Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kisah Heroik Sang Menantu

Kisah Heroik Sang Menantu

Baru sehari menikah, sang protagonis menyaksikan kekejaman di kediaman Keluarga Kuncoro saat ayah mertuanya menyiksa sang ibu mertua hanya karena persoalan makanan. Upayanya untuk melerai justru berujung pada makian, di mana ia dianggap tidak sopan dan diberi tahu bahwa kekerasan adalah cara keluarga tersebut menundukkan orang lain. Namun, saat suaminya sendiri mencoba melakukan kekerasan fisik terhadap dirinya, ia justru merasa gembira karena akhirnya bisa menunjukkan kekuatan supernya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Delon mengambilkan udang untukku.

"Makanlah. Jangan sampai kita ketinggalan pesawat."

Melihatku mencemaskan ibu mertua yang tersungkur di lantai, Delon menjelaskan kepadaku dengan sabar.

"Ibu sudah membuat kesalahan, dia pantas dihukum. Tenang, ibuku sudah terbiasa. Kalau ayah nggak menghukumnya, ibu akan mengulangi kesalahannya lagi. Jangan khawatir, nanti ada dokter pribadi keluarga datang mengobatinya …."

Delon berbicara seolah-olah wanita yang dihajar habis-habisan di depannya bukanlah ibu kandungnya, melainkan hanya seorang manusia yang tidak berharga. Selain itu, dia juga menganggap sikap ayah mertua menghukum ibu mertua hanya karena masalah jahe adalah hal yang lumrah.

Orang tuaku sering menasihatiku untuk menghormati dan patuh kepada mertua dan suami. Hanya istri yang lemah lembut dan patuh yang bisa mempertahankan cinta suaminya.

Orang tuaku mengajarkanku buat patuh, tetapi aku melihat ayah mertua hendak memukul ibu mertua dengan piring kaca. Jika ibu mertua dipukul dengan piring kaca, antara dia kehilangan nyawanya atau mengalami cedera parah.

Tanpa pikir panjang, aku segera menahan ayah mertua dengan sekuat tenaga.

Bubur panas tumpah ke lenganku. Seketika itu juga, kulitku melepuh.

Aku menahan sakit sambil membujuk ayah mertua dengan lembut.

"Ayah alergi jahe? Ibu tadi pagi sibuk di dapur, dia nggak sengaja melakukannya."

Awalnya, aku ingin mendamaikan mereka. Siapa sangka, ternyata situasi makin parah.

Ayah mertua tertegun sejenak karena dia tidak menyangka aku berani menghalanginya. Dia menatapku beberapa saat, kemudian melirik ke arah Delon.

Delon terlihat kesal padaku, tetapi dia menahan emosinya.

Delon menarikku, lalu membujukku dengan sabar, "Sayang, aku sudah bilang kamu tenang saja. Cara ayahku menghukum ibuku selama bertahun-tahun memang seperti itu. Ini masalah rumah tangga mereka berdua, kita jangan ikut campur."

"Kita baru menikah. Ini juga pertama kalinya kamu tinggal di Keluarga Kuncoro, kamu harus membiasakan diri melihat hal seperti itu."

Apakah harus memakai cara kekerasan dalam menyelesaikan masalah rumah tangga?

Aku juga berasal dari keluarga yang kolot, di mana suami bekerja, sedangkan istri mengurus rumah, ayahku juga sosok kepala keluarga yang otoriter, tetapi ayahku tidak pernah main tangan.

Mereka juga tidak pernah mengajariku cara menghadapi situasi suami memukul istri.

Melihat sikap Delon, sepertinya dia tidak keberatan dengan cara kekerasan ini.

Namun, aku merasakan ada keanehan.

Ayah mertua tidak berkomentar. Entah apakah maksudnya adalah dia setuju dengan pendapat Delon atau karena tidak suka dengan sikapku yang ikut campur.

Sebelum aku sempat mengatakan sesuatu, ibu mertua yang dari tadi diam dan gemetaran, akhirnya membuka mulut.

"Diam! Makan sana!"

Bukannya berterima kasih padaku, ibu mertua justru terlihat marah. Tatapan ibu mertua penuh kebencian, seolah-olah bantuanku ini memalukan baginya.

Ternyata bantuanku ini justru sebuah beban bagi ibu mertua.

"Anggun, mungkin kamu belum tahu. Aku yang berhak membuat peraturan di rumah ini. Yang paling kuat, dialah yang punya otoritas."

"Awalnya, kukira kamu adalah gadis yang sopan. Aku nggak menyangka bahwa kamu berani melawanku di hari pertama kamu tinggal di sini. Apa seperti ini orang tuamu mendidikmu?"

Ayah mertua mengutarakan kekesalannya. Aku teringat kata- kata "Yang terkuat, dialah yang memiliki otoritas di sini" yang diucapkan ayah mertua tadi.

Kata-kata itu terus muncul di kepalaku. Aku bertanya ulang, "Maksud ayah adalah kami harus tunduk pada orang yang terkuat di sini?"

Mendengar ucapanku, ayah mertua dan Delon saling memandang, kemudian tertawa. Ayah mertua berkata, "Betul. Dalam ajaran Keluarga Kuncoro, kami selalu menundukkan orang dengan cara kekerasan, apalagi pria adalah simbol kekuatan!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cewek lugu perlahan jadi liar
9.7
Hubungan asmara antara Laura dan Ardhy terjebak dalam dinamika yang tidak lazim. Di balik kisah cinta mereka, tersimpan fantasi seksual menyimpang yang mendominasi interaksi keduanya. Ardhy terus memberikan tekanan besar kepada Laura, memaksanya untuk berhubungan intim dengan orang lain demi memuaskan hasrat liarnya sendiri. Laura yang awalnya lugu kini harus menghadapi kenyataan pahit saat dirinya dipaksa memenuhi ambisi fantasi pasangannya yang ekstrem.
Sampul Novel Gue Bukan P*****
9.0
Dana terjebak dalam dilema moral yang berat akibat tuntutan sistem aneh yang mengikatnya. Ia sangat murka dan mengutuk perintah sistem yang menargetkan seorang gadis di bawah umur untuk misi tertentu. Meski merasa sangat muak dan menolak keras tuduhan sebagai pedofil, Dana merasa tidak berdaya untuk melawan otoritas sistem tersebut. Sambil meratapi nasibnya yang tragis, ia terpaksa mengikuti alur permainan gila ini tanpa bisa mengelak sedikit pun.
Sampul Novel Jiwa Yang Tertukar
8.1
Rose, wanita Jerman di Bogor, mendapati hubungannya dengan Herdi mendingin sejak kehadiran Ningsih. Keajaiban aneh terjadi saat tubuh mereka tertukar secara tiba-tiba. Diusir dari apartemen karena kepanikan, mereka harus beradaptasi. Herdi memanfaatkan kecantikan Rose untuk bisnis meski sering digoda pria, sementara Rose justru menjadi pria lemah yang kerap ditindas. Di tengah konflik identitas ini, mereka berjuang bertahan hidup dalam raga yang bukan miliknya.
Sampul Novel Kayungyun
8.0
Sejak kecil, tubuh Fatih menjadi wadah bagi entitas misterius yang disebut sebagai teman. Seiring bertambahnya usia, beban mistis ini kian tak terkendali hingga membuat hidupnya kewalahan. Kehadiran sosok-sosok tak kasat mata tersebut mulai meneror ketenangan Fatih dan mengancam keselamatan orang-orang di sekitarnya. Kini, ia harus menghadapi gangguan supranatural yang kian agresif dan merusak tatanan realitas di lingkungan terdekatnya secara perlahan.
Sampul Novel MAGIC OF OMEGA
8.4
Lima pemburu hadiah dari kawanan serigala mengincar nyawa Azeeva Cassie Liona, putri walikota Paramour. Namun, misi mereka terhambat oleh kecerdikan sasaran mereka sendiri. Azeeva ternyata seorang penyihir hebat yang mampu memanipulasi situasi. Ia berhasil mengelabui Carl Justin, sang Omega di kelompok tersebut, hingga terjebak dalam pesona sang penyihir. Kisah ini mengikuti dinamika berbahaya saat musuh justru jatuh cinta di tengah misi mematikan.
Sampul Novel Nona Hujan, Cobalah Diriku!
8.4
Akibat dosa masa lalu, Kerajaan Meng didera kekeringan hebat selama puluhan tahun. Di tengah penderitaan rakyat, Putra Mahkota Li Yun Zhu mencari cara menyelamatkan negerinya. Harapan muncul pada sosok Su Yu Er dari Suku Chang'o yang konon mampu mendatangkan hujan. Namun, Yun Zhu terjebak dilema besar. Ia harus memohon bantuan kepada keturunan bangsa yang pernah dibantai keluarganya sendiri. Akankah dendam lama menghalangi keselamatan seluruh kerajaan?