Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kenikmatan Bercinta

Kenikmatan Bercinta

Kisah romansa dewasa ini menyoroti kehidupan seorang sopir berparas tampan yang terjebak dalam situasi penuh gairah. Tanpa diduga, ia terjerat dalam hubungan intim yang melibatkan majikan serta anaknya sendiri. Narasi ini dipenuhi adegan panas yang eksplisit, menuntut kebijakan pembaca dalam menikmatinya. Konflik batin dan ketegangan fisik memuncak dalam persaingan ranjang yang memikat, di mana setiap momen membawa sensasi yang tak terduga bagi para tokohnya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Saat ini Bu Widia sedang sibuk membersihkan area dapur, tak lama Bu Widia mendengar suara ketukan pintu, dari arah depan.

Tok Tok Tok..

"Permisi." Ucap Faisal sembari mengetuk pintu.

Dengan cepat Bu Widia pergi kedepan, untuk membukakan Pintu rumahnya.

"Eh nak Faisal sama Anggi, ibu pikir siapa, ya udah masuk dulu." Ucap Bu Widia lalu mempersilahkan masuk.

"Rey nya ada Bu?" Tanya Faisal dengan sopan, lalu melangkah menuju ruang tamu.

"Biasalah kalau jam segini, Rey masih Tidur, sebentar ya, Ibu bangunkan dulu Rey nya." Kata Bu Widia lalu pergi ke kamar Rey.

Tok Tok Tok..

"Rey, bangun dulu, ada Faisal sama Anggi nih." Teriak Bu Widia sembari mengetuk pintu kamar Rey.

Tak lama Rey pun terbangun, lalu membukakan pintu kamarnya.

"Ada apa Bu?" Tanya Rey sembari mengucek matanya, karena Rey masih sangat mengantuk.

"Ada Faisal tuh sama Anggi, mereka sudah menunggu di ruang tamu." Kata Bu Widia memberitahu Rey, agar Rey segera menemui sahabatnya.

"Ia bu, nanti Rey kesana."

"Ya udah jangan lama-lama ya, nggak enak sama mereka."

"Ia bu."

Rey langsung pergi ke ruang tamu, dengan kondisi yang masih acak-acakan, bahkan jalan nya pun masih sempoyongan, karena Rey masih sangat mengantuk.

Saat Rey tiba di ruang tamu, Rey melihat Faisal bersama kekasih nya, sudah menunggunya.

"Ya ampun Rey, sudah siang gini masih tidur." Kata Faisal sambil menatap Rey, yang masih terlihat mengantuk.

"Sorry Sal, semalam gua begadang sama anak-anak." Ucap Rey lalu menutup mulutnya karena terus menguap.

"Oh iya Rey, gua datang kesini sama Anggi mau nawarin kerjaan, kira-kira elu mau nggak?"

"Kerjaan apa?" Tanya Rey sambil menyandarkan kepalanya ke sofa.

"Jadi sopir bos gua Rey." Sekarang Anggi yang bicara.

Tanpa pikir panjang Rey langsung menerimanya, karena Rey sangat jenuh setiap hari di rumah saja.

Rey lalu berkata.

"Ya udah ok."

"Elu serius mau Rey?" Tanya Anggi sembari memastikan.

"Ia mau." Jawab Rey singkat.

"Ya sudah, kalau gitu Jam 20.00, gua jemput elu ya." Sekarang Faisal yang bicara.

"Ya udah." Hanya itu yang Rey katakan.

Rey dan sahabatnya sangat asyik mengobrol sampai tak terasa waktu sudah mau sore.

"Oh ia Rey, gua cabut dulu ya, soalnya udah sore nih." Kata Faisal lalu melihat jam tangannya.

"Ia sal." Sahut Rey lalu menyalakan rokoknya.

"Jangan lupa nanti malam gua jemput elu jam 22.00." Kata Faisal lalu beranjak dari tempat duduk nya.

"Ia." Kata Rey singkat.

Setelah pamitan, Faisal dan Anggi undur diri, Rey lalu pergi kekamar mandi untuk membersihkan tubuh nya.

Setelah merasa bersih, Rey langsung berpakaian, lalu pergi ke dapur mengisi perutnya yang terasa lapar.

Sementara itu di seberang sana, Anggi sedang menghubungi bosnya, karena bosnya meminta nya untuk mencarikan seorang sopir.

"Hallo tante.... Maaf mengganggu, saya udah dapet buat sopirnya tante, nanti malam mau saya ajak ke tempat kerja saya." Kata Anggi dengan sopan.

"Cakep kan orang nya?" Tanya Imel bosnya Anggi di ujung ditelpon.

"Kalau menurut aku sih Cakep, justru cakepan dia dibanding cowok aku Tan, Hehe." Jawab Anggi lalu tertawa kecil.

"Ya sudah tante mau lihat dulu orangnya, kalau cocok, bisa langsung kerja sama tante." Kata Imelda di ujung telepon.

"Ok tante."

"Ya sudah kalau tidak ada lagi yang ditanyakan, tante tutup dulu Telponnya ya."

"Ia tan."

Tuut...tuut... Telepon terputus....

Imelda seorang pengusaha kaya raya, orang tuanya memiliki usaha Tambang Minyak.

Imelda lahir di Amerika, saat Imel memasuki usia 15 tahun, orang tuanya bercerai, lalu ibu nya membawa Imelda kembali ke indonesia.

Bu Sesil meninggal saat memasuki Usia 45 Tahun.

Setelah Bu Sesil meninggal, Imel kembali lagi ke Amerika, lalu tinggal bersama Ayahnya.

Waktu terus berlalu, kondisi Ayah Imel sering sakit-sakitan, karena memang Usia Ayahnya sudah sangat tua.

Karena kondisi ayahnya terus menurun, akhirnya Pak Fabio meminta Imelda untuk mengelola perusahaan nya.

Pak Fabio pun terus memaksa Imel untuk secepatnya mencari pasangan.

Akhirnya Pak Fabio menjodohkan Imel dengan seorang pengusaha kaya, yang memang masih Rekan kerjanya.

Imel menikah saat Usia 20 tahun, dari hasil pernikahan nya itu, Imel dikaruniai seorang anak perempuan yang sangat cantik, yang Bernama Frisca Imelda.

Tapi sayang nya, rumah tangga Imel hanya bertahan 10 tahun, Imel bercerai dengan Pak Arnold, karena Pak Arnold berselingkuh dengan wanita lain.

Setelah perceraiannya itu, tak lama Pak Fabio menghembuskan Nafas terakhirnya, dan saat itulah, Imel merasakan kehancuran dalam Hidupnya.

Dari mulai orang tuanya meninggal, rumah tangganya yang hancur, sehingga membuat hidup Imel merasa sangat Hancur bertubi-tubi.

Imel tidak kekurangan uang, yang Imel inginkan hanya kebahagiaan bersama keluarga tercintanya, karena menurut Imel, kebahagiaan tidak bisa dibeli dengan uang.

Setelah kejadian itu, Imel kembali ke indonesia, untuk melanjutkan hidupnya, dan membuang semua kenangan nya.

Karena pikiran nya sangat kacau, Imel menunjuk salah satu orang kepercayaan nya, untuk mengelola perusahaan nya.

Setiap malam, Imel sering pergi ke tempat hiburan malam, agar hatinya bisa lebih tenang dan terhibur.

Mulai saat itulah, Imel sering meminum-minuman keras, agar pikiran nya bisa lebih tenang.

Dan saat itu lah, Imel bertemu dengan Anggi, Karena Anggi bekerja di diskotik itu, akhirnya Anggi dan Imel saling mengenal.

Sesekali Imel menginginkan kehangatan, Imel meminta Anggi, untuk mencarikan seorang pria tampan yang masih muda, untuk memuaskan hasratnya.

Mulai saat itulah, Imel mulai kecanduan bercinta, bahkan sampai sekarang Imel tidak menginginkan untuk menikah lagi.

Karena Imel lebih menikmati masa janda nya, karena Imel merasa lebih leluasa, saat melakukan sek* dengan siapa pun yang Imel inginkan.

Semetara itu di seberang sana, Rey sedang bersiap-siap di dalam kamarnya, karena malam ini, Rey akan keluar bersama sahabatnya.

Setelah merasa rapi, Rey keluar dari kamarnya, lalu pergi ke ruang tamu.

"Tumben rapi amat, mau kemana kak?" Tanya Farah yang sedang duduk di sebelah ibunya.

"Ih kepo ya, pengen tau aja urusan anak muda." Kata Rey, lalu mencubit pipi adiknya.

"Aawww...! Sakit jelek." Kata Farah, lalu memegangi pipinya yang sedikit terasa sakit.

Rey langsung tertawa melihat ekspresi wajah adiknya.

Farah tidak mau kalah, ia langsung mencubit balik, bahkan tidak tanggung-tanggung, Farah menggunakan dua tangan nya sekaligus.

"Niiih rasain ya..." Kata Farah sambil mencubit kedua pipi Rey.

"Aaawww... ampuuunn..." Rey mundur sedikit, agar selamat dari serangan balik adiknya.

"Licik ya, kakak satu tangan loh, kenapa kamu pake dua tangan." Kata Rey sembari memegangi kedua pipinya.

"Bodo amat." Sahut Farah lalu memasang wajah garang.

Bu Widia terus melihat anaknya yang sedang asyik saling mengejek, hingga Bu Widia tersenyum menatapnya.

Rey sangat menyayangi Adiknya, bahkan terkadang Rey masih suka tidur bersama Adiknya.

Usia Rey 21 Tahun, sedangkan usia Farah 16 tahun.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 180 Days
9.4
Saat pengkhianatan suami terungkap, April tidak memilih jalan cerai seperti wanita pada umumnya. Ia justru bertekad memperjuangkan keutuhan rumah tangganya yang retak. Sebuah tantangan besar ia tetapkan bagi dirinya sendiri: menaklukkan kembali hati sang suami dalam kurun waktu 180 hari. Di tengah luka hati, April harus berjuang melawan waktu demi mengembalikan cinta yang hilang. Mampukah ia memenangkan kembali suaminya sebelum batas waktu itu berakhir?
Sampul Novel BILANG SAJA KAMU JANDA
8.6
Rania hancur saat suaminya sendiri memintanya berpura-pura menjadi janda demi uang. Di balik kerudung pastelnya, ia memendam luka mendalam sekaligus berjuang melawan kanker ganas yang menggerogoti raga. Meski tubuhnya kian melemah, Rania bertahan demi kedua buah hatinya. Ini adalah kisah perjuangan seorang ibu yang bangkit dari pengkhianatan dan rasa sakit, mengumpulkan sisa kekuatan demi tetap hidup untuk anak-anak yang mencintainya.
Sampul Novel Bukan Salesman Biasa
9.0
Hidup Ardhan Aji Pradiptio berubah total setelah menolong kakek misterius dan menerima benda ajaib sebagai imbalan. Sebelumnya, ia selalu dirundung malang, mulai dari karier yang mandek, hinaan atasan, hingga batalnya pernikahan. Kini, ia memiliki kemampuan unik untuk melihat kadar kebaikan atau kejahatan seseorang melalui matanya. Namun, sebuah pertemuan dengan pria bermata ganjil membuatnya bimbang. Mampukah Ardhan mengungkap identitas sosok misterius tersebut?
Sampul Novel Gairang seorang pembantu penggoda
8.3
Hana, gadis muda berusia dua puluh tahun, merantau ke kota besar demi menghidupi keluarganya. Ia bekerja sebagai pelayan di kediaman seorang triliuner tampan. Tergiur kekayaan melimpah, Hana nekat menggoda majikannya dan terjebak dalam hubungan gelap sebagai pemuas nafsu. Hari-harinya diisi gairah panas di setiap sudut mansion demi pundi uang. Namun, titik jenuh membuatnya ingin berhenti. Mampukah Hana lepas dari jerat kenikmatan dan uang yang selama ini mengikatnya?
Sampul Novel Kumpulan Cerita 21+
9.0
Karya sastra bertema romansa modern ini disusun secara khusus sebagai bacaan konsumsi audiens dewasa. Setiap rangkaian narasi di dalamnya mengandung unsur eksplisit yang memerlukan kebijaksanaan pembaca. Sangat dilarang bagi mereka yang belum cukup umur untuk mengakses konten ini. Pastikan Anda telah memenuhi kriteria usia minimal sebelum menyelami kumpulan cerita yang penuh dengan dinamika hubungan dewasa serta emosi yang mendalam di setiap babnya.
Sampul Novel MENGGODA MANTAN ISTRI
9.1
Alan adalah sosok suami idaman, namun sikapnya yang terlalu ramah kepada semua orang menghancurkan hati Valeria hingga ia memilih bercerai dan pindah ke London. Saat kembali ke Indonesia demi menyelamatkan bisnis ayahnya yang terancam bangkrut, Valeria justru terjebak situasi pelik. Alan muncul menawarkan bantuan finansial, tetapi dengan syarat yang merendahkan: Valeria harus menjadi kekasih gelapnya. Akankah Valeria menerima tawaran sang mantan?