Sampul Novel Mari berpisah, Mas

Mari berpisah, Mas

9.4 / 10.0
Hanif terkejut saat sang istri mendadak melayangkan gugatan cerai tanpa alasan yang jelas. Keretakan muncul ketika sang istri mengaku tahu bahwa hati Hanif masih terpaku pada mendiang mantan kekasihnya. Hanif bingung bagaimana rahasia batinnya bisa terungkap. Siapa sosok misterius yang menghasut istrinya? Akankah Hanif memilih untuk merelakan pernikahan ini demi masa lalu, atau justru berjuang mempertahankan hubungan yang selama ini hambar tanpa rasa cinta?

Mari berpisah, Mas Bab 1

"Mari berpisah, Mas," ucap Tania pada suaminya saat mereka tengah menikmati makan malam.

Sedangkan Hanif tersentak kaget dengan ucapan istrinya. Tidak ada masalah apapun kenapa istrinya tiba-tiba meminta bercerai.

"Kamu kenapa?" tanyanya sambil menatap tajam ke arah istrinya. Tania yang ditatap seperti itu seketika menundukkan pandangannya dan menyembunyikan tangisannya.

"Tania?" ucap Hanif lembut sambil memegang tangan Tania.

"Selama kita menikah, aku baru tahu kalau kamu tidak pernah mencintaiku. Hatimu sudah terikat dengan almarhum Mbak Murni," ucap Tania.

"Kamu tahu darimana?" tanya Hanif yang sedikit kaget dengan ucapan istrinya. Sebab selama ini ia tidak pernah menceritakan pada siapapun, bahkan ia juga tidak menulis apapun di buku.

"Kamu tidak perlu tahu. Intinya, aku tidak mau hidup sebagai bayang-bayang Mbak Murni," ucap Tania sambil menatap lekat ke arah Hanif.

Pipinya kini basah dan masih terlihat sisa air mata di sana.

"Maaf," ucap Hanif.

"Tak perlu meminta maaf, karena di sini kamu tidak bersalah."

"Apa tidak ada jalan lain selain perpisahan?" tanya Hanif sambil menatap istrinya. Istrinya yang ia nikahi dua tahun lalu dan sampai sekarang belum dikaruniai anak.

"Maaf, Mas. Aku tidak bisa hidup bersama lelaki yang tidak mencintaiku. Aku wanita normal, selain mencintai aku juga ingin dicintai," jawab Tania.

Alasan yang masuk akal, tetapi hati tak bisa dipaksakan. Adapun untuk berpisah, rasanya sangat sulit, selama ini Hanif sangat bergantung pada Tania.

Bukan karena Hanif tidak bekerja, tetapi ia tidak bisa melakukan semuanya sendiri.

"Kamu mau kemana, Tania?" tanya Hanif saat melihat istrinya pergi dan tidak melanjutkan makannya.

"Aku akan bersiap untuk pergi dari sini," jawab Tania.

"Apa tidak bisa ditunda besok?" tanya Hanif.

Tania sedikit tersentak, walau kata iya dari permintaannya untuk berpisah belum dijawab, tetapi ucapan suaminya barusan telah membuktikan kalau Hanif menyetujui perpisahan ini.

Walau bagaimanapun perpisahan tetaplah sakit.

"Baiklah, aku cuma mau beres-beres dulu."

"Lanjutkan makan, nanti saja beres bajunya," ucap Hanif.

Tania mengangguk, lalu ia kembali duduk dan menyantap makannya dengan tidak berselera.

Suasana di ruang makan terasa hening, hanya ada suara sendok yang beradu dengan piring.

Tania cepat-cepat menghabiskan makannya lalu membawa piring kotornya ke dapur.

Sedangkan Hanif sendiri terpaku melihat istrinya pergi.

Ia tidak menginginkan perpisahan ini tetapi ia tidak bisa memaksakan cinta.

Murni tidak bisa digantikan oleh siapapun, saat ini itulah yang Hanif rasa.

***

"Aku tidur di kamar sebelah," ucap Tania sambil melangkah pergi setelah memasukkan semua bajunya ke dalam koper.

"Kenapa? Saat ini kamar ini masih milikmu," ucap Hanif secara tidak langsung menahan istrinya.

Jujur saja, ia belum sanggup ditinggal Tania, tetapi bibirnya terasa kelu untuk sekedar menahan kepergian istrinya.

"Kamu benar, Mas. Tetapi mulai besok, kamar ini bukan lagi milikku."

"Tania."

"Ya..."

"Kamu beneran mau berpisah?" tanya Hanif lembut.

"Sepertinya sesuatu yang tepat, karena pernikahan kita tidak ada cinta."

"Kalau aku bilang, aku mencintaimu, apa kamu akan percaya?"

Tania tertawa mendengar ucapan suaminya.

"Jangan kaya gini, kamu malah membuatku merasa berat dengan perpisahan ini," ucap Tania.

Suasana kembali hening, tetapi tidakkah ia tahu kalau Hanif juga merasa berat.

Hidup bersama selama dua tahun bukanlah waktu yang singkat, walaupun tidak ada cinta di mata Hanif, tetapi selama dua tahun ini hubungan mereka baik-baik saja, tidak konflik yang memberatkan.

Hanif sendiri memerankan perannya sebagai seorang suami dengan sangat baik, bahkan orang lain yang melihat mereka berdua keluarga yang bahagia. Sampai-sampai Tania sendiri mengira Hanif sangat mencintainya.

Tetapi semua itu harus sirna ketika Tania tak sengaja mengetahui isi hati suaminya selama ini.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Mari berpisah, Mas

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun Jessica mengabdi sebagai istri, namun pengorbanannya dibalas luka mendalam. Setelah resmi menceraikan Aaron, ia bangkit secara mandiri menjadi desainer ternama dan pengusaha sukses tanpa bantuan harta keluarga. Saat Jessica menikmati puncak karier dan kebebasannya, Aaron justru datang kembali dengan penyesalan besar. Sang mantan suami memohon kesempatan kedua untuk memperbaiki segalanya. Akankah Jessica luluh atau tetap teguh pada pilihannya?
Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil yang polos menemukan sebuah patung beruang di jalanan dan memutuskan untuk membawanya pulang. Ia merawat benda itu dengan penuh kasih sayang tanpa menyadari identitas aslinya. Tak disangka, patung tersebut merupakan inkarnasi sosok pria muda yang perkasa. Hingga Melinda tumbuh menjadi gadis cantik, wujud beruang itu tetap bertahan sampai muncul ketegangan yang mengubah segalanya. Akankah hubungan unik antara manusia dan dewa ini berakhir bahagia?
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Terlahir dengan keterbatasan fisik, Jasmine Bintang tumbuh di bawah bayang-bayang kekecewaan ibunya. Ia berharap menemukan kebahagiaan saat menikahi Ardan Mahendra yang sukses. Namun, keluarga Ardan justru menghina keterbatasannya. Luka Jasmine kian dalam saat Anindya, mantan kekasih Ardan, kembali dan mengungkap kebohongan cinta mereka. Meski Jasmine mantap meminta cerai demi martabatnya, Ardan justru menolak keras dan mengancam tidak akan melepaskannya begitu saja.
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya mengira pernikahannya dengan Adnan akan membawa kebahagiaan abadi, namun realitanya justru menjadi neraka penuh kekerasan. Adnan melampiaskan dendamnya terhadap mertua dengan menyiksa istrinya secara keji setiap hari. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang mendalam, sosok dari masa lalu Saschya tiba-tiba muncul kembali. Akankah kehadiran mereka membantu Saschya lepas dari belenggu Adnan, atau justru menambah konflik baru dalam hidupnya yang hancur?
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Nada menyadari bahwa menjerat Ivander ke dalam pernikahan paksa adalah langkah yang keliru. Namun, baginya ini satu-satunya jalan untuk tetap berada di sisi pria yang hidupnya pernah ia hancurkan. Didorong rasa bersalah yang mendalam, Nada bertekad menebus dosa masa lalunya melalui pengabdian ini. Akankah segala pengorbanan Nada mampu mencairkan kebencian di hati Ivander, ataukah usahanya untuk mendapatkan maaf justru akan berakhir sia-sia?
Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
9.7
Disiksa kejam oleh penculik demi melindungi sang ayah, seorang gadis meregang nyawa dalam kesendirian. Di momen terakhirnya, panggilan teleponnya justru ditolak dengan penuh kebencian oleh ayahnya yang sedang merayakan ulang tahun putri adopsinya. Sang ayah mengutuk kelahirannya yang merenggut nyawa ibunya. Jasadnya kemudian ditemukan tragis di depan kantor polisi. Ironisnya, sang ayah yang bekerja sebagai ahli otopsi memimpin penyelidikan tanpa menyadari bahwa korban mutilasi keji tersebut adalah putri kandung yang sangat ia benci.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan