Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kecelakaan dan Penyesalan

Kecelakaan dan Penyesalan

Sebuah kecelakaan mobil tragis membuat jantungku robek hingga membutuhkan operasi darurat demi bertahan hidup. Namun, ibuku yang menjabat sebagai direktur rumah sakit malah mengerahkan seluruh tim medis hanya untuk memeriksa luka lecet ringan adikku. Saat aku memohon pertolongan, Ibu justru membentakku dan menuduhku mencari perhatian di saat adiknya hampir terluka parah. Tanpa ada yang peduli, aku pun mengembuskan napas terakhir di sudut rumah sakit yang sunyi dan terabaikan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Seperti yang sudah kuduga, ekspresi Ibu segera berubah jadi dingin. "Mengirim orang egois seperti itu ke luar negeri buat apa? Siapa tahu setelah pergi sekali, hatinya makin gelap!"

Lusvira berkata dengan manis, "Ibu jangan marah, Kak Rina pasti punya alasan tersendiri."

Mata Ibu segera melembut, "Vira, kamu itu terlalu baik hati, makanya selalu ditindas kakakmu."

Begitulah Lusvira, selalu tahu cara mengatakan hal yang paling disukai Ayah dan Ibu.

Aku tahu, bahkan jika aku berdiri di depan mereka dan menceritakan semua kelicikan Lusvira dari kecil sampai besar, mereka hanya akan menamparku dan mengatakan aku mengada-ada, iri pada adik.

Selama bertahun-tahun, aku sudah terbiasa.

Saat mereka berbicara, kakakku, Ruitoni menerobos masuk dengan tergesa-gesa, dengan panik memeriksa luka Lusvira.

Begitu mendengar adik mengalami kecelakaan, dia segera naik pesawat dari provinsi lain, terburu-buru pulang ke rumah.

Sama seperti Ayah dan Ibu, di matanya juga hanya ada Lusvira.

Setelah memastikan Lusvira baik-baik saja, Ruitoni akhirnya menghela napas lega, ekspresi wajahnya penuh kemarahan. "Sudah kubilang, Rina itu pembawa sial bagi keluarga kita. Sejak Vira lahir, entah sudah berapa kali dia mencelakakan Vira!"

Lusvira mengambil kesempatan untuk manja. "Jangan marah ya, Kak. Meski Kak Rina mendorongku ke jalan, pasti itu bukan sengaja!"

Mendengar itu, seluruh keluarga segera meledak!

Ayah menepuk meja. "Apa? Dia mendorongmu ke jalan?!"

Ibu dengan marah menggertakkan gigi. "Anak nggak tahu diri itu, aku nggak akan membiarkannya hidup tenang!"

Mata Kak Ruitoni bahkan seperti dipenuhi racun, seolah ingin mencincangku sampai tak bersisa.

Padahal sama-sama anak Ayah dan Ibu, tetapi kenapa mereka selalu yakin adik tidak pernah berbohong, dan tidak pernah mau percaya padaku?

Jantung Lusvira terlonjak, seperti takut kebohongannya kebablasan lalu terbongkar. Dia buru-buru berkata, "Ayah, Ibu, Kak Toni, jangan marah pada Kak Rina, ya. Mungkin aku yang salah ingat. Bagaimanapun, dia itu kakakku, dia pasti nggak akan melakukan hal seperti itu!"

Kak Ruitoni menyentil dahinya dengan sayang. "Kamu itu terlalu polos, mana tahu betapa jahatnya hati manusia. Baiklah, asal dia pulang dan minta maaf padamu, kami akan memaafkannya."

"Entah berapa banyak kebaikan yang kami lakukan pada kehidupan sebelumnya sehingga bisa punya anak sebaik kamu."

"Ibu akan dengarkan kamu, nggak usah peduli dengan anak jahat itu, fokus saja pulihkan diri!"

Cahaya senja yang hangat jatuh di tempat tidur Lusvira. Melihat mereka berempat begitu harmonis, rasa sakit yang tak bisa dijelaskan memenuhi dadaku.

Dalam sekejap, aku merasa jiwaku sendiri begitu tidak layak berada di sana.

Tiba-tiba, ponsel Ayah berbunyi. Saat kulirik, ternyata itu panggilan dari telepon rumah sakit, telepon yang digunakan untuk memberi tahu keluarga tentang kematian pasien.

Akhirnya, mereka akan tahu kabar kematianku?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BILIK LAIN DI RUMAH SUAMIKU
8.6
Sejak pertama kali menginjakkan kaki di kediaman Mas Yusuf, kecurigaan mulai menghantui benakku. Suamiku itu menyimpan rahasia besar di balik sebuah pintu kamar yang selalu terkunci rapat. Keganjilan semakin terasa saat aku memergokinya mengendap-endap setiap malam, membawa baki makanan serta minuman ke dalam ruangan misterius tersebut. Apa sebenarnya yang sedang disembunyikan Yusuf dariku? Misteri di balik bilik terlarang itu kini mengancam ketenanganku.
Sampul Novel Cinta Buta Pembawa Petaka
8.0
Sebuah panggilan misterius dari pengembang properti mengusik ketenangan hidupku. Mereka mengeluhkan kebisingan pesta pernikahan di unitku yang mengganggu tetangga. Padahal, aku masih lajang dan tidak memiliki pasangan. Kebenaran mengerikan terungkap saat mereka mengirimkan rekaman CCTV lingkungan. Di koridor apartemenku, tampak keramaian tamu mengiringi pengantin wanita masuk ke rumahku. Yang paling mengerikan, sosok mempelai pria itu adalah mantan pacarku yang telah putus hubungan dua setengah tahun lalu.
Sampul Novel Ibuku Seorang Misoginis
9.4
Sejak lahir, tokoh utama dalam novel "Ibuku Seorang Misoginis" menghadapi kebencian ekstrem dari ibu kandungnya yang membenci sesama wanita. Mengenakan rok, memakai lipstik, hingga mendekati ayahnya selalu berujung kekerasan fisik. Menjelang ujian perguruan tinggi, sang ibu menyebarkan fitnah di sekolah bahwa putrinya merayu sang ayah sendiri. Akibat rumor keji ini, sang putri melompat dari lantai lima belas, sebuah akhir tragis yang justru memuaskan ibunya.
Sampul Novel Janda Cantik Dan Psycopat Dingin
8.2
Pasca memergoki perselingkuhan sang suami, seorang wanita menolak untuk terpuruk dalam kesedihan. Alih-alih menyerah, ia menyusun rencana balas dendam yang kejam demi memberikan rasa sakit yang setimpal kepada para pengkhianat. Namun, langkahnya terhenti saat seorang pria misterius masuk ke hidupnya secara tiba-tiba. Siapa sangka, sosok tersebut adalah psikopat berdarah dingin yang terobsesi dan jatuh cinta padanya. Akankah ini membantu atau menghancurkan tujuannya?
Sampul Novel Mengejar Dosen Duren
9.4
Jelita terbangun dalam kondisi mengenaskan setelah tubuhnya dipinjamkan kepada Elizabeth, hantu istri dosennya sendiri, Daniel Danuarja. Tanpa diduga, Elizabeth justru memanfaatkan raga Jelita untuk berhubungan intim dengan sang suami hingga Jelita kehilangan kesuciannya. Saat kesadarannya kembali, Jelita mendapati arwah Elizabeth mulai memudar dan hampir lenyap. Di tengah kemarahan akibat dikhianati, Jelita kini terjebak dalam skandal rumit bersama Daniel.
Sampul Novel RAHASIA SANG BODYGUARD
8.3
Bukan kisah cinderella, ini tentang Kinara yang hidupnya berubah menjadi teror mengerikan. Demi keamanan, ia menyewa Satria sebagai bodyguard. Meski Satria sangat tampan, Nara tetap waspada karena ia percaya ketampanan adalah alat tipu daya. Saat Satria mencoba memikat hatinya, rahasia gelap perlahan terkuak. Identitas asli Satria ternyata adalah Ghazi Ammar Fahrezi, pria misterius yang memiliki kaitan erat dengan trauma masa lalu Nara yang sangat kelam.