Sampul Novel Pengantinku Menyembunyikan Banyak Rahasia

Pengantinku Menyembunyikan Banyak Rahasia

9.0 / 10.0
Pertemuan tak terduga menyatukan Helena dengan pria berkuasa bernama Charlie. Meski tampak lugu, Helena menyimpan rahasia sebagai ahli jenius dengan kekuatan luar biasa yang ditakuti keluarga elite. Charlie yang protektif bersumpah melindungi sosok yang ia anggap rapuh tersebut. Namun, saat Helena berhasil melarikan diri, Charlie pun gelisah mencarinya ke penjuru dunia. Baginya, Helena adalah kunci penting yang akan membantunya meraih puncak kesuksesan tertinggi.

Pengantinku Menyembunyikan Banyak Rahasia Bab 1

Alis Helena Gibson berkerut penuh kecemasan saat dia menatap pada hasil tes kehamilan di tangan. Ketegangan yang semula menguasai tubuhnya seolah-olah akhirnya menghilang dengan munculnya satu garis yang menunjukkan hasil negatif.

"Gedebuk!"

Suara pintu kamar mandi yang ditendang begitu kuat menyadarkan Helena dari kelegaannya yang hanya bertahan selama beberapa waktu.

Ekspresi di wajahnya seketika berubah panik saat dia menoleh ke datangnya suara mengagetkan itu, matanya terbelalak lebar oleh rasa ngeri.

Seorang pria menyerbu masuk, ketidaksabarannya meledak memenuhi seluruh ruang kosong yang ada. "Kamu memakan waktu begitu lama di sini! Apa sudah kamu periksa? Jadi, kamu hamil atau tidak?

Helena berdiri diam dengan sekujur tubuh gemetar hebat, wajahnya pucat pasi, tahi lalat merah kecil di dekat matanya memudar saat dia dikuasai rasa takut.

Tubuh tinggi pria itu menjulang di atasnya seperti binatang buas siap menerkam, kehadirannya terasa menindas dan mengancam.

Dengan mata memerah dan suara memerintah, dia mencengkeram lengan Helena dengan kasar. "Tunjukkan padaku alat tesnya. Sekarang."

Dengan tangan gemetar, Helena mengulurkan alat tes kehamilan ke arah pria itu.

Tanpa banyak bicara dia menyambarnya, tawanya dingin dan meremehkan sementara matanya menyala dengan kilatan berbahaya.

Helena menegang, menyadari diamnya pria itu hanya ketenangan sesaat sebelum badai sesungguhnya datang.

Namun kali ini, pendekatan pria itu sangat lembut saat dia membelai pipi Helena, kekejamannya ditutupi oleh kelembutan palsu. "Sayang, tidak apa-apa. Kita akan mencoba lagi hari ini. Jika kamu tidak hamil juga, aku mungkin akan meninggalkanmu di sana selamanya."

Kilatan tajam perlawanan sekilas muncul di mata Helena, meski ekspresi panik tetap terukir di wajahnya saat air mata mulai menggenang di pelupuk matanya.

Senang melihat sikap Helena yang terlihat lemah, pria itu mempererat cengkeramannya di pergelangan tangan wanita itu, dan menyeretnya secara paksa ke ruangan lain.

"Gedebuk!"

Pintu terbanting menutup, suara kencangnya bergema di seluruh ruangan saat wanita-wanita lain di ruangan itu serempak menoleh, ada keputusasaan hampa yang sama terukir di wajah mereka semua.

Sama seperti Helena, mereka terjebak di rumah kumuh ini, menunggu nasib mereka sebagai objek pemuas nafsu bagi kaum elit di pulau terpencil di suatu tempat di Eyrery.

Sebulan sebelumnya, Helena secara paksa dibawa ke tempat ini.

Dia adalah putri sulung Keluarga Gibson, kekayaan keluarganya bergantung pada dukungan kerabat kaya ibunya. Sayangnya, kemalangan menimpanya saat ibunya meninggal muda, dan dalam waktu tiga bulan, ayahnya menikah lagi, sehingga Helena memiliki adik tiri, Eunice Gibson.

Kematian ibu Helena membuat hati kakeknya hancur dalam kesedihan, menyebabkan kondisi kesehatannya terus menurun dan akhirnya menemui ajalnya dalam waktu singkat, menjadikan Helena sebagai anggota keluarga yang terlupakan dalam keluarganya sendiri.

Untuk menghindari konflik, Helena menyendiri, tidak menantang kehadiran Eunice. Akan tetapi, Eunice dan ibunya bertekad untuk memastikan Helena hidup dalam kesengsaraan, merampas kehangatan dan semua yang dia butuhkan untuk hidup nyaman, serta dengan rakus mengincar kekayaan Keluarga Gibson.

Kepahitan Helena semakin parah karena pengkhianatan pada ulang tahunnya yang ke-21, ketika keluarga tirinya memberinya obat bius dan menjualnya ke sebuah pulau terpencil di area lepas pantai Eyrery.

Merenungkan nasibnya yang malang, tatapan Helena dipenuhi tekad.

Dia melangkah ke depan, dan para wanita yang ada di sudut bergeser untuk memberi ruang baginya.

Dalam situasi buruk seperti ini, sangat penting bagi para korban untuk bersatu, tapi tidak seorang pun berani mendekatinya, mata mereka terbelalak lebar oleh rasa takut.

Pada hari pertama Helena di sini, tersebar rumor bahwa dia telah dibawa ke sebuah klub dan telah melayani klien penting.

Sejak saat itu, dia harus menjalani tes kehamilan secara berkala, bukti bahwa orang yang ada di balik semua kekacauan ini sangat menginginkan dia hamil, mungkin untuk memeras klien yang berpengaruh itu.

Tidak diragukan lagi, sosok klien misterius ini pasti kaya raya.

Wanita berambut pendek di sebelah Helena berbisik khawatir, "Hei, apakah kamu hamil?"

Tanpa disadari, tangan Helena mengepal erat.

Pikirannya kembali pada malam hari itu di klub, upayanya untuk melarikan diri membawanya ke sebuah ruangan pribadi yang remang-remang.

Tiba-tiba ditarik dan dipaksa bersandar ke sofa, dia mendapati dirinya menatap langsung ke dalam mata dingin yang tajam saat sebuah tangan mencengkeram dagunya.

Meski mampu membela diri, pisau di tenggorokannya membuatnya tidak bisa melakukan apa-apa.

Pelecehan seksual yang dia terima selanjutnya sebagai pengalaman pertamanya hanya campuran kabur dari rasa sakit dan pakaian sobek, hal terakhir yang dia ingat sebelum kehilangan kesadaran adalah tato Henna yang rumit dan menyeramkan di tangan pria itu yang bersinar seperti pertanda bahaya saat bermandikan cahaya redup.

Ketika dia kembali tersadar, dia sudah berada di apartemen tempat gadis-gadis malang ini disekap.

Helena merasakan betapa gawat situasinya, semua ini hanyalah awal dari penderitaan panjang.

Tidak lama kemudian, dia kembali dikawal keluar dari apartemen.

Pikirannya berkecamuk liar saat dia mengikuti pria itu dalam diam. Dia tidak mampu bertahan satu malam lagi di klub itu. Tidak peduli apa yang terjadi, dia harus melarikan diri. Dia perlu membalas dendam atas semua penderitaan yang dia terima di masa lalu dan merebut kembali warisan yang ditinggalkan ibunya.

Namun, kehati-hatian adalah yang terpenting; pria itu memiliki pistol.

Di puncak keputusasaannya, dia bertindak.

Dengan keganasan yang tidak disangka-sangka, Helena mendorong pria itu ke samping dan berlari ke tangga!

Terkejut, pria itu terhuyung ke depan, tetapi kemudian bangkit kembali, berteriak ke arahnya dengan penuh amarah, "Sialan! Kamu pikir kau bisa melarikan diri? Aku akan membunuhmu!"

Helena tidak menoleh ke belakang saat dia melanjutkan pelariannya untuk menuruni tangga dengan tergesa-gesa. Begitu sampai di lantai dua, tanpa ragu dia langsung memanjat ke ambang jendela.

Saat tangan pria itu nyaris mencengkeramnya, dia melompat!

Suara derit rem yang keras memecah kesunyian saat dia menghantam trotoar.

Dibutakan oleh lampu depan yang menyilaukan, dia terjatuh. Suara khas sepatu kulit melangkah mendekatinya melewati jalan berbatu, berhenti di hadapannya.

Dengan mata buram dan linglung, Helena melihat kilauan sepatu kulit hitam memasuki pandangannya, dan sebuah suara berat yang membuat bulu kuduknya merinding berkata dari atasnya, "Akhirnya aku menemukanmu."

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Pengantinku Menyembunyikan Banyak Rahasia

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Menikahi pria yang pernah ditolak di masa lalu membawa dilema besar dalam sebuah perjodohan. Apakah dia bertahan karena cinta yang tersisa, atau justru merencanakan balas dendam atas luka lama? Sebagai pasutri, mereka dipaksa menjalani komitmen di tengah bayang-bayang masa lalu yang kembali mengusik ketenangan. Di dunia Chronophile, di mana waktu sangat dihargai, rahasia dan konflik mulai menguji kesetiaan mereka dalam mempertahankan rumah tangga ini.
Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania adalah pengacara berani yang rela bertaruh nyawa demi keadilan. Ia kerap berselisih dengan Yudi, pria dingin yang telah menjadi rivalnya sejak kecil. Meski selalu menolak dijodohkan, takdir memaksa keduanya bersatu dalam ikatan pertunangan rahasia dari orang tua mereka. Di tengah gejolak benci dan cinta, Tania harus menghadapi bahaya besar saat melawan Wijaya, konglomerat kejam di balik kasus perdagangan manusia. Akankah benih cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun Jessica mengabdi sebagai istri, namun pengorbanannya dibalas luka mendalam. Setelah resmi menceraikan Aaron, ia bangkit secara mandiri menjadi desainer ternama dan pengusaha sukses tanpa bantuan harta keluarga. Saat Jessica menikmati puncak karier dan kebebasannya, Aaron justru datang kembali dengan penyesalan besar. Sang mantan suami memohon kesempatan kedua untuk memperbaiki segalanya. Akankah Jessica luluh atau tetap teguh pada pilihannya?
Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil yang polos menemukan sebuah patung beruang di jalanan dan memutuskan untuk membawanya pulang. Ia merawat benda itu dengan penuh kasih sayang tanpa menyadari identitas aslinya. Tak disangka, patung tersebut merupakan inkarnasi sosok pria muda yang perkasa. Hingga Melinda tumbuh menjadi gadis cantik, wujud beruang itu tetap bertahan sampai muncul ketegangan yang mengubah segalanya. Akankah hubungan unik antara manusia dan dewa ini berakhir bahagia?
Sampul Novel En-PD154
9.0
Setelah memenangkan sepuluh laga beruntun di arena, aku justru dikhianati Roderick. Tunanganku itu malah bermesraan dengan cinta pertamanya dan membiarkan wanita itu menghinaku sebagai sosok kasar yang tak berkelas. Kelembutannya kemarin sirna, berganti pengakuan cinta untuk wanita lain di hadapanku. Dengan hati yang mendingin, aku menghubungi ayahku sang bos mafia. Aku meminta pernikahan dibatalkan karena aku ingin mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian pernah bersumpah takkan menikah karena menganggap wanita hanya teman tidur. Namun, prinsip itu goyah sejak ia bertemu sekretarisnya, Adeeva Adelia Albert, yang sama sekali tidak tertarik menggodanya. Xavier merasa pertemuan ini adalah anugerah terindah, sementara Adeeva sempat menganggap Xavier sebagai hal terburuk dalam hidupnya. Kini, kebencian itu berubah menjadi hari-hari penuh keindahan bagi mereka berdua.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan