Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Marriage Agreement

Marriage Agreement

Aileen Benyamin terpaksa menerima perjodohan dengan Samuel Manasye demi melunasi utang besar ayahnya kepada Ruben Manasye. Meski baru sekali bertemu, keduanya sepakat menikah dengan rencana rahasia: pura-pura hamil, adopsi anak, lalu cerai. James, kekasih Aileen, merestui pernikahan ini namun mengajukan syarat yang sangat berat. Akankah sandiwara mereka berjalan mulus, atau justru syarat sulit dari James menghancurkan segalanya?
Bab
Bagikan

Bab 2

Selanjutnya Samuel menjelaskan idenya, “Kupikir saat ini kita menuruti saja kehendak orang tua untuk menikah. Setelah itu kita kan, tinggal di rumah sendiri. Sudah nggak usah berpura-pura lagi. Kita jalani hidup kita masing-masing. Bagaimana?”

Aileen mengerutkan kening. Ide bagus, cetus gadis itu dalam hati. Tapi mau sampai kapan bersandiwara seperti itu? Lalu bagaimana dengan James?

“Kita cukup menikah dua tahun saja. Setelah itu bercerai,” lanjut Samuel seperti memahami kerisauan hati lawan bicaranya. “Akan lebih baik kalau pernikahan kita dikaruniai seorang anak….”

“Hah?!” sergah si gadis terperanjat. “Dua tahun itu waktu yang nggak sebentar, Sam. Terus gimana cara kita punya anak?”

“Ya kamu pura-pura hamil. Terus kita adopsi anak,” jawab sang pemuda enteng.

“Gila! Nggak mungkin!”

“Kenapa nggak? Kamu pakai aja bantal untuk membuat perutmu kelihatan besar seperti orang hamil. Beres, kan?”

“Kalau mamaku mau menyentuh perutku gimana?” tanya Aileen panik.

Samuel memandanginya sambil tersenyum. “Kalian kaum wanita biasanya kan pintar berstrategi. Kamu orang yang paling mengenal karakter mamamu. Pasti bisa menemukan cara agar dia tak sampai menyentuh perutmu. Apalagi waktu itu kalian kan sudah tidak tinggal seatap.”

Si gadis menggigit bibirnya. Perasaannya kalut sekali. Masa dia sampai hati membohongi ibunya sendiri? Tapi...tapi…Mama juga tega memintaku menjalani perjodohan yang tak kuinginkan ini, batinnya membela diri.

Aileen berusaha menguatkan hatinya. Dia lalu bertanya pada Samuel, “Terus rencana selanjutnya bagaimana? Sesudah bayi itu lahir, apa yang akan kita lakukan?”

“Tunggu sampai beberapa bulan,” sahut pemuda itu tangkas. “Lalu kita berdua ribut-ribut. Kamu menemukanku berselingkuh. Karena kecewa berat, kamu menggugat cerai dan tak mau mengurus anak kita. Akhirnya perkawinan berakhir dan hak asuh anak jatuh ke tanganku. Selesai!”

Si gadis terbelalak tak percaya. “Anak itu akan tetap kau asuh?” tanyanya meminta penjelasan.

Samuel mengangguk mantap. “Betul. Jadi orang tuaku takkan memaksaku untuk menikah lagi. Yang penting keluarga Manasye sudah mempunyai penerus. Bagus bukan rencanaku? Berakhir happy ending bagi kita berdua. Kau hidup bebas melajang lagi. Aku juga takkan diusik untuk menikah lagi karena orang tuaku kecewa dengan kegagalan pernikahan kita.”

“Kamu sudah merencanakan semuanya sebelum datang kemari,” cetus Aileen. “Cuma ada satu pihak yang...ehm...dirugikan dalam hal ini. Yaitu James, pacarku.”

Sang pemuda menatapnya penuh arti. “Karena itulah tadi aku bertanya apakah kamu sudah mempunyai kekasih. Kalau ya, it’s ok. Ceritakan saja rencana ini padanya. Jika pacarmu itu benar-benar mencintaimu, takkan menjadi masalah baginya menunggumu dua tahun lagi. Toh, kalian tetap bisa bebas bertemu selama kita menikah. Aku takkan melarang dia datang ke rumah. Pacaran saja sebebas-bebasnya. Aku nggak peduli. Asalkan jangan sampai ketahuan orang lain. Bisa-bisa skenarionya nanti berubah. Kamu yang berselingkuh. Bukan aku. Hahaha….”

Aileen terdiam selama beberapa saat. Dia sedang memikirkan baik-buruknya rencana Samuel bagi masa depannya. Gadis itu meringis. Setelah menikah dengan Samuel, dirinya mungkin akan lebih bebas berpacaran dengan James. Tidak ada jam pulang seperti yang selama ini berlaku di rumahnya. Tapi dia dan kekasihnya itu harus berhati-hati mencari tempat yang aman untuk memadu kasih.

Nggak bisa bebas pergi ke tempat umum lagi seperti sebelumnya, dong! kilah gadis itu dalam hati. Bergandengan tangan, berangkulan, makan di piring yang sama…. Semuanya itu harus dilakukan sembunyi-sembunyi. Aduh, James mau nggak ya, diajak backstreet kayak ABG? pikir Aileen cemas.

“Mikirin apa, sih? Kok lama banget?” tanya tamunya ingin tahu. Lucu juga cewek ini kalau lagi gundah, pikirnya geli.

Dipandanginya Aileen dengan sungguh-sungguh. Pilihan Papa sebenarnya bagus juga, batinnya memuji gadis itu. Cewek ini cantik. Penampilannya juga tak mengecewakan. Tubuhnya tinggi langsing. Penampilannya pun modis meski berada di rumah. Seandainya saja diriku tidak bermasalah, barangkali aku bisa belajar menyukainya….

“Dua tahun itu kok lama banget rasanya, ya,”cetus gadis itu membuyarkan lamunan Samuel. Pemuda itu sampai tergagap menanggapi komentarnya. “La…lama maksudmu? Itu…itu sudah waktu tersingkat yang sanggup kupikirkan untuk perkawinan kita. Kalau diperpendek, takutnya malah ketahuan. Bisa berabe nanti.”

“Aku mesti mendiskusikannya dulu dengan pacarku. Belum tentu dia setuju,” kata Aileen bersikeras.

“Silakan saja. Barangkali dia bisa mengusulkan ide yang lebih baik. Tapi seperti yang tadi kubilang. Kalau dia sungguh-sungguh mencintaimu, waktu dua tahun menunggumu itu tak ada artinya. Apalagi hanya sekadar formalitas saja. Kalian tetap berpacaran seperti biasa. Asal jangan menyolok di depan umum.”

Aileen menggigit bibirnya. Dia lalu mengungkapkan kekuatirannya, “Walaupun begitu, statusku sudah berubah menjadi istri orang, Sam. Kalau kita bercerai nanti, aku akan menjadi janda. Kamu tahu kan, bagaimana pandangan orang sini terhadap janda? Aku kuatir keluarga James tak bersedia menerimaku lagi karena status itu….”

“Itu adalah tugas pacarmu untuk menjelaskan pada keluarganya. Membuat mereka mengerti bahwa kamulah satu-satunya wanita yang dicintainya. Jangan kamu tanggung sendiri beban itu, Leen. Namanya sepasang kekasih ya harus saling berbagi suka dan duka. Bukan cuma mau sukanya aja….”

Masuk akal juga kata-katanya, pikir gadis itu. Justru ini dapat merupakan pembuktian seberapa besar cinta James padaku. Kalau aku yang berada dalam posisinya, bagiku tak masalah menunggu dua tahun saja. Toh, kami saat ini juga belum kepikiran untuk menikah.

“Ok,” cetus gadis itu mengambil keputusan. “Akan segera kubicarakan hal ini dengan pacarku. Kamu akan kuhubungi secepatnya.”

“Sip,” sahut lawan bicaranya lega. Pemuda itu lalu meraih ponselnya. “Berapa nomor WA-mu? Aku mau menyimpannya.”

Aileen menyebutkan sejumlah angka. Setelah menyimpan nomor itu dalam ponselnya, Samuel langsung meneleponnya. Ponsel gadis itu berbunyi.

“Nggak usah diangkat,” kata pemuda itu. “Itu telepon dariku. Supaya kamu bisa menyimpan nomor WA-ku.”

Gadis di hadapannya mengangguk. Dia menghela napas lega. Ditatapnya Samuel penuh terima kasih.

“Syukurlah kita berdua sepakat, Sam. Semoga semuanya berjalan lancar,” ucapnya lirih. Sorot matanya kini jauh lebih bersahabat.

Pemuda di hadapannya mengangguk mengiyakan. “Kalau ada apa-apa, jangan sungkan-sungkan menghubungiku kapan saja. Keberhasilan sebuah rencana membutuhkan kerja sama yang baik di antara kedua belah pihak.”

Giliran Aileen yang mengangguk. Terima kasih, Tuhan, batin gadis itu bersyukur. Kalaupun aku harus menikah dengan laki-laki yang tak kucintai, setidaknya dia bukan orang yang menyebalkan. Perkawinan itu juga untuk sementara waktu. Selanjutnya diriku akan bebas merdeka lagi sebagai Aileen Benyamin!

***

“Apa katamu? Kita backstreet?” cetus James tak mengerti. Ditatapnya Aileen penuh tanda tanya. Kekasihnya itu mengangguk mengiyakan.

Dia lalu menceritakan perjodohan antara dirinya dengan Samuel, putra kawan lama ayahnya. Dijelaskannya pula tentang ide pemuda itu untuk sekadar menikah di atas kertas dan bercerai dua tahun kemudian.

James termangu mendengar penuturan sang kekasih. Dirinya merasa tak terima dengan pengaturan pernikahan Aileen oleh orang tuanya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bingkisan Daster Bekas Mertua
8.6
Bagaimana nasib sebuah pernikahan jika kendali keuangan sepenuhnya dipegang oleh ibu mertua? Konflik muncul saat sang suami dipaksa untuk selalu menuruti setiap keinginan ibunya tanpa pengecualian. Di tengah tekanan dominasi keluarga yang begitu kuat dan hilangnya kemandirian dalam rumah tangga, mampukah pasangan ini menemukan jalan menuju kebahagiaan? Kisah ini menyoroti perjuangan mempertahankan cinta di bawah bayang-bayang kendali mertua.
Sampul Novel Brondong Toxic
9.1
Arum, janda tanpa anak, menjalin asmara rahasia dengan Viki, pria yang lebih muda. Ia menyembunyikan hubungan ini demi menghindari gosip kantor yang menuduh Viki sebagai perusak rumah tangganya dengan Pras. Namun, Arum justru terjebak dalam toxic relationship. Viki terbukti boros, temperamental, hingga tega melakukan kekerasan fisik dan berselingkuh dua kali. Akankah Arum tetap bertahan atau sanggup melepaskan diri dari jeratan pria tersebut?
Sampul Novel Bukan Seorang Pengganti
7.9
Dira hancur saat dokter memberikan vonis medis yang mengerikan. Tanpa dukungan di masa kritis, ia menyadari suaminya selama ini hanya menganggap dirinya sebagai sosok pengganti yang tak berharga. Di tengah penderitaan fisik dan batin, Dira harus mengambil keputusan besar terkait hidupnya. Mampukah ketulusan cinta yang ia berikan selama ini membuka mata sang suami, ataukah ia akan tetap dipandang sebelah mata sebagai bayangan orang lain selamanya?
Sampul Novel DICERAI SUAMI DINIKAHI BOS KEJAM
9.3
Tiga tahun Hana mengabdi sebagai istri penurut bagi Bima, namun hatinya tetap dingin. Pernikahan tanpa sentuhan itu akhirnya kandas setelah kakek Bima wafat, membuat Hana diceraikan demi kekasih pilihan suaminya. Di tengah keterpurukan, takdir mempertemukannya dengan Matheo. Sebuah kesalahpahaman fatal membuat Hana dituduh sebagai mata-mata oleh bos kejam tersebut, sebuah pertemuan yang lantas menjungkirbalikkan seluruh sisa hidupnya.
Sampul Novel Hot Love - George & Regina
9.8
George, agen CIA, dan Regina dari KGB, gagal menjalankan misi pembunuhan presiden lawan karena terlalu asyik bercinta hingga kesiangan. Kini, apartemen mereka dihujani tembakan helikopter Apache. Diburu oleh organisasi masing-masing dan tentara bayaran, sepasang kekasih ini harus melarikan diri demi nyawa mereka. Di tengah pelarian maut yang menegangkan, gairah panas tetap membara di antara keduanya. Mampukah mereka bertahan dari pengepungan global ini?
Sampul Novel Istri Bayaran Yang Menyembuhkan Penyakitnya
9.0
Valerian DeVere mengambil langkah nekat dengan mencari istri bayaran demi menutupi kelemahannya. Namun, kontrak ini membawa keajaiban medis saat wanita tersebut secara tak terduga mampu menyembuhkan penyakit kronisnya. Seiring waktu, kesepakatan bisnis ini berubah menjadi ikatan yang rumit dan penuh risiko. Valerian kini terjebak dalam dilema besar: apakah ia benar-benar telah pulih, atau justru terseret ke dalam sebuah konspirasi gelap yang mengancam nyawanya?