Sampul Novel Bayiku dibunuh Pelakor, Suamiku Tak Peduli

Bayiku dibunuh Pelakor, Suamiku Tak Peduli

9.2 / 10.0
Dalam novel modern Bayiku dibunuh Pelakor, Suamiku Tak Peduli, seorang istri menghadapi tragedi tragis saat kehilangan bayinya akibat ulah cinta pertama suaminya. Baca novel online gratis yang penuh misteri ini untuk mengungkap kekejaman sang suami miliarder yang mengabaikan keluarganya demi wanita lain.
Ringkasan Bayiku dibunuh Pelakor, Suamiku Tak Peduli
Novel romantis miliarder bernuansa misteri ini mengisahkan akhir tragis seorang istri yang keguguran dan meregang nyawa di rumah sakit Grup Dariawan akibat didorong oleh cinta pertama suaminya. Di saat-saat terakhirnya, sang suami, Ridwan, justru bersikap dingin dan menuduhnya berpura-pura demi mencari perhatian. Ridwan bahkan mengabaikan tangisan putra mereka yang terluka, melarang dokter merawat istrinya, dan mengusir anak kandungnya demi melindungi Mariana. Kekejaman tanpa belas kasihan ini berakhir dengan kematian ibu dan anak yang tragis.
Baca Selengkapnya

Bayiku dibunuh Pelakor, Suamiku Tak Peduli Bab 1

Setelah didorong oleh cinta pertama suamiku dari tangga, aku mengalami keguguran anak kedua dan akhirnya mati di sudut tangga rumah sakit pribadi milik Grup Dariawan.

Menjelang ajal, putraku yang berusia enam tahun menangis sambil memohon pada ayahnya untuk menyelamatkanku.

Untuk pertama kalinya, Ridwan hanya mencibir. "Sekarang ibumu pintar ya, pakai anak untuk berlagak pura-pura menyedihkan demi menipuku." Setelah itu, dia malah menepis tangan anakku dan pergi tanpa belas kasihan sedikit pun.

Kedua kalinya, anakku mengatakan aku terus mengeluarkan banyak darah. Ridwan hanya berkata dengan jengkel, "Jangan berlebihan, cuma keguguran saja, bukan masalah besar. Dia itu memang paling manja!"

Ridwan bahkan mengusir anakku, lalu memerintahkan dokter agar tidak boleh ada seorang pun yang merawatku. "Semua gara-gara aku terlalu memanjakannya. Kalau nggak merasakan penderitaan, dia nggak akan pernah tahu kesalahannya."

Terakhir kalinya, anakku berlutut di depan Mariana sambil terus-menerus memohon. Ridwan murka dan memerintahkan pengawal untuk melempar tubuh mungil anakku yang penuh luka keluar dari ruang rawat, serta membiarkannya menjadi bahan tertawaan.

"Kalau berani mengganggu Mariana lagi, aku akan segera mengusir ibumu dari Keluarga Dariawan dan dia nggak boleh bertemu denganmu selamanya!"

Anakku merangkak kembali ke sisiku dengan meninggalkan bekas darah yang panjang di lantai. Kali ini, keinginanmu tercapai ... aku dan anakmu sudah menjadi mayat yang dingin. Seumur hidup, takkan pernah lagi bertemu denganmu.

Setelah operasi selesai, Ridwan sama sekali tidak merasa iba meski aku baru saja kehilangan bayi keduaku yang sudah berusia tujuh bulan. Jelas-jelas ini rumah sakit pribadi milik Grup Dariawan, tapi mereka sengaja menyuruh orang menaruh ranjang sederhana di sudut tangga.

Bukan hanya aku yang kedinginan sampai seluruh tubuh membeku, bahkan putraku yang menjagaku di samping juga terus menggigil.

Meski begitu, Starla tidak peduli pada dirinya sendiri. Dia malah erat menggenggam tanganku, mulut kecilnya terus meniupkan napas hangat. "Starla tiupin Mama ya, ditiup biar hangat!"

Aku berusaha tersenyum untuk menenangkannya. "Mama nggak kedinginan."

Namun saat melihat tangan mungilnya yang bengkak dan kemerahan, aku tak mampu menahan air mata yang jatuh deras. Hanya berjarak beberapa anak tangga, Mariana mendapat kamar rawat inap mewah khusus satu orang.

Bukan hanya ada dokter dan perawat yang berjaga 24 jam, tapi juga banyak sekali pengawal dan asisten yang disiapkan oleh Ridwan.

Putraku menggigit bibir, seolah sudah membuat keputusan. "Mama, aku pergi minta tolong sama Tante Mariana ya, biar dia bujuk Papa untuk menyelamatkan Mama, boleh?"

Melihat sorot mata bening anakku, hatiku terasa perih. Dia memang manis dan pengertian, tetapi dia baru berusia enam tahun. Dia sama sekali tidak tahu, Mariana yang mendorongku jatuh dari tangga lalu berpura-pura ikut terjatuh dan menuduhku menyakitinya, sebenarnya sangat berharap aku cepat mati.

Tiba-tiba, ada aliran hangat mengalir dari tubuhku.

Anakku menjerit keras, "Banyak darah! Mama keluar banyak darah!"

Tanpa menunggu jawabanku, dia berlari ke lantai atas dengan panik. Menyadari dia ingin mencari Mariana, jantungku terasa ditusuk-tusuk. Aku ingin bangkit untuk menghentikannya, tetpai tubuhku sudah tak punya tenaga sedikit pun.

Setelah berhari-hari lemah dan dirundung kesedihan, akhirnya aku tak kuasa bertahan lagi dan benar-benar pingsan. Namun ajaibnya, jiwaku terlepas dari tubuh dan mengikuti anakku dengan erat.

Begitu sampai di depan pintu kamar Mariana, putraku baru saja hendak mengetuk pintu, tetapi dia langsung ditendang keras oleh pengawal.

"Pak Ridwan sudah berpesan, kamu nggak boleh mengganggu Bu Mariana!"

Anakku terlempar jatuh ke lantai. Sebelum sempat berdiri, dia langsung merangkak dengan tangan dan kaki ke arah pintu.

Dengan kepalan kecilnya, dia terburu-buru memukul pintu. "Tante Mariana! Tante Mariana! Mama pendarahan hebat, tolong panggil dokter untuk selamatkan Mama!"

Demi menemaniku selama ini, putraku yang biasa hidup serba nyaman, harus menahan lapar dan kedinginan dalam beberapa hari terakhir.

Kulit anak kecil sangat rapuh. Tangannya sudah lama bengkak parah. Kini setelah dipakai menggedor pintu sekuat tenaga, tangannya langsung berdarah dan meninggalkan bercak-bercak kemerahan di depan pintu.

Aku menjerit tanpa suara, memohon agar anakku jangan seperti ini. Jangan sampai demi aku, dia merendahkan diri memohon pada wanita kejam itu.

Apalagi, mamanya ini sudah meninggal ....

Sayang sekali, jiwaku sama sekali tak bisa mengeluarkan suara.

Namun tiba-tiba, pintu kamar rawat terbuka.

Mariana tengah duduk di ranjang sambil menyeruput sup bergizi. "Biarkan dia masuk."

Pengawal segera menyeret kerah baju anakku, lalu melemparnya di depan ranjang.

Mariana menelusuri kuku barunya yang berwarna mencolok. "Mau aku selamatkan ibumu?"

Melihat anakku mengangguk, dia mencibir sinis. "Kalau begitu, kamu bersujud untuk mewakili Priscilla minta maaf sama aku. Baru aku akan panggilkan dokter."

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Bayiku dibunuh Pelakor, Suamiku Tak Peduli

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Antara Aku dan Cinta Pertamanya
8.0
Disandera saat hamil sembilan bulan oleh mantan rekan kerja suamiku yang dendam, nyawaku terancam di atap gedung. Namun, suamiku yang memimpin tim penyelamat malah pergi menyelamatkan cinta pertamanya dari aksi bakar diri. Di kehidupan lalu, aku memohon bantuannya hingga selamat, tetapi hal itu membuat cinta pertamanya tewas dan suamiku membalas dendam dengan menusukku serta bayi kami. Kini, setelah terbangun kembali di hari penyanderaan, aku memilih diam dan membiarkannya pergi menolong wanita itu.
Sampul Novel Boss Dingin
9.7
Zahra Aiza Naadhira sempat mengalami penolakan saat melamar di Perusahaan Haidar karena penampilannya yang berbusana Muslimah. Namun, sang bos akhirnya berubah pikiran karena melihat potensi besar Zahra untuk memajukan bisnisnya. Alvino Daffa Haidar, pemilik perusahaan terkaya di Indonesia, dikenal sangat dingin terhadap wanita. Menariknya, ayah Alvino ternyata menjalin kerja sama bisnis dengan ayah Zahra, yang menambah kerumitan hubungan mereka.
Sampul Novel Gadis Kesayangan Tuan Muda
9.2
Syaqila Ayu Purnama terpaksa menjadi tunangan Aditya Garrett setelah ayahnya menjualnya demi melunasi utang. Meski benci dengan situasi ini, gadis remaja itu kini hidup bergelimang harta di rumah mewah dan sekolah elit. Di sisi lain, Aditya yang berusia 23 tahun sengaja memanfaatkan keadaan karena telah lama menyukai Syaqila. Ia terus memanjakan sang gadis, namun tantangan muncul dari pria-pria muda yang lebih tampan. Mampukah Aditya memenangkan hati Syaqila?
Sampul Novel Hasrat Cahaya Bulan: Lamaran Sang CEO yang Berani
8.7
Bertha melakukan kesalahan fatal dengan meminta kiriman video dewasa kepada CEO-nya di tengah malam. Alih-alih mendapatkan apa yang ia inginkan, sang bos justru menawarkan demonstrasi nyata secara langsung. Usai menghabiskan malam penuh gairah yang tak terduga, Bertha pasrah akan nasib kariernya. Namun, kejutan besar datang saat Justin justru melamarnya untuk menikah. Di tengah kebingungan, Bertha pun mempertanyakan apakah bosnya itu sedang bercanda.
Sampul Novel Semua rahasianya
9.3
Catherine Swann mengira hidup tenangnya di desa akan abadi, namun surat wasiat kakeknya mengubah segalanya. Ia mendadak jadi pewaris tunggal kekayaan miliaran dolar dan dijodohkan dengan Branden Duncan, pria paling diincar di Casier. Meski Catherine menolaknya mentah-mentah, Branden justru terpikat oleh sikap dinginnya. Di balik sosok gadis desa, Catherine menyimpan identitas rahasia. Kini ia harus menghadapi intrik keluarga Swann dan tunangan yang gigih.
Sampul Novel Yang Kucintai adalah Duri
8.1
Yang Kucintai adalah Duri mengisahkan seorang istri yang menyembunyikan fakta bahwa penglihatannya telah pulih. Selama ini, ia berpura-pura tidak tahu bahwa suaminya memasang CCTV di seluruh rumah. Suatu hari, saat bersembunyi di lemari, ia menyaksikan suaminya bermesraan dengan wanita lain. Sang suami membela istrinya saat selingkuhannya menghina kebutaannya, tanpa tahu sang istri melihat semuanya. Kecewa, ia pun memutuskan pergi ke luar negeri.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan