Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kembali Ke Masa lalu, Merelakan Suamiku

Kembali Ke Masa lalu, Merelakan Suamiku

Sepuluh tahun pernikahan diwarnai kebencian Richard Starling karena kematian cinta pertamanya. Namun, saat kecelakaan maut mengancam, Richard justru tewas demi menyelamatkannya, meninggalkan kata-kata penyesalan terakhir. Di tengah duka, mertuanya menyalahkan pernikahan paksa ini dan berharap ia yang mati. Tiga tahun kemudian, penemuan mesin waktu memberi kesempatan kedua. Sang istri memutuskan kembali ke masa lalu untuk memutus takdir hubungan mereka dan mengabulkan keinginan semua orang.
Bab
Bagikan

Bab 1

Setelah cinta pertamanya meninggal, Richard Starling membenciku selama sepuluh tahun.

Aku berusaha bersikap baik padanya, namun ia hanya mencibir dingin, “Kalau kau benar-benar ingin menyenangkan hatiku, lebih baik kau mati saja.”

Hati ini terasa perih, namun saat truk besar melaju ke arahku, justru dia yang mati berlumuran darah demi menyelamatkanku.

Menjelang ajalnya, ia menatapku dalam-dalam dan berkata, “Andai saja... aku tak pernah bertemu denganmu.”

Di pemakamannya, ibu mertuaku menangis pilu.

“Seharusnya dulu aku merestui Richard dan Michelle, bukan memaksanya menikah denganmu!”

Ayah mertuaku memandangku dengan penuh kebencian.

“Richard telah menyelamatkanmu tiga kali. Dia orang sebaik itu, kenapa bukan kau saja yang mati!”

Semua orang menyesal karena Richard menikah denganku, bahkan aku pun demikian.

Aku diusir dari pemakaman dalam keadaan hampa dan kehilangan arah.

Tiga tahun kemudian, mesin waktu akhirnya ditemukan, dan aku kembali ke masa lalu.

Kali ini, aku memilih untuk memutuskan segala takdirku dengan Richard, demi memenuhi semua yang mereka inginkan.

Muncul cahaya terang dari mesin waktu, aku refleks memejamkan mata rapat-rapat. Namun di telingaku tiba-tiba terdengar suara ejekan Richard.

“Orang tuaku memaksa mati-matian agar aku menikahimu, Shella, kau benar-benar hebat. Tapi meskipun kita menikah, apa yang akan kau dapatkan? Kau pikir kita bisa bahagia?”

Aku tiba-tiba membuka mata, dan melihat Richard yang masih hidup berdiri tepat di depanku.

Kedua tangannya dimasukkan santai ke dalam saku celana panjangnya, dan di matanya terpantul ejekan yang tak bisa disembunyikan.

Richard di masa depan memang dewasa dan angkuh, tapi Richard yang sekarang tampak santai dan acuh tak acuh, penuh dengan aura remaja yang sudah lama tak kulihat.

Melihatnya, hidungku perih.

Mesin waktu benar-benar membawaku kembali ke masa lalu. Sayangnya, tampaknya terjadi kesalahan, aku tidak kembali ke saat pertama kami bertemu, melainkan ke sepuluh tahun lalu, tepat di hari ketika aku dan Richard akan menikah.

Untungnya, pada saat ini, masih ada kesempatan untuk memperbaiki semuanya.

Aku menahan perasaan pedih di hati, menatapnya dengan penuh kerinduan.

“Richard, kau tidak ingin menikah denganku, karena orang yang benar-benar ingin kau nikahi adalah Michelle, kan?”

Entah karena ucapanku tepat mengenai isi hatinya atau tidak, tubuhnya tiba-tiba menegang, lalu menatapku dingin.

“Benar, lalu kenapa? Kita sekarang sudah berdiri di depan kantor catatan sipil, memangnya masih ada ruang untuk menyesal?”

Aku mengangguk dengan jujur. “Ada.”

Richard tertawa sinis. “Aku tak ada waktu untuk bermain tarik-ulur denganmu. Cepat tanda tangan, selesaikan semuanya, ambil akta nikah. Aku tunggu di luar.”

Melihat punggungnya yang perlahan menjauh, hatiku seperti ditusuk jarum, perih dan ngilu.

Di kehidupan ini dan yang sebelumnya, aku mencintai Richard selama bertahun-tahun.

Ia pernah dua kali menyelamatkanku tanpa peduli bahaya. Aku sempat salah mengira bahwa dia juga diam-diam menyukaiku.

Ayah dan ibunya bahkan pernah membujukku,

“Richard itu berhati lembut tapi bermulut tajam. Kalau dia tak mencintaimu, mana mungkin dia dua kali mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkanmu?”

Aku mempercayainya. Maka dengan hati penuh kebahagiaan, aku menikah dengannya.

Sampai saat cinta pertamanya meninggal, barulah aku benar-benar sadar bahwa hati Richard ternyata milik orang lain.

Dan kalimat terakhir yang dia ucapkan sebelum meninggal, bahwa dia berharap tidak pernah bertemu denganku, benar-benar menghancurkan segalanya.

Sepuluh tahun cintaku, ternyata adalah sepuluh tahun penderitaannya.

Sebelum mengaktifkan mesin waktu, seorang biksu agung pernah berkata padaku, bahwa aku hanya bisa memutus karma buruk dengan Richard jika aku menyelesaikan tiga penyesalan hidupnya.

Maka, ia tidak akan mati di usia tiga puluh karena aku lagi.

Dan sejak itu, aku dan dia akan memiliki jalan hidup masing-masing yang tenang dan damai.

Aku menunduk, lalu menuliskan nama Michelle Bennet di formulir permohonan pernikahan.

Aku ingat dengan sangat jelas, dalam buku hariannya, Richard menuliskan tiga penyesalan terbesar dalam hidupnya:

"Menyesal menikahi Shella, menyesal tidak melawan kehendak orang tua, dan menyesal tidak bisa menyelamatkan Michelle."

Kini, penyesalan pertamanya bisa dikatakan sudah kuhapuskan.

Aku membawa dua lembar akta nikah dan melangkah keluar. Richard sedang berdiri menunggu di depan pintu.

Ia refleks mengambil akta nikah dari tanganku dan membukanya untuk melihat. Namun, langsung kutahan tangannya dengan tegas.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dendam Mengubur Cinta
9.0
Tujuh tahun merajut kasih tidak mencegahku meninggalkan Deon saat dia dipenjara demi berpaling pada sahabatnya. Setelah bebas, Deon memaksaku menikahinya untuk membalas dendam. Di balik pernikahan yang dikira harmonis, ia menyiksaku dengan membawa wanita lain, termasuk adikku, ke ranjang kami. Deon tidak tahu bahwa aku rela menyusup ke markas mafia dan menukar organ tubuhku demi mendapatkan bukti untuk membersihkan namanya, tepat di saat sisa hidupku kini hampir habis.
Sampul Novel Di Bawah Langit London
9.7
Karina, manajer hotel asal Indonesia, harus berangkat ke London demi memimpin renovasi properti keluarga. Di sana, ia berhadapan dengan Henry, arsitek Inggris berwatak keras kepala. Hubungan mereka kian rumit setelah terungkap bahwa Henry adalah pria yang dijodohkan dengannya. Meski awalnya bersikap dingin, benih cinta perlahan tumbuh di bawah langit London. Kini, mereka harus memilih antara mengikuti perasaan atau tunduk pada tuntutan besar keluarga.
Sampul Novel Dosen muda
8.8
Chintya sangat gemar menghabiskan waktu di kafe Perpustakaan Universitas Merah Putih yang mewah. Baginya, fasilitas lengkap bukanlah daya tarik utama, melainkan meja kafe yang luas untuk menampung kertas gambar A3 miliknya. Dunia Chintya berpusat pada seni sketsa dan desain grafis, hobi yang sangat ia cintai. Meski bercita-cita mendalami bidang tersebut selepas SMA, ambisinya terhalang restu orang tua yang melarangnya mengambil jurusan seni saat kuliah.
Sampul Novel Jangan Salahkan Aku Pergi
9.5
Kehidupan Merrisa Amalia berubah drastis tepat di hari pernikahannya. Setelah melewati malam pertama yang sakral dan menyerahkan segalanya, sebuah rahasia kelam terungkap. Adi, pria yang baru saja resmi menjadi suaminya, ternyata telah membangun keluarga lain di luar sana. Kenyataan pahit bahwa Adi sudah memiliki istri dan anak menghancurkan hati Mer seketika. Akankah Mer bertahan dalam kebohongan ini, atau memilih pergi demi harga dirinya?
Sampul Novel Jejak Masa Lalu
9.4
Empat tahun membina mahligai rumah tangga, Nindi merasa pernikahannya bersama Dika berjalan harmonis meski belum dikaruniai buah hati. Namun, kebahagiaan itu semu karena Dika diam-diam merencanakan pernikahan dengan Rose Evelin, sang mantan kekasih yang kini menjadi model ternama. Di tengah keretakan ini, sosok pria dari masa lalu Nindi pun muncul kembali. Kini, kesetiaan mereka diuji saat bayang-bayang masa lalu menghantui dan mengancam keutuhan komitmen yang ada.
Sampul Novel Oh Dania
9.8
Dania adalah sosok ibu muda yang memiliki ambisi besar untuk selalu tampil unggul dan menjadi pusat perhatian di lingkungan tempat tinggalnya. Namun, kehidupan tenangnya terusik saat ia menyadari bahwa Khamila tinggal di kompleks yang sama. Khamila merupakan wanita dari masa lalu yang pernah mengkhianatinya dengan merebut calon suaminya. Kini, Dania harus menghadapi kembali luka lama dan persaingan sengit dalam drama kehidupan bertetangga yang penuh ketegangan.