Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mendadak Dinikahi CEO

Mendadak Dinikahi CEO

Niat Chayana mendatangi pesta pernikahan Ray, CEO di kantornya, hanyalah untuk membuktikan perselingkuhan Damian. Namun, hatinya hancur saat melihat kekasihnya bermesraan dengan wanita hamil. Di tengah kekacauan itu, Ray justru menarik paksa Chayana ke altar untuk menikahinya. Kehidupan Chayana berubah total dalam sekejap setelah ijab kabul selesai. Kini ia terikat dengan suami yang tak pernah ia duga, tanpa menyadari sisi gila yang tersembunyi di balik sosok Ray.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Maaf, Pah. Untuk sekarang Iqbal musti tanganin sesuatu dulu. Iqbal pulang sekitaran jam 10 malam." Morgan melirik jam yang terpasang di dinding. Pria itu menyipitkan mata sebab penglihatan yang mulai mengabur.

Ia menganggukkan kepala. Sekarang sudah pukul delapan malam. "Ya sudah, saat pulang nanti kamu jemput Chayana  di Hotel Bintang Lima Argo's."

"Baik, Pah."

Panggilan telepon terputus. Chayana  mendadak lesu. Wanita itu cemberut tetapi tak mampu membantah. Menjadi putri satu-satunya di keluarganya, sangat sulit. Apalagi dengan kenyataan sang papah sangat menyayanginya.

"Ayo, papah antar ke sana." Chayana  membulat.

"Pah, enggak usah, ih." Chayana  menatap Morgan memohon. Pria itu menggeleng dan memilih meraih kunci mobil.

Ia memberikan satu kecupan sayang di bibir istrinya, dan berpamitan sebentar. Terkadang Chayana  iri melihat keromantisan serta keharmonisan papah dan mamahnya.

Hal ini pula yang menjadikannya bertekad untuk menikah dengan sekali dalam hidup.

Morgan merangkul bahu sang putri dan menggiringnya keluar dari pekarangan rumah. Mau tak mau, ia harus diantarkan oleh sang papa.

***

Chayana  tak menyangka. Saat menjejakkan kaki di depan pintu hotel, ia harus dibuat gelisah dengan layar yang menampilkan foto mesra kedua mempelai.

Dari nama pria yang tercantum di sana, Chayana  tahu jika ia sudah salah datang ke pesta ini. Namun, ada yang berbeda dari itu. Nama memang sama, tetapi fisik hingga wajah berubah drastis dari terakhir kali mereka bertemu.

Chayana  menggeleng. Mungkin saja bukan pria itu. Dengan tersenyum yakin, Chayana  kembali melangkah masuk dan memberikan undangan ke salah satu penyambut tamu.

Langkah Chayana  berhenti saat di depan sana, ia melihat Damian yang berdiri membelakanginya. Belum sempat wanita itu memanggil nama sang kekasih, Damian terlihat tersenyum dan memberikan satu kecupan pada bibir wanita yang tengah mengandung.

Mereka saling tersenyum dan melangkah masuk ke dalam ballroom. Chayana  tak mampu menyangkal jika perhatian dan kemesraan yang mereka tunjukkan sudah mampu meruntuhkan hatinya. Bahkan kaki yang semula bersemangat melangkah, kini rasanya tak sanggup melangkah.

Wanita itu berusaha menyangkal sekuat tenaga dan memilih memperhatikan diam-diam kedua orang itu.

"Chaa? Yuk, masuk." Mauren yang baru saja datang menatap heran pada Chayana yang tak menunjukkan ekspresi senang.

"Lo kenapa?"

"Ren, tolong pegangin gue buat enggak melakukan kekerasan sama ibu hamil."

"Hah?"

Chayana  menatap tajam ke dalam ballroom dan mengangkat dagunya. Rambutnya ia sampirkan ke belakang, kemudian berjalan anggun meninggalkan Mauren dengan kebingungannya di sana.

"Sialan!" Umpatan itu membuat Mauren mendelik ke arah Chayana . Sahabatnya tampak menutupi separuh wajah menggunakan tas tangan sambil menatap penuh amarah pada meja di depannya.

"Lo ngapain, sih?"

Chayana  tak menjawab. Mauren mencoba menatap lebih jelas apa yang ditatap Chayana . Wanita itu langsung tersedak saat Chayana  merangkul lehernya cepat.

"Huuust ... lo diam aja, deh."

Chayana  menegakkan badan saat dilihatnya Damian tengah pergi. Pria itu berjalan ke luar ballroom. Dengan cepat, Chayana  menyalip beberapa meja dan berdeham sejenak.

Ia tersenyum manis dan menyapa wanita yang bersama Damian itu. "Hai, boleh aku duduk di dekatmu?"

Wanita itu tersenyum manis dan mempersilakan Chayana  duduk. Mereka berdua saling mengenalkan diri.

"Usia kandunganmu sudah berapa bulan?"

Reina---wanita itu tersenyum ramah dan memegang perutnya. "Sudah tujuh bulan."

"Wahh! Tidak lama lagi berarti. Ohiya, kamu datang bareng siapa? Aku lihat kamu sendirian di sini?"

Chayana  memperhatikan sekitar. Takut jika Damian datang dan memergoki dirinya.

"Aku datang dengan suamiku," ujarnya diakhiri dengan senyuman.

Tatapan Chayana  mengarah pada wanita itu. Jantungnya serasa berhenti memompa. Apa yang dikatakan oleh wanita ini? Suami? Damian?

"Kapan kalian menikah?"

"Sekitar dua tahun lalu."

Chayana  mengerjap cepat. Jadi yang menjadi selingkuhan di sini adalah dia? Wah! Hebat! Pria itu yang mengemis cinta padanya, dan sekarang malah membalasnya seperti ini?

Suara pengisi acara mulai terdengar. Chayana  berusaha sekuat mungkin menahan bulir bening yang sudah menumpuk di pelupuk matanya. Ia lantas tersenyum dan menatap wanita itu.

"Ah, sebentar. Sepertinya ada yang memanggil." Chayana  sesegera mungkin mengambil smartphone di tas tangannya. Di sana sang kakak tengah meneleponnya.

"Assalamualaikum, Bang."

"Waalaikumsalam, Sayang. Abang pulang cepat dan lagi singgah di warung. Divaa nitip martabak. Kamu mau menitipkan sesuatu?"

"Emmm, aku nitip mie ayam. Lomboknya paling banyak, Bang. Kalau perlu sesendok nasi penuh."

"Sayang?"

"Abang bisa jemput ke sini, kok." Chayana  tersenyum pada wanita yang tengah memperhatikannya itu. Ia kemudian menutup speaker dan izin untuk pergi dari sana pada Reina.

Chayana  berjalan lesu menuju sudut ruangan. "Are you okey, Honey?"

Suara tangis Chayana  perlahan mengalun. Ia beberapa kali menghapus air matanya. Hatinya sesak tak terkira. Pria itu menjadikannya sebagai selingkuhan?

"Abang akan ke sana." Sambungan telepon berakhir. Chayana  menunduk dalam. Pandangannya mengabur dan saat itu pula lengannya ditarik. Ia dibawa menuju altar pernikahan.

Dari pandangannya yang mengabur, Chayana  menatap punggung tegap pria itu. Kulit putih dengan lengan yang kokoh. Chayana  pasrah saja saat ia didudukkan di samping pria itu. Tepat di depan penghulu.

Selendang putih ditaruh di atas kepalanya dan pria itu. Saat tangan pria itu menyalami tangan penghulu, tatapannya mengarah ke arah Chayana . Mereka saling tatap lama.

"Siapa nama mempelai wanita dan ayah wanitanya?"

"Chayana  Sun Fobos dan Morgan D Lay," tegasnya dengan mata tajam menatap Chayana .

"Saya nikahkan dan kawinkan engkau Ananda Argo Ray Astron bin alm. Rekta Ariel Astron dengan wanita bernama Chayana  Sun Fobos binti Morgan D Lay dengan mas kawin tersebut, dibayar tunai."

"Saya terima ... nikah dan kawinnya ... Chayana  Sun Fobos ... binti Morgan D Lay ... dengan mas kawinnya tersebut ... dibayar ... tunai." Ray mengucapkan kalimat itu dengan sesekali menyelipkan jeda demi memberikan Chayana  kesempatan untuk membatalkan pernikahan ini. Namun, wanita itu tak bergeming sama sekali.

Saat teriakan sah menggema. Chayana  tersentak dan menatap sekitar. Wanita itu baru sadar akan apa yang terjadi. Ia mengedarkan pandangannya hingga berhenti pada seorang pria yang terkejut menatapnya. Di sampingnya, Reina memegang tangannya sambil melirik ke arah altar dan suaminya.

Beberapa wartawan mulai mendekati mereka. Meminta kejelasan atas pengantin wanita yang diganti. Chayana berdiri diikuti oleh Ray. Dengan sigap bodyguard yang sedari tadi berdiri mendekat dan menghalau para wartawan.

Blits kamera mulai beradu. Memotret banyak momen tentang wanita yang dinikahi oleh CEO muda, Ray.

Bersamaan dengan itu, dua pria mendekati kedua mempelai. Iqbal mencengkeram kuat kerah kemeja Ray. Tangannya terkepal bersiap melayangkan satu pukulan pada pria itu.

Sebelum tinju Iqbal mendarat sempurna, suara tamparan menggema di ballroom. Iqbal dilanda kebingungan. Yang menikahi Chayana  tiba-tiba siapa dan yang ditampar oleh adiknya itu siapa? Hadeuh! Iqbal tak paham.

Iqbal memperhatikan seorang pria yang masih memalingkan wajah sebab tamparan Chayana .

'Ini yang benar yang mana, sih?' batin Iqbal menjerit. Bibirnya meringis saat melihat setetes darah memenuhi pinggiran bibir pria itu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Belenggu Hasrat Tuan Muda Adalrich
8.9
Hans merupakan pewaris takhta keluarga Adalrich yang tampak sempurna, namun ia menyimpan rahasia besar mengenai trauma psikologisnya terhadap wanita. Demi menutupi rasa jijik yang ia derita, Hans selalu bersikap angkuh dan dingin. Segalanya berubah saat ia bertemu Sashenka, putri dari rival bisnis bebuyutannya. Kehadiran gadis itu justru membangkitkan gairah yang selama ini mati. Kini, Hans harus berjuang menaklukkan hatinya di tengah perseteruan keluarga.
Sampul Novel Cinta Yang Terenggut
7.9
Sepuluh tahun menikah, rumah tangga Jonathan dan Theresia hancur karena depresi akibat kemandulan. Jonathan yang lelah disiksa secara fisik dan mental akhirnya menggugat cerai. Di tengah proses itu, ia jatuh hati pada Karin, sekretarisnya yang lembut dan kontras dengan sang istri. Namun, Theresia berusaha keras mempertahankan hubungan mereka. Akankah Jonathan berhasil pergi, ataukah ada niat tersembunyi di balik ketulusan Karin yang tampak naif?
Sampul Novel Kei's Three Children
8.8
Keina diusir setelah dituduh mengkhianati kekasih saudara tirinya. Di titik terendah, ia mengalami tragedi hingga hamil. Meski berjuang dalam kemiskinan, Keina bangga membesarkan tiga anak jenius: Anna sang pelukis, Alice si penulis, dan Andre sang aktor cilik. Takdir mempertemukannya dengan Jeremy, CEO industri film yang ternyata ayah biologis mereka, saat Andre memulai syuting perdana. Kehidupan Keina pun berubah drastis sejak pertemuan tak terduga itu.
Sampul Novel Kembalinya Istri yang Tak Diinginkan
8.4
Di hari ulang tahun pernikahan, Alisha dijebak oleh selingkuhan Jordan hingga terbangun di pelukan pria asing. Saat Alisha menuntut cerai karena dikhianati, Jordan justru meremehkan lukanya. Kini, Alisha telah bangkit menjadi bintang ternama yang memikat dunia. Jordan yang dihantui penyesalan mencoba mengejarnya kembali, namun ia terkejut saat mendapati Alisha telah bersama seorang taipan berkuasa yang ternyata adalah kakaknya sendiri.
Sampul Novel Pengkhianatanmu Adalah Kesalahan Terbesarmu
9.4
Alya, anak angkat keluarga Haris, harus menanggung luka saat dikhianati Revan hingga hamil. Diusir dan diminta menggugurkan kandungannya demi reputasi, Alya memilih pergi demi membesarkan putranya, Rayan, sendirian. Bertahun-tahun kemudian, ia sukses bangkit namun takdir membawanya kembali pada Revan yang kini memohon maaf. Meski Revan berusaha menebus dosa masa lalu, luka hati Alya terlalu dalam. Akankah ia memberi kesempatan atau menutup pintu selamanya?
Sampul Novel Pengkhianatannya Membangkitkan Kekuatan Sejatinya
8.9
Lima tahun aku menjadi sosok anonim 'Aura' demi kesuksesan Revan. Namun, saat menyusulnya, aku memergoki dia bermesraan dengan asistennya, Kyra. Alih-alih merasa bersalah, Revan justru menyalahkan aku atas kelalaian Kyra dan mengusirku di depan para eksekutif. Pria itu lupa siapa yang membangun kariernya. Saat kehancuran melanda, CTO kami muncul dan membongkar identitas asliku sebagai pemilik perusahaan yang sesungguhnya di hadapan Revan yang terkejut.