Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kehangatan selimut cinta

Kehangatan selimut cinta

Sophia adalah wanita dengan daya tarik fisik yang unik dan gairah asmara yang meluap-luap. Suatu ketika, saat ia hendak melangkah keluar kamar, sebuah tangan tiba-tiba mencengkeram bahunya dengan kasar. Tubuh Sophia terdorong hingga menempel pada dinding di samping pintu. Ia nyaris berteriak karena terkejut, namun mulutnya segera dibungkam secara paksa. Ketegangan pun memuncak dalam pertemuan yang tidak terduga dan penuh desakan tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Akhirnya tidur juga"

Meletakkan si bungsu baby Acel yang bernama lengkap Axel Putro Abimanyu ke dalam tempat tidur bayi.

Hari ini Sophie begitu nampak kelelahan, selain bertugas menjaga si bungsu. Ia juga bertugas membantu pekerjaan rumah.

Dirumah ini hanya ada dia sebagai pengasuh bayi juga bertugas merawat rumah. Tidak ada pembantu khusus melakukan pekerjaan rumah. Shopie sendiri yang mengurus semuanya.

Mumpung si bungsu sedang terlelap Shopie segera mengerjakan tugas rumah yang belum sempat dipegang.

Mengambil kain pel lantai dan seember air. Menuju ruang tengah rumah menyapunya terlebih dahulu, lalu setelahnya langsung mengepel ruangan itu.

Keringat mengucur di dahi, seragam sampai becek terkena banjir keringatnya sendiri.

Sungguh lelah rasanya memiliki banyak pekerjaan yang seakan tak ada habisnya.

Bu Tinah muncul dari kamarnya,

"Mbak saya mau keluar ada arisan, tolong jagain rumah ya!" Pinta Bu Tinah sembari berlalu.

"Baik nyonya!" Mengangguk sampai menunduk.

Pekerjaan mengepel lantai hampir beres setelah empat puluh menit berlalu. Dan terdengar suara tangisan dari kamar si bungsu.

"Yaa ampun, baru selesai kok udah bangun lagi sih dek?" Keluhnya menyeka keringat dengan punggung tangan.

Menggendong anak sebelas bulan di dadanya yang empuk.

"Ceup ceup sayang, kamu kenapa? sepertinya dia lapar lagi duh ya ampun gimana ini? mau gak yah aku kasih susu formula lagi?"

Membawa botol susu bayi dari dapur, menyeduh susu formula.

Sophie membawa si bungsu di pangkuannya ke ruang tengah.

Menempelkan ujung nipple botol susu ke mulut si anak bungsu.

Namun anak itu seolah tak menginginkan asupan yang diberikan melalui botol susu.

"Duhh dek tau gak sih jangan minta mimi mbak terus? sakit tau kalo digigit kamu!"

Namun si baby tak mau mengerti keadaan si pengasuhnya.

"Ya sudah tapi kamu janji ya gak bakalan gigit?" pinta Shopie pada si bungsu yang belum mengerti apa-apa.

Dirumah ini tidak ada siapa-siapa lagi kecuali dirinya dan si baby kecil.

Dengan leluasa si pengasuh yang memiliki dada besar membuka seragam kerja.

Nampak gumpalan putih kembar bergelayut di depan si baby Acel.

Mulut mungil segera melahap hidangan hangat dari pucuk kecoklatan.

Shopie jadi keseringan memberikan asupan nutrisi ekslusif pada baby yang diasuhnya. Membuat perubahan pada fisik si wanita cantik itu.

Tubuh rampingnya semakin sempurna dengan dada yang membusung ketika berdiri atau pun duduk.

Seakan ingin loncat dari sarangnya akibat semakin membesar karena terlalu sering memberikan asupan nutrisi terbaik.

Namun efek samping lainnya adalah nutrisi berwarna putih itu seolah minta dikeluarkan karena terlalu penuh dan belum sempat di santap oleh si baby.

Terkadang Shopie suka mengeluarkannya sendiri dikamar, bila si baby tidak lapar.

Shopie terlalu nyaman saat memberi asupan gizi, saking nikmat saat sedang diambil sari patinya oleh di baby sampai terlelap di ruang tengah.

Titik coklat masih menempel di mulut mungil hingga nampak belepotan karena terkadang suka keluar sendiri tanpa dihisap.

Klek

Pintu masuk rumah terbuka, si putra pertama keluarga pak Bambang sudah pulang dari kampus.

Ia langsung terdiam mematung di depan pintu saat mendapati si adik bungsu terlelap sambil makan.

Makanan yang berada di sebelah keluar sendiri dari sumbernya.

Sedangkan wanita itu terlelap, mungkin sudah sangat lelah sambil harus terus bekerja memberikan asupan gizi.

Rizki mengendap-endap mendekati si adik bungsu, melihat dari jarak dekat saat masih asik makan.

Sayang sekali sumber makanan disebelah menganggur begitu saja namun makanannya mengalir.

Tanpa sadar Rizki ikut menikmati hidangan si bungsu. Mereka sedang menikmati makanan bersama-sama.

Urat-urat hijau nampak terlihat dipermukaan putih.

Rasa sedikit manis terasa di ujung indra pengecap.

Kenyamanan saat tidur bertambah, merasa si bungsu memakannya dengan lahap. tapi anehnya kenapa si adik bisa memakan sumber makanan secara sekaligus?

Oh ternyata si kakak ikut makan juga, kakaknya lebih lahap saat mencicipi hidangan si adik bungsu.

"Emhh!"

Shopie menggigit bawah bibir matanya masih terpejam. Belum sadar dua sumber makanan sedang digunakan dengan baik.

"Hahh" Wajah si kakak memerah, keasikan makan ditemani oleh adik bungsunya.

Makin kesini Shopie merasa ada yang aneh dengan baby kecil yang diasuhnya. kenapa bisa memakannya sekaligus?

Perlahan membuka mata.

Alangkah terkejutnya ada bayi besar ikut makan di sumber makanannya.

"Mas Rizki!" teriak Shopie langsung dibekap oleh tangan Rizki.

"Diam lah! jika masih ingin bekerja disini!''

"Tapi mas! eughh," memekik sambil Memejam saat Rizki menekan sumber makanan sang adik sebelah kiri.

Rizki melepaskan tangan menyumpal mulut Shopie.

Sekarang malah si pengasuh sendiri berusaha menutup mulut.

Anak pak Bambang kembali menyantap hidangan yang semestinya hanya untuk sang adik kecil.

Sedangkan si adik telah terlelap karena kekenyangan.

"Indah sekali bentuknya" Memegang dua sumber makanan yang telah ditinggal tidur oleh si pemilik sah.

Shopie ingin menyembunyikan dua sumber makanannya, tapi di tahan oleh si kakak pemilik sah sumber makanan itu.

"Jangan mas, ini keterlaluan!" lirih Shopie merasa tidak dihargai.

"Tinggal pilih saja mau tetap disini! atau silahkan angkat kopermu?"

Shopie termenung sejenak memikirkan nasib anak dan ibunya dikampung, disini ia terpaksa memberikan asupan gizi kepada si bungsu. sedangkan anaknya sendiri menangis belum di belikan susu formula karena belum ada pemasukan sama sekali.

"Baiklah dengan syarat belikan putraku sekotak susu."

"Hah? hanya itu?"

"Ya sementara hanya itu yang aku butuhkan."

Selepas itu, Shopie seolah terpaku di sofa. sedangkan anak majikannya meneruskan menyantap makanan penuh gizi dan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan.

Wajah putih dan tampan terkena cipratan protein dari sumbernya. Menyeka bibir belepotan nutrisi cair putih. Rizki sudah puas dengan hidangan yang disajikan.

"Mana nomor rekeningmu?"

Sembari menutup kembali apa yang telah ia buka, Shopie mencatat nomor telepon lalu mengirimkan nomor rekening miliknya.

Rizki gegas menuju ke kamar, sedangkan Shopie tertunduk malu atas kejadian tersebut. Ingin berteriak tapi ia tahan, selain akan membangunkan tuan kecilnya juga menambah penyesalan.

.....

"Yes Yes Yes!" Rizki amat riang gembira setelah dapat mencicipi hidangan sang adik bungsu. Tak disangka rasanya begitu nikmat, terlebih saat memegang sumber makanan. Rasanya begitu hangat dan kenyal di telapak tangan.

Pikiran lain langsung tergambar di otak yang mulai berpikir aneh-aneh.

Melihat layar telpon genggam, nampak nomor baru masuk memberikan pesan singkat berisi nomor rekening.

Rizki membuka aplikasi m-banking, lalu mentransfer sejumlah uang kepada nomor rekening yang barusan ia terima. Dan mengirim pesan singkat.

"Nanti malam aku mau lagi Mbak, bolehkan? lumayan adalah buat tambahan beli susu formula satu lagi buat anak mbak."

Membaca pesan singkat dari anak majikan membuat hati wanita berparas putih agak kemerahan terasa teriris.

Namun satu sisi juga meras terbantu, karena memang keadaan ekonomi sedang tidak baik-baik saja. Bahkan untuk membeli susu untuk anaknya tak mampu, karena baru seminggu bekerja di rumah keluarga pak Bambang.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas Dendam Manis Sang Ratu Miliarder
9.0
Pasca diusir, Helen menyadari bahwa ia bukan putri kandung di keluarganya. Meski dirumorkan kembali ke keluarga miskin yang eksploitatif, kenyataan justru berkata lain. Ayah kandungnya adalah miliarder yang sangat memanjakannya. Di balik itu, Helen memegang paten desain bernilai fantastis dan menjadi mentor astronomi nasional. Saat orang lain menanti kegagalannya, ia justru meraih status legendaris dan menarik perhatian pria misterius yang berkuasa.
Sampul Novel Belaian Cinta
9.6
Ratih harus menjalani hubungan jarak jauh setelah suaminya, Prima, bekerja di Kalimantan demi masa depan putri mereka, Chika. Meski awalnya tampak baik-baik saja, perpisahan ini memicu konsekuensi tak terduga. Pesona Ratih menarik perhatian Wira sang duda, Heru tetangga depan rumah, hingga Derry yang masih sekolah. Tanpa perlindungan suami, Ratih terjerat dalam godaan mereka hingga hamil. Kini, ia harus menghadapi kehancuran rumah tangganya dan misteri ayah janin tersebut.
Sampul Novel Bertukar Peran Dipelaminan
8.1
Eveline terjebak dalam nasib kelam karena kemiripan wajah dengan kakaknya, Mariana. Di hari pernikahan, ia dipaksa menggantikan Mariana yang hamil akibat hubungan gelap demi menjaga nama baik keluarga. Eveline setuju menyamar hanya satu malam dengan rencana memberi obat tidur kepada Viktor, sang mempelai pria. Namun, janji Mariana untuk bertukar posisi kembali esok hari justru memicu komplikasi besar yang membongkar rahasia kelam keluarga mereka.
Sampul Novel Cintaku Tersesat di CEO Gila
9.5
Ziana Hauwel terjebak dalam obsesi mendalam Andreas Johnson, seorang CEO yang bersumpah tidak akan pernah melepaskannya. Meski merasa tertekan oleh cinta yang posesif, Zia tak mampu membohongi tubuh dan hatinya yang haus akan sentuhan pria itu. Di tengah kegilaan sang miliarder, Zia bergelut dengan batinnya yang perlahan mulai luluh. Akankah hubungan penuh gairah ini berakhir dengan kebahagiaan sejati atau justru kehancuran? Simak kisah romansa dewasa yang intens ini.
Sampul Novel Dinginnya Bodyguard, Hangatnya Cinta
9.4
Nyawa Alexa, pewaris dinasti politik, terancam bahaya. Ayahnya menugaskan Rafael, mantan pasukan khusus yang kaku dan disiplin, sebagai pengawal pribadi. Meski Rafael berusaha menjaga batas profesional, pesona Alexa perlahan meruntuhkan pertahanannya. Di tengah intaian musuh, sebuah godaan muncul. Bagi Rafael, melindunginya dari pembunuh adalah tugas rutin, namun tantangan terberatnya justru menahan perasaan agar Alexa tidak jatuh hati padanya.
Sampul Novel Disgraced Wife
7.9
El Barack Gunadhya Nagara terpaksa membeli Bellina Devanka Ammari dari bibinya demi memenuhi tuntutan kakeknya akan pewaris Nagara Group. Dalam pernikahan singkat yang penuh penderitaan ini, Bellina harus merelakan hubungannya dengan Kevin Sanjaya. Meski batinnya tersiksa karena hanya dianggap sebagai mesin penghasil keturunan, situasi mulai berubah saat El menjadikannya sosok spesial. Akankah Bellina tetap pergi, atau justru jatuh cinta pada pria yang menyelamatkannya?