Sampul Novel Di Bawah Langit London

Di Bawah Langit London

9.7 / 10.0
Dalam novel Di Bawah Langit London, Karina harus mengelola renovasi hotel sambil menghadapi Henry, arsitek keras kepala yang ternyata tunangan pilihannya. Ikuti kisah modern novel ini tentang profesionalisme dan cinta yang rumit dalam koleksi romance stories kami di webnovel.
Ringkasan Di Bawah Langit London
Karina, manajer hotel asal Indonesia, harus berangkat ke London demi memimpin renovasi properti keluarga. Di sana, ia berhadapan dengan Henry, arsitek Inggris berwatak keras kepala. Hubungan mereka kian rumit setelah terungkap bahwa Henry adalah pria yang dijodohkan dengannya. Meski awalnya bersikap dingin, benih cinta perlahan tumbuh di bawah langit London. Kini, mereka harus memilih antara mengikuti perasaan atau tunduk pada tuntutan besar keluarga.
Baca Selengkapnya

Di Bawah Langit London Bab 1

Pesawat mendarat dengan mulus di Bandara Heathrow, dan Karina menarik napas panjang. Kabut tipis dan udara dingin London menyambutnya saat dia melangkah keluar dari pesawat.

Kota ini begitu berbeda dari Jakarta, tempat di mana panas, lembap, dan keramaian hampir tak pernah surut. Namun, Karina tidak datang ke sini untuk berlibur. Dia datang untuk bekerja, untuk membuktikan bahwa dirinya bisa menjalankan tugas besar yang diberikan keluarga. London akan menjadi tantangan terbesar dalam hidupnya, dan dia berniat untuk menang.

Mobil hitam yang disediakan hotel  milik keluarganya sudah menunggunya di luar terminal. Karina memasukkan kopernya kecamatan dalam bagasi dan ia duduk di kursi belakang, pandangannya tertuju keluar jendela, mengamati kota yang sudah dikenalinya sejak masa kuliah. Dulu, ia hanya mahasiswa yang belajar manajemen perhotelan, bermimpi suatu hari akan memimpin salah satu cabang hotel keluarganya. Sekarang, mimpinya hampir terwujud. Tetapi, dia tahu ini bukan sekadar soal meraih mimpi, ini soal pembuktian.

Keluarga Sutanto bukan keluarga biasa. Sebagai salah satu keluarga konglomerat di Indonesia, mereka memiliki berbagai bisnis, namun bisnis perhotelanlah yang menjadi fondasi kejayaan mereka. Jaringan hotel Sutanto Hotels tersebar di berbagai kota besar dunia, Jakarta, Singapura, New York, Tokyo, dan sekarang London.

Hotel di London ini adalah salah satu aset paling berharga, sebuah hotel mewah yang terkenal karena arsitektur klasiknya. Namun, seperti bangunan tua pada umumnya, hotel ini membutuhkan renovasi besar-besaran agar tetap relevan dan menarik di pasar yang kompetitif.

Selama bertahun-tahun, Karina bekerja keras membuktikan kemampuannya dalam mengelola beberapa hotel Sutanto di Asia. Dia mulai dari posisi manajemen dasar, naik perlahan melalui hierarki dengan keringat dan dedikasi. Meskipun keluarganya memegang kendali besar, Karina tidak pernah mendapat perlakuan istimewa. Sebaliknya, ibunya, Alicia Sutanto, selalu memberinya tugas-tugas yang berat, menekankan bahwa sebagai anak perempuan tertua, Karina harus menunjukkan kapabilitas yang tidak diragukan.

"Kamu tahu, Karina, kita tidak bisa hanya mengandalkan nama besar keluarga," suara Alicia kembali terngiang di kepalanya. "Bisnis ini harus dijaga oleh orang yang benar-benar tahu apa yang mereka lakukan. Dan itulah kamu."

Karina menghela napas panjang. Sejak awal, ibunya adalah sosok yang selalu menekankan tanggung jawab. Alicia adalah wanita kuat, keras, namun sangat dihormati dalam keluarga dan dunia bisnis. Seluruh keluarganya memiliki standar tinggi yang harus dipenuhi. Ayahnya, Richard Sutanto, lebih fleksibel, namun tetap mendukung keinginan Alicia untuk menjaga integritas bisnis keluarga. Di bawah bimbingan kedua orang tuanya, Karina dibesarkan dengan harapan bahwa suatu hari dia akan memegang kendali besar dalam imperium keluarga.

Saat mobil memasuki pusat kota, Karina bisa melihat Big Ben berdiri megah di kejauhan, simbol ikonik London yang tampaknya menjadi saksi bisu dari segala dinamika kota ini. Karina tersenyum tipis. Di bawah bayang-bayang menara jam itu, dia akan menjalani salah satu tugas terpenting dalam hidupnya.

Tak lama kemudian, mobil berhenti di depan hotel yang akan dia kelola,  The Wellington. Hotel ini merupakan bangunan bergaya Victoria yang berdiri megah di tengah kawasan elit.

Karina keluar dari mobil dan berdiri sejenak, mengamati bangunan itu dengan penuh perasaan bangga sekaligus tanggung jawab. Dia tahu bahwa dia harus berhasil dalam proyek renovasi ini, tidak hanya untuk menjaga reputasi hotel, tetapi juga untuk membuktikan bahwa dia pantas berada di posisi ini.

Seorang pria berjas rapi menyambutnya saat dia melangkahi masuk ke dalam hotel. "Selamat datang, Miss Sutanto. Saya James, manajer operasional. Semua persiapan sudah kami lakukan untuk kedatangan Anda."

Karina mengangguk dan tersenyum profesional. "Terima kasih, James. Saya akan memeriksa semuanya setelah saya beristirahat sebentar." Suaranya terdengar tenang, meskipun di dalam hatinya, ada sedikit kegelisahan yang tersisa.

Karina tahu bahwa tanggung jawab yang menunggunya jauh lebih besar dari sekadar renovasi bangunan. Ini adalah pembuktian atas segala yang telah dia pelajari dan persiapkan sepanjang hidupnya.

Dia diantarkan ke suite pribadi yang telah disiapkan untuknya. Ruangan itu luas, dengan pemandangan kota London yang menakjubkan dari jendela besar di ruang tamu. Namun, tidak ada waktu untuk bersantai. Karina menatap koper-koper yang baru saja dibawa ke kamar dan langsung merasa dorongan untuk mulai bekerja.

Setelah beristirahat sejenak, Karina mulai melakukan keliling singkat ke seluruh hotel. Meski hotel itu terlihat menawan dengan desain klasik, dia bisa melihat mengapa renovasi sangat diperlukan. Beberapa bagian interior sudah mulai usang, dan fasilitas yang ditawarkan tidak lagi sebanding dengan standar hotel-hotel mewah kainnya yang ada di London. Tantangan besar di depan matanya semain nampak jelas. Karina harus mengubah hotel ini menjadi sesuatu yang istimewa tanpa kehilangan keanggunan klasiknya.

Selama berkeliling, pikirannya terus mengingat percakapan terakhirnya dengan Alicia sebelum keberangkatannya ke London.

"Kamu tahu apa yang diharapkan dari kamu, kan?" kata Alicia saat mereka berbincang di ruang kerja di rumah keluarga di Jakarta. "Renovasi ini bukan hanya soal memperbaiki hotel, tetapi juga tentang memastikan kita tetap memiliki keunggulan kompetitif di pasar internasional. Kamu harus membuat hotel ini tidak hanya menonjol, tetapi juga menjadi permata di jaringan hotel kita."

Karina mengangguk saat itu, meski tekanan yang dirasakannya semakin besar. "Aku mengerti, Ma."

"Dan satu hal lagi," Alicia menambahkan dengan nada serius. "Henry Whitmore, arsitek yang akan bekerja denganmu, adalah pilihan keluarga. Pastikan kamu bisa bekerja sama dengan baik dengannya. Ini bukan hanya soal proyek, ini juga tentang hubungan bisnis yang harus kita jaga."

Karina ingat perasaan tidak nyaman yang tiba-tiba menyerangnya. Nama Henry Whitmore tidak asing baginya. Keluarga Whitmore adalah salah satu keluarga bisnis terkemuka di Inggris, dan ada rumor bahwa mereka berusaha mempererat hubungan bisnis dengan keluarga Sutanto. Karina merasa ada sesuatu yang lebih dari sekadar proyek renovasi ini.

Setelah selesai dengan berkeliling singkat, Karina kembali keluar dalam  kamarnya, duduk di tepi tempat tidur, dan memikirkan tantangan yang ada di depannya.

Dia tahu bahwa ini bukan hanya tentang renovasi hotel, melainkan juga tentang dirinya. Ini adalah kesempatan baginya untuk menunjukkan kepada keluarganya, terutama ibunya, bahwa dia mampu. Karina harus membuktikan bahwa dia bisa memimpin proyek sebesar ini dan mengelola tim, termasuk bekerja sama dengan seseorang yang mungkin memiliki agenda sendiri.

Sambil menatap ke arah jendela, di mana langit London mulai berubah menjadi senja, Karina mengambil keputusan dalam hatinya. Dia akan menghadapi tantangan ini dengan seluruh kemampuan dan kekuatannya. Dia tidak akan membiarkan siapa pun meragukan kemampuannya, bahkan jika itu berarti harus menghadapi tekanan besar dari keluarganya atau bekerja dengan seseorang seperti Henry Whitmore.

London mungkin adalah kota yang penuh dengan sejarah dan tradisi, tetapi Karina datang ke sini untuk menciptakan masa depannya sendiri. Ini adalah saatnya bagi dia untuk membuktikan dirinya, di bawah bayang-bayang menara jam raksasa, di tengah kota yang berkilauan dengan peluang dan tantangan.

"Aku bisa melakukannya," bisik Karina pada dirinya sendiri. Dan dengan tekad yang kuat, dia mulai bersiap untuk hari-hari ke depan yang penuh tantangan.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Di Bawah Langit London

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Pengkhianatan Sang Pria, Kisah Cinta Tak Tergoyahkan Miliknya
8.5
Ulang tahun ke-22 menjadi mimpi buruk saat tabungan kuliahku di ITB dirampas dua kakak kandungku demi operasi plastik Vanya, adik angkat kami. Mereka mengusirku dan menuduhku egois, lalu asyik berlibur ke Bali tanpaku. Di tengah kehancuran, tawaran proyek medis rahasia selama 15 tahun datang sebagai pelarian sempurna. Aku pergi meninggalkan bukti kebohongan Vanya di meja, memutus ikatan keluarga demi masa depan baru tanpa menoleh ke belakang lagi.
Sampul Novel Hanya Pria Tak Berguna
9.7
Pernikahan lima tahun hancur saat Vincent Amjaya pulang membawa cinta pertamanya, Cindy Harris, yang telah hamil tiga bulan. Vincent memaksa agar Cindy menetap di rumah mereka dan meremehkan penolakan istrinya. Ia lupa bahwa rumah tersebut adalah hadiah dari keluarga sang istri, dan seluruh keluarganya hidup menumpang. Bertekad menghentikan semua bantuan finansial, sang istri langsung menghubungi asistennya untuk mengurus surat cerai bagi suaminya yang tidak tahu diri.
Sampul Novel Mantan Istriku Hamil?!
9.4
Lenny, miliarder ternama di ibu kota, terjebak dalam pernikahan tanpa rasa kasih sayang. Sebuah insiden satu malam dengan wanita asing membuatnya nekat menceraikan sang istri demi mencari sosok misterius tersebut untuk dinikahi. Namun, beberapa bulan pasca berpisah, Lenny terkejut mendapati mantan istrinya tengah mengandung tujuh bulan. Keraguan pun muncul di benaknya, apakah mantan istrinya itu telah mengkhianati pernikahan mereka selama ini?
Sampul Novel Miracle (Our Magic shop)
7.9
Dalam kisah ini, aku hanyalah seorang manusia biasa yang sedang berjuang melawan kebimbangan hidup yang mendalam. Di balik keseharianku, tersimpan sebuah kehampaan besar akibat kurangnya kasih sayang yang kuterima. Perjalanan ini menggambarkan pencarian jati diri dan kehangatan emosional di tengah keraguan yang terus menyelimuti hati. Sebuah narasi tentang kerentanan jiwa yang merindukan perhatian dan ketulusan dalam dunia yang terasa begitu dingin.
Sampul Novel PEMBALASAN ISTRI YANG DIKHIANATI
8.5
Kehidupan Syifa sebagai ibu tiga anak hancur seketika saat mengetahui pengkhianatan suaminya, Danu. Ironisnya, Danu berselingkuh dengan sahabat dekat istrinya sendiri. Alih-alih tenggelam dalam kesedihan, Syifa justru bangkit dengan tekad yang kuat. Ia mulai menyusun rencana balas dendam yang cerdik dan tak terduga untuk menghancurkan mereka berdua. Saksikan perjuangan Syifa dalam menuntut keadilan demi harga dirinya yang telah diinjak-injak.
Sampul Novel Permainan Kakak Tercinta
8.6
Saat berkunjung ke rumah kakaknya, sang protagonis tidak pernah menduga bahwa undangan menginap tersebut adalah awal dari mimpi buruk yang nyata. Kejanggalan dimulai ketika ia mendapati senyuman ganjil dari suami kakaknya. Alih-alih mendapatkan perlindungan, ia justru dikunci di dalam kamar bersama pria misterius itu oleh kakaknya sendiri. Terjebak dalam situasi mencekam, ia akhirnya menyadari bahwa dirinya hanyalah bidak dalam rencana mengerikan yang telah dirancang rapi oleh kakak kandungnya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan