Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kisah Heroik Sang Menantu

Kisah Heroik Sang Menantu

Baru sehari menikah, sang protagonis menyaksikan kekejaman di kediaman Keluarga Kuncoro saat ayah mertuanya menyiksa sang ibu mertua hanya karena persoalan makanan. Upayanya untuk melerai justru berujung pada makian, di mana ia dianggap tidak sopan dan diberi tahu bahwa kekerasan adalah cara keluarga tersebut menundukkan orang lain. Namun, saat suaminya sendiri mencoba melakukan kekerasan fisik terhadap dirinya, ia justru merasa gembira karena akhirnya bisa menunjukkan kekuatan supernya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Sebenarnya, ada alasan lain orang tuaku mendidikku dengan keras.

Alasan kuatnya adalah aku terlahir memiliki kekuatan super. Di samping itu, aku juga sulit mengendalikan kekuatanku.

Ketika berumur 5 tahun, ada seorang pria dari tetangga sebelah mencoba menganiayaku. Pada akhirnya, aku menghajar pria itu sampai dia mengalami lumpuh setengah badan.

Saat itu, orang tuaku merinding melihat kondisinya di rumah sakit.

Sejak itu, mereka takut padaku, terutama ayahku. Dia menganggapku adalah monster. Aku pernah mendengar ayahku menghina ibu.

"Kenapa kamu melahirkan anak monster? Jangan sampai ada yang mengetahui kekuatannya yang mengerikan itu. Kalau nggak, aku yang malu!"

Aku sudah tahu ibuku tidak menyukaiku, aku juga tahu ayahku takut padaku. Oleh karena itu, aku memaksakan diri menjadi anak patuh.

Aku selalu menuruti semua kemauan mereka. Meskipun bertentangan dengan keinginanku, aku tetap menuruti mereka karena aku menginginkan kasih sayang dari mereka.

Ternyata benar. Ketika aku patuh, orang tuaku menjadi sayang padaku walaupun kakak laki-lakiku tetap menjadi anak kesayangan mereka.

Oleh karena itu, ketika ayah mertua menyebutkan bahwa menyelesaikan masalah dengan cara kekerasan adalah tradisi Keluarga Kuncoro, aku merasa sangat gembira.

Setelah mendengar pernyataan ayah mertua, keinginan untuk melepaskan kekuatan yang sudah tersimpan lama ini muncul. Aku tidak fokus mendengarkan teriakan ibu mertua yang masih dipukuli oleh ayah mertua.

Mungkin karena aku tidak bergeming terlalu lama, ayah mertua mengira aku takut.

Ayah mertua memberikan tamparan terakhirnya dengan ekspresi puas, kemudian dia kembali sarapan.

Setengah jam kemudian, aku dan Delon pergi ke bandara.

Di perjalanan, Delon masih menasihatiku, "Sayang, lain kali jangan menyela saat ayah sedang bicara. Ayah punya caranya sendiri dalam menyelesaikan masalah, kita sebaiknya menghormati keputusannya."

Delon terus mengoceh tanpa henti. Dia menekankan bahwa di dalam Keluarga Kuncoro, pria yang memegang otoritas.

"Sayang, apa maksud ayah adalah kita boleh pakai cara kekerasan?

Aku menyelanya.

"Artinya, kita harus tunduk pada orang yang lebih kuat. Kalau ibu lebih kuat dari ayah, artinya kita semua tunduk pada ibu, 'kan?

Mendengar pernyataanku, Delon tertegun sejenak. Beberapa saat kemudian, Delon tertawa sinis dan memandangku sebelah mata.

"Ucapanmu benar, tapi pria dan wanita berbeda. Jadi, kamu juga harus patuh padaku, oke? Kalau nggak, aku juga menghukummu dengan cara sama."

Aku tidak menanggapinya. Seandainya tidak terbiasa menunjukkan ekspresi datar selama bertahun-tahun, aku pasti sudah tertawa terbahak-bahak sekarang.

Delon mengatakan akan menghajarku jika aku melawan.

Jika dia berani main tangan, aku punya alasan kuat mengeluarkan kekuatanku.

Aku tidak sabar bisa memukulnya. Oleh karena itu, selama perjalanan, aku tidak lagi menjadi "istri patuh".

Aku tidak lagi murah senyum dan mengabaikan nasihat Delon.

Namun, ada perasaan bersalah karena tidak lagi menerapkan semua ajaran orang tuaku selama ini.

Ketika kejadian tadi pagi terbayang lagi di benakku, perlawananku muncul lagi dan rasa bersalah itu pun lenyap.

Pada awalnya, Delon masih berbicara dengan nada lembut. Lama-kelamaan, kesabarannya habis dan wajahnya menjadi serius.

Sesampainya di hotel, Delon baru meluapkan emosinya.

"Kenapa kamu pesan hotel bobrok? Nggak ada tukang parkir, hotel macam apa ini?"

"Ada, tapi tukang parkirnya masih membantu mobil lain parkir."

"Lihat, kamar ini jelek sekali! Nggak ada pemandangan laut! Aku nggak mau menginap di hotel ini, pesan hotel lain!"

"Sekarang musim liburan, masih untung kita dapat hotel."

Delon terlihat bingung. Padahal sebelumnya, sikapku masih patuh dan lembut. Di hari kedua setelah menikah, tiba-tiba aku berubah menjadi sosok yang berbeda dan selalu melawan perkataannya.

Delon menatapku sambil mengernyit. Dari tatapan matanya, amarahnya terlihat jelas.

Di sisi lain, aku membereskan barang di koper dengan santai sambil terus berdebat dengannya.

"Sayang, ini bukan kesalahan hotel. Kamu yang terlalu banyak permintaan, jadi letak masalahnya ada pada dirimu."

"Kalau kamu mau pindah hotel, pesanlah sendiri. Jangan selalu menyuruhku, oke? Aku ini istrimu, bukan pelayanmu. Bersikaplah seperti pria sejati!"

Delon marah. Sambil mengepalkan tangan, Delon bersiap-siap menyerangku.

Meskipun aku sedang membereskan barang, aku terus memperhatikan suamiku.

Ekspresi wajah Delon berubah menjadi garang. Dia mendekatiku dengan mengepalkan tangan.

"Anggun, kamu harus kuhukum!"

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B97923" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B97923
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cewek lugu perlahan jadi liar
9.7
Hubungan asmara antara Laura dan Ardhy terjebak dalam dinamika yang tidak lazim. Di balik kisah cinta mereka, tersimpan fantasi seksual menyimpang yang mendominasi interaksi keduanya. Ardhy terus memberikan tekanan besar kepada Laura, memaksanya untuk berhubungan intim dengan orang lain demi memuaskan hasrat liarnya sendiri. Laura yang awalnya lugu kini harus menghadapi kenyataan pahit saat dirinya dipaksa memenuhi ambisi fantasi pasangannya yang ekstrem.
Sampul Novel Gue Bukan P*****
9.0
Dana terjebak dalam dilema moral yang berat akibat tuntutan sistem aneh yang mengikatnya. Ia sangat murka dan mengutuk perintah sistem yang menargetkan seorang gadis di bawah umur untuk misi tertentu. Meski merasa sangat muak dan menolak keras tuduhan sebagai pedofil, Dana merasa tidak berdaya untuk melawan otoritas sistem tersebut. Sambil meratapi nasibnya yang tragis, ia terpaksa mengikuti alur permainan gila ini tanpa bisa mengelak sedikit pun.
Sampul Novel Jiwa Yang Tertukar
8.1
Rose, wanita Jerman di Bogor, mendapati hubungannya dengan Herdi mendingin sejak kehadiran Ningsih. Keajaiban aneh terjadi saat tubuh mereka tertukar secara tiba-tiba. Diusir dari apartemen karena kepanikan, mereka harus beradaptasi. Herdi memanfaatkan kecantikan Rose untuk bisnis meski sering digoda pria, sementara Rose justru menjadi pria lemah yang kerap ditindas. Di tengah konflik identitas ini, mereka berjuang bertahan hidup dalam raga yang bukan miliknya.
Sampul Novel Kayungyun
8.0
Sejak kecil, tubuh Fatih menjadi wadah bagi entitas misterius yang disebut sebagai teman. Seiring bertambahnya usia, beban mistis ini kian tak terkendali hingga membuat hidupnya kewalahan. Kehadiran sosok-sosok tak kasat mata tersebut mulai meneror ketenangan Fatih dan mengancam keselamatan orang-orang di sekitarnya. Kini, ia harus menghadapi gangguan supranatural yang kian agresif dan merusak tatanan realitas di lingkungan terdekatnya secara perlahan.
Sampul Novel MAGIC OF OMEGA
8.4
Lima pemburu hadiah dari kawanan serigala mengincar nyawa Azeeva Cassie Liona, putri walikota Paramour. Namun, misi mereka terhambat oleh kecerdikan sasaran mereka sendiri. Azeeva ternyata seorang penyihir hebat yang mampu memanipulasi situasi. Ia berhasil mengelabui Carl Justin, sang Omega di kelompok tersebut, hingga terjebak dalam pesona sang penyihir. Kisah ini mengikuti dinamika berbahaya saat musuh justru jatuh cinta di tengah misi mematikan.
Sampul Novel Nona Hujan, Cobalah Diriku!
8.4
Akibat dosa masa lalu, Kerajaan Meng didera kekeringan hebat selama puluhan tahun. Di tengah penderitaan rakyat, Putra Mahkota Li Yun Zhu mencari cara menyelamatkan negerinya. Harapan muncul pada sosok Su Yu Er dari Suku Chang'o yang konon mampu mendatangkan hujan. Namun, Yun Zhu terjebak dilema besar. Ia harus memohon bantuan kepada keturunan bangsa yang pernah dibantai keluarganya sendiri. Akankah dendam lama menghalangi keselamatan seluruh kerajaan?