Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Nekat Mencintaimu Secara Ugal-ugalan

Nekat Mencintaimu Secara Ugal-ugalan

Alvida adalah desainer ternama yang hanya fokus pada karier tanpa memedulikan asmara. Hidup tenangnya terusik saat ia dihadapkan pada dua pilihan: Hadyan, pria mapan pilihan kakeknya, atau Leandra, pemuda jauh lebih muda yang mengejarnya secara ugal-ugalan. Meski perbedaan status sosial begitu mencolok, Leandra nekat memperjuangkan cintanya pada sang perfeksionis. Namun, sebuah rahasia besar mengancam hubungan mereka sebelum sempat dimulai. Siapa yang akan dipilihnya?
Bab
Bagikan

Bab 2

"Kau beruntung karena khusus kali ini perbuatanmu akan kuanggap tidak pernah terjadi, tapi kedepannya aku tidak akan segan menyeretmu ke kantor polisi." Alvida berujar pada pria asing itu setelah memastikan sang kakak telah masuk kedalam mobil. Wanita cantik itu masih tidak bisa melepaskan seluruh amarahnya, rasa dongkol terpancar dari wajahnya. Bagaimanapun pria yang berdiri dihadapannya sekarang ini baru saja memukul kakaknya. Awalnya Alvida memang berencana untuk langsung membawanya ke kantor polisi. Tapi mengingat waktu yang sudah larut, juga tubuhnya yang lelah Alvida sepertinya harus menunda keinginan hatinya untuk sementara. Dia tidak ingin terjebak dalam sebuah hal merepotkan seperti mengikuti prosedur pelaporan dikantor polisi. Waktu luangnya akan semakin terkikis percuma padahal dia begitu ingin segera ada dirumah.

Pria berambut gondrong yang baru saja berlagak layaknya super hero tersebut kini cuma bisa berdiri sambil menundukan kepalanya didepan Alvida. Mungkinkah dia sebenarnya orang baik tapi salah mengira? Mungkinkah dia merasa bersalah karena dirinya salah sasaran?

“Maafkan saya,” ujar pria itu dengan nada lemas. Kepalanya masih menunduk. Alvida hanya menatap pria itu tajam sembari melipat kedua tangannya didepan dada.

"Ini dunia nyata, jadi tolong pikir dulu dan bersikaplah layaknya manusia biasa sesuai tata aturan. Apa kau pikir tindakanmu sekarang layak untuk dikenang sebagai super hero dalam drama drama murahan? Apa yang kau lihat tidak selamanya benar. Gunakan otakmu sedikit sebelum bertindak!"

Setelah puas memakinya seperti itu, Alvida langsung masuk kedalam mobilnya untuk meninggalkan pria yang merepotkannya itu. Alvida sebetulnya bisa saja meminta ganti rugi pada dia karena telah melakukan tindakan kriminal dengan sembarangan memukul orang. Tapi Alvida masih mempertimbangkan keputusannya begitu dia melihat penampilan pemuda itu yang sepertinya tidak akan sanggup untuk membayar kompensasi yang sepadan atas apa yang telah dia lakukan. Nampak bahwa Alvida akan menjadi pihak yang sepertinya matrealistis sekali dengan menyeretnya demi kompenasasi besar disebabkan pemukulan. Tindakan itu dia nilai berlebihan dan cukup untuk mengundang infotaiment mengusut tuntas masalah kecil ini. Padahal untuk saat ini dia sedang menghindari awak media, sebab Alvida sedang merancang masa depan didepan mata. Alvida tidak mau hancur hanya karena sebuah gossip murahan yang menyebar.

Alvida melirik sang Kakak sudah tertidur dijok belakang. Mudah-mudahan dia tidak mempertanyakan sudut bibirnya yang lebam esok hari ketika dia sadar.

***

"Apa yang sudah terjadi pada Marco ?" Sosok kakeknya tanpa diduga telah berdiri dihadapan mereka. Pria tua itu seolah memang ada disana secara sengaja untuk menanti kedatangan mereka berdua. Alvida lantas bergerak cepat memerintahkan beberapa body guard khusus yang Kakeknya sewa demi menjaga kediaman Ivander. Tapi kali ini tenaga mereka Alvida pergunakan untuk membawa Marco yang masih belum sadar dari hangovernya.

"Saya menemukan Kakak ada di gang sempit di pintu keluar sebuah Club. Sepertinya Kakak depresi lagi." Alvida berkata dengan lugas terhadap Ivander. Kakeknya langsung mengerutkan kening begitu mendengar laporan singkat tersebut. Meski telah tua, namun ketegasan dari dirinya sama sekali tidak luntur. Bisa jadi karena efek dia yang sebagai kepala keluarga lah yang membuatnya sama sekali tidak terlihat melemah meski telah berusia lanjut.

"Club? bagaimana bisa kau bertemu dia?"

"Murni hanya sebuah ketidaksengajaan, Saya undur diri Kek. Saya sudah cukup lelah hari ini untuk mendapatkan introgasi dari Anda. Lebih jelasnya Kakek dapat bertanya pada Kakak besok pagi."

Alvida memberi salam dan menunduk penuh penghormatan pada pria yang disegani seluruh isi rumah ini. Tak buang waktu pula wanita itu langsung masuk kekamarnya sendiri dan melepaskan seluruh lelah yang sejak tadi dia tanggung. Betapa melelahkannya hari ini.

Marco dahulunya tidak seperti itu. Dia adalah seorang kakak yang baik sekaligus Direktur Utama di perusahaan keluarga mereka. Faktanya pria itu juga adalah pria yang paling lurus, paling kaku dan yang paling patuh terhadap seluruh tata krama dan aturan dikediaman mereka. Tapi, tepatnya setahun yang lalu Marco bertemu dengan seorang wanita yang bekerja di club malam yang kerap dia datangi akhir-akhir ini. Berdasarkan informasi dari beberapa orang suruhan sang Kakek, Marco diidentifikasi telah menjatuhkan hatinya pada wanita itu. Seperti yang bisa ditebak, hubungan mereka langsung mendapatkan pertentangan keras dari Ivander selaku kepala keluarga. Akibatnya Marco sempat hendak melarikan diri demi bersama wanita yang dia cintai. Namun usaha tersebut gagal, karena Ivander telah lebih dulu menciduk pria itu.

Sementara wanitanya sendiri ? nasibnya sama persis seperti kisah dalam drama yang kerap Cammie sahabat Alvida saksikan tiap harinya. Dia diberi uang suap oleh sang Kakek untuk menjauhi cucunya. Nominal yang tidak seberapa bagi kalangan elit sepertinya tentu berbeda jumlahnya dengan pandangan ukuran kelas rendah dari wanita itu. Sehingga tanpa perlu usaha keras dia mengerti dan menyadari posisinya.

Dengan membawa lari uang itu, wanita itu pergi meninggalkan Marco. Tidak ada alasan yang perlu dia sampaikan, karena sejatinya uang lebih menggoda ketimbang cinta yang terlalu rumit untuk mereka berdua. Sejak saat itu pula prilaku Marco mulai berubah. Dia mulai depresi dan kerap kali tertangkap sedang mengunjungi club malam tersebut demi mencari wanita yang dia cintai

Alvida sendiri hanya menjadi pihak netral mulanya. Dia sudah tahu sejak awal bila kakaknya terlibat asmara dengan seorang wanita yang jauh dibawahnya. Tapi segalanya berubah ketika Alvida pernah sekali kedapatan melihat wanita itu bercumbu rayu tanpa malu dengan pria lainnya. Maka pilihannya berubah menjadi pro pada sang Kakek. Ya, Alvida pernah melabrak wanita itu. Karena sungguh dia tidak pantas untuk bersama dengan Marco. Hasilnya hubungannya dengan Marco menjadi agak renggang karena merkea berdua bertengkar hebat.

Cinta? Itu adalah hal yang membuat Kakaknya jadi segila sekarang. Jadi ketika ada sebuah penawaran dengan dalih tersebut haruskah Alvida mengatakan iya dan menerima begitu saja setelah konsekuensi yang dia tahu terlihat didepan mata ? bukankah akan gila jadinya jika hidup Alvida yang lurus dan sempurna jadi hancur serupa milik kakaknya ? Alvida bersumpah tak akan sebodoh kakaknya, dan tak akan sudi mengenal perasaan itu seumur hidupnya. Apapun yang terjadi.

Alvida menghela napas berat. Isi kepalanya lagi-lagi penuh dengan masalah eksternal.

Harusnya bukan begini. Mestinya malam ini dia langsung tidur dan memejamkan matanya dengan mudah. Sebab besok dia harus menyelesaikan rangkaian dari persiapan menuju Show-nya yang hampir mendekati deadline. Itu adalah show yang sangat penting mengingat itu adalah tender besar yang bisa menaikan nama perusahaan dan juga namanya pribadi dikancah dunia fashion.

Alvida berharap semoga dia tidak mendapati ada masalah yang berarti setelah ini.

***

Leandra merasa sedikit bersalah hari ini.

Merutuki dirinya sendiri sebab dia tidak menyangka bisa jadi tipikal orang yang sembrono dan segila itu. Memukul orang tanpa alasan sudah jelas adalah sebuah tindakan kriminal. Jadi wajar bila wanita itu marah padanya. Dan karena sikapnya yang tidak bisa berpikir dengan cara yang waras itulah sepertinya wanita dengan pembawaan anggun tersebut sudah mencapnya sebagai pria rendahan. Dia masih ingat betapa menusuknya tatapan wanita itu padanya, namun dibalik itu semua wanita itu masih mempesona. Leandra akui tubuhnya mungkin tidak berisi layaknya sang ibu, namun justru karena perbedaan itulah dia malah jadi menarik. Tubuhnya kecil dan mungil, namun pembawaan serta sikap dan cara pikirnya memperlihatkan sekali bila dirinya adalah sosok wanita dengan kualitas tinggi.

Untuk pertama kali dia bertemu dengan wanita yang seperti itu. Bukannya dia tidak pernah melihat wanita kaya dan cantik hanya saja wanita high class macam dia sepertinya susah didapat dan ditemui dimanapun. Seperti bertemu dengan mahluk mitologi, saking langka dan layaknya mitos yang hidup dan berkembang di masyarakat. Terimakasih pada Tuhan yang sudah mempertemukan dirinya dengan wanita macam itu bahkan berinteraksi sebanyak dua kali meski pertemuan mereka sama sekali tidak disengaja. Wanita yang dalam pertemuan pertama sudah mengusik hatinya, menarik dirinya untuk terjerat dalam pesona yang dia punya. Namun dibalik itu semua mengapa dia harus berurusan dengan pria mabuk?

Lean bodoh! Bukankah wanita itu berteriak padanya jika pria itu adalah kakaknya? Tapi kenapa pria yang disinyalir adalah konglomerat tersebut bisa berada disebuah club malam pinggiran kota begini? Mestinya mereka menjaga citra mereka bukan?

Sudahlah. Titik. Ini bukan perihal yang harus dia urusi. Kedepannya pun mereka mungkin tidak akan pernah bertemu lagi. Apa yang mesti memenuhi pikirannya sekarang ? wanita asing? Lucu. Bukankah tidur nyatanya lebih bagus dan berguna untuk dilakukan ketimbang membuang waktu secara sia-sia?

Dihadapannya telah berdiri sebuah flat sederhana dan terkesan murah. Saat itulah Lean sadar bila dunianya terlampau jauh berbeda. Dia mungkin bermimpi, berandai untuk bisa menjalin hubungan dengan wanita kharismatik yang dia temui. Namun, dia cukup tau diri. Lihat kondisinya, dia hanyalah pemuda miskin. Flat yang ditempatinya terpencil, saat hujan turun lebat selalu saja ada bocor, meskipun Lean sudah berusaha untuk memperbaiknya disana sini. Tapi tetap saja.. terus begitu.

Masuk kedalam, dia disuguhi ruangan sempit. Hanya ada empat ruangan dalam flat tersebut. Kamar yang disekat dengan lemari. Kamar mandi, dapur dan ruang tengah yang disatukan. Lean mengintip pada satu ruangan yang terdapat pintu, dari celah tersebut dia melihat kedua adiknya sedang tertidur. Terlebih satu adik yang paling bungsu mengidap penyakit yang serius. Mereka membutuhkan biaya besar untuk menyambung hidup gadis malang tersebut.

Dari kondisi ini Lean selalu bertanya, kapan kira-kira ada waktu yang tiba bagi dirinya untuk dapat mengubah hidup keluarganya ?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Istri Yang Dicampakkan Menjadi Sultan
8.9
Lima tahun membina rumah tangga, Alia justru dikhianati Farhan yang meminta cerai demi wanita lain setelah pulang merantau. Meski hancur, Alia bertekad bangkit dan menyembuhkan luka hatinya sendirian. Saat hidupnya mulai membaik dan kesuksesan datang menghampiri, Farhan tiba-tiba muncul kembali. Mantan suaminya itu berusaha merayu dan menawarkan kenyamanan agar mereka bisa rujuk. Kini, Alia harus memilih antara ketenangan hidupnya atau kembali pada masa lalu.
Sampul Novel Kutemukan Cinta-Nya dan Dia di Tokyo
8.7
Akankah pernikahan impian terwujud di tengah keindahan kota Tokyo? Perjalanan ini membawa harapan besar bagi seorang wanita yang mendambakan kehadiran sosok pria idaman sebagai pemimpin dalam hidupnya. Di bawah langit Jepang yang romantis, ia mencari cinta sejati yang tidak hanya menyentuh hati, namun juga mampu membimbingnya menuju rida Sang Pencipta. Sebuah kisah pencarian imam yang penuh makna di tengah hiruk pikuk modernitas kota metropolitan.
Sampul Novel Lure Young Master Wolf
9.5
Terjebak dalam konspirasi licik, seorang gadis tak sengaja masuk ke pelukan Bei Minghan, putra keenam keluarga Beiming yang misterius. Pria berkuasa di Mingcheng ini dijuluki manusia serigala karena sifatnya yang kejam dan ganas. Meski reputasinya menakutkan, Bei Minghan justru menunjukkan sisi lain yang tak terduga. Bagi sang serigala, kesetiaan adalah segalanya. Di balik sosoknya yang dingin, ia hanya memilih untuk mencintai dan memanjakan satu wanita selamanya.
Sampul Novel Mantan Tapi Menikah
8.8
Pertemuan Emily dengan King di acara reuni tahunan membangkitkan luka lama yang belum sembuh. King, mantan kekasih yang sangat ingin dihindarinya, justru muncul kembali dan memberikan tawaran pernikahan yang mengejutkan. Meski Emily sempat bersumpah tidak akan pernah menerimanya kembali, sebuah peristiwa besar memaksanya untuk berubah pikiran. Kini, Emily harus berjuang menjalani kehidupan rumah tangga yang rumit bersama pria yang dulu paling ia benci.
Sampul Novel Pernikahan Janda Kembang
8.3
Ayu adalah janda memesona yang menyimpan misteri kelam. Empat suaminya tewas secara tiba-tiba, hingga ia dituduh menggunakan ilmu hitam. Meski rumor mengerikan beredar luas, Ruben tetap teguh pada pendiriannya. Pemuda tampan sekaligus miliarder kaya raya ini bertekad mempersunting Ayu walau sang ibu menentang keras hubungan mereka. Ruben siap menghadapi risiko maut demi cintanya pada sang janda kembang di tengah pertentangan keluarga yang sangat sengit.
Sampul Novel Rahasia Wanita Bergaun Merah
9.0
Rayden Wijaya, pewaris Wijaya Group, terjebak tuntutan pernikahan bisnis ayahnya. Saat melarikan diri ke kehidupan malam Jakarta, ia bertemu Vella, wanita misterius yang memikatnya dalam satu malam penuh gairah. Namun, fajar menyingsing dan Vella menghilang tanpa jejak. Pertemuan singkat itu menyeret Rayden ke pusaran rahasia berbahaya. Siapakah Vella sebenarnya? Takdir akan mempertemukan mereka kembali dalam situasi yang jauh lebih rumit dan penuh teka-teki.