Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Tomboy

Istri Tomboy

Roy adalah mahasiswa populer yang dikagumi banyak wanita. Namun, takdirnya berubah drastis setelah ia kalah taruhan dari sahabatnya, Bram. Akibat kekalahan konyol tersebut, Roy terpaksa menikahi Gea, seorang gadis tomboy yang sangat disegani di lingkungannya. Kehidupan pernikahan yang tak terduga ini pun dimulai. Apakah perbedaan karakter yang kontras di antara keduanya akan memicu konflik abadi, atau justru menumbuhkan benih cinta yang tulus seiring berjalannya waktu?
Bab
Bagikan

Bab 2

Gea menutup dan memastikan pintu terkunci.

"Eh lo ya, Bang. Gue udah berusaha menghargai lo sebagai suami pakai acara panggil aku kamu segala kan, tapi lo malah buat masalah mulu. Untung nggak jadi tuh ibu lihat adegan oles mengoles punggung lo yang kagak gatel sama sekali. Malah gue curiga daki semua yang nempel," ujar Gea sembari menuju kasur dan memakai selimut kesayangan.

"Belajar dong lo ngomong aku kamu, nanti pada bingung kan keluarga kita. Oh ya, ngomong-ngomong, nggak ada sedikit pun daki di punggung gue. Jangan asal ngomong! Gue buka juga ya ini baju!" Roy mencoba membuka bajunya.

"Wey nggak usah. Udah lah, gue percaya."

Gea segera menutup mata dengan kedua tangannya.

"Udah ya, malam ini pokoknya Abang harus tidur di sofa. Gue nggak mau lo tidur di kasur gue," kata Gea menegaskan.

"Oh ya sudah, berarti kalau di rumah kita nanti, lo harus tidur bareng gue di kasur K I T A." Roy berusaha mengeja. "Kita!"

Keluarga Roy berasal dari keluarga yang kaya raya. Roy merupakan pewaris tunggal keluarganya. Orangtua Roy sudah meninggal tiga tahun yang lalu saat mereka pergi dinas ke luar negeri. Pesawat yang ditumpangi jatuh dan mengakibatkan beberapa penumpang tewas termasuk orangtua Roy. Kini ia menjadi tanggung jawab Om Boy, adik dari ayahnya yang bekerja menggantikan kedua orang tua Roy di perusahaan milik keluarga. Rencananya, setelah lulus Roy akan meneruskan dan mendampingi pamannya.

Sebenarnya Roy ingin mandiri tidak tergantung pada perusahaan keluarga. Maka dari itu, ia sempat tertarik tawaran Bram saat memenangkan perjanjian kemarin. Namun kenyataannya ia kalah dan harus meneruskan perusahaan bersama pamannya.

Kemarin Om Boy menjadi wali nikah di acara pernikahan Gea dan Roy. Om Boy berpesan untuk membeli rumah lagi untuk Gea dan Roy. Sedangkan rumah orang tuanya dijadikan panti asuhan saja. Hal itu merupakan salah satu amanah dari orang tua Roy.

"Jadi kita beneran bakal tinggal di rumah baru nantinya?" tanya Gea.

"Iyalah." Roy berusaha tidur dengan menghadap ke sofa. "Awas aja nanti gue kudu di kasur. Nggak ada sofa dalam kamar di rumah baru."

Gea bergidik lalu tidur dengan perasaan cemas.

***

Keesokan paginya, ibu sudah menghidangkan masakan sisa acara pernikahan. Masakannya telah selesai dipanaskan.

"Pengantin baru ... Ayo dong kita sarapan. Keluar dulu ya dari kamar," teriak ibu.

Gea dan Roy pun membuka pintu kamar sambil sempoyongan masih mengantuk. Gea dan Roy duduk bersebelahan. Sedangkan ibu duduk bersebelahan dengan adik Gea bernama Salsa.

"Beda ya, Bu. Gea dengan Salsa," ucap Roy.

"Beda kenapa Nak Roy?"

"Salsa itu anggun ya, Bu."

"Maksud Abang apa?" timpal Gea.

"Salsa itu memang anggun nak Roy. Waktu bapak masih tinggal bersama kita, Salsa kecil menjadi anak kesayangan bapak. Selalu diajarkan bertata krama yang baik sebagai perempuan," jelas ibu.

"Cih! Terus pergi gitu aja ninggalin kita. Kalau menghargai perempuan harusnya nggak begitu," kata Gea.

"Nggak boleh gitu Nduk. Ayo suaminya disiapin makanannya," pinta ibu sambil memberi kode kepada Gea untuk mengambilkan nasi.

Dari tadi Roy berusaha tidak menimpali. Karena ia sudah tau bahwa hal ini lah yang membuat Gea memutuskan untuk berpenampilan tomboy agar tidak dilirik pria. Padahal Gea adalah wanita cantik jika mau berdandan seperti kebanyakan para wanita.

Piring berisi makanan sudah tersedia di depan mereka. Diawali dengan berdoa yang dipimpin Salsa.

"Amiiiiiin..."

Mendadak Gea mengangkat satu kakinya ke kursi. Lalu menyuapi nasi dengan tangan ke mulutnya.

"Gimana semalem? Ibu nggak sabar lho ingin segera gendong cucu," tanya ibu sambil mengambil lauk di piring.

Gea dan Roy tersedak berbarengan lalu bertatapan.

"Minum, minum!" Roy meminta diambilkan minum. Gea yang juga tersedak segera mengambil minum dari teko untuk Roy dan dia.

"Lho kenapa sih? Kan kalian udah halal. Kok kaget. Kemarin habis olesin punggung Nak Roy kalian ga langsung tidur kan?"

"Bu.. Ada Salsa," kata Gea berusaha mengalihkan topik.

"Aku udah gede kali kak. Setau Salsa, orang yang sudah menikah pasti ingin memiliki anak," ucap Salsa sambil menggoyangkan kakinya. Kursi yang diduduki membuat kaki Salsa belum menyentuh lantai.

"Gea nggak mau, Bu!" jawab Roy.

Tatapan sinis segera ditujukan pada Roy oleh Gea. Satu cubitan kecil telah mendarat di pinggang Roy. "Adoooooh!"

"Sama suami jangan begitu. Kalau malah makin cinta nanti bahaya loh Gea," kata ibu.

Gea melengos. Makanannya terus ia santap dengan kecepatan tinggi. Ia nampak ingin segera berlalu meninggalkan meja makan.

Gea dan Roy mengambil jatah absen libur per semester untuk pernikahan ini. Itu artinya tersisa tiga hari lagi termasuk hari ini. Karena baru memasuki semester, Gea merasa tak ingin ketinggalan mata kuliah. Ia berniat membatalkan pengajuan rencananya satu hari saja perihal jatah absen tersebut.

"Bang, hari rabu gue masuk aja ya. Lagian nggak ngapa-ngapain juga kan habis ini?" tanya Gea setelah selesai makan.

"Siapa bilang nggak ngapa-ngapain? Orang gue mau ajak lo pindah rumah terus kita pergi honeymoon semalem keluar kota."

"Salsa ikut dong!" kata Salsa.

"Ibu juga ya? Plis!" Ibu pun tak mau kalah.

Sementara Roy berpikir, Gea pun langsung mengiyakan. "Eh apa-apaan kamu?" tanya Roy.

"Ya nggak apa-apa dong Bang. Ibu dan Salsa kan nggak pernah jalan-jalan. Palingan ke waduk tuh deket kelurahan," jawab Gea cuek.

"Ng. I-iya deh."

"Hore!" Ibu dan Salsa saling berpegang tangan kegirangan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dalam Pelukan (Sang ) CEO
9.1
Kevin Hadiwajaya, CEO sukses berjuluk monster berwajah malaikat, terobsesi menjadikan asisten pribadinya, Sarah Rania, miliknya seutuhnya. Namun, langkah Kevin terhalang oleh Hansen Rudolf, sahabat kecilnya yang juga mencintai Sarah dengan kelembutan. Di tengah persaingan sengit dua pria ini, Sarah terjebak dalam pertarungan emosi yang memilukan. Akankah ia bertahan dalam pelukan sang bos yang tegas, atau berpaling pada Hansen yang selalu menyapanya dengan kasih?
Sampul Novel Enam Bulan Dinikahi, Enam Kali Dikhianati
8.5
Terikat perjodohan keluarga, pernikahan enam bulan ini terasa bagai neraka. Dito, sang suami, justru terang-terangan menjalin asmara dengan mantan kekasihnya, Luna. Kehadiranku sama sekali tak dianggap, bahkan ia enggan menyentuhku dan selalu bersikap muak. Kesabaran pun mencapai batasnya saat perselingkuhan itu makin menjadi. Karena ia tak mampu adil, aku memilih mundur. Di tengah luka, takdir mempertemukan aku dengan pria dingin, Arya Pratama.
Sampul Novel Finding A True Love
9.3
Bagi Kanaya Amelitta, cinta hanyalah luka yang harus dihindari. Ia menutup hati rapat-rapat hingga Gavin Januartha hadir membawa kehangatan. Meski merasa nyaman, Kanaya justru kabur saat Gavin menyatakan perasaan. Delapan tahun berselang, takdir mempertemukan mereka kembali dalam situasi rumit yang mengikat keduanya, padahal Gavin sudah memiliki komitmen lain. Di tengah rasa benci dan takut, mampukah Kanaya mengabaikan Gavin yang kini bersikap sangat keras kepala?
Sampul Novel Istri yang Libidonya Rendah
9.7
Memiliki gairah seksual yang rendah sejak lahir membuat pernikahan sang protagonis berada di ambang ketegangan. Rasa frustrasi suaminya mendorong mereka mencari solusi, hingga sang suami merekomendasikan seorang dokter pengobatan tradisional yang sangat terkenal. Berniat untuk menyembuhkan kondisinya demi keutuhan rumah tangga, ia pun datang menemui dokter tersebut. Namun, ia sama sekali tidak pernah membayangkan bahwa metode terapi yang diterapkan sang dokter ternyata sangat di luar dugaannya.
Sampul Novel JANGAN NGAKU CANTIK
8.9
Flower Violetta merupakan ibu tunggal menawan bagi si kembar Alana dan Alena. Kehidupan asmaranya menjadi rumit saat ia terlibat hubungan gelap dengan dua pria sekaligus, Andra dan Martin. Drama cinta segitiga ini memicu konflik besar, terutama saat Flower harus menghadapi kemarahan para istri pelanggannya, termasuk Puspitasari. Di tengah kemelut perselingkuhan ini, Flower harus menentukan siapa di antara Andra atau Martin yang akan menjadi sosok ayah bagi kedua putrinya.
Sampul Novel Kematian Berujung Perceraian
8.0
Setelah memohon 99 kali, sang ibu akhirnya membujuk Rizald Pratama untuk membawa putri mereka berkemah saat ulang tahunnya. Namun esoknya, sang anak ditemukan tewas di kaki gunung sambil memegang erat foto keluarga. Di tengah duka, sang ibu melihat unggahan media sosial suaminya bersama teman masa kecilnya dan seorang bocah lain. Foto bahagia menikmati matahari terbenam itu rupanya dipotret oleh mendiang putrinya sendiri sebelum meninggal, menyisakan misteri dan pengkhianatan yang memilukan.