

"Ya," jawab Rayan dingin. "Kamu tidak punya pilihan. Pernikahan ini sudah diatur. Kamu tidak punya hak untuk menolak."

Alina memandang Rayan, namun kali ini tidak ada rasa tertarik yang ia rasakan sebelumnya-hanya kemarahan yang perlahan mengalir dalam dirinya. "Kenapa? Kenapa saya?" tanya Alina dengan suara yang sedikit gemetar, namun ia berusaha keras untuk tetap tegar.

Darius melangkah maju, menyampaikan alasan yang lebih jernih. "Kami tahu tentang kondisi keluargamu. Dan kami juga tahu kamu tidak punya banyak pilihan. Pernikahan ini adalah solusi terbaik bagi kita semua."

Rayan menambahkan dengan nada yang lebih keras, "Tidak ada yang lebih mudah daripada itu. Kamu tidak bisa berbuat apa-apa. Kita akan menikah, dan kamu akan menjadi bagian dari keluarga kami."

Alina merasa dunia terhenti. Apa yang sedang mereka bicarakan? Pernikahan terpaksa ini adalah hasil dari rencana yang lebih besar, sebuah pengorbanan yang dipaksakan. Namun, satu hal yang Alina tahu pasti-dia tidak bisa melarikan diri dari takdir ini. Hidupnya sudah berubah, dan tidak ada jalan mundur. Rayan, dengan segala keangkuhannya, telah mencap dirinya sebagai bagian dari permainan ini.

Malam itu, setelah percakapan yang menyesakkan dan tak terhindarkan, Alina kembali ke rumah neneknya dengan langkah berat. Setiap langkah yang ia ambil seakan semakin mengarah ke jurang yang lebih dalam, ke pernikahan yang tidak diinginkan. Di dalam hati, dia berdoa agar semuanya berubah, agar takdir yang kejam ini bisa diubah menjadi kebahagiaan.

Namun, meski berdoa sekeras apapun, dia tahu satu hal: hidupnya kini berada di tangan orang lain. Keputusan yang tidak bisa dia hindari akan segera terjadi. Rayan dan keluarganya sudah merencanakan segalanya, dan Alina hanya bisa mengikuti arus tanpa bisa melawan.

Pernikahan terpaksa ini adalah awal dari sebuah perjalanan yang penuh dengan kegelapan. Tetapi, mungkin di balik semua itu, ada secercah cahaya yang akan membawa perubahan. Atau justru, kebahagiaan yang diharapkannya hanyalah sebuah mimpi yang tak akan pernah terwujud.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Sampah
8.1
Trauma kekerasan seksual mengubah Berlian menjadi sosok tomboi yang nakal. Merasa dirinya kotor dan tak berharga, ia menutup hati serta menghindari hubungan dengan pria mana pun. Berlian yakin tidak akan ada lelaki yang tulus menerimanya. Namun, takdir membawanya bertemu seorang pria kaya raya yang mengubah segalanya. Akankah kehadiran sosok miliarder ini menyembuhkan luka masa lalunya yang kelam, atau justru memberikan penderitaan baru yang lebih menyakitkan?
Sampul Novel Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang
8.1
Tiga tahun mencintai Elton hancur seketika saat ia mencampakkan Jilly ke laut demi menyelamatkan Rachel. Di tengah pengkhianatan itu, Jilly menyembunyikan kehamilannya dan merancang pelarian dari pernikahan beracun mereka. Saat Elton akhirnya menemukan persembunyian Jilly dalam kondisi hancur, ia memohon pengampunan demi sang buah hati. Namun, bagi Jilly, sosok ayah dari bayinya telah mati sejak hari suaminya lebih memilih wanita lain daripada nyawanya sendiri.
Sampul Novel Kepentok Cinta Sang Idol
8.2
Adara adalah seorang jurnalis yang terjebak dalam masalah besar setelah dituduh menyebarkan rumor negatif tentang Benard, seorang aktor ternama. Kesalahpahaman ini membuat sang idola merasa sangat terganggu dan memojokkan posisi Adara. Namun, situasi justru berkembang ke arah yang tidak terduga saat benih cinta mulai tumbuh di antara mereka. Kini, Adara harus menghadapi dilema rumit antara karier dan perasaan cintanya kepada sang aktor pujaan.
Sampul Novel Mbak, I Love You
8.8
Halil secara mengejutkan menyatakan perasaannya kepada Innara, atasan yang usianya dua tahun lebih tua. Meski Innara menolak mentah-mentah dan merasa lebih pantas menjadi kakak, Halil justru menegaskan niatnya untuk langsung menjadikan Innara istrinya. Dengan penuh percaya diri, putra Nadira dan Erhan ini bahkan menggoda Innara soal perbedaan fisik mereka. Kisah romansa modern ini mengikuti perjuangan Halil meluluhkan hati sang atasan yang dingin.
Sampul Novel Dituduh Sebagai Simpanan Setelah Membeli Guci Abu Seharga 16 Miliar
7.9
Pemakaman keluarga berubah kacau saat seorang wanita asing melabrak sang istri sah dan menuduhnya sebagai simpanan. Di depan kerabat yang acuh, wanita itu merobek pakaian sang istri. Menolak ribut, sang istri memancingnya ke arah guci abu seharga hampir 20 miliar yang dibeli pacar wanita itu. Karena murka, wanita itu menghancurkannya berkeping-keping. Dia tidak tahu bahwa guci tersebut berisi abu ibu mertua sang istri, yang tidak lain adalah ibu kandung dari pacarnya sendiri.
Sampul Novel MR. AKSA
9.1
Menikah muda demi bakti kepada orang tua terpaksa kujalani meski harus bersanding dengan pria asing. Namun, duniaku runtuh saat mendengar rahasia besar bahwa calon suamiku ternyata tidak menyukai wanita. Bagaimana mungkin orang tuaku tega menjodohkanku dengan pria seperti itu? Kini aku terjebak dalam dilema besar, meratapi nasib dan berharap bisa melarikan diri. Aku butuh pertolongan untuk lepas dari jeratan pernikahan dengan pria yang tak normal ini.