Sampul Novel Gue Bukan P*****

Gue Bukan P*****

9.0 / 10.0
Dana terjebak dalam dilema moral yang berat akibat tuntutan sistem aneh yang mengikatnya. Ia sangat murka dan mengutuk perintah sistem yang menargetkan seorang gadis di bawah umur untuk misi tertentu. Meski merasa sangat muak dan menolak keras tuduhan sebagai pedofil, Dana merasa tidak berdaya untuk melawan otoritas sistem tersebut. Sambil meratapi nasibnya yang tragis, ia terpaksa mengikuti alur permainan gila ini tanpa bisa mengelak sedikit pun.

Gue Bukan P***** Bab 1

Di pinggiran kota dekat sungai, terdapat rumah tua dengan diameter 3 m2. Di dalam rumah yang kumuh dan temboknya serba retak, sebuah ranjang lusuh sederhana bertengger disana, di atasnya terdapat seorang pria kurus kering dengan nafas pelan, seakan-akan nafas itu akan berhenti kapan saja.

[ Terdeteksi Host cocok dengan kriteria sistem,mengikat Host otomatis 1%......20%........50%.......100%, Host berhasil terkait dengan sistem ]

Suara mekanis itu terdengar di punak pemuda yang sedang berbaring di atas ranjang, suara itu berhasil membuatnya sadar seketika, dia berkata dalam benaknya siapa yang berbicara?

Jika dia bisa berekspresi di wajah lemahnya itu, pasti akan kesal dan marah pada sistem, tapi ucapannya tidak pernah dihiraukan oleh sistem itu sekalipun dia sehat.

[ Mulai transmigrasi.................

........... Sistem gagal memuat!!!

ERROR!!!!!

ERROR?????

Pengikatan paksa dilakukan.

Trasmigasi acak dimulai. Memuat 1%........100%. Sistem bajakan kembali beroperasi ]

Suara mekanis bernada dingin terdengar, suara itu memuat dibarengi hembusan nafas terakhir pemuda itu, jiwanya secara acak terkait bersama sistem rusak. Jendela transparan muncul secara ajaib membuat misi.

Sebuah cahaya merah terbang dari pemuda terus kering yang nafasnya sudah berhenti itu ke arah cakrawala, tidak diketahui apa yang akan terjadi padanya, apakah nasibnya akan berubah atau tidak ini belum pasti.

Jalan takdirnya masih dirahasiakan.

............

Di ruangan yang didominasi oleh warna putih, terdapat satu ranjang tempat tidur dan satu lemari, disitu seorang pria dengan nafas tersengal-sengal membuka matanya dengan tatapan kosong, mata itu berangsur-angsur menjadi jernih, dahinya sedikit mengerutkan kening,dia pikir otaknya seperti kelebihan beban CPU.

"Siapa gue?! kenapa gue gak ingat siapa nama gue."Pria itu berpikir sangat keras,tapi masih tidak kunjung juga menemukan jawabnya.

"Kenapa gue ada disini! siapapun jawab,anjing."

Teriaknya yang hanya dijawab hembusan angin dingin.

Tubuh itu bernama Gie Cen'Dana,dia mengingat semua kenangan pemilik tubuh ini sebelumnya,kenangan itu berputar layaknya memutar Drama TV ke otaknya secara langsung.Sangat disayangkan dia tidak memiliki perasaan dan emosi tubuh aslinya dulu,Dana asli yang kini raganya ditempati olehnya yang bahkan namanya tidak bisa mengingat.

Dana ingat dia bukan dari dunia ini, jiwanya adalah seorang trasmigasi dari dunia lain.Dana tidak ingat sedikitpun tentang masa lalunya sebelum trasmigasi.

Pikirannya terus berkecamuk,dia terus berjalan bolak balik di dalam kamar itu,dia panik sambil mencerna ingatan yang dimasukkan kedalam otaknya secara paksa.

[ DING ]Suara elektronik menggema di kepalanya,terdengar dibenak Dana seorang.

Suara itu membuatnya panik Samapi terjatuh dilantai,Dana mengumpat keras pada suara itu.

"Anjing, siapa lo bangsat?!"

Teriaknya tak kunjung terjawab,tapi sesuatu yang lain muncul secara sepontan sebagai bentuk jawaban.

Sebuah layar virtual transparan yang unik terlihat didepannya,hanya Dan yang bisa melihatnya.

[ Ding

PERAWANIN LANASIA LUKA

BUAT DIA CINTA MATI 100%

DIMULAI SEMBILAN TAHUN DARI SEKARANG ]

Dana menyipitkan matanya penuh kecurigaan.Dia membaca apa yang tertulis dilayar transparan. Tulisan itu membuatnya kembali memarahi si sistem,mengutuk sistem anjing yang rusak. Karna terlalu banyak marah marah wajahnya memerah seperti tomat.

"Anjing,siapa lo sebenarnya,jangan pura pura jadi sistem bego.Kenapa lo bawa gue kesini?!!Ingatan asli gue lo simpan dimana?!!" Dana berucap sambil menunjuk nunjuk layar Virtual didepannya.

"Kenapa juga gue harus jadi budak pekerja sistem, siapa juga Lanasia Luka itu,nama asli gue aja gue lupain!!! gue malah harus disuruh kerja."

Ungkapan marah Dana kini bukan menjadi kemarahan tapi suaranya bernada frustasi bercampur kegelisahan,mengutuk nasibnya yang sial.

"Shit! Gue tolak pokoknya sistem,sana pergi dari benak gue.Siapa juga yang mau jadi babu lo buat ngelakuin tugas aneh."

[ Ding

PENOLAKAN TERDETEKSI !!!

HUKUMAN RUANG GELAP SEMPIT DIMULAI !!!

3.........2.........1 ]

Dalam waktu kurang dari 3 detik pandangan mata Dana menggelap, dia jatuh pingsan terkapar di lantai, terlihat cahaya merah keluar dari tubuh Dana memasuki pusaran hitam yang tiba-tiba muncul di sebelahnya.

Dana mendapati dirinya tidak bisa melihat apapun sekarang semuanya gelap, semua indra peraba dan perasa Dana sekarang hilang, hanya ada kegelapan di sekeliling,membuatnya panik tidak bisa merasakan apapun selain gelap gurita.

Setelah dua jam kemudian, Dana mulai sedikit tenang,dia mulai mengingat apa yang terjadi sebelum kegelapan total.

~Tadi gue nolak sistem brengsek itu,kan.Terus gue lihat sekilas notifikasi hukuman paksa?! ~

Kerasionalan Dana mulai kembali, 'Ruang gelap sempit' Namanya norak banget!

Heh,mau ruang gelap kecil,atau apalah.Pokoknya gue nolak jadi babu!!

Ungkap Dana yang suaranya hanya menggema diruangan gelap kecil itu.

Satu hari, Dana hanya diam tenang.

Hari kedua, Dana mulai bingung dan khawatir dirinya tidak bisa tidur,lapar,tidak bisa merasakan keadaan di kegelapan hitam pekat itu.

Hari ketiga, Dana mulai panik, tidak bisa tidur,lapar ataupun merasakan sesuatu,tidak tahu hari dan waktu membuat Dana hampir gila.

Setelah satu bulan Dana menjadi setres,muli berbicara sendiri gelantur, linglung siapa dirinya.

"Siapa diriku sebenarnya, kenapa gue ada ditubuh Dana?! Kenapa cuma ingatan Dana yang ada? Siapa sebenarnya gue....Siapa brengsek."

Dana mulai berteriak histeris, mencakar mukanya, dan dia tidak bisa merasakan apapun walupun mencakar dirinya sendiri.

Setelah satu bulan lagi berlaku,"IBLIS...SETAN.... TUHAN!...YESUS!.... BUDDHA??? Hiks hiks hiks hiks hiks." Dana menangis,air mata mengucur gila gilaan. Dia tetap tidak merasakan apapun hanya kegelapan yang terbentang.

Dana berucap tidak jelas," Siapapun kumohon, keluarkan aku dari sini....

Kumohon keluarkan aku.....Hiks hiks hiks."

"KELUARKAN BRENGSEK! ANJING!!" Akhirnya Dana tertawa gila, jiwa Dana terlihat transparan, mukanya terdistorsi, air matanya mengering, seluruh tubuhnya terlihat penuh darah, dan dia masih tidak merasakan apapun. Tidak bisa merasakan apapun itu lebih menyiksa dari apapun juga.

"Tolong.... Hiks hiks hiks. Selamatkan aku... Hiks. Setan.... Iblis.... Dewa.... Tuhan.... atau siapapun tolong...." Dana berbicara paru sambil mengingat ingatan tentang sesuatu yang bisa dimintai pertolongan, ingatan tentang Tuhan yang ada pada ingatan tubuh ini.

"Hahahaha, gue bisa gila kalo gini terus hahaha. Gue emang udah gila hihihihihi. Gelap banget anjing!!!"

Dana terus menerus mengucapkan kalimat itu berulang-ulang kali, sampai 1001 kali dan akhirnya merasa kesal sendiri, hingga Dana hanya diam saja.

Pikirannya berkecamuk, yang Dana rasakan seperti berabad abad telah berlalu di dalam ruangan kelapa itu, Dana dengan satu persen kesadarannya yang masih tersisa, akhirnya mengingat penyebab dan alasannya dia dihukum di ruang gelap kecil ini, Dana dengan berat hati berucap pasrah,"Oke, gue setuju sistem." Ucap pikiran Dana.

Ungkapan pikiran itu langsung direspon oleh suara elektronik dingin tanpa emosi.

[ Ding

HOST MENYETUJUI PERSARATAN SISTEM SECARA SUKARELA.

Kontrak budak dibuat, memuat 1%......21%......50%.....100%.

Kontrak budak resmi terikat. ]

[ Ding

Kegagalan misi, ruang gelap sempit selamanya ^⁠_⁠^ ]

Dana marah, kenapa harus diberi emoticon penghinaan juga terhadap dirinya.

Dengan bulu mata gemetaran, Dana membuka matanya, dia melihat notif tersebut tanpa ekspresi, Dana berdiri gemetar mencengkram ranjang dan mencoba berdiri dengan kaki gemetar, dia terhuyung-huyung dan tatapan tanpa ekspresinya menuju cermin yang seluruh tubuhnya terlihat jelas di cermin. Sambil mencengkram kedua sisi cermin itu, Dana berucap sambil memandangi wajahnya di cermin, tersenyum mesum,"Hoho tampang lo gini ya Dana. Heh, ternyata baru satu detik disini." Dana melirik jam didinding kamar itu.

Dana melihat tubuhnya dari atas kebawah, Dana kagum oleh wajahnya sendiri, entah apa dirinya dulu setampan ini sebelum trasmigasi dan amnesia.

Menurut dana wajah ini cukup untuk jadi modal PDKT, tapi aspek lainnya kurang memadai, masih kurang walaupun sudah memuaskan wajahnya.

Gimana gak mengagumkan, parasnya membuat nya memikat tanpa pandang gender.

Dana seolah bersumpah sangat khusuk pada dirinya sendiri,"Mulai sekarang gue akan hidup sebagai Dana! Mengambil semua miliknya"

Gue bakal lakuin apa aja buat nyelesain tugas konyol itu. Dana masih enggan menyebut kata sistem, dia trauma oleh ruang gelap kecil itu.

Akhirnya selesai meyakinkan dirinya sendiri, Dana berjalan kearah ranjang dengan pikiran puas lalu tertidur.

Sambil memejamkan mata Dana membuat rencana P10%(perawan seratus).

Ini akan dimulai dalam sembilan tahun.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Gue Bukan P*****

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cinta & Pengorbanan Alya
8.5
Alya terjebak dalam keputusasaan saat ibunya, Kartika, butuh biaya medis besar dan donor organ langka. Di tengah krisis ini, Niko, pengusaha kaya yang mendambakan anak, menawarkan kesepakatan menjadi ibu pengganti demi kesembuhan Kartika. Meski ragu, Alya setuju demi nyawa ibunya. Namun, benih cinta tak terduga tumbuh di antara mereka, memicu dilema emosional. Saat rahasia besar terungkap, pandangan mereka tentang arti cinta dan keluarga pun berubah selamanya.
Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil yang polos menemukan sebuah patung beruang di jalanan dan memutuskan untuk membawanya pulang. Ia merawat benda itu dengan penuh kasih sayang tanpa menyadari identitas aslinya. Tak disangka, patung tersebut merupakan inkarnasi sosok pria muda yang perkasa. Hingga Melinda tumbuh menjadi gadis cantik, wujud beruang itu tetap bertahan sampai muncul ketegangan yang mengubah segalanya. Akankah hubungan unik antara manusia dan dewa ini berakhir bahagia?
Sampul Novel Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan
9.5
Delapan tahun membina rumah tangga, Jessica selalu percaya pada alasan pekerjaan suaminya, Rio Aditya, setiap hari ulang tahun pernikahan mereka. Namun, sebuah rahasia kelam terungkap saat Jessica mendengar pengakuan Rio yang berselingkuh dengan Nadia dan berniat menceraikannya karena kehilangan rasa cinta pasca-keguguran. Di hari yang sama, Jessica justru divonis mengidap kanker ovarium stadium akhir. Tanpa dendam, ia pun memutuskan untuk pergi selamanya demi kedamaiannya sendiri.
Sampul Novel En-PD153
8.9
Mantan kekasihku yang kukira telah tiada tiba-tiba muncul membawa wanita hamil yang disebut penyelamatnya. Dia secara tak masuk akal memintaku tinggal bersama mereka dan menawarkan upacara pernikahan sebagai kompensasi sementara ia menikahi wanita itu. Sebagai putri bangsawan dan menantu keluarga konglomerat, aku tak sudi dijadikan selingkuhan. Jika dia menolak hidup mewah, aku akan memastikan dia kehilangan segalanya hingga menjadi pengemis.
Sampul Novel En-PD158
8.7
Tiga tahun menikah, Zhou Yu'an mendadak meminta cerai dari istrinya demi menyelamatkan putra kandungnya bersama Lin Yanran yang menderita leukemia. Ia memohon izin untuk memiliki anak lagi dengan sang mantan agar sel bayi baru lahir itu bisa menjadi obat, sambil berjanji akan kembali setelah misi medis itu selesai. Namun, di tengah tangis kepedihan suaminya, sang istri menemukan pesan provokatif dari Yanran yang sudah menanti Yu'an untuk segera menghamilinya malam ini juga.
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela mengambil risiko besar dengan mengandung anak Jeremy secara rahasia, meski ia tahu dirinya hanya dimanfaatkan. Sadar akan kekejaman Jeremy, Angela sengaja memancing amarah pria itu agar ia dilepaskan. Namun, pelariannya berakhir saat Jeremy berhasil melacak posisinya. Di ambang keputusasaan, Angela memohon kebebasan. Tak disangka, kehadiran sang buah hati justru mengubah segalanya. Jeremy yang dulu dingin kini menawarkan diri untuk melayani Angela dan bayi mereka.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan