Sampul Novel Kematian Tragisku Menyadarkan Kakakku

Kematian Tragisku Menyadarkan Kakakku

9.4 / 10.0
Saat nyawanya terancam akibat mutilasi kejam, seorang adik mencoba menelepon kakaknya untuk meminta bantuan. Sayangnya, sang kakak yang kesal justru menyela pembicaraan dan menuntut kehadirannya di pesta ulang tahun Yeri akhir bulan nanti, bahkan mengancam akan menghabisinya jika tidak datang. Panggilan diakhiri begitu saja sebelum sang adik sempat menjelaskan keadaannya. Di tengah rasa sakit yang luar biasa, ia mengembuskan napas terakhir dengan air mata yang terus mengalir.

Kematian Tragisku Menyadarkan Kakakku Bab 1

Saat tubuhku dimutilasi, aku berusaha untuk menelepon kakakku.

Ketika aku hampir kehilangan kesadaran, dia menjawab panggilan dengan kesal.

"Ada apa lagi?"

"Kak, tolong ...."

Sebelum aku selesai berbicara, dia sudah menyelaku.

"Kenapa kamu begitu suka berulah? Pesta ulang tahun Yeri akan diadakan pada akhir bulan. Kalau kamu nggak datang, aku akan menghabisimu!"

Setelah berkata demikian, dia langsung mengakhiri panggilan.

Aku sudah tidak sanggup menahan rasa sakit dan memejamkan mata untuk selamanya, air mata masih mengalir dari sudut mataku.

Kak, kamu tidak perlu membunuhku, aku sudah mati.

Setelah aku meninggal, anehnya arwahku belum hilang dan masih bergentayangan di dunia manusia.

Aku menyaksikan satu per satu potongan tubuhku ditemukan di tong sampah dan sungai. Pemandangan ini menggemparkan seisi kota.

Saking besarnya dampaknya, para petinggi meminta kakakku, seorang detektif untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

Aku merasa agak bersaalah. Karena aku menyadari bahwa diriku menimbulkan masalah pada kakakku lagi. Pada saat yang sama, sekujur tubuhku gemetaran.

Melihat potongan-potongan tubuh itu, kakakku mengerutkan keningnya.

"Apa ada informasi mengenai korban? Apa sudah dipastikan waktu kematiannya?" tanya kakakku dengan cemas.

Direktur Josh yang menawarkan diri untuk menangani kasus ini mengusap dahinya dengan lelah sambil menjawab, "Berdasarkan analisis awal, korban adalah seorang wanita berusia 20 sampai 22 tahun. Diperkirakan sudah meninggal lebih dari 48 jam."

"Jasad korban rusak parah. Saat ini, belum ditemukan informasi yang berguna. Hasil tes DNA paling cepat akan keluar dalam dua hari."

Direktur Josh lanjut berkata, "Selain itu, korban disiksa dengan kejam sebelum meninggal. Biar korban nggak bisa melawan, pembunuh memotong anggota tubuhnya hidup-hidup."

Pernyataan ini mengejutkan semua orang di tempat, tidak ada yang berani memercayai akan terjadi hal sesadis ini.

"Pembunuh ini sungguh berengsek!" kata seseorang dengan pelan.

"Anak ini pasti sangat menderita sebelum meninggal," kata seseorang dengan penuh simpati.

Kakakku memukul meja dengan marah sambil berseru, "Aku pasti akan menemukan pembunuh ini dan menghukumnya!"

Paman Roni menepuk bahu kakakku dengan lembut sambil berkata dengan rasa bersalah, "Kamu sudah bekerja keras. Kamu mungkin nggak bisa menghadiri pesta ulang tahun Nala kali ini."

Paman Roni adalah mentor kakakku, dia juga adalah sahabat ayahku.

Setelah orang tuaku meninggal, dia sangat memperhatikan kami, bahkan mengajari kakakku bagaimana cara menyelidiki kasus dan menangkap pembunuh.

Ketika mendengar namaku, kakakku langsung mengerutkan kening. "Jangan bahas dia, bawa sial saja."

"Bagaimana mungkin aku menghadiri pesta ulang tahunnya? Aku sedang sibuk mempersiapkan wisuda Yeri."

Kata-kata ini bagaikan pisau yang mengiris hatiku.

Setelah orang tuaku meninggal, kakakku sangat membenciku dan menganggap bahwa akulah yang membunuh mereka.

Dia tidak mengakuiku dan mengusirku dari rumah.

Kemudian, ketika sedang menyelidiki sebuah kasus, dia menyelamatkan seorang gadis. Setelah mengetahui bahwa gadis itu adalah anak yatim piatu, dia membawa gadis itu pulang dan mengangkat gadis itu sebagai adik angkatnya.

Di sisi lain, aku berubah menjadi "anak yatim piatu".

Sebelum aku meninggal, kakakku masih marah padaku.

Dia marah padaku karena aku menunda wisuda adiknya dan membuat adiknya dipertanyakan orang-orang.

Kalau dia tahu aku adalah orang yang terbaring di sana, dia pasti akan langsung pergi.

Bagaimanapun, dialah orang yang paling mengharapkan aku mati.

Kak, akhirnya aku sudah mati, seharusnya kamu senang, 'kan?

Paman Roni meninju dada kakakku dengan kuat, dia menegur kakakku, "Kamu ini, bisa-bisanya kamu bilang begitu? Nala itu anak yang pengertian. Dia khawatir kamu tidak menyukainya, setiap hari dia diam-diam mengantarkan makanan ke kantormu. Bocah sialan, kamu memang nggak punya hati!"

Kakakku hanya mendengus dingin. "Aku nggak butuh. Guru, jangan membahasnya lagi, kita bahas pekerjaan saja."

"Oh, ya, apa belakangan ini ada yang melaporkan orang hilang?"

Asisten Roni menggelengkan kepala sambil menjawab, "Nggak ada. Dua hari ini, kami nggak menerima laporan orang hilang dari warga setempat."

"Ck, gadis ini sudah hilang beberapa hari, masa keluarganya nggak sadar? Orang tuanya nggak becus sekali," kata kakakku dengan kesal.

Jam makan siang tiba, kakakku dan yang lainnya pergi makan siang bersama.

Paman Roni tiba-tiba teringat akan sesuatu. "Kenapa beberapa hari ini Nala nggak mengantarkan makanan untukmu?"

Kakakku tertawa sinis. "Dia sudah malas berpura-pura, inilah sifat aslinya."

Melihat sikap kakakku, Paman Roni agak marah. "Nggak mungkin. Selama beberapa tahun ini, baik cuacanya cerah atau hujan, Nala selalu mengantarkan makanan untukmu. Dia pasti ada urusan, cepat telepon dan tanyakan padanya."

Kakakku tampak sangat kesal. "Guru, abaikan saja dia. Itu semua cuma akal-akalannya."

"Dua hari lalu, dia masih meneleponku, pasti mau berulah lagi. Aku suruh dia datang ke wisuda Yeri, tapi dia nggak datang. Buat aku kesal saja."

Paman Roni ingin mengatakan sesuatu, tetapi ponsel kakakku berdering.

Melihat nama penelepon, ekspresinya berubah drastis dan nada bicaranya menjadi lebih lembut.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Kematian Tragisku Menyadarkan Kakakku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly adalah siswi berprestasi yang mengidap galaktorea, sebuah kondisi hormon yang membuatnya memproduksi ASI meski belum pernah hamil. Suatu hari, rasa sakit akibat penumpukan cairan itu tak tertahankan hingga ia terpaksa meminta bantuan gurunya di sekolah. Kejadian tak terduga di ruang guru tersebut lantas mengubah segalanya. Berawal dari rahasia medis yang memalukan, hubungan mereka berkembang menjadi jalinan asmara yang rumit dan penuh risiko.
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan mobil, punggungku hancur oleh luka bakar. Selama empat tahun masa komanya, aku setia merawatnya. Namun setelah sadar, ia justru menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat aku diserang preman. Baginya, aku hanyalah beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya menuju bandara.
Sampul Novel Gairah Liar Uncle Sam
9.6
Shila merintih kesakitan saat Sam mulai merasuki dirinya dengan penuh gairah. Dalam suasana yang mencekam dan penuh risiko, Sam berbisik lirih agar Shila mengecilkan suaranya. Ia memperingatkan gadis itu bahwa orang tuanya bisa mendengar aktivitas rahasia mereka di dalam rumah tersebut. Ketegangan memuncak saat mereka berusaha menyembunyikan hubungan terlarang ini dari pendengaran ayah dan ibu Shila yang berada sangat dekat dengan mereka.
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Demi menyelamatkan kekasih Anthony Smith, Alicia Huang bersedia mendonorkan sumsum tulang belakangnya. Sebagai imbalan, ia memaksa Anthony menikahinya. Anthony setuju, namun dengan syarat identitas Alicia sebagai istrinya harus dirahasiakan dari publik. Menjalani peran sebagai istri yang disembunyikan layaknya simpanan, akankah ikatan kontrak ini bersemi menjadi cinta sejati atau justru berakhir dengan luka mendalam bagi keduanya?
Sampul Novel Light Of Love
8.1
Kayla Pratama, seorang yatim piatu, terpaksa menjalani hidup sebagai istri kedua dari pengusaha sukses bernama Raga Dirgantara. Terjebak oleh beban hutang budi di masa lalu, Kayla tidak memiliki pilihan selain menerima nasibnya yang pahit. Kehadirannya dalam pernikahan itu hanyalah demi memberikan keturunan bagi sang miliarder. Ia harus berjuang menghadapi kenyataan bahwa dirinya cuma dianggap sebagai alat tanpa memiliki posisi yang sesungguhnya.
Sampul Novel Misteri Ular Xaver
8.1
Sepulang berwisata dari Kota Xaver, ibu membawa patung dewa ular misterius yang diyakini bisa memberikan kemudaan abadi. Syaratnya mengerikan: patung itu harus diberi sesembahan darah menstruasi gadis perawan. Ibu memaksaku memberikan darah serta memotong rambutku untuk dililitkan pada kepala ular tersebut. Namun, dia tidak tahu bahwa aku sudah tidak perawan sejak kuliah. Dua bulan berlalu, petaka pun tiba saat kulit ibu mulai ditumbuhi sisik biru dan dia mulai berganti kulit layaknya ular.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan