Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kau Hancurkan Persahabatan Kita

Kau Hancurkan Persahabatan Kita

Satu malam penuh kelalaian mengubah persahabatan Lysandro Wicaksana dan Callista Rayendra menjadi pernikahan terpaksa. Sebagai pewaris bisnis, Lysandro panik saat Callista hamil hingga sempat memintanya menggugurkan janin tersebut. Meski Callista menolak dan memilih pergi, Lysandro akhirnya kembali untuk menikahi sahabatnya secara rahasia. Kini Callista harus hidup dalam bayang-bayang Elowen, kekasih Lysandro yang tidak tahu suaminya telah menjadi milik wanita lain.
Bab
Bagikan

Bab 2

Hari-hari setelah pernikahan itu terasa seperti perjalanan yang penuh dengan kebohongan dan penyangkalan. Lysandro dan Callista hidup di bawah satu atap yang terpisah oleh lebih banyak hal daripada sekadar dinding fisik. Meski pernikahan mereka sah di mata hukum, di dalam hati mereka masing-masing, semuanya terasa hampa. Mereka berdua dipaksa untuk berjalan bersama di jalan yang penuh dengan ketegangan, rahasia, dan sebuah kenyataan yang semakin tak terelakkan.

Lysandro tidak pernah berhenti berpikir tentang Elowen. Perempuan itu selalu ada dalam setiap pertimbangannya, dalam setiap langkahnya. Hati Lysandro terasa terbelah, dan meski ia berusaha meyakinkan dirinya bahwa ini adalah keputusan terbaik, rasa cemas itu tidak pernah pergi. Bagaimana bisa ia menjalani hidup dengan dua orang yang sangat berbeda? Satu yang sudah lama ia cintai, dan satu lagi yang kini menjadi ibu dari anaknya-dan bahkan lebih dari itu, sahabatnya yang ia khianati. Callista adalah bagian dari hidupnya yang sangat penting, tapi bagaimana bisa ia mengabaikan perasaan dan masa depannya bersama Elowen?

Di sisi lain, Callista semakin merasa terperangkap dalam dunia yang tidak pernah ia pilih. Ia tidak menginginkan pernikahan ini, dan ia tidak menginginkan kehidupan yang penuh dengan kebohongan ini. Namun, apa yang bisa dia lakukan? Menjauhkan diri dari Lysandro adalah hal yang tidak mungkin, setidaknya untuk saat ini. Ketika ia memandang perutnya yang semakin membesar, ia tahu bahwa ada kehidupan yang sedang berkembang di dalam dirinya. Anak ini, meski lahir dari ketidaksengajaan, akan menjadi bagian dari hidupnya-dan mungkin, hanya mungkin, juga bagian dari hidup Lysandro. Tetapi, bagaimana bisa ia percaya bahwa pria yang ia kenal begitu baik, yang ia anggap sahabat sejati, bisa benar-benar bertanggung jawab atas hidup mereka?

Callista mengingat dengan jelas percakapan mereka beberapa hari setelah pernikahan itu. Saat itu, Lysandro duduk di ruang tamu dengan wajah muram, matanya tidak bisa berpaling dari layar ponselnya. "Aku tidak tahu bagaimana kita akan melewati ini," kata Lysandro dengan nada serupa kekalahan. "Aku... aku tak tahu bagaimana aku akan menghadapi Elowen."

Callista menatapnya dengan dingin, merasa hatinya tercekat. "Kamu tidak perlu menghadapi siapa pun, Lysandro. Ini bukan hanya tentang Elowen. Ini tentang kita. Dan tentang anak ini." Dia menyentuh perutnya dengan tangan yang gemetar, mencoba menahan air mata yang hampir jatuh.

Lysandro mendongak, tatapannya penuh dengan kebingungannya. "Kita tidak bisa terus seperti ini, Callista. Aku tidak bisa hidup dalam kebohongan selamanya."

"Jadi apa yang kamu ingin lakukan?" tanya Callista, suaranya tajam. "Kamu ingin mengungkapkan semuanya ke dunia? Mengungkapkan bahwa kita menikah karena sebuah kesalahan?"

Lysandro terdiam. Ia tahu bahwa membuka segalanya akan menghancurkan banyak hal-terutama hubungan dengan Elowen. Tetapi dia juga tahu bahwa hidup dalam kebohongan tidak bisa bertahan selamanya.

Hari-hari berlalu dengan lambat, penuh dengan ketegangan yang tak bisa dihindari. Setiap kali Lysandro berada di rumah, ia selalu mencoba untuk menghindari pertemuan dengan Callista. Mereka berbicara sesedikit mungkin, dan jika mereka berbicara, itu hanya tentang hal-hal yang tidak mengandung emosi. Mereka berdua merasa seperti orang asing, meski kenyataannya mereka sudah terikat lebih dalam dari yang mereka inginkan.

Namun, satu hal yang tak bisa dihindari adalah ketegangan yang kian meningkat antara mereka. Ada saat-saat di mana mereka tidak bisa menahan rasa frustrasi mereka terhadap satu sama lain. Dan di situlah segalanya mulai terasa lebih rumit.

Pada suatu malam yang gelap, saat hujan turun deras di luar, Lysandro pulang ke rumah setelah seharian penuh pertemuan bisnis yang membuatnya lelah. Ia membuka pintu rumah, dan di ruang tamu, ia melihat Callista sedang duduk di sofa, wajahnya terbenam dalam tumpukan buku yang tak pernah ia sentuh sebelumnya. Callista mengangkat wajahnya saat mendengar pintu terbuka, tetapi tidak ada senyum yang terbit dari bibirnya. Hanya ada kelelahan yang terlihat jelas di matanya.

"Kamu tahu, aku merasa semakin jauh dari semua ini," kata Callista, suara serak, meski ia berusaha terdengar tenang.

Lysandro menatapnya dengan ragu. "Aku tahu, Callista. Aku juga merasa itu." Dia menghela napas, seolah mencoba mencari kata-kata yang tepat untuk menjelaskan kebingungannya. "Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Aku... aku merasa terjebak."

"Terjebak?" Callista tertawa pahit. "Kamu merasa terjebak, Lysandro? Kita berdua terjebak dalam hidup ini. Aku terjebak dalam pernikahan ini, dan kamu terjebak dalam kebohongan ini. Dan kamu tahu yang paling ironis? Kita berdua tahu bahwa ini tidak akan berakhir dengan baik."

Lysandro merasa hatinya terkoyak. Apa yang seharusnya ia katakan? Tidak ada kata-kata yang bisa memperbaiki keadaan mereka. Tidak ada cara untuk mengembalikan semua yang sudah hancur.

"Callista..." Lysandro mendekat, berusaha meraih tangannya. "Aku tahu ini tidak mudah. Aku tidak pernah berniat membuat semuanya menjadi seperti ini. Tapi aku juga tidak tahu bagaimana cara keluar dari sini."

"Tak ada yang bisa keluar dari sini, Lys. Tidak ada jalan yang mudah." Callista menarik tangannya, matanya penuh dengan keputusasaan yang tak terucapkan.

Tiba-tiba, pintu terbuka dengan suara gemerisik, dan Elowen muncul di ambang pintu, matanya terbelalak ketika melihat kedua orang itu berdiri sangat dekat, dalam keheningan yang tak bisa dijelaskan.

Hati Lysandro berdebar, dan sesaat dia merasa dunia berhenti berputar. Apakah ini akhirnya akan berakhir?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asisten Pribadi CEO Dingin
9.7
Elena, desainer berbakat, terpaksa menunda mimpinya demi menjadi asisten Arion, CEO startup yang dingin. Meski awalnya sulit menghadapi sikap kaku sang atasan, Elena mulai menemukan sisi hangat Arion. Saat skandal besar mengancam perusahaan, Elena beraksi heroik membongkar pelaku sabotase. Kedekatan ini memicu perasaan cinta Arion, namun Elena terjebak dilema besar antara mengejar asmara atau mewujudkan ambisi agensi pribadinya yang sempat tertunda.
Sampul Novel CINTA DINGIN TUAN BESAR
8.4
Marla masuk ke kediaman Austin sebagai pelayan, namun ia tidak menyadari bahwa Margaret memiliki agenda tersembunyi untuk menjodohkannya dengan sang cucu tertua, Richard Branson Austin. Richard adalah pria kaku yang sangat pendiam, kontras dengan adiknya, Ascar, yang gemar memberontak. Terjebak di antara dua kepribadian yang bertolak belakang, Marla kini menghadapi dilema besar: bertahan dalam rencana perjodohan tersebut atau memilih untuk melarikan diri.
Sampul Novel Kau Ceraikan Aku, Tetapi Anakku Akan Menjadi Pewaris
9.3
Lara terpaksa menceraikan Elara akibat tekanan sang ibu mertua yang memandang rendah statusnya sebagai putri sopir. Elara yang dulu hangat berubah menjadi dingin dan membiarkan pernikahan rahasia mereka hancur. Setelah malam tak terduga yang dianggap Elara sebagai momen bersama Elena, ia resmi bertunangan dengan wanita itu. Lara yang patah hati memilih mengasingkan diri ke desa untuk membuat sabun organik, tanpa menyadari bahwa dirinya tengah mengandung pewaris suaminya.
Sampul Novel Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka
8.3
Haura Ghania Eftikhar, mantan tentara bayaran, luluh oleh kesabaran Sean Wijaya, seorang CEO karismatik. Demi cinta, Haura rela beralih profesi menjadi CEO demi menutupi masa lalunya. Namun, pernikahan bahagia mereka hancur saat Haura memergoki pengkhianatan Sean dengan wanita lain. Saat Sean memohon kesempatan kedua dalam penyesalan, muncul seorang remaja tampan yang menawarkan kasih sayang tulus namun obsesif, menambah kerumitan di tengah luka hati Haura yang mendalam.
Sampul Novel Kontrak Cinta: Rahasia dan Janji
9.7
Clara Martins berjuang menyelamatkan toko roti warisan neneknya di São Paulo dari lilitan utang. Saat pengkhianatan mengancam bisnisnya, Enzo Albuquerque, pengusaha dingin sekaligus cinta lamanya, menawarkan pernikahan kontrak satu tahun. Enzo butuh istri demi mengamankan posisinya dari konspirasi keluarga. Namun, tinggal bersama memicu kembali gairah lama. Clara menyimpan rahasia kehamilan, sementara Enzo memendam misteri yang bisa menghancurkan cinta kedua mereka.
Sampul Novel Pernikahan Dadakan dengan CEO
8.8
Dalam Pernikahan Dadakan dengan CEO, konflik rumah tangga memuncak akibat masalah finansial. Sang suami menuntut agar semua pengeluaran, termasuk biaya hidup, cicilan KPR, dan cicilan mobil, dibagi secara patungan. Situasi semakin tegang karena kehadiran sang adik yang menumpang tinggal. Kontribusi bulanan sebesar empat juta rupiah dinilai tidak cukup dan dianggap setara dengan menumpang gratis, memicu tuntutan agar ia membayar setengah dari biaya hidup mereka.