Sampul Novel Jangan Jatuh Cinta Pada Sugar Daddy

Jangan Jatuh Cinta Pada Sugar Daddy

8.6 / 10.0
Terdesak kebutuhan finansial, Anggita yang berusia 20 tahun nekat mendaftar di aplikasi Sugar Baby. Meski sempat diabaikan karena fisiknya, pengacara sukses bernama Devano Abimanyu justru tertarik padanya. Devano bersedia membiayai hidup Anggita dengan syarat ketat: dia memegang kendali penuh, menjanjikan kenikmatan luar biasa, dan melarang Anggita jatuh cinta. Akankah Anggita mampu bertahan tanpa melibatkan perasaan, atau justru terjebak dalam aturan yang sengaja dilanggar?

Jangan Jatuh Cinta Pada Sugar Daddy Bab 1

Anggita Nugroho—atau dipanggil Gigi oleh semua temannya— menarik ponselnya dan menyalakan layar. Ketika tidak melihat ada notifikasi apapun, ia menghela napas dan memasukkannya kembali ke saku.

Memaksakan senyuman di wajah, ia berjalan ke belakang kasir sebelum mulai melayani antrian panjang yang ada di depannya.

Bekerja di sebuah kedai kopi sebagai barista bukanlah ide menyenangkan baginya, tetapi tempat itu dekat dengan kampus dan memberinya cukup uang untuk bertahan hidup. Masalahnya, belakangan ini ia mengalami serangkaian kesialan, dan jika ia tidak segera mendapatkan uang, ia benar-benar akan berada dalam masalah besar.

Ibu kosnya sudah mendatanginya berkali-kali akan biaya sewa yang menunggak. Ditambah hutang paylater yang ia pakai untuk biaya rumah sakit dan kuliah. Semakin memikirkan hutangnya, semakin banyak keringat perempuan muda berumur 19 tahun itu bercucuran.

Hidup seharusnya tidak serumit ini. Masa kuliah seharusnya menjadi waktu terbaik dalam hidupnya. Namun kenyataan sering berbeda dari rencana. Dan ia tidak punya pilihan selain mencoba aplikasi itu.

Seminggu yang lalu, ia mendengar tentang aplikasi itu dari beberapa teman kampusnya. Aplikasi dengan nama Luxy itu dirancang khusus untuk pria kaya yang mencari hubungan dengan wanita lebih muda. Temannya mengatakan aplikasi itu seperti forum kencan online. Ia bisa memilih pria yang akan diterimanya sebagai Sugar Daddy dan membatalkan kapan saja ia merasa tidak nyaman. Benar pada akhirnya semua akan mengarah ke seks dan uang, tapi setidaknya ia memiliki pilihan.

Jujur, Anggita sebenarnya tidak yakin akan ada pria yang mengklik fotonya. Ia adalah satu-satunya wanita dengan tubuh gendut di aplikasi tersebut, dan ia sudah memeriksa. Dengan tinggi 155cm dan berat badan 60kg, tapi pria tidak menginginkan wanita dengan bokong besar dan kulit coklat sepertinya. Mereka ingin gadis langsing dengan kulit putih seperti artis Korea.

Mungkin ada bagusnya tidak ada yang memilihnya. Meski sebagian dari dirinya menginginkan bantuan, sementara sebagian lainnya mengatakan bahwa hal ini sama saja dengan menjadi pelacur.

Anggita tersenyum saat seorang wanita datang ke counter.

"Mau pesan apa, kak?"

"Latte. Tanpa gula, cepat."

Anggita dengan cepat melayani wanita itu. Ia meletakkan cangkir kopi di depan wanita itu yang langsung membayar dan membawa pergi tanpa berkata apa-apa.

Ada orang-orang yang kadang sangat kasar, tetapi Anggita tetap tersenyum sebelum menghela napas dan memasukkan uang receh kembalian wanita itu ke dalam kotak TIP.

Jikapun ada pria yang memilihnya, setidaknya ia tidak menjual keperawanannya. Kesuciannya sudah lama hilang saat ia menyerahkannya pada kekasih masa SMA nya.

Teman-teman yang pernah mencoba aplikasi itu mengatakan bahwa hanya dalam beberapa kali kencan, mereka bisa membeli tas mewah dan barang bermerk. Ia tidak butuh tas mewah atau barang bermerk, ia hanya perlu jalan keluar untuk bisa membayar hutang dan mungkin membuat hidupnya sedikit mudah.

Namun, bisakah ia melakukannya?

Menjelang akhir shift-nya, Anggita sudah hampir menghapus namanya dari situs itu sebelum memutuskan untuk membiarkannya karena toh belum tentu akan ada yang memilihnya.

Keluar dari kedai kopi, ia mengambil tas selempang yang penuh dengan buku-buku, dan berjalan menuju kosan.

Ia tidak melihat ponselnya, menolak melihat apakah ada seseorang yang mungkin menginginkannya. Menempatkan dirinya dalam situasi seperti ini hanya membuatnya merasa makin minder.

Sudah satu minggu berlalu sejak ia mendaftar, dan tidak ada satupun kabar dari aplikasi itu.

Semua ini hanya membuktikan bahwa orang tuanya benar. Ia tidak berharga, dan tidak ada yang menginginkannya.

Sampai di pintu kos, ia melihat selembar kertas melekat di pintunya dengan tulisan:

"Anggita, ini bulan terakhir ibu bisa beri kamu kelonggaran. Kalau sewa kos belum dibayar sampai akhir bulan, ibu terpaksa harus mengusir kamu keluar kos, ya. Ttd: Ibu Tuti."

Anggita membenturkan kepalanya ke pintu.

Pada tahun pertama, ia merasa terbang tinggi karena kebahagiaan. Beasiswa penuh, jauh dari keluarga yang tidak pernah berhenti mengkritik, dan pekerjaan sebagai barista. Bisa dibilang, ia berhasil. Satu tahun sukses diikuti oleh tahun kedua yang penuh kesialan. Beasiswa penuh itu diturunkan menjadi hanya sebagian sehingga ia harus mulai menggunakan semua tabungannya untuk membayar kuliahnya. Belum lagi penyakit yang membuatnya harus bolak-balik ke rumah sakit.

Sekarang, di tahun ketiga, ia benar-benar tenggelam dalam hutang.

Membuka pintu kos, Anggita menyalakan lampu, dan berjalan menuju kompor kecil yang ada di sudut kamar.

Mungkin makan akan membantunya berpikir. Ia mengambil sebuah panci dan mengisinya dengan air sebelum meraih sebungkus mie instan dari lemari. Ia benci mie instan. Rasanya tidak enak dan membuatnya kembung, tetapi mie murah, dan ia bisa menghemat banyak uang dengan cara ini.

Saat mie sedang dimasak, ponselnya berbunyi. Mengambilnya dari saku, ia melihat ada notifikasi dari aplikasi Luxy yang di downloadnya seminggu yang lalu.

Seseorang menghubunginya!

Mematikan kompor dan memindahkan mi ke mangkuk, Gigi duduk di atas lantai sebelum membuka pesan yang masuk.

Daddy D: "Halo, aku suka fotomu, dan ingin tahu apakah kamu ingin bertemu."

Gigi menatap pesan itu, tidak yakin harus berkata apa. Tidak ada foto di profil pria itu, hanya nama, "Daddy D".

Menggigit bibirnya, Gigi memutuskan untuk membalas pesan.

Anggi: "Kapan dan di mana?"

Jantung Gigi berdegup kencang saat menunggu balasan. Untung, ia tidak perlu menunggu lama sebelum ponselnya berdenting lagi.

Daddy D: "Bagaimana kalau di cafe Solare dekat kampus? Besok pukul 12 siang?"

Gigi mengusap wajahnya. Cafe Solare adalah cafe tempatnya bekerja.

Ia bertanya-tanya apa yang harus dilakukan. Bagaimana jika pria ini adalah orang aneh yang mencari korban berikutnya dan ia adalah korbannya?

Waktu berlalu, dan pesan lain masuk.

Mengklik tombol, Gigi membaca.

Daddy D: "Mereka memiliki kopi yang enak. Dan lokasinya juga cukup ramai untuk pertemuan kita, jadi kau tidak perlu khawatir."

Diakui Anggita pria itu tidak salah. Tempat itu memang ramai di siang hari. Dan ia mengenal semua orang yang akan bekerja di sana besok. Ia akan berada di tempat paling aman yang bisa dipikirkannya untuk pertemuan pertama dengan orang asing.

Menghela napas, Gigi memberanikan diri dan membalas.

Anggita: "Baiklah. Sampai jumpa besok."

***

***

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Jangan Jatuh Cinta Pada Sugar Daddy

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania adalah pengacara berani yang rela bertaruh nyawa demi keadilan. Ia kerap berselisih dengan Yudi, pria dingin yang telah menjadi rivalnya sejak kecil. Meski selalu menolak dijodohkan, takdir memaksa keduanya bersatu dalam ikatan pertunangan rahasia dari orang tua mereka. Di tengah gejolak benci dan cinta, Tania harus menghadapi bahaya besar saat melawan Wijaya, konglomerat kejam di balik kasus perdagangan manusia. Akankah benih cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Hubungan asmara Raka kini berada di ambang kehancuran akibat kehadiran Nadia. Sebagai kekasih, Raka merasa diabaikan karena Cherry selalu memprioritaskan sahabatnya yang berkacamata tebal itu. Amarahnya meledak saat ia menyadari posisinya hanya menjadi yang kedua bagi Cherry. Namun, kecemburuan buta ini justru membawa Raka menuju sebuah titik balik yang tak terduga dalam hidupnya. Akankah perasaan mereka bertahan saat prioritas Cherry terbagi?
Sampul Novel Nafsu Kakak Tiriku
9.6
Nando menyimpan obsesi gelap terhadap Laily, adik tirinya yang tampak anggun dan bersahaja. Puncak kegilaan Nando terjadi saat ia nekat mencoba menodai Laily di tengah malam ketika sang adik hendak beribadah. Beruntung, seorang pemabuk bernama Abdi datang menyelamatkan Laily. Namun, situasi berbalik tragis saat Abdi justru difitnah melakukan tindakan asusila. Akibat kesalahpahaman itu, Abdi terpaksa menikahi Laily demi menanggung beban fitnah yang menimpanya.
Sampul Novel PRIME MINISTRE'S DAUGHTER
8.2
Ken terobsesi menikahi Eleanore, putri perdana menteri yang dingin, hingga nekat memakai cara licik. Namun, setelah resmi menikah, Ken mengungkap rahasia kelam masa lalu istrinya yang memicu kebencian mendalam. Eleanore yang awalnya merasa bahagia karena cinta keponakan raja itu, kini harus menderita akibat perubahan sikap Ken yang drastis. Meski hatinya hancur disakiti sang suami, Eleanore tetap bertahan dalam cinta di tengah konflik masa lalu yang sulit dimaafkan.
Sampul Novel Rahasia Kafe Suamiku
9.5
Dara Jelita, remaja 18 tahun, terpaksa menikah dengan Raka Barawijaya karena tuntutan ayahnya. Ia bertekad membongkar rahasia kelam di balik Kafe Nirwana milik suaminya demi mendapatkan kebebasan. Namun, penyelidikan itu justru menjeratnya dalam misteri yang lebih dalam bersama sosok Raka yang buas. Kini, Dara terjebak dalam dilema besar antara menghancurkan bisnis suaminya atau menyelamatkan pria tersebut dari ancaman yang ada.
Sampul Novel Rahasia Kelam Seorang Istri
9.4
Alina hidup dalam bayang-bayang masa lalu kelam yang mengancam rumah tangganya dengan Arya, seorang duda yang sangat menghargai kejujuran. Meski mencintai suaminya, Alina terjepit antara mengungkap aib lama atau tetap bungkam demi menjaga pernikahan mereka. Konflik memuncak saat Arya mulai meragukan kesucian dan masa lalu Alina. Akankah kejujuran Alina menghancurkan segalanya, atau mampukah Arya menerima kenyataan pahit yang dianggapnya sebagai pengkhianatan?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan