Sampul Novel CEO Mesum

CEO Mesum

9.1 / 10.0
Alice Handerson adalah sekretaris tegas yang harus menghadapi perilaku provokatif bosnya setiap hari. Meski profesional, ia sering terjebak dalam situasi penuh godaan dan makna ganda di kantor. Saat sang atasan mengajukan tawaran skandal, Alice terjepit antara logika dan keinginan hati yang membingungkan. Hubungan benci tapi rindu ini memaksa mereka menjelajahi batas kekuasaan dan cinta dalam narasi romansa kontemporer yang berani dan penuh gejolak.

CEO Mesum Bab 1

"Cepat cari kerja dan jangan malas-malasan di rumah, Alice. Kamu baru

saja dipecat karena menendang anak bosmu dan sekarang kamu enakenakan nonton dan makan seenaknya!" Seorang wanita paruh baya

mengomel dengan membawa kemoceng di tangannya.

"Nanti dulu, Ma. Aku masih ingin istirahat. Lagian anak bos songong

banget, bagaimana aku tidak emosi jika dia memegang pantatku.

Bayangkan, pantatku dipegang dan dia tidak mau minta maaf, sungguh

kurang ajar sekali!" Gadis yang bernama Alice itu bercerita dengan penuh

emosi.

"Berhenti mengeluh dan mencari pekerjaan! Aku tidak mau terus menerus

memberimu uang aku ini sudah tua tolong mengerti!" Wanita paruh baya

tadi terlihat kesal saat mengatakan itu.

Alice Handerson berwajah cantik, berkulit mulus berambut panjang. Sudah

banyak lelaki yang jatuh hati pada Alice. Namun, semua berujung

penolakan saat tahu ke mana arah pandang mereka. Dada Alice, dada Alice

memang tergolong idaman para pria tidak kecil dan tidak besar layaknya

artis yang menggunakan alat bantu pembesar payudara.

Alice sangat tidak menyukai lelaki yang seperti itu. Dia menyukai lelaki

yang mencintainya apa adanya bukan ada apanya. Pasti wanita mana pun

juga menginginkan yang seperti itu.

"Baiklah, Mama. Aku akan mencari pekerjaan sekarang." Alice akhirnya

mengalah dan meninggalkan tempat terenak miliknya.

"Ayahmu bilang Royal Garden membuka lowong pekerjaan, datang saja ke

sana siapa tahu kamu diterima. Royal Garden termasuk perusahaan besar

yang sudah bertaraf internasional gaji di sana juga besar kalau diterima di

sana kamu pasti juga bisa masuk di perusahaan ayahmu." Orang itu berujar

dengan santai dan membersihkan debu-debu yang ada di sana.

Alice melirik ibunya dengan kesal. Alice bukanlah anak orang yang tidak

berkecukupan bisa dibilang dia hidup serba berkecukupan. Namun,

keluarganya tidak mau memberi uang setelah Alice selesai lulus kuliah,

diharuskan untuk mencari kerja sendiri dan mencari uang sendiri.

Ayah Alice Patter Henderson pembisnis ulung yang sudah puluhan tahun

berkecimpung di dunia bisnis. Namanya bukan hanya isapan jempol

semata, nama Patter sudah melambung tinggi selama beberapa dekade ini.

Patter memang seorang pembisnis. Namun, dia menolak dengan tegas awak

media mengetahui mengenai tentang masalah pribadi entah itu istri, rumah,

anak, keluarga, dan segalanya dia menolak membuka suara tentang itu.

Sedangkan ibu Alice adalah Resti Adiwangsa ibu rumah tangga yang tegas

dan pemilih dalam segala hal. Sikapnya yang seperti itu tidak jarang

membuat Alice dan ibunya bertengkar karena berbeda pendapat.

Alice berganti pakaian dan siap-siap untuk mencari pekerjaan ke tempat di

mana yang dibicarakan oleh ibunya tadi. Dia hanya mampu berharap bahwa

mereka akan berbaik hati memberikan dirinya pekerjaan dan bisa bekerja

dengan giat untuk menumpuk pundi-pundi uang yang akan memenuhi kartu

kreditnya.

"Aku berangkat dulu, Mama. Jangan lupa bersihkan rumahnya dengan

benar." Alice berucap dengan santai dan berlalu pergi.

"Dasar anak durhaka! Bukannya membantu ibunya membersihkan malah

menyuruh orang tua untuk membersihkan rumah dengan bersih!" Suara

teriakan dari Resti membuat Alice menyunggingkan senyum saat

mendengar itu.

Berjalan menjauh untuk mencari kendaraan umum yang seharusnya masih

ada di jam sembilan ini. Alice hari ini hanya perlu menyerahkan surat

lamaran kerja dan menunggu interview lalu pengumuman diterima atau

tidak.

Setelah menyerahkan surat lamaran akhirnya Alice bisa berdiam sejenak

sebelum gilirannya untuk melakukan interview.

Alice memutuskan untuk pergi ke toilet sebentar untuk berbenah diri.

"Perusahaan besar memang beda yang perusahaan biasa." Alice memoles

pelembab bibir.

Gerakan Alice terhenti saat mendengar bisik-bisik dari kamar mandi yang

tengah tertutup.

"Pelan-pelan, ughh, sakitt," bisikan dari dalam kamar mandi membuat

Alice membeku.

Alice mendekati pintu yang tertutup itu dengan pelan.

"Aku sudah pelan. Salahkan dirimu yang terlalu membuatku lupa diri,"

sahut suara seorang laki-laki.

Alice menutup mulutnya tidak percaya. Dia meninggalkan tempat kejadian

dengan pelan-pelan agar tidak ada yang menyadari keberadaannya.

"Apa yang baru saja aku dengar? Ini kantor bukan tempat berbuat mesum

seperti itu. Menjijikkan, andai aku punya keberanian aku akan melempari

mereka dengan tai kuda!" umpat Alice saat dia sudah menjauh dari toilet.

Benar-benar kantor yang panas, sehingga membuat Alice ingin segera

melempari sebuah kotoran kepada orang yang berbuat mesum seperti itu.

Meski Alice tidak melihat secara langsung dia juga bukan anak polos yang

tidak tahu apa sedang terjadi di dalam kamar mandi tadi.

"Aku heran. Bagaimana bisa perusahaan bobrok seperti ini mendapat gelar

bagus. Pegawainya saja sudah mencoreng nama baik perusahaan!"

Alice kembali ke tempat semula dengan wajah kesal yang terlihat begitu

kentara. Interview kali ini untuk bagian pemasaran dan sekretaris, itu

sebabnya begitu banyak yang hadir.

Alice memperhatikan banyaknya wanita modis yang datang untuk melamar

pekerjaan kali ini. Lelaki juga tidak kalah banyak, memang pekerjaan di

Royal Garden gaji tidak bisa dibilang rendah justru bisa dibilang sangat

tinggi untuk karyawan biasa.

Memang bisa dibilang keahlian Alice sudah cukup memadai untuk bisa

masuk ke perusahaan ini. Namun, jika secara baju maka Alice kalah total

jika dibandingkan dengan wanita yang lain. Menggunakan pakaian yang

serba tertutup. Jas perempuan menyembunyikan lekukan tubuh, rok di

bawah lutut, rambut yang diikat dengan rapi, benar-benar kalah dengan para

wanita yang berpakaian terbuka dan memperlihatkan lekuk tubuh dengan

jelas.

Setelah menunggu hampir satu jam akhirnya Alice mendapat giliran.

Dengan penuh percaya diri Alice melewati banyaknya peserta kali ini.

Di lain tempat seorang lelaki sedang merapikan baju miliknya dan duduk di

kursi dengan penuh wibawa. Dengan wajah datar dia menekan angka di

telepon dan terhubung dengan seseorang yang dihubungi.

"Bagaimana dengan interview hari ini?"

"Semua berjalan dengan lancar, Tuan Garham. Kami sudah menemukan

siapa yang pantas untuk menjadi sekretaris Anda."

"Bagus, hubungi besok. Suruh datang ke sini ada hal yang ingin aku

tanyakan kepadanya."

"Baik!"

Sambungan itu terputus sedangkan lelaki itu segera berdiri di tengah

ruangan. Memperhatikan sekitar.

"Sekretaris baru, ya. Ah, aku nanti harus membuatnya berada di bawahku

sampai aku bosan. Tidak, dia pasti wanita yang agresif dan akan segera

menerkamku saat aku menawarkan kasur. Benar, kasur. Aku harus

menyuruh beberapa orang untuk mengganti kasur di ruangan pribadiku."

Lelaki itu bermonolog kepada dirinya sendiri.

Alex Garham, pimpinan dari perusahaan Royal Garden. Reputasinya

sebagai lelaki yang suka berganti wanita sudah bukan rahasia lagi di

kalangan pekerja Royal Garden.

Seluruh wanita akan melemparkan diri dengan suka rela saat dia meminta

untuk berada di atas kasur sebagai penghangat kasur entah itu sekali atau

berkali-kali. Namun, sejauh ini dia hanya akan menggunakan sekali

selebihnya dia tidak akan menggunakan untuk kedua kalinya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi CEO Mesum

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly adalah siswi berprestasi yang mengidap galaktorea, sebuah kondisi hormon yang membuatnya memproduksi ASI meski belum pernah hamil. Suatu hari, rasa sakit akibat penumpukan cairan itu tak tertahankan hingga ia terpaksa meminta bantuan gurunya di sekolah. Kejadian tak terduga di ruang guru tersebut lantas mengubah segalanya. Berawal dari rahasia medis yang memalukan, hubungan mereka berkembang menjadi jalinan asmara yang rumit dan penuh risiko.
Sampul Novel Gairah Liar Uncle Sam
9.6
Shila merintih kesakitan saat Sam mulai merasuki dirinya dengan penuh gairah. Dalam suasana yang mencekam dan penuh risiko, Sam berbisik lirih agar Shila mengecilkan suaranya. Ia memperingatkan gadis itu bahwa orang tuanya bisa mendengar aktivitas rahasia mereka di dalam rumah tersebut. Ketegangan memuncak saat mereka berusaha menyembunyikan hubungan terlarang ini dari pendengaran ayah dan ibu Shila yang berada sangat dekat dengan mereka.
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Demi menyelamatkan kekasih Anthony Smith, Alicia Huang bersedia mendonorkan sumsum tulang belakangnya. Sebagai imbalan, ia memaksa Anthony menikahinya. Anthony setuju, namun dengan syarat identitas Alicia sebagai istrinya harus dirahasiakan dari publik. Menjalani peran sebagai istri yang disembunyikan layaknya simpanan, akankah ikatan kontrak ini bersemi menjadi cinta sejati atau justru berakhir dengan luka mendalam bagi keduanya?
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Pasca kehilangan Rizal, Sonia pindah ke apartemen kecil bersama dua anaknya, Alif dan Hana, demi lari dari duka. Di sana, ia bertemu Yudha, seorang duda karismatik yang membesarkan putrinya, Mira, sendirian setelah tragedi serupa. Meski sama-sama terluka, pertemuan di lorong apartemen itu memicu percikan emosi. Kini, mereka harus memilih: tetap terbelenggu kenangan pahit masa lalu atau meruntuhkan dinding ketakutan demi menyambut cinta baru yang hadir di depan mata.
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Penyesalan mendalam menghantui setelah perpisahan yang tak terelakkan terjadi. Kesadaran yang datang terlambat hanya menyisakan duka, karena tangisan tak mampu mengubah kenyataan. Kehadiran sosokmu sebelumnya telah memberi warna dan mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski mengenalmu membawa rasa sakit dan kesedihan, di sana pula kutemukan kebahagiaan sejati. Kini, andai waktu bisa diputar kembali, aku hanya ingin mengulang setiap detik bersamamu.
Sampul Novel Nafsu Kakak Tiriku
9.6
Nando menyimpan obsesi gelap terhadap Laily, adik tirinya yang tampak anggun dan bersahaja. Puncak kegilaan Nando terjadi saat ia nekat mencoba menodai Laily di tengah malam ketika sang adik hendak beribadah. Beruntung, seorang pemabuk bernama Abdi datang menyelamatkan Laily. Namun, situasi berbalik tragis saat Abdi justru difitnah melakukan tindakan asusila. Akibat kesalahpahaman itu, Abdi terpaksa menikahi Laily demi menanggung beban fitnah yang menimpanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan