Sampul Novel Misteri Mata Air Kembar Yang Tak Pernah Kering

Misteri Mata Air Kembar Yang Tak Pernah Kering

9.2 / 10.0
Kampung Serigi memiliki mata air kembar ajaib yang terus mengalir meski kemarau melanda. Aliran air dari bambu sederhana ini menjadi tumpuan warga, namun menyimpan rahasia kelam. Ada banyak pantangan ketat yang wajib dipatuhi siapa pun. Jika dilanggar, sosok gaib penghuni tempat keramat itu akan mendatangi rumah pelaku. Rentetan kejadian mistis terus menghantui penduduk dan pendatang, menciptakan teror nyata di balik ketenangan sumber air yang tak pernah kering tersebut.

Misteri Mata Air Kembar Yang Tak Pernah Kering Bab 1

Part 1. Malam Ada Yang Datang Bertamu

Di pelosok pedalaman desa terpencil, yang masih kurang penduduk itu, terdapat di tengah-tengah kampung ada mata air yang muncul sejak dulu kala, entah kapan, akupun tak mengetahuinya. Terdapat dua buah air yang mengalir deras, masih menggunakan bambu bulat sederhana untuk mengairi air yang deras mengalir begitu saja dari dalam tanah. Panjang bambunya sekitar 2 meteran. Usul punya usul air yang mengalir dari dalam tanah itu, entah dari mana datangnya, karena gak terlalu di atas perbukitan. Tapi terdapat 2 pohon besar yang menjulang tinggi tepat berada di samping kiri mata air kembar itu, jika kita menghadap ke utara.

Saat musim kemarau tiba, rata-rata mata air kecil yang mengairi setiap pemukiman penduduk pasti akan kekeringan. Tapi mata air kembar itu, gak akan pernah berkurang sedikitpun.

Tentu sangatlah membantu warga untuk keperluan sehari-hari seperti mandi, air buat memasak, mencuci pakaian.

Paling beruntung orang-orang yang tinggal dekat dengan mata air itu. Meskipun rumahku ya, lumayan jauh dari sana, hingga aku bisa aja ke sana sekedar mandi atau mencuci pakaian.Tapi aku gak berani sendirian ke sana karena di sekitar pelataran di kelilingi hutan rimba dan sungai.

"Bang, coba buka pintunya tuh,ada orang yang datang." Pintahku pada suami yang sudah terlelap tidur malam. Sambil melirik jam dinding ternyata sudah pukul 11 malam, tapi kok siapa malam-malam begini bertamu ke rumah ya.

"Gak ada siapa-siapa tuh, dek!" Sahut suamiku saat ke kamar lalu naik ke kasur bersamaku kembali.

"Ya Allah...." Aku tak dapat melanjutkan kata-kataku, karena sudah merinding tubuh ini. Karena jawabannya aku sudah tau, pasti Abang Ali sudah macam-macam di tempat itu, sampai ada teror mendatangi kami saat ini.

"Bang, habis ngapain di sana kemarin sih, Abang tau sendiri kan di sana tuh di larang ngelakuin hal-hal aneh yang dapat mengusik mereka?" Tanyaku, saat kami sedang sarapan di meja makan, namun suamiku hanya menggeleng kepala.

Pagi ini, Abang Ali mau ke sawah menggarap tanah. Hampir 100% kehidupan di desa kami itu petani, pedagang, turun ke sawah, ke kebun coklat atau tanam jagung kuning, beternak sapi, ada juga membuat gula merah dari pohon aren. Rata-rata penghasilan mereka lebih layak untuk bisa menghidupi anggota keluarga mereka. Banyak yang punya rumah bagus, menyekolahkan anak-anak sampai sarjana hanya dari hasil tani mereka.

Penghidupan kami jauh lebih baik dari desa di banding harus ke kota. Mereka harus serba bisa, kerja apa harus ke kota kalau gak ada keahlian.

Malam ini kami mewanti-wanti, apakah ada hal terjadi kembali?

Teror pun Kembali...

"Bang, Abang dengar sendiri kan, di luar pintu ada yang mengetok pintu lagi!" Tanganku pada Abang Ali.

"Iya benar, dek...!"

"Jangan bang, aku takut!" Aku menarik tangan Bang Ali saat ingin beranjak membuka pintu. Sementara aku mengecilkan volume tv, agar kami bisa konsentrasi mendengar ketokan pintu lagi yang lumayan keras.

"Tok...tok...tok.."

"Tok...tok...tok.."

"Tok..tok.."ketukan kedua kali setelah bebetapa saat.

"Assalamu Alaikum..." Salam dari luar sana.

"Waalaikum salam..." Sahut kami berdua, Abang Ali kemudian berdiri bergegas membuka pintu.

Masa iya, hantu bisa mengucapkan salam, batinku. Tapi kan bisa saja mereka berubah menyerupai manusia asli.

"Ali, Lia... kok lama amat bukanya!" Ucapnya, wanita separuh baya itu sambil menggaruk kakinya yang sedang gatal, pasti habis digigit nyamuk karena agak lama berdiri di depan pintu tadi.

"Tante Sinta...?

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Misteri Mata Air Kembar Yang Tak Pernah Kering

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Hidup Kayra hancur setelah suaminya menghilang tanpa jejak pasca panggilan video terakhir mereka. Kini, ia berjuang sendirian membesarkan dua anaknya. Di tengah kesulitan, ia bertemu Damar, ipar yang membencinya karena skandal masa lalu terkait rahasia saudari kembarnya. Meski awalnya Damar menolak mengakui anak hasil hubungan tersebut, kemiripan sang bayi meluluhkan hatinya. Akankah pertemuan ini membawa Kayra menuju kebahagiaan yang selama ini hilang?
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya mengira pernikahannya dengan Adnan akan membawa kebahagiaan abadi, namun realitanya justru menjadi neraka penuh kekerasan. Adnan melampiaskan dendamnya terhadap mertua dengan menyiksa istrinya secara keji setiap hari. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang mendalam, sosok dari masa lalu Saschya tiba-tiba muncul kembali. Akankah kehadiran mereka membantu Saschya lepas dari belenggu Adnan, atau justru menambah konflik baru dalam hidupnya yang hancur?
Sampul Novel Gairah Liar Uncle Sam
9.6
Shila merintih kesakitan saat Sam mulai merasuki dirinya dengan penuh gairah. Dalam suasana yang mencekam dan penuh risiko, Sam berbisik lirih agar Shila mengecilkan suaranya. Ia memperingatkan gadis itu bahwa orang tuanya bisa mendengar aktivitas rahasia mereka di dalam rumah tersebut. Ketegangan memuncak saat mereka berusaha menyembunyikan hubungan terlarang ini dari pendengaran ayah dan ibu Shila yang berada sangat dekat dengan mereka.
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa khusus pembaca 21 tahun ke atas ini mengeksplorasi sisi tersembunyi kehidupan yang jarang terungkap. Di balik topeng kesucian, tersimpan luka, dilema, dan kerinduan yang kompleks. Melalui narasi yang realistis dan eksplisit, pembaca diajak merefleksikan jati diri di tengah kegelapan demi menemukan titik cahaya. Sebuah hiburan penuh makna tentang pencarian makna hidup dan cinta yang tidak selamanya berjalan lurus, memberikan perspektif baru bagi pembacanya.
Sampul Novel Perceraian Aku dan Kakak Kembarku
9.0
Menikah dengan saudara kembar terpandang, Leo sang hakim dan Sam sang dokter bedah, tidak membawa kebahagiaan bagi sepasang kakak beradik kembar ini. Saat diculik perampok hingga kehilangan bayinya, sang istri diabaikan oleh Sam yang sibuk menemani wanita lain bernama Annie. Ketika sang kakak datang menyelamatkannya dari maut, suaminya, Leo, juga menolak membantu dengan alasan serupa. Setelah bertahan hidup dari badai salju yang ekstrem, kedua saudara ini sepakat untuk menggugat cerai suami mereka.
Sampul Novel Satu Malam Bersama Calon Besan
8.5
Pasca lama menjanda, Mira melakukan kekeliruan fatal akibat pengaruh alkohol saat merayakan ulang tahun. Ia menghabiskan malam yang penuh gairah dengan Rendi, lalu pergi begitu saja tanpa melihat wajah pria tersebut. Mira berupaya melupakan momen intim itu, namun segalanya berubah saat ia bertemu calon besannya. Ternyata, ayah dari calon menantunya adalah Rendi. Kini mereka terjebak antara menghapus memori tersebut atau justru lanjut berselingkuh di belakang anak mereka.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan