Sampul Novel Ibuku Seorang Misoginis

Ibuku Seorang Misoginis

9.4 / 10.0
Dalam novel misteri "Ibuku Seorang Misoginis", seorang remaja perempuan berjuang bertahan hidup dari kebencian ekstrem ibunya sendiri. Menghadapi kekerasan fisik dan fitnah keji sebelum ujian masuk perguruan tinggi, ia terdesak hingga mengambil keputusan tragis. Baca novel online bergenre horor modern ini sekarang.
Ringkasan Ibuku Seorang Misoginis
Sejak lahir, tokoh utama dalam novel "Ibuku Seorang Misoginis" menghadapi kebencian ekstrem dari ibu kandungnya yang membenci sesama wanita. Mengenakan rok, memakai lipstik, hingga mendekati ayahnya selalu berujung kekerasan fisik. Menjelang ujian perguruan tinggi, sang ibu menyebarkan fitnah di sekolah bahwa putrinya merayu sang ayah sendiri. Akibat rumor keji ini, sang putri melompat dari lantai lima belas, sebuah akhir tragis yang justru memuaskan ibunya.
Baca Selengkapnya

Ibuku Seorang Misoginis Bab 1

Ibuku sangat membenci perempuan.

Bahkan aku, anak perempuannya sendiri.

Sejak aku lahir, dia sudah ingin membunuhku. Memakai lipstik, aku dipukul. Mengenakan rok, aku kena pukul juga. Apalagi kalau aku mendekati Ayah, akan lebih parah lagi.

Menjelang ujian masuk perguruan tinggi, ibuku yang sangat membenci perempuan menyebarkan gosip di sekolah, menuduhku merayu ayahku sendiri.

Sampai akhirnya aku terjun dari lantai lima belas.

Hasilnya? Ibuku sangat puas.

Di rumah sakit, seorang perawat dengan riang menerimaku dari dokter anak, lalu berkata kepada ibuku.

"Bayinya perempuan, kulitnya putih bersih. Pasti cantik kalau sudah besar!"

Mendengar itu, wajah ibuku yang awalnya tampak lemah seketika berubah.

Dia langsung menarik rambut perawat muda itu dan menamparnya beberapa kali.

Suara makian ibuku menggema di sepanjang koridor.

"Dasar perempuan sial! Apa kamu diam-diam menukar anakku? Aku sudah makan banyak tokek kering! Mana mungkin anak itu bukan laki-laki!"

Untungnya, bibiku cepat tanggap. Sambil menahan ibuku, dia menelepon ayahku untuk datang, sehingga keributan itu akhirnya reda.

Gara-gara telepon itu, ibuku terus menatap bibiku dengan sinis.

Setelah kesehatan Ibu membaik, Ayah membawanya pulang untuk menjalani masa nifas.

Beberapa waktu kemudian, Bibi datang menjengukku karena khawatir. Di dalam kamar, suara tangisan bayi nyaris tidak terdengar.

Sementara itu, ayahku sedang menyuapi Ibu makan bubur havermut hangat satu sendok demi satu sendok.

"Haris, dengar aku, ya. Kamu cuma boleh mencintaiku seumur hidup. Kamu nggak boleh memeluk dia, apalagi menciumnya!"

Tak lama kemudian, ayahku menjawab singkat, "Baiklah."

Sinar matahari sore yang hangat menyinari kamar, menciptakan suasana yang kelihatannya harmonis, tetapi membuat bibiku bergidik ngeri.

Ayahku memang menepati janjinya. Sepanjang ingatanku, kami tidak pernah bersentuhan secara fisik.

Namun, meskipun begitu, ibuku tetap tidak membiarkanku hidup dengan tenang.

Saat aku berumur tujuh tahun, aku baru saja pulang setelah berjalan sejauh lima kilometer. Belum sempat aku beristirahat, sebuah tamparan keras mendarat di wajahku.

Alasannya? Ibu menemukan karangan berjudul "Ayahku" di buku tugas menulisku.

"Masih kecil sudah belajar hal-hal nggak benar! Siapa yang mengajarimu?!"

Dengan buku tugas itu, dia menunjuk-nunjuk hidungku sambil memarahiku.

Aku tidak mengerti apa maksud ucapannya, hanya bisa mencari-cari sosok ayahku di dalam kamar dengan penuh harap.

Namun, yang aku dapatkan hanyalah pukulan tanpa ampun.

Setelah kejadian itu, semua urusan sekolah ditangani oleh ibuku. Kepada guru, dia bahkan mengatakan bahwa aku tidak punya ayah.

Aku masih ingat betul bagaimana puasnya wajah Ibu waktu itu saat menegaskan kepemilikannya.

Seiring bertambahnya usiaku ....

Ibuku mulai mengungkapkan keluhannya pada tetangga-tetangga di kompleks.

"Sial banget nasib keluargaku! Anak perempuan kandungku ini seperti perempuan jalang, dari kecil nggak tahu malu, hanya bisa menggoda laki-laki!"

Hampir di mana pun aku berada, ada saja orang yang berbisik-bisik di belakangku.

Aku mulai terbiasa dengan semua itu.

Hingga suatu hari, ada keluarga baru pindah ke rumah sebelah, keluarga kecil yang penuh kelembutan.

Setiap kali aku diusir oleh Ibu, mereka selalu menampungku di rumah mereka. Bahkan seorang kakak perempuan di keluarga mereka, yang usianya beberapa tahun lebih tua dariku, sering berbagi camilan denganku.

Bagiku, keluarga itu adalah salah satu dari sedikit cahaya dalam hidupku.

Namun, langit tidak selamanya cerah bagiku .

Hari itu, seperti biasa, aku menunggu Ibu selesai bermain kartu di depan rumah.

Melihatku berdiri di luar, kakak perempuan itu membawa kursi dan menemaniku sambil mengobrol.

Dengan penuh semangat, aku menceritakan kehidupan sekolahku padanya.

Aku sama sekali tidak menyadari bayangan gelap yang mendekat dari belakang.

Ketika aku berbalik dan melihat Ibu keluar, wajahku masih penuh senyum.

Melihat senyumanku, Ibu langsung melayangkan tamparannya tanpa berpikir panjang.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Ibuku Seorang Misoginis

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Balada Sang Pemuas
9.3
Dibalik kepatuhan pada norma dan tata susila, Andre dan Nadia menyimpan rahasia tentang fantasi seksual yang liar. Kehidupan pernikahan mereka menjadi panggung eksplorasi imajinasi yang selama ini terbelenggu oleh aturan sosial. Kisah ini mengungkap sisi terdalam manusia saat mencoba membebaskan hasrat terpendam tanpa melanggar batasan moral. Sebuah perjalanan intim tentang bagaimana seseorang mengejar kepuasan sejati dan mewujudkan dambaannya yang paling personal.
Sampul Novel Kematian Anakku, Perceraianku!
9.6
Kematian tragis Louis di bilik kamar mandi menghancurkan hidup ibunya. Alih-alih menolong putranya yang sekarat, Thomas, sang suami sekaligus kepala sekolah, justru membawa anak dari cinta pertamanya ke ambulans. Di sisa napasnya, Louis menenangkan sang ibu agar tidak menangis. Saat pemakaman tiba, Thomas yang tidak tahu anaknya telah tiada malah meluapkan amarah dan mengancam Louis demi membela anak lain. Kehilangan ini memantapkan tekad sang istri untuk mengakhiri pernikahan mereka.
Sampul Novel Oriaga Niel, Cintailah Aku
8.5
Menikah sebulan dengan Oriaga Niel, CEO brand Gregorious, menjadi neraka bagi Amanda. Tanpa cinta, hubungan mereka hanyalah ajang pelampiasan nafsu dan dendam masa lalu Oriaga terhadap keluarga Amanda. Amanda merasa terhina karena hanya dianggap sebagai alat pemuas saat dibutuhkan. Terjebak dalam kebencian yang mendalam, ia merasa seperti tawanan yang dibeli selamanya oleh sang suami yang dingin dan penuh ambisi untuk menghancurkannya.
Sampul Novel Para Pria yang Diculik ke Desa Wanita
8.8
Kisah menegangkan dalam Para Pria yang Diculik ke Desa Wanita mengungkap sisi gelap sepasang kekasih. Sang pria menggunakan kedok hubungan asmara untuk menculik dan menjual gadis-gadis ke desanya. Di sisi lain, sang wanita ternyata menyimpan niat yang sama buruknya. Dengan modus pacaran yang serupa, ia menjebak dan menggiring para pria masuk ke dalam perangkap di desanya sendiri. Pertemuan dua penculik ini menghadirkan misteri aksi yang penuh intrik dan bahaya tak terduga.
Sampul Novel The Beautiful Mistress
7.9
Akibat kesalahan fatal saat mabuk, Shane meniduri Shaleta yang ia kira tunangannya. Shaleta terpaksa menjadi wanita simpanan demi bayinya hingga kehilangan sahabat. Meski Maria meminta Shane menjaga Shaleta, sebuah rahasia besar justru memicu kebencian mendalam. Kini, Shaleta telah menikah dengan pria lain. Shane yang penuh penyesalan harus berjuang menebus dosa masa lalu dan merendahkan harga dirinya demi merebut kembali hati wanita yang sangat membencinya itu.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan