Sampul Novel Menantu jadi pembantu

Menantu jadi pembantu

8.8 / 10.0
Dalam Menantu jadi pembantu, Sabira Prameswari menghadapi realita pahit setelah menikah dengan Daffa. Diuji egoisme suami dan campur tangan mertua, ia harus memilih antara bertahan atau berpisah. Baca romance novel ini sebagai pilihan fiction books menarik di platform online novel.
Ringkasan Menantu jadi pembantu
Pertemuan Sabira Prameswari dan Daffa Prasetya di media sosial berujung pada pernikahan yang jauh dari kata indah. Sabira terjebak dalam realitas pahit akibat sifat egois sang suami serta dominasi ibu mertua yang terus mencampuri urusan domestik mereka. Di tengah tekanan batin dan konflik rumah tangga yang kian meruncing, Sabira harus menentukan pilihan sulit. Akankah ia tetap bertahan demi komitmen, atau memilih perceraian sebagai jalan keluar?
Baca Selengkapnya

Menantu jadi pembantu Bab 1

"Dafaaaa," teriak Aruna.

"Iya, ma," ucap Daffa tersengal-sengal.

Daffa baru saja selesai mandi setengah berlari mendekati wanita yang telah melahirkannya memanggil. Dengan nafas yang terengah-engah Daffa melirik ke arah sang istri yang baru lima bulan yang lalu dia nikahin. Berkenalan lewat sosial media, bertemu, dan meminang sang istri.

"Kamu lihat istri kamu itu, masa pergi kondangan penampilan seperti itu. Gimana sih. Malu-maluin, nanti teman-teman mama pada ngatain mama lagi," celetuk Aruna seraya menyilangkan tangan di dada.

"Kamu kasih tau dong sama istri kamu itu, kalau pergi kondangan itu dandan yang cantik. Pakai make-up, lipstik, gaun yang cantik. Ini nggak, cuma pakai gamis polos nggak ada modelnya. Kampungan banget sih. Makanya cari istri itu yang pintar dandan," cerocos Aruna dengan mata melotot penuh intimidasi.

Aruna adalah ibu kandung Daffa. Dia selalu tampil cetar membahana jika bepergian. Dan istrinya Daffa selalu jadi bahan caciannya.

Sabira dan Daffa baru lima bulan menikah. Gadis yang di nikahi Daffa tinggal di pelosok daerah.

Awalnya Daffa sering mengirim pesan chat lewat sosmed pada Sabira. Lalu mereka bertemu. Daffa mendatangi rumah Sabira.

Perjalanan ke rumah Sabira membutuhkan waktu delapan jam. Di pertemuan pertama itu lah ternyata Daffa jatuh hati pada gadis kampung polos seperti Sabira. Lalu memutuskan meminang Sabira dua bulan lagi.

Karena acara pernikahan di laksanakan di rumah Sabira, keluarga dari pihak Daffa hanya beberapa orang saja yang datang termasuk orang tuanya Daffa.

Setelah menikah, mereka awalnya tinggal di rumah orang tua Sabira. Lima bulan setelah menikah, Daffa mengajak sang istri untuk pindah ke kota dan tinggal di rumah orang tuanya.

Dengan izin dari orang tua Sabira, akhirnya mereka pindah ke rumah orang tua Daffa. Sabira tidak menyangka, ternyata setibanya di sana, keluarga suaminya seolah menganggapnya asisten rumah tangga. Semua pekerjaan rumah di berikan pada Sabira, padahal di rumah itu juga ada adik dan istri adiknya Daffa.

"Dek," panggil Daffa seraya memegang bahu Sabira.

Seketika itu Sabira terperanjat dari lamunannya.

"I-iya, mas," jawab Sabira tertunduk lesu.

"Kamu ganti baju sana, ganti baju yang bagus. Kamu pakai celana jeans atau apa gitu. Gaya dikit dong. Kalau perlu kamu nggak usah pakai jilbab. Malu-maluin aja tau," celetuk Daffa.

Netra Sabira membulat sempurna saat mendengar ucapan sang suami yang memintanya memakai celana jeans. Jelas-jelas Sabira yang notabanenya adalah wanita saat. Kemana-mana selalu pakai gamis dan jilbab panjang.

"Apa mas? kamu menyuruh ku untuk memakai jeans. Maaf, mas, aku nggak bisa. Kewajiban seorang muslimah harus menutup aurat bukan mengumbar aurat. Lagipula penampilan aku seperti ini, jauh sebelum mengenal kamu, mas. Kamu itu kepala keluarga, seharusnya kamu bangga karena aku sudah menolong kamu dari dosa. Mas tahu kan, dosa seorang suami itu membiarkan istrinya mengumbar aurat di depan orang lain," cerocos Sabira.

Sabira tau pasti ini karena hasutan ibu mertuanya untuk membuat mas Daffa mengomentari penampilannya.

Penampilan Sabira sangat sederhana. Ia memakai gamis polos, jilbab panjang, make-up tipis. Karena memang seorang muslimah tidak boleh terlalu berlebihan memakai make up jika keluar rumah.

"Iya sudah, terserah kamu. Aku malas dengar ceramah mu. Itu saja yang kamu ucapkan kepadaku. Sampai panas telingaku dengarnya," sungut Daffa.

"Kalau kamu kepanasan, itu artinya ada setan di dalam diri kamu, mas," seloroh Sabira berlalu pergi.

Tampak dari raut wajah Daffa, ia menyimpan amarah setelah mendengar ucapan Sabira. Namun Sabira tak melihat ekspresi wajah suaminya.

"Loh, kok kamu gak ganti baju?" tanya Aruna yang berdiri di teras rumah.

"Nggak, ma. Baju ku ini masih bagus, untuk apa di ganti," cicit Sabira melengos.

"Dasar orang kampung. Kamu itu sekarang tinggal di kota. Kebiasaan di kampung nggak usah kamu bawa ke kota," celetuk Aruna, membuat Sabira menghentikan langkahnya.

Sabira menoleh ke belakang dan menatap sinis pada mertuanya. Dia tak menyangka ada manusia seperti mertuanya yang menyuruh untuk mengumbar aurat daripada menutup aurat.

"Kamu lihat abang ipar kamu, Doni. Dia dan istrinya cuma jarak dua tahun. Umur mereka sudah lebih tiga puluh tahun, tapi mereka gaya seperti anak muda. Nggak seperti kamu, masih muda tapi suka pakai gamis seperti ibu-ibu beranak tiga," cecar Aruna.

Geram dengan ucapan ibu mertua, ingin rasanya Sabira menjawab. Namun ia harus menahan emosi karena Sabira sadar diri, ia dan suaminya tinggal menumpang di rumah Aruna. Lagipula mereka baru satu minggu tinggal di rumah Aruna. Jadi harus bisa jaga sikap.

"Sudah, ma. Nggak usah ribut, ayo kita pergi," ajak Daffa meleraikan perdebatan antara ibu dan istrinya.

"Panggil papa kamu, Daf," perintah Aruna pada Daffa untuk memanggil suaminya.

"Tidak perlu di panggil, papa bisa jalan sendiri," jawab Andri, papanya Daffa.

Mereka berempat pun pergi menggunakan kendaraan roda dua milik mereka masing-masing.

Tak butuh waktu lama, mereka tiba di tempat acara. Semua memandang ke arah keluarga Aruna. Terutama Daffa, pria itu memiliki paras yang cukup tampan membuat para tamu yang lain memandangnya.

"Aruna, akhirnya kamu datang juga, aku pikir kamu nggak datang tadi," ucap seorang ibu-ibu berpenampilan cetar membahana.

"Iya Bu Nurma, aku pasti datang kok. Kamu nggak usah khawatir soal itu," jawab Aruna.

"Ini Daffa kan? Mana istri kamu, Daff?" tanya Nurma.

"Katanya kamu baru nikah ya. Kok istri kamu nggak di ajak. Oh iya, ini siapa, Aruna?" lanjut Bu Nurma menunjuk pada Sabira.

Daffa dan Aruna terdiam, mereka saling pandang beberapa detik. Sedang Sabira menundukkan wajahnya. Tak ingin menatap langsung orang-orang di sekitarnya.

"Ini kok pada diam sih, atau jangan-jangan ini istrinya Daffa?" tanya Bu Nurma antusias.

Nurma adalah teman lamanya Aruna. Ia sangat tahu tentang keluarga Aruna. Siapa suami Aruna, berapa orang anak Aruna, bahkan makanan kesukaan Aruna juga dia tau.

Dan kali ini, Nurma mengernyitkan alis saat melihat Sabira. Karena dia belum pernah bertemu dengan Sabira sebelumnya.

"Bu Aruna, apa kamu baik-baik saja?" tanya Nurma memegang bahu Aruna.

Seketika itu membuat Aruna kaget.

"I-iya Bu Nurma," jawab Aruna gugup.

"Kamu belum jawab pertanyaan aku loh, ini istrinya Daffa? Kalau iya, pintar juga Daffa cari istri, cantik juga menantu Bu Aruna ini " tanya Nurma penasaran.

"Tapi sayang, dia berasal dari kampung," batin Aruna sedikit melirik ke arah Sabira.

"Hemmm, bukaaaannnn," jawab Aruna sarkas.

Sabira yang sejak tadi tertunduk, ia mendongakkan kepala tak menyangka ibu mertuanya menjawab seperti itu. Kehadirannya sebagai seorang menantu tak di anggap oleh ibu mertuanya.

Sedang Daffa dan papa Andri menoleh ke arah Aruna. Beberapa detik mereka saling pandang sebelum Aruna melanjutkan ucapannya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Menantu jadi pembantu

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Air Mata Bintang, Akhir Pengabdianku
8.9
Sepuluh tahun mengabdi dalam bayang-bayang, pengorbanan istri Daffa Prawirodirdjo hancur saat melihat suaminya pamer kebahagiaan dengan Leni, cinta lamanya. Puncaknya, Daffa tega menelantarkan Bintang yang terluka di hari ulang tahunnya demi membela putri Leni. Muak dengan pengkhianatan itu, sang istri membawa Bintang pergi dan memulai hidup baru sebagai seniman sukses. Saat Daffa kembali memohon ampun tiga tahun kemudian, pintu maaf telah tertutup selamanya.
Sampul Novel Asisten Terkekang Oleh Majikan
8.3
Dian telah mengabdi sebagai asisten di keluarga Firdaus sejak remaja. Namun, ketenangannya terusik saat Niko, sang putra sulung, pulang untuk memimpin bisnis keluarga. Meski sudah beristri, Niko justru terobsesi mengejar Dian dan menjadikannya tawanan asmara yang tersembunyi. Tinggal satu atap membuat tekanan Niko semakin menggila hingga Dian sulit menghindar. Di tengah jeratan obsesi sang majikan, mampukah Dian melepaskan diri dari kungkungan pria itu?
Sampul Novel Cinta dan Dendam Andara
9.8
Andara meninggalkan kehidupan desa untuk merantau ke kota besar. Misi utamanya adalah menemukan sosok yang bertanggung jawab atas penderitaan sang ibu di masa lalu. Saat bekerja sebagai staf pembersih, ia justru menarik perhatian seorang CEO tampan yang menjadi pimpinannya. Benih cinta mulai tumbuh di antara mereka berdua di tengah perbedaan status sosial. Namun, ketika hubungan semakin dalam, berbagai rintangan besar muncul menguji kesetiaan mereka.
Sampul Novel Cinta Pertama Sumber Penderitaanku
8.1
Terlahir kembali, protagonis Cinta Pertama Sumber Penderitaanku menolak menikahi Fred, pria yang ia kejar selama sepuluh tahun. Ia memilih dijodohkan dengan kakak tiri Fred, Zico. Di kehidupan lalu, ia tewas mengenaskan akibat distosia, hanya untuk mengetahui bahwa anak yang dikandungnya adalah hasil perselingkuhan Fred dengan wanita lain menggunakan obat ciptaannya. Kali ini, ia membiarkan mereka hidup tanpa bantuannya. Namun, saat Fred melihat cincin Zico di jarinya, pria itu justru menjadi gila.
Sampul Novel Dipaksa Menjadi Boneka di Hadapan Istri Palsu
9.5
Sakti nekat menikahi Anjani, gadis yatim piatu, meski ditentang keluarganya. Namun, ia terpaksa menjalani pernikahan kedua dengan Mala demi mendapatkan donor jantung bagi kakeknya. Di bawah ancaman sang ayah yang mengincar keselamatan Anjani, Sakti terjebak dalam poligami rahasia. Setahun berselang, kebohongan ini terungkap oleh Anjani. Kini, Sakti harus menghadapi kehancuran rumah tangganya di tengah konflik status sosial dan pengkhianatan yang menyakitkan.
Sampul Novel Terpaksa Menikah Dengan CEO
9.4
Demi membalas pengkhianatan mantan kekasih dan saudara tirinya, Abigail Mason berencana menikahi pria miskin sebagai alat balas dendam. Namun, sebuah kesalahan fatal di kedai makan membuatnya melamar pria yang salah. Abigail justru terikat pernikahan kilat dengan Hunter Levisay, sosok pria dingin yang misterius. Mengapa Hunter bersedia membantunya? Di balik tatapan tajamnya, tersimpan rahasia besar yang akan mengubah hidup Abigail dalam pusaran cinta dan intrik.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan