Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel I love you driver handsome

I love you driver handsome

Bryan Alyson Becker, bintang sepak bola internasional yang kini berkarier di Indonesia, harus menjalani peran tak terduga sebagai seorang sopir rahasia dengan nama samaran Geo. Di balik kemudi, ia dipertemukan dengan Jesica Angeline, sosok wanita yang dikenal sangat angkuh dan sombong. Akankah pesona serta kesabaran Bryan mampu meluluhkan hati Jesica yang keras? Ikuti perjuangan sang atlet dalam menaklukkan keangkuhan wanita tersebut dalam kisah romansa modern ini.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Jes, itukan supir loe! coba perhatiin deh," ucap Naya menujuk salah satu pemain timnas yang sedang berlaga di stadium megah.

"Loe Nay, salah liat emang mana sih? loe tau Lin?" tanya Jesyca pada kedua sahabatnya, mata gadis itu melihat jelas wajah pria yang mirip sekali dengan supir barunya.

"Iya itu Geo,ganteng juga ya kalau lagi main bola." kata Linda dengan suara genit khasnya.

"Masaksih, supir bisa masuk timnas sepakbola?" ujar Jesyca matanya masih menatap pria yang berlari - lari mengejar bola.

"Itu bukan Geo, tapi wajahnya bodynya mirip banget. Ihhh.... sialan gantengnya kelewatan aduh," ucap Jesyca memuji pria yang mirip dengan supirnya.

"Jangan ngelamun, loe perhatiin itu Geo Jes, loe liat aja dari seluruh tubuh dan gerakannya." tukas Naya yang duduk di samping Jesyca, bersikukuh keras bahwa itu adalah Geo pria supir baru Jesyca.

"Bener Jes, itu Geo deh." timpal Linda yang berada di samping kiri Jesyca.

Jesyca terus memperhatikan pria yang dimaksud oleh kedua sahabatnya. Memang tampak sekilas sama ciri - cirinya dengan supir baru itu,dari gerak geriknya memang memancing fikiran Jesyca tentang sang supir barunya.

"Masak sih Geo?" bisiknya sendiri di tangah keramaian.

Di lapangan Geo memainkan si kulit bundar dengan lincah, menggiring bola dengan kaki kiri hingga lawan yang berlari merebut bola tak mampu. Dan berakhir pada gawang lawan, para penonton di stadiun berteriak girang.

"Gooooolllll...." suara para penonton serempak, ada yang berjoget, ada pula bertepuk tangan.

"Bryan Allison Becker, mencetak gol!" seru pengeras suara di sudut stadion.

Semua penonton bersorak sorai. Kertas kecil - kecil berhamburan ke tengah lapangan yang berukuran bulat besar itu, Geo alias Bryan Allison Becker di papah oleh para teman - teman pemain bola. Mereka bahagia sekali karena pertandingan sore ini sangat seru, ditambah lagi hujan gerimis. Pertandingan berakhir para pendukung timnas berhamburan keluar stadion, mereka menyayikan yel kebanggan tim nasionalnya.

Sementara tiga sahabat Jesyca, Naya dan Linda masih duduk di kursi penonton. Mereka sedang menunggu senggang orang yang keluar berdesakan. Jesyca meraih ponselnya yang ada di dalam tas, ia hendak menelfon Geo.

"Nelfon siapa Jes?" tanya Linda pada sahabatnya.

"Supir gue," jawab Jesyca.

Di sebrang sana telfon tersambung, namun Geo tak mengangkat calling dari Jesyca. Dia panik tidak dapat berfikir jernih, batin Geo berharap Jesyca tidak melihanya di pertandingan bola tadi walaupun lewat siaran televisi.

"Aduh, mampus. Bisa ketahuan kacau rencana gue." dengus Becker alias Geo seraya mematikan panggilan dari Jesyca.

Dan Jesyca jadi naik pitam sendiri. Telfon darinya tidak diangkat oleh supirnya, dia merasa tidak dihormati sebagai majikan.

"Sial tuh, ge***l! masak telfon gue di recject." ketus Jesyca bernada keras.

"Santai, kita naik ojol aja ya," usul Naya.

"Gila loe, ngak levellah gue. Loe aja yang naik sana!" bentak Jesyca merendahkan Naya.

"Slow Jes, yang penting kita selamet sampai rumah. Bener ide Naya, sekali aja loe ngerasain naik ojol," imbuh Linda sependapat dengan Naya.

"Kalian aja, gue no! tetep nungguin si cupu jemput." bentak Jesyca lagi.

"Oke, kita balik duluan." Naya bangkit dari tempat duduknya, dan pergi meninggalkan Jesyca.

Begitu juga Linda. Pergi keluar stadion untuk memesan ojek online, sedangkan Jesyca tidak menggubris mereka berdua. Dia tetap menelfon Geo, hingga panggilan ke sepuluh tak ada jawaban dari Geo. Jesyca beralih ke vidio call, sama juga tidak ada respon dari supir pribadi Jesyca. Gadis itu semakin kesal teriak kencang di stadion tanpa siapapun.

"Haaaaaaaaa! supir kere awas loe." suara Jesyca melengking ke seluruh isi stadion yang sekarang sepi.

••••

Luar stadiun tampak orang - orang penggemar Becker berfoto bareng. Mata Naya dan Linda tertuju pada pemain bola yang berlaga di tengah lapangan tadi, mereka berdua mendekati kerumunan fans Backer. Namun secara tidak sengaja boddyguard Becker membawa tuannya menyingkir dari kerumunan. Salah seorang boddyguard memberikan ponselnya,

"tuan, muda ada telfon dan vidio call berkali - kali." ucap sang boddyguard seraya memberikan ponsel Becker.

"Oh, ya dari siapa?" tanya Becker slow.

"Di layar ponsel, tuan muda memberi nama nona Jesyca." jawab pria muda ajudan Geo alias Becker itu.

"Mampus!" tukas Becker.

Geo tidak mengetahui bahwa di belakang mobilnya ada dua sahabat Jesyca, Naya dan Linda. Kedua gadis itu terkejut, karena selama ini yang mereka tahu bahwa Geo itu adalah supir pribadi Jesyca. Dan ternyata adalah Becker pemain sepak bola cowok yang paling tampan di tim nasional.

"Gue yakin,dia nyamar buat deketin Jesyca." bisik Naya pada Linda.

"Kita cari tahu dulu," imbuh Linda.

Pria tampan yang menyamar sebagai supir pribadi Jesyca itu, menelfon kembali sang majikannya. Tak butuh waktu lama beberapa menit langsung tersambung dan kena damprat dari Jesyca.

"Hallo non," sapa Geo pelan.

Boddyguard Geo alias Becker mengernyitkan dahi, mendengar tuan mudanya menyebut orang yang di telfon dengan panggilan non. Naya dan Linda tak mendengar jelas karena para fans Backer mendekati pria pesepak bola itu.

"Loe ma**i? nggak dengar telfon dari gue,jemput gue di stadiun gelora sekarang juga. Udah mau hujan nih," ketus Jesyca memaki Geo.

"Aduh, maaf non Jesyca. Saya baru di tempat hajatan, jadi maaf sekali lagi ngak bisa jemput non." ucap Geo berbohong.

"Ba***sat! jadi loe ngak mau jemput gue? lihat aja besok bokab gue bakal nendang loe." umpat Jesyca dan mematikan panggilan telfon dari Geo.

Gadis itu berjalan dengan menendangi kursi - kursi stadiun yang tidak berdosa. Mulutnya mengumpat sumpah serapah pada Geo sang supir pribadinya, dia memilih untuk menaiki taxi yang sedang terpakir di halaman stadiun.

"Woi, antarin gue ke Pondok indah! tidur aja loe." bentak Jesyca pada supir taxi yang tidak pernah ia kenal sebelumnya.

"Sopan dikit napa neng, mentang - mentang cakep sok." tukas sang pengemudi taxi.

"Mau duit ngak? " tanya Jesyca nadanya lebih tinggi.

Sehingga teman pengemudi taxi pangkalan melihat kearah pria setengah baya yang di bentak Jesyca.

"iya neng, aye anterin." jawab sang pengemudi.

Lalu di bukakan pintu taxi, Jesyca akhirnya masuk ke dalam mobil toyota itu. Rasa hati gadis itu sangat kesal, pasalnya Geo sang supir pribadinya menolak permintaannya.

"bre***k! awas loe, gem**l gue kerjain kapan - kapan." ucap Jesyca dalam hati.

Taxi, yang di tumpangi oleh Jesyca berjalan lambat dikarenakan jalan raya terpehuni oleh kendaraan, ada roda empat seperti taxi yang di tumpangi Jesyca ada juga roda dua sesak memenuhi jalan raya. Hal demikian membuay badmood pada gadis manja dan sombong, putri kesayangan Famala dan sumainya Wisanggeni.

"Macet ya?" tanya Jesyca pada pria pengemudi taxi yang membawanya.

"Iya mbak, sabar ya. Ibu kota emang 24 jam sesak kaya gini." ujar sang supir taxi.

"nerabas ga bisa loe?" tanya Jesyca.

"maaf mbak, itu beresiko saya nggak bisa." kata pengemudi itu, matanya fokus ke depan.

Jesyca semakin kesal. Karena dia menahan sesuatu di bawah sana, rasanya ingin lompat keluar taxi dan membuangnya agar tidak membuat badmood.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cintamu Dibayar Dengan Surat
8.3
Rio terpaksa menikahi Sintia Wijaya setelah sebuah insiden fatal merenggut kesucian gadis itu. Tiga tahun berlalu tanpa cinta, Rio justru memilih menikahi mantan kekasihnya, Clara. Ia membenci Sintia yang dianggapnya licik karena memanfaatkan hartanya demi biaya medis sang ibu. Rio bahkan menolak mengakui Dika sebagai putra kandungnya. Namun, dinamika rumah tangga mereka mulai bergejolak saat istri keduanya datang membawa sebuah perjanjian rahasia yang tak terduga.
Sampul Novel Dulu Istri Bodoh, Sekarang Obsesi Abadi
8.0
Tiga tahun Cathryn bersabar dalam pernikahan dingin, mengira Liam sibuk bekerja. Namun di hari duka ibunya, pengkhianatan Liam dengan adik tirinya terungkap. Cathryn pun memilih cerai meski dicemooh. Tak disangka, Liam justru berlutut memohon di bawah hujan. Saat isu rujuk beredar, Cathryn tak peduli karena kini ada taipan berkuasa yang melindunginya. Pria itu siap menghadapi siapa pun yang berani mengusik Cathryn, istri tercintanya.
Sampul Novel Istri Kesayangan Tuan Muda!
7.8
Anna terjebak dalam skenario licik keluarganya untuk menggantikan sang kakak yang kabur dari pernikahan. Kini, ia resmi menjadi istri Zain, tuan muda tampan namun berkepribadian dingin yang harus duduk di kursi roda. Meski awalnya penuh penekanan dan peringatan keras, Zain menjanjikan perlakuan baik jika Anna patuh padanya. Sebagai wanita yang lama terasing, Anna harus beradaptasi dengan status barunya sebagai istri dari pria yang menuntut pengabdian penuh tersebut.
Sampul Novel "KALA" Buah Cinta Terlarang
8.8
Kayli dituduh meracuni mertuanya sendiri hingga membuat rumah tangganya bersama Gala hancur berantakan. Di tengah upaya membersihkan namanya, Kayli justru menemukan sisi gelap yang tersembunyi dalam dirinya. Berbagai kejanggalan muncul, membuatnya curiga bahwa ia terlibat dalam tragedi itu tanpa sadar. Apakah Kayli memiliki kepribadian ganda atau ada entitas lain di tubuhnya? Misteri kian pelik saat Zael, sahabat lamanya, memanggilnya dengan nama Kala.
Sampul Novel Kim Nana
9.7
Kim Nana terpaksa mengorbankan masa mudanya demi membesarkan sang adik setelah ditelantarkan orang tua mereka yang egois. Meski kini sukses berkarier, luka masa lalu mengubahnya menjadi sosok yang keras dan dingin. Beban hidup yang berat membuatnya mati rasa hingga menutup diri dari cinta pria mana pun. Mampukah Nana berdamai dengan masa lalunya dan memaafkan orang tuanya? Siapakah pria yang sanggup meluluhkan hatinya yang beku? Ikuti kisah perjuangan Nana di sini.
Sampul Novel Never Ending Pleasure
8.3
Becca Willson hanyalah mahasiswi biasa hingga takdir mempertemukannya dengan Derren Lambert. Pria itu bukan sekadar CEO perdagangan besar di Chicago, melainkan seorang bos mafia yang disegani. Meski nyawa Becca terancam oleh serangan musuh, ia tetap memilih bertahan di sisi Derren. Becca tak gentar menghadapi bahaya demi memenuhi gairah yang membara di antara mereka. Kisah penuh risiko dan hasrat dewasa ini membuktikan kesetiaan Becca pada sang penguasa.