Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pacar Online-ku Adalah Bosku

Pacar Online-ku Adalah Bosku

Bagaimana jadinya jika kekasih virtual yang baru saja Anda putuskan ternyata adalah atasan Anda sendiri? Dalam novel romantis miliarder ini, seorang karyawan wanita harus menghadapi konsekuensi tak terduga setelah mengakhiri hubungan online dengan pacarnya yang terus menuntut untuk bertemu. Keputusan tegas tersebut membuat sang bos patah hati, merusak suasana hatinya, dan memaksa seluruh staf kantor ikut lembur. Demi menyelamatkan kesehatan fisik dan mentalnya dari amarah sang atasan, ia kini terjebak dalam dilema besar untuk balikan dengannya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pacar online-ku adalah bosku, tetapi dia tidak tahu soal ini.

Dia terus minta ketemuan dan aku terus menolak.

Pada akhirnya, aku memutuskan hubungan kami dengan tegas.

Mood-nya langsung menjadi buruk. Seluruh staf harus menemaninya lembur.

Bagaimana ini? Demi kesehatan fisik dan mentalku, sebaiknya aku balikan dengannya.

Aku dan bosku berpacaran online. Pertemuan tatap muka? Itu tidak mungkin.

Dia bahkan tidak tahu bahwa orang yang dipacari online adalah karyawan perusahaannya ....

Akhir-akhir ini, mood bosku sedang buruk. Menyadari hal ini, semua orang bekerja dengan hati-hati, sampai tidak punya waktu untuk bersantai.

Bos bekerja lembur secara gila-gilaan dan kami semua tidak berani pulang lebih awal sebelum dia. Kami bisa lembur sampai pukul 11 atau 12 malam, sampai kantong mataku menjadi sangat hitam dan kulitku menjadi buruk.

Sejujurnya, mungkin cuma aku yang tahu alasan kemarahan bos di perusahaan ini. Namun, aku tidak bisa menceritakannya. Ini karena ... bosku baru saja putus cinta. Kebetulan, orang yang minta putus adalah aku. Hanya saja, dia tidak tahu soal ini.

Awal mula kejadian ini adalah karena pria yang kupacari secara online selama dua tahun ini ingin bertemu langsung. Kami bertemu di sebuah situs. Dia memposting status dan aku mengklik profilnya.

[ Kenapa aku nggak bisa mendapatkan pasangan sampai sekarang? ]

[ Pria, tinggi badan 188 cm, berat badan 83 kg, usia 25 tahun, lulusan S2, jurusan manajemen dan teknik ilmiah, menjabat sebagai wakil CEO di sebuah perusahaan, gaji tahunan minimal 2 miliar, punya mobil dan rumah, penampilan biasa. Masih lajang, entah apa yang salah dengan diriku. ]

Di kolom komentar, banyak yang mencibir.

[ Ini pasti postingan penipu, sudah bisa dipastikan. ]

[ Kayaknya dia hidup di dunia khayalan. Lulusan S2, umur 25 tahun, wakil CEO? Sebelum bohong, coba pertimbangkan dulu masuk akal atau nggak. ]

[ Semua orang tahu, anak muda yang bisa jadi wakil CEO biasanya cuma di perusahaan keluarga. Tapi, kebanyakan anak orang kaya cuma fokus kuliah di luar negeri. ]

Dengan iseng, aku memberikan komentar.

[ Mungkin masalahnya ada di penampilanmu, coba kirimkan foto. ]

Setelah itu, aku keluar dari thread itu. Tidak lama kemudian, orang itu mengirim pesan pribadi kepadaku.

[ Halo, apa aku boleh kirim fotoku melalui pesan pribadi? ]

Meskipun agak bingung, aku tetap melanjutkan karena aku orang yang suka mencari hiburan.

[ Silakan. ]

Kemudian, dia mengirimkan sebuah foto. Aku sampai menyemprotkan kopiku ke meja. Ini 188 cm? Aku lebih percaya 150 cm.

Dia mengambil foto di depan kaca, wajahnya tertutup sepertiga. Karena angle-nya, kepalanya terlihat lebih besar dari tubuhnya. Rambutnya seperti disemprot obat rambut. Dia mengenakan kacamata bingkai hitam, terlihat sangat kaku dan jelek.

Namun, harus kuakui bahwa wajahnya tidak jelek. Meskipun hanya setengah wajah yang terlihat, bibir, hidung, dan mata, semuanya jelas menunjukkan dia adalah pria tampan.

Anehnya, aku merasa dia agak familier. Dalam hatiku, aku hanya bisa berteriak, ternyata di dunia ini ada pria tampan yang tidak sadar akan ketampanannya!

Aku berniat untuk membantu. Setelah memperbesar dan memperkecil foto beberapa kali, aku akhirnya mengirim pesan panjang.

[ Gaya berpakaian dan cara foto perlu diperbaiki. Ganti kacamatamu dengan yang tanpa bingkai atau lebih baik pakai lensa kontak. Jangan foto dengan angle seperti ini! Miringkan sedikit ponselmu atau posisi colokan charger lebih dekat ke arahmu. Ganti celanamu dengan yang agak longgar dan santai, warna hitam ya. ]

Dia membalas.

[ Terima kasih banyak. ]

Setelah itu, aku tidak memperhatikan lagi. Namun, besoknya dia mengirimkan "tugas" yang sudah diperbaiki sesuai saranku. Setelah mendapat arahan dariku lagi, keesokan harinya dia kembali mengirimkan foto dan seterusnya.

Saat aku mulai merasa kesal, dia tiba-tiba meminta kontakku dan menawarkan uang sebagai ucapan terima kasih.

Karena tidak suka menolak uang, aku memberikan nomor pribadiku kepadanya. Kemudian, seseorang dengan foto profil yang familier pun mengirimiku permintaan pertemanan. Ternyata dia adalah bosku!

Aku terkejut dan tanpa sengaja menerima permintaan pertemanannya. Kemudian, aku segera mengubah pengaturan menjadi hanya bisa chat.

Aku panik, berpikir apakah aku pernah memberikan nomor pribadiku kepada perusahaan. Setelah beberapa saat, dia mengetik dan mengirim pesan.

[ Terima kasih atas bimbingan dan bantuanmu selama ini, ini sedikit hadiah dariku. ]

Dia mentransfer 100 juta kepadaku dan memberi catatan.

[ Hadiah sukarela. ]

Aku hanya bisa terdiam. Setelah memeriksa foto profilnya, aku memastikan bahwa memang dia memang pria tampan yang kubantu dan ternyata juga bos perusahaan tempatku bekerja.

Aku hanya bisa berseru takjub dalam hati dan akhirnya menerima uang itu dengan tidak tahu malu. Lagi pula, ini nomor pribadiku dan bos tidak tahu aku orang yang dia ajak ngobrol.

Setelah itu, aku sedikit demi sedikit membantunya memperbaiki penampilan. Dia berkembang dengan sangat cepat, hingga akhirnya bisa menunjukkan pesona dirinya secara maksimal.

Namun, ketika aku berpikir sudah waktunya untuk mundur, dia malah mengungkapkan perasaan kepadaku. Dimulai dengan sebuah tulisan panjang yang seperti tulisan anak SMA. Setelah melirik sekilas, aku langsung melompat ke bagian akhir.

[ Sebenarnya ada yang ingin kukatakan sejak lama, aku suka padamu. ]

Aku hanya bisa membisu.

[ Terima kasih ya. ]

[ Dia: Hah? ]

Kemudian, dia mengirimku pesan lagi.

[ Aku serius lho! ]

[ Aku juga serius berterima kasih! ]

Aku benar-benar pusing. Apa orang ini baik-baik saja?

Dia sepertinya termangu sejenak sebelum membalas lagi.

[ Apa kamu bisa memberiku kesempatan untuk mengejarmu? ]

Aku tidak membalas. Malam itu, aku insomnia lagi.

Besoknya, dia mulai mengirim pesan setiap hari seperti selamat pagi, selamat siang, selamat malam, aku sudah berangkat kerja, aku sudah sampai, aku kerja dulu, dan sebagainya.

Ya, begitulah cara dia mengejar wanita. Sungguh luar biasa.

Aku hanya membalas secara singkat, tetapi dia langsung merasa senang. Aku akhirnya tidak tahan lagi dan mengiriminya sebuah pesan.

[ Jangan main-main seperti anak kecil ya? ]

[ Hah? ]

Aku hanya bisa menghela napas.

Akhirnya, satu bulan kemudian, aku sedang asyik melihat foto pria tampan dan tanpa sengaja membagikan foto itu ke sahabatku. Namun, aku malah salah kirim kepada bosku.

[ Aku: Seksi sekali, aku suka! Ingin kujilat! ]

Di bawahnya adalah sebuah video.

[ Dia: ? ]

Top of Form

Bottom of Form

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Bonekamu Lagi
9.4
Sejak kecil, Vivian dijodohkan dengan Adriel, pewaris takhta Keluarga Mahendra. Namun, malam penyerahan dirinya yang dianggap suci justru menjadi lelucon bagi Adriel. Setelah mendengar Adriel merendahkannya dan berencana menikahi wanita lain demi ambisi, hati Vivian hancur. Sadar dirinya hanya dianggap mainan, Vivian menolak menjadi boneka lagi. Ia segera menghubungi Indra Wijaya untuk dipindahkan sejauh mungkin dari Adriel sebelum upacara promosi tiga hari lagi, bertekad memulai hidup baru.
Sampul Novel Hasrat Berbahaya Sang Pewaris Duda
8.6
Dikhianati oleh Roy, suaminya sendiri, Shanty kehilangan hak asuh anak setelah rahimnya diangkat. Demi membalas dendam pada mantan mertua dan suaminya yang licik, ia nekat menyerahkan jiwanya kepada pewaris Halim Group yang dingin dan berbahaya. Menjadi nyonya muda di keluarga konglomerat ternyata penuh intrik mematikan. Di tengah rahasia gelap sang suami baru, mampukah Shanty merebut kembali kebahagiaannya atau justru hancur dalam permainan kekuasaan?
Sampul Novel Hasrat Dendam Suamiku
8.4
Banyak yang menganggap Briella Moretti sangat beruntung dapat dinikahi oleh putra sulung keluarga Maven yang terpandang. Namun, di balik kemewahan itu, Adrian Maven hanya menyimpan niat keji untuk menghancurkan hidup Briella sebagai bentuk balas dendam pribadi. Adrian bertekad menyiksa batin sang istri, tapi ketulusan hati Briella justru mulai menggoyahkan komitmennya. Kini, Adrian terjebak antara ego dendamnya atau perasaan cinta yang mulai tumbuh.
Sampul Novel KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO
8.4
Lamaran Aditya ditolak mentah-mentah oleh Yuni karena hanya sanggup memberi hantaran lima puluh juta. Tak hanya dihina, Belinda sang kekasih pun ikut merendahkannya. Dalam kemarahan, Aditya justru melamar Dahlia, asisten rumah tangga Belinda, dengan cincin berlian mewah. Tak ada yang tahu bahwa staf administrasi biasa ini sebenarnya adalah putra mahkota pemilik perusahaan. Saat identitas aslinya sebagai CEO terungkap, mampukah Aditya dan Dahlia merajut cinta tulus dari awal yang penuh emosi ini?
Sampul Novel Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan
8.7
Demi ketenangan sang kakak, Embun harus segera angkat kaki dari rumah iparnya dengan syarat ia wajib menikah terlebih dahulu. Di tengah keputusasaan karena tidak memiliki kekasih, takdir mempertemukannya dengan seorang kakek pelanggan kafe tempatnya bekerja. Sang kakek menawarkan putra bungsunya, seorang presdir kaya bernama Kaisar Rahardja, untuk menjadi suaminya. Embun pun menyetujui pernikahan dadakan ini. Namun, ia segera menyadari adanya kejanggalan di balik kemudahan keputusan Kaisar untuk menikahinya.
Sampul Novel Nodamu Bukan Masalah Bagiku
8.0
Riko, seorang CEO kaya, tak sengaja menyelamatkan Nabila dari suaminya yang kejam. Nabila dipaksa menjadi wanita malam demi uang, namun Riko hadir menolongnya mengurus perceraian. Benih cinta tumbuh di antara mereka, meski ibu Riko menentang keras hubungan tersebut karena masa lalu Nabila. Kini, keduanya harus berjuang bersama demi mendapatkan restu orang tua dan membuktikan bahwa cinta mereka mampu melampaui segala prasangka serta ego keluarga.