Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kaisar Muda, Jangan Menggodaku!

Kaisar Muda, Jangan Menggodaku!

Yun Xiaowen, calon ratu iblis, terjebak dalam nestapa usai bertemu Liuu Qiang Wen. Kaisar manusia berjuluk The Cyanide King itu membantai orang tua Xiaowen demi ambisi menguasai tujuh dunia. Tanpa cinta, ia menikahi Xiaowen hanya untuk memanfaatkan kelemahannya sebagai pion politik. Di tengah mimpi buruk yang seakan tak berakhir, Xiaowen meratapi nasibnya yang hancur sambil mempertanyakan apakah masih ada sisa kasih sayang di hati sang kaisar yang kejam.
Bab
Bagikan

Bab 2

Seorang panglima terlihat tergopoh-gopoh memasuki singgasana sang raja manusia yang begitu agung dan mewah. Dengan penuh hormat ia bersimpuh dan menyembah pria yang berdiri membelakanginya dengan tangan berada tepat di belakang punggungnya.

"Hidup Yang Mulia Kaisar Qiang yang maha agung... Kami sudah melaksanakan perintah anda untuk memporakporandakan kerajaan Iblis dan membawa serta anak iblis itu kemari." ucap Panglima Xue tegas.

Pria berambut kelam nan panjang itu menoleh dengan enggan tanpa berusaha mengubah posisi berdirinya.

"Bawa dia kemari." perintahnya dengan pelan namun tegas.

"Baik Yang Mulia." ucap Panglima Xue sambil membungkuk lantas undur diri dari hadapan Kaisar Qiang.

Tak lama kemudian suara ribut menghiasi langkah perjalanan menuju singgasana Kaisar. Seperti biasa Kaisar Qiang tak merasa terganggu dengan keributan itu, baginya itu adalah suara langkah kaki penuh dengan kemerduan.

Bruukk.

Nona Yun terhempas penuh hina di hadapan Kaisar Qiang dengan tubuh sudah diikat dengan seutas tali yang bukan sembarang tali. Mulutnya pun ditutup dengan kain layaknya seorang tawanan.

"Yang Mulia, saya sudah membawanya ke hadapan anda." ucap Panglima Xue membungkuk.

Kaisar Qiang menoleh dan berbalik perlahan. Mata keduanya bertatapan cukup lama dan saling berargumentasi dalam benak masing-masing. Tak ada suara hingga pria itu mendekati Nona Yun yang bersimpuh tak berdaya dan penuh goresan luka di tubuhnya.

Kaisar Qiang berjongkok di hadapan Nona Yun, mata jelinya terus menatap mata Nona Yun seolah ingin menembusnya sampai ke belakang kepala. Wajah mereka berhadapan cukup dekat hingga akhirnya tangan Kaisar Qiang terulur dan melepas kain yang menutupi mulut Nona Yun.

"Selamat datang di Kerajaan Qiang, apa kabar calon ratuku?" sapanya dingin namun terdengar mengerikan.

Nona Yun terkesiap, mendadak api dalam dirinya membuncah membakar tali yang mengikat tubuhnya. Ia merasa marah tatkala mendengar pria itu menyapanya demikian.

Secepat mungkin tangan Nona Yun melayang dan menyambar pipi halus Kaisar Qiang, pria itu menerima tamparannya dengan tenang dan tak membalas sedikitpun.

"Hei kau! Kurang ajar, beraninya kau melukai Kaisar kami!!" maki Panglima Xue marah lalu menangkap tangan Nona Yun dan berusaha meringkusnya.

"Tak apa, biarkan saja." perintah Kaisar Qiang lirih sambil mengangkat tangannya.

Seketika Panglima Xue menghentikan usahanya meringkus Nona Yun, pria itu membungkuk hormat pada kaisarnya.

"Kenapa kau memporakporandakan kerajaanku? Kenapa kau membunuh ayah ibuku? Apa salah kami?" tanya Nona Yun tegas.

"Kau ingin tahu kenapa? Karena aku memilihmu sebagai calon ratuku." jawab Kaisar Qiang dengan santai.

Nona Yun mencuramkan alisnya, dengan kasar gadis itu meludahi wajah Kaisar Qiang membuat panglima Xue kembali marah. Sekali lagi Kaisar Qiang menahan amarahnya dan mengangkat tangannya agar Panglimanya itu bisa menahan dirinya.

"Kenapa? Biarkan saja panglimamu melenyapkan aku. Aku tidak butuh hidup sama sekali karena kau su..."

"Ssstt...." isyarat Kaisar Qiang sambil menempelkan ujung jarinya di bibir mungil Nona Yun.

Mereka bertatapan cukup lama hingga akhirnya Kaisar Qiang hendak menyentuh pipi Nona Yun namun berhasil ditangkis olehnya.

"Jangan berusaha menyentuhku, bedebah!" maki Nona Yun kesal.

"Kenapa? Sebentar lagi kau akan jadi milikku, kenapa aku tidak boleh menyentuhmu?" tanya Qiang dingin.

"Karena orang sepertimu yang berderajat lebih tinggi daripada kami justru memiliki hati lebih busuk melebihi kami. Kenapa kau melakukan semua ini? Jika kau berharap memiliki berlian kebanggaan kami maka jangan berharap. Kau sama sekali takkan mendapatkannya." tegas Nona Yun.

Kaisar Qiang terdiam cukup lama hingga akhirnya pria itu berdiri dan berbalik badan menuju kursi singgasananya.

"Panglima Xue..."

"Ya Yang Mulia..." jawab Panglima Xue sigap sambil menyembah.

"Tangkap gadis itu dan masukkan dia ke dalam kamarku." perintah Kaisar Qiang tanpa menatap Nona Yun yang terkesiap kaget.

"Apa? Apa maksudmu? Hei bedebah, apa maksudmu?" teriak Nona Yun tak terima ketika direndahkan.

"Baik Yang Mulia." ucap Panglima Xue tunduk lalu mengikat tubuh Nona Yun masih berusaha berontak. Panglima hanya menurut meskipun benaknya merasa aneh karena interuksi rajanya.

"Hei bedebah!!! Jawab aku!" teriak Nona Yun sambil terus diseret menuju ke tempat peristirahatan sang Kaisar.

Kaisar Qiang terdiam, ia kembali terpaku dan tak berekspresi apa-apa hingga akhirnya salah satu selirnya datang dan memberinya penghormatan.

"Apa yang kau inginkan dari dunia ini, Yang Mulia? Kenapa... Kenapa dari sekian banyak wanita kau harus memilih wanita dari golongan Iblis untuk menjadi ratumu? Apa kau masih sehat? Kau tidak gila kan?" ucapnya.

Hanya satu selir yang cukup kontroversial dalam menentang tuannya untuk mengambil seorang wanita dari golongan iblis. Apalagi kali ini kaisarnya akan mengangkat wanita itu menjadi kandidat ratu. Lalu kenapa Qiang Wen sebagai kaisar hanya diam saja tatkala salah satu selirnya bahkan dengan lancang menyebutnya " hampir menyamai" gila?

Qiang tak ambil peduli, bibirnya terlalu angkuh untuk angkat bicara dan menanggapi protes dari salah satu selir rendahnya. Namun.....

"Ketika seorang ratu hadir, beribu selir tidak akan pernah berarti lagi. Kau mengerti maksudku, Nona Sun?" mata tajam melirik selirnya dengan tatapan remeh sekaligus mampu membungkam seluruh argumen menyebalkan dari sang selir.

"Kau protes? Pergi saja dari istanaku. Tak ada pentingnya kau dalam hidupku, kau hanya salah satu boneka koleksiku, jika ku mau ku jentikkan jariku maka kau akan segera tersingkir dari pandanganku. Satu hal yang harus kau tahu, kenapa seorang Qiang terlahir ke dunia? Ya, untuk menguasai dunia."

"Kenapa harus wanita Iblis? Kau tak mencintainya." ungkapnya kesal.

"Kenapa tidak dirimu, Nona Sun? Kau kira aku juga mencintaimu? Kau ingin protes?? Baiklah akan ku jelaskan dan setelah itu bersiaplah pergi dari istanaku."

"Yang Mulia!!!"

"Menurutmu apa itu cinta? Cinta hanya membuatmu lemah dan tak berdaya. Cinta hanyalah milik manusia dan aku bukanlah manusia. Yang benar adalah cinta itu harusnya membuatmu kuat. Terserah aku akan menikahi siapa saja, yang penting bagiku hal itu menguntungkan diriku. Dengan wanita iblis itu, akan ku guncang dunia dan ku kuasai 7 dunia sekaligus. Nona Sun, bisakah kau memberikan hal itu padaku? Jika bisa, akan ku angkat kau sebagai ratuku segera. Bisakah?"

***

Intinya adalah kekuasaan dan kekuatan... Manusia yang menganggap dirinya bukan manusia, menginginkan sesuatu yang melampaui batasannya.

Liiu Qiang Wen, kau takkan menemui sosok ini dimanapun, menganggap takdir di tangannya, mempermainkan nasib di ujung jarinya...

*************

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Calamity Of Love
9.4
Camilio Danielle Osvaldo adalah jenius ber-IQ 150 dengan prestasi militer gemilang. Namun, patah hati mendalam akibat ditinggal wanita tercinta mengubah hidupnya. Mike, petinggi Black Nostra, mengajaknya bergabung ke sindikat mafia global tersebut. Meski awalnya menolak karena nurani, Camilio akhirnya luluh setelah melihat solidaritas luar biasa di sana. Di balik aksi kriminal, ia menemukan kehangatan keluarga yang tak terduga dalam kelompok tersebut.
Sampul Novel Dewa Perang Terbaik
8.9
Daniel adalah sang Dewa Perang yang disegani. Dahulu, saat masa remaja yang sulit dan penuh kelaparan, seorang gadis kecil memberikan sekeping biskuit yang sangat berarti baginya. Kini, demi membalas budi atas kebaikan tersebut, Daniel memutuskan kembali ke kota asalnya. Ia bertekad melindungi sosok yang pernah menolongnya itu, yang sekarang telah tumbuh dewasa menjadi seorang wanita muda dengan paras yang sangat cantik jelita.
Sampul Novel Gadis Milik Tuan Mafia
8.7
Akiko harus berjuang melawan Leukemia Myeloid Akut di tengah penderitaan akibat kekerasan fisik orang tuanya sejak kecil. Nasibnya kian terpuruk saat ia jatuh ke tangan Glen Xander Mckenzie, seorang pemimpin mafia kejam yang bertekad menghancurkan bisnis keluarga Akiko. Namun, dinamika antara tawanan dan penculik ini berubah total seiring berjalannya waktu. Glen yang semula dingin justru mulai menaruh hati pada gadis yang seharusnya ia hancurkan tersebut.
Sampul Novel Hot Love - George & Regina
9.8
George, agen CIA, dan Regina dari KGB, gagal menjalankan misi pembunuhan presiden lawan karena terlalu asyik bercinta hingga kesiangan. Kini, apartemen mereka dihujani tembakan helikopter Apache. Diburu oleh organisasi masing-masing dan tentara bayaran, sepasang kekasih ini harus melarikan diri demi nyawa mereka. Di tengah pelarian maut yang menegangkan, gairah panas tetap membara di antara keduanya. Mampukah mereka bertahan dari pengepungan global ini?
Sampul Novel PEDANG HALILINTAR
8.4
Jalu tumbuh sebagai pejuang aliran hitam di bawah asuhan guru abadi yang terasing di Pulau Tengkorak. Sang guru mengutusnya menaklukkan dunia persilatan, namun perjumpaan dengan pertapa Gunung Pesagi mengubah haluan hidup Jalu menuju jalan kebenaran. Saat sang guru berhasil bebas berkat bantuan iblis, Jalu harus menghadapi sosok yang membesarkannya itu dalam pertempuran besar demi menjaga kedamaian dunia yang kini menjadi tanggung jawabnya.
Sampul Novel Pengantin Pengganti Mafia Berdarah Dingin
8.7
Dominic Toretto tega menjual anaknya demi harta dengan menjanjikan pernikahan kepada keluarga De Luca yang kejam. Alessia Toretto akhirnya memilih maju demi menggantikan posisi adiknya untuk menikahi seorang bos mafia pembunuh berdarah dingin. Tanpa diduga, keputusan nekat ini justru menjerumuskannya ke dalam pusaran konflik hidup dan mati. Kini Alessia harus berjuang menemukan keberanian demi melawan nasib kelam yang telah dipaksakan padanya.