Sampul Novel Pengkhianatan Berujung Luka

Pengkhianatan Berujung Luka

8.6 / 10.0
Merayakan pernikahan ke-30 sendirian, seorang istri mendapati suaminya memesan hotel di tengah alasan dinas. Saat ia menuntut penjelasan, sang putra justru membela ayahnya dan menuduhnya berlebihan. Muak dengan kepalsuan keluarga yang dianggap harmonis oleh orang lain, ia membulatkan tekad untuk bercerai. Namun, kecelakaan mobil sang suami justru memicu kemarahan putranya yang menyalahkan dirinya. Menghadapi kepura-puraan sang suami di ranjang rumah sakit, ia merancang pembalasan yang sesungguhnya.

Pengkhianatan Berujung Luka Bab 1

Tepat di hari peringatan 30 tahun pernikahan kami, suamiku masih dalam perjalanan dinas. Makanan di meja sudah dingin. Di tengah aku masih menunggu kedatangannya, aku menerima notifikasi suamiku reservasi hotel.

"Aku masih dinas, bukankah wajar aku menginap di hotel?"

Suamiku masih merahasiakan, lalu aku meminta bukti video darinya, tetapi dia tidak membalas pesanku lama.

Putraku menyeletuk, "Bu, jangan bertingkah berlebihan. Bukankah Ayah bekerja keras juga untuk kita berdua?"

Semua orang menganggap aku adalah ibu rumah tangga yang bahagia karena memiliki suami yang perhatian dan putraku memiliki karier yang sukses. Namun, ketika aku menerima notifikasi reservasi hotel, seketika aku merasa muak.

Mereka mengira aku tidak tahu apa-apa.

Aku ingin bercerai.

Semua pengorbananku selama 30 tahun ini ternyata tidak dihargai.

"Kamu bukan anak kecil lagi, berhentilah membuat keributan!"

Suamiku memohon agar kami tidak bercerai. Dalam perjalanan pulang di tengah malam, suamiku mengalami kecelakaan mobil. Putraku marah dan mengatakan bahwa aku tidak becus menjadi istri maupun ibu.

Melihat anakku emosi dan suamiku yang pura-pura terbaring lemah di ranjang, aku mencibir dalam hati.

Kalau kamu suka pura-pura sakit, aku akan membuatmu lumpuh selamanya!'

Tepat di hari peringatan 30 tahun pernikahan kami, suamiku masih dalam perjalanan dinas. Di tengah aku masih menunggu kedatangannya, aku menerima notifikasi reservasi hotel.

"Aku masih dinas, bukankah wajar aku menginap di hotel?"

Suamiku masih merahasiakan. Dia mengatakan pergi dinas ke luar kota untuk penelitian arkeologi, nyatanya dia pesan hotel di pusat kota.

Putraku menyeletuk, "Bu, jangan bertingkah berlebihan. Lagi pula, tanpa Ayah, Ibu nggak bisa apa-apa."

Semua pengorbananku selama 30 tahun ini ternyata tidak dihargai.

Suamiku memohon agar kami tidak bercerai. Dalam perjalanan pulang di tengah malam, suamiku mengalami kecelakaan mobil. Putraku pun marah besar dan mengatakan bahwa aku tidak becus menjadi istri dan tidak pantas mendapat bagian dari harta yang akan diwarisinya.

Melihat anakku emosi dan suamiku yang pura-pura terbaring lemah di ranjang, aku mencibir dalam hati.

Kalau kamu suka pura-pura sakit, aku akan membuatmu lumpuh selamanya!'

Ketika aku mendapat notifikasi reservasi hotel, makanan di meja sudah tiga kali dihangatkan.

"Selamat menginap di Hotel Seruni! Semoga liburan Anda menyenangkan!"

Aku tertegun ketika membaca notifikasi itu, hatiku sakit sekali.

Nama suamiku adalah Hendra Suwanto. Dia merupakan profesor arkeologi yang sangat dihormati. Dikarenakan sangat jarang ada tenaga ahli di bidang arkeologi, pihak universitas mempekerjakan dia kembali.

Hendra sangat mengutamakan pekerjaannya. Meskipun hari ini adalah hari perayaan ulang tahun pernikahan kami, dia lebih memilih pergi dinas. Dia buru-buru pergi dinas tanpa berpamitan denganku.

Biasanya, aku yang mengurus segala keperluannya. Setiap kali pergi dengan tim arkeologi, aku yang mengemas pakaian dan peralatan yang dia butuhkan. Tidak hanya itu, kadang aku juga yang memesan akomodasi tim.

Sudah 30 tahun kami menikah, sosok suamiku dikenal sebagai seorang cendekiawan terkemuka yang selalu berpenampilan rapi dan memiliki segudang prestasi.

Sedangkan aku, sepenuhnya mengabdikan diri sebagai istri dan mendukungnya dari belakang. Kami berdua jarang bertemu. Pergi dinas mendadak di tengah malam sudah hal biasa. Bisa dikatakan bahwa aku merawat anakku dan orang tua sendirian, serta membantu urusan lainnya.

"Ibu lihat apa, sih? Aku panggil dari tadi, Ibu nggak menyahutku."

"Ayahmu pergi dinas. Kita makan duluan saja, aku lapar."

Terdengar suara anakku. Anakku melihat ke layar ponsel, wajahnya terlihat tertegun ketika membaca notifikasi di ponselku. Setelah itu, ekspresinya mulai santai lagi.

"Bu, itu kan Cuma notifikasi? Buat apa dilihat terus?"

Hatiku sakit sekali. Tidak ada satu kata pun bisa kuucapkan.

Aku telah menjadi istri Hendra selama puluhan tahun, satu-satunya orang yang paling memahami apa yang dibutuhkan untuk kelancaran pekerjaannya.

Hendra menjelaskan bahwa tujuan dinas kali ini untuk menggali makam kuno di daerah pegunungan, sedangkan letak hotel yang Hendra pesan ada di pusat kota. Jarak antara hotel dengan lokasi penggalian makam sangat jauh.

Tas arkeologi Hendra masih tertinggal di ruang kerjanya, bahkan sekop yang biasa dia pakai dan jubah anti air untuk masuk makam juga tidak dia bawa.

Karena biasanya aku yang membantu Hendra memesan hotel, jadi pemesanan hotel memakai nomor ponselku. Hendra lebih fokus pada urusan akademik, jadi dia tidak terlalu memperhatikan hal-hal kecil seperti mengganti nomor ponsel untuk keperluan pemesanan hotel.

Hanya dia yang paling tahu alasan Hendra pergi dengan tergesa-gesa.

Selama 30 tahun pernikahan kami, aku berubah dari gadis menjadi wanita setengah baya, sedangkan Hendra masih terlihat tampan dan menawan seiring bertambahnya usia.

Aku memiliki suami yang perhatian, seorang putra yang sukses, menantu yang berbakti, dan cucu perempuan yang lucu.

Semua memujiku beruntung. Aku memiliki banyak panggilan, yaitu Nyonya Suwanto, Bu Profesor, Ibu, Nenek ….

Waktu berlalu sia-sia, sampai aku nyaris melupakan nama asliku.

Apakah pengorbananku selama ini sia-sia?

Hatiku rasanya seperti tertusuk-tusuk. Aku memandang obrolan di ponsel dengan tatapan kosong.

Pesan terakhir yang Hendra kirim di perjalanan adalah meminta maaf kepadaku.

"Sayang, maafkan aku. Tim arkeologi mendesakku datang membantu mereka. Aku akan berikan hadiah perayaan ulang tahun pernikahan di rumah, ya."

Aku menatap layar ponsel sambil meneteskan air mata.

"Hendra, ayo kita bercerai."

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Pengkhianatan Berujung Luka

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Menikahi pria yang pernah ditolak di masa lalu membawa dilema besar dalam sebuah perjodohan. Apakah dia bertahan karena cinta yang tersisa, atau justru merencanakan balas dendam atas luka lama? Sebagai pasutri, mereka dipaksa menjalani komitmen di tengah bayang-bayang masa lalu yang kembali mengusik ketenangan. Di dunia Chronophile, di mana waktu sangat dihargai, rahasia dan konflik mulai menguji kesetiaan mereka dalam mempertahankan rumah tangga ini.
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan mobil, punggungku hancur oleh luka bakar. Selama empat tahun masa komanya, aku setia merawatnya. Namun setelah sadar, ia justru menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat aku diserang preman. Baginya, aku hanyalah beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya menuju bandara.
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota adalah pemuda dua puluh tahun yang sangat malas dan pengangguran. Meski cerdas dalam kelicikan, ia hanya menghabiskan waktu dengan gawainya. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam bagi ibunya, Artisa. Sebagai wanita pekerja keras yang juga memiliki sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat buruk putranya secara total. Ia menempuh metode ekstrem dengan mentransformasi fisik Sota. Berhasilkah rencana Artisa mengubah jati diri Sota melalui perubahan tubuh tersebut?
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian pernah bersumpah takkan menikah karena menganggap wanita hanya teman tidur. Namun, prinsip itu goyah sejak ia bertemu sekretarisnya, Adeeva Adelia Albert, yang sama sekali tidak tertarik menggodanya. Xavier merasa pertemuan ini adalah anugerah terindah, sementara Adeeva sempat menganggap Xavier sebagai hal terburuk dalam hidupnya. Kini, kebencian itu berubah menjadi hari-hari penuh keindahan bagi mereka berdua.
Sampul Novel Nafsu Kakak Tiriku
9.6
Nando menyimpan obsesi gelap terhadap Laily, adik tirinya yang tampak anggun dan bersahaja. Puncak kegilaan Nando terjadi saat ia nekat mencoba menodai Laily di tengah malam ketika sang adik hendak beribadah. Beruntung, seorang pemabuk bernama Abdi datang menyelamatkan Laily. Namun, situasi berbalik tragis saat Abdi justru difitnah melakukan tindakan asusila. Akibat kesalahpahaman itu, Abdi terpaksa menikahi Laily demi menanggung beban fitnah yang menimpanya.
Sampul Novel Rahasia Kafe Suamiku
9.5
Dara Jelita, remaja 18 tahun, terpaksa menikah dengan Raka Barawijaya karena tuntutan ayahnya. Ia bertekad membongkar rahasia kelam di balik Kafe Nirwana milik suaminya demi mendapatkan kebebasan. Namun, penyelidikan itu justru menjeratnya dalam misteri yang lebih dalam bersama sosok Raka yang buas. Kini, Dara terjebak dalam dilema besar antara menghancurkan bisnis suaminya atau menyelamatkan pria tersebut dari ancaman yang ada.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan