Sampul Novel Kontrak Kedua, Istri Bayangan Sang Pewaris

Kontrak Kedua, Istri Bayangan Sang Pewaris

9.7 / 10.0
Terbangun di tubuh baru, Aurora terjebak dalam Kontrak Kedua, Istri Bayangan Sang Pewaris. Sebagai istri kedua Damian Aldridge, ia harus menghadapi intrik billionaire romance novels ini. Akankah ia tunduk pada kontrak atau melawan dalam modern novel penuh rahasia ini? Baca webnovel ini sekarang.
Ringkasan Kontrak Kedua, Istri Bayangan Sang Pewaris
Pasca kecelakaan tragis, Aurora Ellis terbangun di tubuh yang asing sebagai istri kontrak Damian Aldridge, sang pewaris bisnis yang manipulatif. Karir cemerlangnya di masa lalu kini berganti menjadi peran sebagai istri kedua yang dituntut memberikan ahli waris. Terjebak dalam intrik elit penuh rahasia berdarah, Aurora yang ambisius menolak untuk tunduk begitu saja. Bisakah ia bertahan di pernikahan gelap ini saat perasaan mulai tumbuh di tengah luka dan konspirasi?
Baca Selengkapnya

Kontrak Kedua, Istri Bayangan Sang Pewaris Bab 1

Aurora Ellis menghela napas panjang ketika layar laptop di depannya menampilkan angka-angka yang berputar tanpa henti. Ruangan kantor yang biasanya sepi malam itu menjadi saksi bisu perjuangannya selama berjam-jam. Pikirannya sudah tertuju pada deadline esok pagi, namun rasa letih mulai menggerogoti tubuhnya.

Jam menunjukkan pukul sebelas malam, dan hujan mulai mengguyur dengan deras di luar jendela kaca gedung pencakar langit itu. Suara tetesan air seolah mengiringi detak jantungnya yang kian memburu.

Aurora bukan tipe perempuan yang mudah menyerah. Sejak lulus dari universitas bergengsi, ia sudah bertekad mengukir namanya sendiri tanpa bergantung pada siapa pun. Dunia korporat adalah medan perangnya, dan ia adalah prajurit yang tak kenal lelah.

Namun, di balik ketegaran itu, ada tekanan yang tak terlihat. Ia sering mendengar komentar pedas dari rekan kerja dan keluarganya, yang menganggap dirinya "perawan tua" karena belum juga menikah di usia yang dianggap "terlambat" oleh banyak orang.

"Aurora, kapan kamu mau serius cari pasangan? Biar nggak sendirian terus," ujar ibunya saat mereka berbicara lewat telepon beberapa hari lalu, dengan nada yang mengandung harap dan sedikit kekecewaan.

Aurora hanya bisa tersenyum kecut dan menjawab, "Ibu, aku masih fokus karier dulu. Kalau memang jodoh, pasti datang."

Namun malam ini, pikirannya tak sepenuhnya tertuju pada pekerjaan atau komentar orang lain. Hujan dan angin kencang di luar membuat perjalanan pulangnya menjadi lebih menegangkan. Ia sadar bahwa jalanan macet parah, tapi ia harus segera pulang, merindukan kehangatan rumah yang terasa begitu jauh dari hiruk-pikuk kota.

Dengan sigap, Aurora menyalakan wiper mobilnya dan memerhatikan setiap kendaraan di depannya yang bergerak lambat. Sesekali ia melirik ke kaca spion, melihat kilatan lampu dari truk besar yang mengikuti di belakang.

Hatinya mulai cemas.

Beberapa detik kemudian, suara sirene ambulans terdengar dari kejauhan, membuat lalu lintas semakin kacau. Aurora mencoba mengalihkan pikirannya dari rasa takut, "Ini cuma perjalanan biasa. Aku sudah sering melewati jalan ini."

Namun takdir berkata lain.

Tanpa peringatan, truk kontainer yang melaju di belakang kehilangan kendali. Truk itu meluncur dengan kecepatan tinggi, menabrak deretan mobil yang terjebak macet. Tubuh Aurora tersentak hebat ketika mobilnya dihantam dari belakang dengan suara dentuman yang mengerikan.

Aurora merasakan tubuhnya terangkat dan terpental ke depan. Semua terasa gelap dan hampa. Suara sirine, teriakan, dan suara kaca pecah terdengar samar, seperti mimpi buruk yang tak berujung.

Ketika membuka mata, Aurora terkejut bukan main. Dia tidak berada di rumah sakit seperti yang dibayangkan, melainkan di sebuah kamar mewah yang tak dikenalnya. Cahaya lampu kristal berkilauan di atas, dinding berlapis kain sutra warna krem, dan udara hangat yang membuatnya semakin bingung.

Tubuhnya terasa berbeda. Tidak ada rasa sakit yang seharusnya muncul setelah kecelakaan berat.

Dan yang lebih membuatnya terkejut-di sampingnya, ada seorang pria dengan wajah maskulin dan mata tajam yang menatapnya tanpa berkedip.

"Apa... ini?" suara Aurora bergetar, hampir tak percaya.

Pria itu tersenyum tipis, suaranya dalam dan penuh kewibawaan.

"Aurora, kau sudah resmi menjadi istri kedua saya. Malam ini adalah malam pertama kita."

Aurora membeku.

Kata-kata itu seperti petir yang menyambar, merobek seluruh pikirannya.

"Maaf? Istri kedua? Aku... aku tidak mengerti," katanya sambil mencoba bangkit, tapi tubuhnya terasa lemas.

Pria itu dengan lembut menahan tangannya.

"Tenang, aku akan jelaskan. Aku Damian Aldridge, pewaris keluarga konglomerat Aldridge. Kau sudah menandatangani kontrak pernikahan dengan keluarga kami."

Aurora menatapnya dengan mata membelalak. Kontrak pernikahan?

"Apa maksudmu, kontrak? Aku tidak pernah setuju..."

Damian mengangkat alis dan mengeluarkan sebuah berkas dari meja di sampingnya. Berkas itu berisi tanda tangan Aurora.

"Kau sudah menandatangani ini. Sebuah perjanjian untuk menjadi istri kedua dan menggantikan posisi istri pertama yang sudah meninggal. Tugasmu adalah menjaga keluarga ini dan melahirkan penerus kami."

Aurora merasakan dunia berputar dengan cepat. Ia mencoba mengingat, tapi ingatannya kabur. Apakah kecelakaan itu membuatnya pingsan dan mengalami halusinasi? Ataukah ada sesuatu yang lebih gelap di balik ini semua?

Ia ingin menolak, ingin lari, namun tubuhnya terasa terikat oleh kenyataan yang dingin dan menyakitkan.

Damian menatapnya dalam-dalam, seolah menunggu respons yang lebih jelas.

"Aku tidak akan membiarkanmu lepas begitu saja. Kau adalah bagian dari permainan ini sekarang. Dan kau harus bertahan, Aurora," katanya dingin.

Kamar itu terasa semakin sesak bagi Aurora. Ia merasakan campuran takut, marah, dan bingung yang berkecamuk dalam dirinya. Bagaimana mungkin hidupnya berubah drastis dalam sekejap? Dari wanita karier bebas menjadi istri kedua seorang pria yang bahkan baru ia kenal?

Namun di balik semua itu, ada sesuatu yang bersemayam-rasa penasaran dan tekad untuk tidak menyerah pada nasib.

"Aku tidak akan menjadi boneka kalian," bisiknya pelan, penuh semangat.

Damian tersenyum sinis.

"Kau boleh menolak, tapi kontrak ini mengikatmu. Dan aku akan pastikan kau mematuhinya."

Malam itu, Aurora sadar bahwa hidupnya sudah terperangkap dalam labirin yang tak bisa ia hindari.

Sebuah pernikahan kontrak yang bukan hanya soal cinta, tapi tentang kekuasaan, rahasia keluarga, dan pertaruhan nyawa.

Dan ini baru permulaan.

Ketika Aurora mencoba bangkit dan mencari jalan keluar dari kamar mewah itu, sebuah suara dari balik pintu berbisik lembut, namun penuh ancaman:

"Aurora, kau pikir kau bebas? Di sini, kau hanyalah pion di tangan kami."

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Kontrak Kedua, Istri Bayangan Sang Pewaris

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cinta Terlarang, Murka Sang Wali
9.3
Sepuluh tahun mencintai waliku, Bima Wijaya, berakhir tragis saat aku menyatakan perasaan di usia delapan belas. Alih-alih balasan cinta, dia justru murka dan merobek lukisan berhargaku. Keadaan kian perih ketika dia membawa Clara, tunangannya, ke rumah. Bima yang dulu melindungi kini menjadi sumber luka terdalam. Demi menyembuhkan hati yang hancur, aku memutuskan pergi ke Jakarta untuk tinggal bersama Ayah dan memulai hidup baru di Universitas Indonesia.
Sampul Novel Cintamu Seperti Uang Kecil
8.4
Rani merasa tertekan menghadapi kenaikan harga pangan yang mencekik. Meski Dimas, suaminya, rutin menyiapkan kebutuhan pokok di rumah, ia hanya memberi Rani jatah harian sebesar 25 ribu rupiah untuk lauk pauk. Rani merasa nominal tersebut sangat tidak masuk akal dan menganggap suaminya sangat pelit. Saat Dimas memberikan uang itu dengan santai, Rani menerimanya dengan ketus. Baginya, uang sekecil itu bahkan tidak cukup untuk membeli bedak, apalagi memenuhi gizi keluarga.
Sampul Novel Dua Takdir, Satu Malam
9.7
Menjelang hari pernikahan, Damar terbangun di sisi sekretarisnya, Kyra. Murka karena merasa dijebak, Damar memecat Kyra dan menghancurkan reputasinya. Hidup Kyra lantas runtuh; ia kehilangan tempat tinggal serta biaya pengobatan ibunya. Di tengah penderitaan, Kyra menyadari dirinya hamil. Berbulan-bulan kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali saat Kyra tengah berjuang sendirian. Sebuah rahasia besar pun perlahan terungkap mengenai apa yang sebenarnya terjadi malam itu.
Sampul Novel Gadis Pengantar Tidur
8.5
Richard tersenyum puas setelah berhasil menjual seorang wanita demi uang. Maria, wanita malang yang menjadi korban penipuannya, kini terjebak dalam situasi pelik di kamar dua kosong satu. Ia terpaksa mengemban peran sebagai gadis pengantar tidur bagi seorang pria bernama Mark. Di balik kemewahan yang ada, Mark ternyata menderita gangguan insomnia parah. Maria kini harus menghadapi takdir baru melayani pria tersebut akibat pengkhianatan Richard.
Sampul Novel My Korean Girl
8.5
Dalam sekuel kelima Ellite Bad Boys, Alex terjebak dalam masa lalu kelam setelah mengkhianati sahabatnya sendiri. Namun, pertemuannya dengan gadis Korea bernama Park Jin Hye mulai mengubah arah hidupnya secara drastis. Meski ada harapan untuk berubah, sisi gelap Alex tetap dominan. Ia justru menyeret Jin Hye masuk ke dalam dunianya yang berbahaya dan penuh kekacauan. Akankah cinta mereka bertahan di tengah bayang-bayang kriminalitas yang menyelimuti Alex?
Sampul Novel Pengantin Pelarian, Menemukan Cinta
9.8
Di hari pernikahan, keluarga dan tunanganku, Marco, memperlakukanku bak boneka rapuh. Namun, aku tak sengaja mendengar rencana jahat mereka untuk membiusku demi mengubah pesta nikahku menjadi ulang tahun keponakan. Merasa dikhianati dan dihapus dari hidup sendiri, aku memutuskan kabur dengan kaki telanjang. Berbekal kartu nama Julian Suryo pemberian nenek, aku mencari solusi tak biasa demi melarikan diri dari konspirasi busuk mereka selamanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan