Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kuyang Kalimantan

Kuyang Kalimantan

Teror mistis menghantui tanah Kalimantan melalui legenda kuno yang haus darah. Fokus utama ancaman gaib ini mengincar para ibu hamil serta mereka yang tengah berjuang dalam proses persalinan. Di tengah suasana mencekam, hukum adat menjadi perlindungan terakhir yang mutlak. Siapa pun, termasuk anggota suku asli, dilarang keras melanggar pantangan suci yang telah ditetapkan secara turun-temurun. Pelanggaran kecil sekalipun dapat berujung pada petaka yang sangat fatal.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Meylisa, kamu kalau pergi kemana-mana jangan lupa baca do'a dan selalu baca ayat kursi. Apalagi kalau ada yang nanyain usia kehamilanmu, jangan sembarangan kasih tau secara detail yah, terlebih orang yang gak kamu kenal, bahaya!"

Aku hanya menggangguk. Aku sangat tau Mama khawatir dengan keadaanku. Setelah menanti anak dengan lama pernikahan 10 tahun ini.

"Gak usah terlalu lebay ah, Ma. Lagian itu makhluk halus, masih aja percaya begituan. Musyrik, Ma, musyrik," gerutuku.

"Kamu ini kalau dikasih tau. Lagian yang mama kasih tau ini bukan makhluk halus, dia sama kayak kita cuma bersekutu dengan makhluk halus."

"Ye kan sama aja, Ma." Karena gak mau terlalu banyak diceramahi Mama aku segera pergi pulang dengan Mas Pras.

Rumahku lumayan jauh dari kediaman Mama. Melewati banyak hutan, kuburan, serta pemukiman warga yang tampak seram kalau malam. Suamiku bisa menjemput malam karena siangnya harus kerja. Aku sudah lama tinggal bersama Mama, saatnya kembali menemani suamiku.

"Mas percaya sama kuyang gak sih? Atau parakang, atau pokpok yang sering dibilang Mama?" tanyaku sesaat dalam perjalanan pulang itu.

"Kenapa tiba-tiba kamu nanyain itu? Kamu gak percaya?" Aku melirik kearah kaca spion, wajah suamiku nampak berkerut karena baru kali ini aku menanyakan hal ini padanya.

"Ya gak tau sih Mas, kayak gak suka aja kalau tiap kali mau pulang malam pasti mama cerewet banget. Bahkan sampe suruh bawa bulu landak segala, kan kayak gimana gitu jadinya," keluhku.

"Ya sudah sih, Sayang. Kalau memang menurutmu gak masuk akal cukup dengarkan aja," hiburnya.

Aku memeluk mesra suamiku. Tangannya mengelus tanganku dengan lembut. bersyukur rasanya punya suami seperti dia. Pengertian dan juga baik hati.

Satu jam perjalanan hingga sampai dirumahku. Terasa sepi karena aku terbiasa dengan hiruk pikuk adik-adik yang serba rusuh. Saudaraku ada banyak, dan aku anak pertama.

Aku merebahkan diri di kamar tidur, sembari membuka smartphone milikku.

"Inget pesan Mama sama Abah, sayang. Kalau sampai rumah cuci kaki dan tangan baru tidur. Kalau perlu ambil air wudhu, terus tidur. Jangan lupa juga baca adab-adab agar terhindar dari gangguan setan," suruhnya.

Entah kenapa rasanya malas sekali. Badan pegel semua, perut juga makin membesar. Rasanya sudah tak sabar ingin menimang anakku, apalagi tendangan darinya dan juga sering kali menonjolkan kaki, atau sikutnya. Gemas.

"Nanti ah, Mas. Masih mager," tolakku.

Aku hanya melihat wajah heran suamiku. Tapi aku tersenyum genit padanya. Aku melihat wajah Mas Pras basah oleh air wudhu, kemudian tidur disampingku.

"Pokoknya jangan lupa ya, Sayang. Ambil air wudhu, baca adab-adab tidur, dan juga ayat kursi untuk penjagaan kita," suruhnya lagi.

"Ih, gak Mama, gak, Mas. Semuanya cerewet," keluhku.

"Ini demi kebaikanmu loh, Sayang." Mas pras berbalik menghadap kearahku. "Iya, iya nanti juga aku ke kamar mandi ambil wudhu," keluhku. Mas Pras tersenyum manis sembari mencubit hidungku.

"Sudah malam, Mas mau tidur duluan. Besok ada apel pagi, gak enak kalau sampai telat. Jangan begadang dan ingat pesan, Mas." Mas Pras kemudian tertidur.

Aku masih asyik menyekrol cerita dari grup aplikasi biru itu. Rasanya candu, dan juga membuatku terhibur. Ada aja para penulis menceritakan kisah yang menarik. Aku melihat jam sudah pukul 11 malam, karena mata terasa mengantuk. Akupun tertidur.

Namun, seketika aku terbangun. Ada suara diatas genteng. Suara itu semakin keras, aku merinding. Perutku terasa keras, badanku kaku. Aku beristighfar namun sangat sulit, ada apa ini.

Bahkan untuk menggoyangkan suamiku pun tak sanggup. Ya Allah ada apa ini? Suara itu menyeret-nyeret diatas genteng dan juga ada cahaya melewatinya. Aku berusaha menutup mata sambil baca ayat kursi dalam hati, namun perutku semakin keras tak terkendali.

Tak lama suara itupun pergi. Aku bisa bernafas lega, tapi badan ini tetap tak bisa bergerak. Sampai keesokan harinya.

"Mas? Ini apa? Pahaku berwarna biru?" Aku memegang warna lebam biru itu, namun tak sakit.

Suamiku langsung menatapku dengan takut.

"Semalam tidur ambil air wudhu gak? Adab-adab gak?" tanyanya yang membuatku menjadi takut.

"Mas?"

*cerita ini diambil dari sebagian kisah nyata dibumbui fiksi. Selamat membaca.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Broken Vessel
7.9
Di dunia di mana setiap orang memiliki kekuatan spesial bernama Arte, Trystan yang berusia 21 tahun justru terjebak dalam bahaya besar. Kekuatan langka miliknya memicu perburuan mematikan; banyak pihak ingin menghabisinya atau memanfaatkan kemampuannya. Hidup Trystan kini dipenuhi pengkhianatan, dendam, dan rasa kehilangan yang mendalam. Di tengah paksaan serta tanggung jawab besar, ia harus berjuang melindungi hal berharga sambil menghadapi musuh yang terus mengincar.
Sampul Novel Indra, Reinkarnasi Tiga Dewa
9.6
Nobel adalah dunia sihir yang menjadi medan perang antara manusia dan iblis. Saat populasi manusia melonjak, Raja Iblis menyebarkan virus mematikan. Indra, pemuda yatim piatu yang dibesarkan ras Triton, kehilangan desanya akibat monster terinfeksi. Ia berkelana melawan kegelapan bersama Aruna yang penuh rahasia dan Rai, pendekar yang ingin memulihkan kerajaannya. Akankah Indra mengungkap asal-usulnya dan menghentikan teror iblis dalam petualangan epik ini?
Sampul Novel Jalan Jodoh Sang Koki
8.1
Max, koki ternama, mendadak jadi buronan setelah masakannya tak sengaja menewaskan perdana menteri. Saat pelarian, jiwanya berpindah ke tubuh seorang wanita yang tenggelam di lokasi berbeda. Dalam raga barunya, Max justru jatuh cinta pada Wulan, sahabat dari Nadia. Begitu berhasil kembali ke tubuh aslinya, Max bertekad mencari dan menikahi Wulan. Namun, meyakinkan wanita itu bukanlah perkara mudah. Akankah cinta sang koki berakhir manis?
Sampul Novel Kitab sihir kristal biru
8.9
Fatima menjaga rahasia Perpustakaan Empat Kunci di Murra Kish hingga kedatangan Alfonso mengubah segalanya. Pria misterius itu mencari sebuah grimoire kuno, memicu benih cinta sekaligus kecurigaan di hati Fatima. Ternyata, Alfonso menyimpan rahasia besar kerajaan, sementara Fatima sendiri adalah pewaris permata legendaris yang diincar banyak pihak. Di tengah pengkhianatan dan ambisi gelap, ia harus memilih antara rasa cintanya atau bertahan dari kebohongan yang mengancam.
Sampul Novel Occidens
9.7
Tumbuh dalam kebencian akibat keserakahan orang tuanya, Edgar yang berdarah campuran harus memikul kutukan berat. Namun, kehadiran Selena, si gadis pencari kayu yang ceria, mulai meluluhkan hatinya yang beku. Saat cinta mulai bersemi, takdir kejam menghalangi. Edgar terpilih menjadi pemimpin kaum immortal dan penguasa klan demon. Sebagai raja, ia dilarang memiliki pendamping atau ratu. Mampukah cinta mereka bertahan melawan hukum dunia immortal yang mutlak?
Sampul Novel Penguasa Dewa Naga
7.9
Akara gagal memadatkan energi aura saat pembukaan ranah, membuatnya dihina sebagai sampah tanpa bakat. Namun, ia menolak tunduk pada takdir dan bertekad melampaui para jenius lewat kerja keras. Di balik kelemahannya, tersimpan identitas rahasia yang ditakuti para Dewa. Sebagai Penguasa Dewa Naga yang mampu mengendalikan waktu, ia akan membuktikan kekuatannya. Inilah perjalanan Akara menaklukkan alam semesta dan memimpin eksistensi tertinggi yang paling ditakuti.