Sampul Novel Papa Baru Untuk Anakku

Papa Baru Untuk Anakku

8.5 / 10.0
Dalam novel Papa Baru Untuk Anakku, Lily menjalani pernikahan kontrak dengan Keenan demi kebahagiaan putranya. Billionaire ini hanya ingin mewarisi perusahaan, namun perasaan mulai tumbuh di antara mereka. Baca romance stories ini untuk melihat konflik masa lalu dalam web novel populer.
Ringkasan Papa Baru Untuk Anakku
Demi membahagiakan sang putra yang mendambakan sosok ayah, Lily menyetujui pernikahan kontrak dengan Keenan. Sang pria pun membutuhkan istri demi mewarisi perusahaan besar keluarganya. Meski Keenan menegaskan tak akan menganggap Lily sebagai istri sungguhan, benih cinta perlahan tumbuh di antara mereka. Namun, kehadiran masa lalu yang tiba-tiba mengancam masa depan keduanya. Akankah mereka tetap bertahan atau justru memilih menyerah saat kenyataan mulai menghimpit?
Baca Selengkapnya

Papa Baru Untuk Anakku Bab 1

“Aku cuma mau papa," gumam anaknya.

 Lily hanya tersenyum getir usai mendengar kalimat barusan. Permintaan sederhana yang ternyata sangat sulit untuk dia wujudkan. Wanita bersurai panjang itu terdiam cukup lama sembari memandangi buah hatinya yang tengah sibuk menyantap makan siang. 

“Mau tambah lagi, hemm? Tempe goreng atau ikannya?” tanyanya dengan wajah yang terlihat kembali ceria. 

“Enggak. Aku sudah kenyang,” tolak Farel pelan. “Mama denger tidak yang aku katakan tadi? Aku mau papa datang di pesta ulang tahunku.” 

“I-iya. Akan mama usahakan ya, Sayang,” jawab Lily yang sebenarnya juga tak begitu yakin. 

“Atau aku yang telepon papa saja ya? Aku sudah kangen.” Gelengan Lily membuat bocah yang usianya hampir mencapai empat tahun tersebut seketika cemberut. “Kenapa sih? Papa sudah tidak sayang aku?” 

“Eh? Siapa bilang begitu? Papa lagi sibuk bekerja. Kamu sabar ya. Nanti mama yang hubungi papa kamu. Sekarang cepat selesaikan makannya, terus tidur siang. Oke?” 

 Anggukan Farel membuat Lily bernapas lega. Di dalam hati sungguh dia sangat merutuki sang mantan suami yang sudah lama tak memberi kabar. Ada rasa berkecamuk detik itu juga mengingat janji yang pernah diucapkan oleh pria tersebut. Sayangnya semua hanya ucapan belaka. Hampir setahun lamanya buah cinta mereka tidak mendapatkan kabar atau nafkah layak sebagaimana kesepakatan yang telah dibuat. 

 Usai memastikan kalau anaknya sudah masuk ke kamar, barulah Lily memberanikan diri menyambar ponselnya. Lantas melihat riwayat pesan yang sekitar dua bulan lalu tidak kunjung mendapatkan balasan hingga detik ini. Luka yang telah lama dia tutupi kini kembali terbuka. 

 Suara balasan dari layanan jaringan telepon membuatnya berdecak pelan. Sesuai dugaannya kalau nomor sang mantan suami akan sulit dihubungi. Tidak ada pilihan selain mencoba jalur yang terakhir. Jadilah Lily berbuat nekad. 

“Ha-halo!” sapanya ketika mendengar panggilan tadi langsung tersambung. 

[“Halo. Ini Nyonya Li-ly ya?”] 

Senyum Lily langsung terulas tipis meskipun hatinya sedang dilanda sedikit kecemasan. “Iya, Mbok. Iya, aku Lily. Hemm ... Mas Adrian ada?” 

 Sayangnya harapan tadi langsung pupus ketika dia mendengar suara lantang dari seberang sana. Siapa lagi kalau bukan sang mantan ibu mertua yang merebut paksa telepon dari asisten rumah tangga tersebut. 

[“Hei, kamu!! Masih berani telepon kemari, hah??”] 

“Mami??” Napas Lily seketika tercekat usai mendengar suara hardikan barusan. Demi permintaan Farel dia kembali menjatuhkan harga dirinya lagi. 

[“Kenapa? Kamu berharap kalau Adrian yang akan terima telepon ini? Jangan mimpi kamu! Mau apa? Kamu kekurangan uang? Iya? Enggak sanggup ngurusin anak kamu sendiri? Makanya jangan sok mampu kamu! Dengan yakinnya waktu itu ngomong kalau bisa besarin Farel. Butuh uang berapa kamu? Saya transfer sekarang!"] 

 Air mata Lily jatuh saat itu juga. Dia terisak karena lagi-lagi harus menerima perkataan kasar dari wanita yang menjadi penyebab hancur rumah tangganya barusan. “Mi, aku telepon bukan untuk minta uang.” 

[“Terus apa coba? Kamu kerjanya cuma nyusahin anak saya saja. Beda sama calon mantu saya si Bella yang sekarang. Sudah cantik, baik, mandiri, dan pastinya berasal dari keturunan yang sederajat sama kami.”] 

“Cukup, Mi. Aku hubungin ke nomor rumah karena hape-nya Mas Adrian enggak aktif udah sejak lama,” sergah Lily sembari menghapus kasar jejak air matanya. “Farel pengen jumpa papanya. Dua hari lagi dia ulang tahun. Dia cuma mau kehadiran Mas Adrian.” 

Alih-alih mendengar keluh kesah Lily, ibu mertuanya itu hanya terkekeh. [“Kamu antar saja dia ke depan rumah kami. Setelahnya kamu pergi. Mampir ke mana kek. Ke hotel atau apa. Yang jelas saya enggak mau lihat muka kamu lagi. Oh ya. Saya bakalan kirim tiket PP kalian Medan-Jakarta. Gampang ‘kan? Hemm, tapi sepertinya Adrian enggak akan hadir ke acara ulang tahun anak kalian. Dia lagi sibuk nyiapin pesta pernikahannya. Gimana dong?”] 

“Mas Adrian me-ni-kah lagi?” tanya Lily dengan terbata-bata. 

 Hatinya jelas merasakan sakit mendengar ucapan tadi. Pantas saja sejak dia kembali ke kampung halamannya di Medan pria itu semakin sukit untuk dihubungi. Ternyata benar gosip yang pernah dia dengar bahwa mantan suaminya akan menikah lagi. 

[“Iya. Dia akhirnya sadar kalau Bella lebih baik daripada kamu. Berkali-kali lipat bahkan.”] 

“Baiklah. Kalau gitu aku jadi tahu bahwa enggak perlu lagi berharap pada orang yang salah.” 

[“Baguslah kalau kamu sadar diri. Kirimkan nomor rekening kamu. Saya masih berbaik hati loh.”] 

“Enggak perlu, Mi. Aku masih bisa hidupin anak aku sendiri. Titip salam buat Mas Adrian aja. Tolong sampaikan kalau anaknya ingin bertemu. Itu saja.” 

 Setelahnya Lily memutus pembicaraan via udara itu dengan tangan yang bergetar. Jujur saja dia memang masih mencintai mantan suaminya. Namun, perasaan tadi jelas takkan bisa memperbaiki hubungan mereka yang sudah kandas sejak tahun lalu. 

 Waktu sudah menunjukkan pukul dini hari. Lily menyeka peluh yang membasahi area wajahnya yang kelelahan akibat bekerja. Dia hanya mengulum bibir saat melihat tubuhnya yang tampak kurusan dari hari ke hari. Semua dilakukan demi mengidupi dirinya dan Farel semata. Tak masalah dengan shift kerja yang sering menguras jam istirahat tidur. Yang penting buah hatinya tersebut tidak merasakan kekurangan. 

“Ma.” 

“Sayang? Kenapa, hemm?” gumam Lily ketika melihat wajah putranya yang masih terjaga. 

“Papa bilang apa tadi? Kapan datangnya?” tanya Farel dengan wajah yang berbinar cerah. Sungguh dia tak sabar ingin menunjukkan sosok sang papa di hadapan teman-temannya nanti. 

“Oh itu ya.” Lily mendesah pelan lalu meletakkan kedua tangannya di masing-masing pundak Farel. “Papa kamu itu, dia ... tidak akan datang. Mulai sekarang kita hidup berdua saja ya.” 

“Maksud mama?” tanya Farel dengan wajah yang tampak bingung. “Aku ‘kan sudah bilang kalau aku maunya papa. Cuma papa!!” 

Lily pun berdecak pelan. “Lihat mama, Rel!! Selama ini yang berjuang buat kamu itu mama. Kenapa sih kamu tetap inginkan papa? Dia itu tidak bertanggung jawab. Dia—“ 

“Mama jahat!!” sentak Farel dengan suara yang meninggi. “Mama yang udah bawa aku pergi dari rumah.” 

“Bukan begitu. Kamu saja yang belum mengerti. Hubungan mama dan papa memang sudah ...,” Lily menggantung ucapannya. Dia merasa bersalah lantaran terbawa emosi. Karena kelelahan dan tekanan dari dunia kerja, pikirannya pun kacau balau. Mirisnya Farel sudah kadung mencerna perkataan barusan. Bocah itu berbalik badan lalu meninggalkannya dengan wajah sembab. “...., Maaf. Mama yang salah.” Tangis Lily pecah seketika. Dia butuh waktu untuk menyendiri sebelum kembali mengajak putranya berbicara lagi. 

 Setelah membersihkan diri, dia berniat untuk melihat keadaan anaknya. Berharap malam ini bisa memeluk tubuh mungil penyemangat hidupnya itu. Tepat saat membuka pintu kamar, dia dikejutkan dengan pemandangan yang menyesakkan dada.

"Farel, kamu kenapa??"

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Papa Baru Untuk Anakku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel ALUR CINTA TIAN DAN ARLYN
8.8
Bagi mereka yang memiliki hati, cinta sejati adalah sebuah keyakinan. Arlyna Virgolin sangat mencintai Bastian Pisceso, hingga ia berharap bisa terus jatuh cinta pada pria itu di kehidupan mendatang. Namun, romansa yang indah dan membara ini tidaklah sesederhana bayangan mereka. Di balik kesempurnaan perasaan tersebut, Arlyn dan Tian harus bersiap menghadapi berbagai badai besar. Sanggupkah kekuatan cinta mereka bertahan melewati rintangan yang sulit?
Sampul Novel Antagonist Girl
8.2
Arlan memenuhi setiap sudut apartemennya dengan foto seorang wanita demi menjaga ingatan agar tidak pudar barang sejenak pun. Tindakan ini bukan sekadar obsesi, melainkan bentuk ketakutan mendalam akan kehilangan memori tentang sosok tersebut. Sementara itu, Vellice hadir sebagai manusia dari dimensi berbeda yang justru sangat menikmati perannya sebagai antagonis. Kisah ini mengikuti ikatan unik mereka di tengah benturan dunia modern dan fantasi.
Sampul Novel Derita berujung bahagia
8.3
Arini berjuang sendirian membesarkan buah hatinya di tengah kerasnya hidup. Saat sang anak telah sukses, mantan suami yang dahulu membuang mereka tiba-tiba datang menuntut harta dengan alasan hubungan darah. Kemarahan Arini memuncak melihat ketidakadilan tersebut. Di tengah konflik batin dan dendam masa lalu, Arini justru dipertemukan dengan jodoh tak terduga yang ternyata memiliki kaitan erat dengan keluarga Hakam. Akankah ia menemukan kebahagiaan sejati?
Sampul Novel Derita Gadis Ternoda
8.2
Ana adalah gadis polos yang malang. Hidupnya hancur setelah menjadi korban pemerkosaan hingga hamil, yang membuatnya diusir sang ayah. Di Jakarta, ia bertemu Lukman yang baik hati, namun Ana justru mengalami penyiksaan kejam dari Juju, istri Lukman. Di tengah penderitaan dan benih cinta yang mulai dirasakan Lukman padanya, takdir membawa Ana bertemu kembali dengan sosok pria yang dulu menghancurkan kehormatannya. Akankah luka lama itu membelenggu hidupnya?
Sampul Novel MENGEJAR CINTA GADIS BERCADAR
9.3
Dhafa Akmarul Dzauri pulang dari Arab Saudi untuk memimpin perusahaan travel milik ayahnya. Namun, semangatnya luntur saat bertemu Salma Azzahra, mantan teman SMA yang dahulu sering merundungnya hingga menangis. Meski Salma kini tampil sangat berbeda dan bercadar, bara dendam di hati Dhafa belum padam. Ia bertekad membalas semua rasa sakit masa lalunya kepada gadis yang pernah menjadi mimpi buruknya tersebut. Akankah kebencian itu berubah menjadi cinta?
Sampul Novel Miss Black Puteri CEO Yang Terbuang
9.4
Rose tumbuh menderita sebagai yatim piatu hingga Denzel mengungkap identitasnya sebagai putri CEO Louis Brown. Demi keamanan, ia menyamar menjadi Rose Carter, mahasiswi berprestasi sekaligus violinis rahasia bernama Miss Black. Konflik memuncak saat Luke, putra angkat ayahnya, memaksa Rose menikah demi harta. Di tengah teror Peter dan Hendrick yang mengincar nyawanya, benci berubah menjadi cinta. Rose harus berjuang melawan pengkhianatan demi kebahagiaan bersama Luke.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan