Sampul Novel Hot Love - George & Regina

Hot Love - George & Regina

9.8 / 10.0
George, agen CIA, dan Regina dari KGB, gagal menjalankan misi pembunuhan presiden lawan karena terlalu asyik bercinta hingga kesiangan. Kini, apartemen mereka dihujani tembakan helikopter Apache. Diburu oleh organisasi masing-masing dan tentara bayaran, sepasang kekasih ini harus melarikan diri demi nyawa mereka. Di tengah pelarian maut yang menegangkan, gairah panas tetap membara di antara keduanya. Mampukah mereka bertahan dari pengepungan global ini?

Hot Love - George & Regina Bab 1

"Upsss sayang ...!" Regina menggeragap terbangun dari tidur panjangnya setelah semalaman kelelahan bercinta dengan George kekasih yang baru dikenalnya. Semalaman George, pria Amerika bertubuh atletis itu sukses mengantarkannya 'terbang ke negeri awan' sebanyak 7 kali.

"Astaga! Jam berapa sekarang?!!!" Wajah gadis Rusia itu nampak panik. Dia pun langsung menyambar jam meja yang terletak di bawah lampu tidurnya.

Sebelumnya, ...

---flasback on---

New York, City.

Bermula, dua agen intelijen dari dua negara yang bermusuhan ditugaskan membunuh presiden lawan dari titik paling strategis yaitu dari atas atap sebuah restoran cepat saji yang berada di pusat kota New York, City.

George, agen intelijen Amerika Serikat ditugaskan untuk membunuh presiden Rusia yang sedang menghadiri konferensi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Washington DC.

Rusia pun memiliki rencana yang hampir sama. Negeri beruang kutub itu mengirim seorang agen wanita terbaiknya bernama Regina Novalia untuk membunuh orang nomor satu di negeri paman Sam yaitu presiden Amerika Serikat.

Dalam menjalankan misinya, George menyamar sebagai karyawan cleaning service sebuah restoran cepat saji di New York dekat dengan Sekretariat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Tiga hari sebelum konferensi tingkat tinggi PBB itu, Regina berhasil menyusup ke Amerika, menyamar sebagai mahasiswi yang melamar kerja part time di restoran cepat saji yang sama. Regina diterima bekerja di sana.

George dan Regina tak sengaja berkenalan dan mereka saling tertarik dan langsung berpacaran.

---flasback off---

"George! George! Sayang ... bangun!!!" teriaknya sambil mengguncang-guncang tubuh George dengan kuat.

George masih terlelap.

-----

"George, bangun. Bangun sayang ...!" teriak Regina keras.

Lalu dia merengek. "Bangun sayang! Bangun!" teriaknya lebih keras, tepat di daun telinga kiri George, kekasih barunya.

"Astaga! George, sayang ... sekarang sudah pukul 11.00 AM. Bisa mati, aku!!!" teriak Regina histeris.

George pun berusaha membuka kedua matanya yang masih terasa berat.

"Sayang, lihat ini! Pukul berapa sekarang?!!" Regina mendekatkan jam meja yang dari tadi dipegangnya ke mata kekasihnya. -- dekat sekali, 5 cm dari matanya.

George membuka kedua matanya, terbelalak. "Oh my God! Regina???!!" ekspresi muka George nampak lebih panik daripada Regina.

Kedua mata George makin melotot saat melihat angka yang ditunjuk jarum pendek jam meja itu.

Pria Amerika itu seolah tak percaya. Dia menggoyang-goyangkan jam meja itu berkali-kali.

Lalu diapun mengambil ponselnya yang dia letakkan dekat lampu tidur.

George memeriksa waktu yang tertera di ponsel pintarnya. "Astaga??? Pukul 11.11 AM, sekarang???!!!"

"Gawat???!!! Sungguh gawat Regina!!!" George berteriak histeris. Kedua mata George makin melotot hendak melompat, lepas.

"Regina, matilah aku!!!" hanya tiga kata tersisa bisa terucap dari mulut George. --sama seperti yang terucap dari mulut Regina--

Dengan tatapan serius, George memandang ke arah Regina, demikian pula gadis Rusia itu. Dia pun memandangi pacar yang baru dikenalnya dengan 'tatapan ketakutan'.

-----

"George, kenapa kamu juga terkejut seperti aku? Ada apa sayang?" tanya Regina penasaran.

Regina menunggu jawaban dari kekasihnya namun George diam diposisi memula dan tidak menjawab.

"Sayang, bagaimana ini??? Aku bisa mati karena kita terlambat bangun." Regina nampak panik dan semakin ketakutan.

Keringat dingin mengucur deras membasahi tubuhnya mengalir hingga ke sela kedua payudaranya.

"Sayang, seharusnya kita bangun pukul 9.00 AM tadi, tetapi ...," ucapnya lemas putus asa.

-----

Tanpa sepatah kata, George pun langsung mendekap kekasihnya. Keduanya belum berpakaian.

Detak jantung kedua pasangan itu sama-sama berdetak kencang. Nafas mereka memburu, aliran darah mereka seolah tak mau naik ke kepala masing-masing.

Keduanya terdiam, saling berpelukan.

-----

"Sayang ... kamu kenapa ketakutan sekali?" keduanya membisikkan kalimat pertanyaan yang sama.

George mendekap semakin erat tubuh kekasihnya. Tangannya mengusap punggung Regina.

"Nanti kamu juga akan tahu juga, sayang ...!" tukas mereka kompak

"He he he ...," keduanya tertawa dalam keputusasaan.

-----

Dua helicopter Apache menderu di udara, terbang di depan kaca apartemen Regina. Kedua helicopter itu menembaki ke arah dalam kamar dimana mereka bercinta.

CIA dan KGB memburu mereka karena keduanya lalai dan gagal menjalankan misinya. --Menembak mati presiden lawan pada pukul 10.10 AM.--

-----

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Hot Love - George & Regina

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan mobil, punggungku hancur oleh luka bakar. Selama empat tahun masa komanya, aku setia merawatnya. Namun setelah sadar, ia justru menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat aku diserang preman. Baginya, aku hanyalah beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya menuju bandara.
Sampul Novel Gadis 100 juta (fatamorgana)
9.6
Demi menyelamatkan adiknya yang diculik, Daiva Gayatri Maheswari terpaksa menjual kesuciannya kepada Keyko Khayang Gumelar senilai 100 juta rupiah. Namun, takdir mempertemukannya dengan Damian, seorang duda tampan, di sebuah supermarket secara tidak sengaja. Kini, Daiva terjebak dalam dilema cinta ketika kedua pria tersebut mulai mengejar hatinya. Siapakah yang akhirnya akan dipilih Daiva sebagai pendamping hidup di tengah bayang-bayang masa lalunya?
Sampul Novel Istri yang Dihancurkan Mereka
8.1
Bramantyo dan Bima terobsesi menyiksaku dengan kehadiran Sandra demi menguji cintaku. Puncaknya, saat kecelakaan terjadi, mereka membiarkan tanganku hancur demi menyelamatkan Sandra. Karier musikku pun sirna. Mereka menantikan amarahku, namun aku hanya diam membisu, bahkan saat liontin ibuku dihancurkan Sandra. Di ranjang rumah sakit, pengabdianku mati. Ini bukan cinta, melainkan sangkar kejam. Kini aku bersiap melarikan diri dan membalas kehancuran ini.
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Pasca kehilangan Rizal, Sonia pindah ke apartemen kecil bersama dua anaknya, Alif dan Hana, demi lari dari duka. Di sana, ia bertemu Yudha, seorang duda karismatik yang membesarkan putrinya, Mira, sendirian setelah tragedi serupa. Meski sama-sama terluka, pertemuan di lorong apartemen itu memicu percikan emosi. Kini, mereka harus memilih: tetap terbelenggu kenangan pahit masa lalu atau meruntuhkan dinding ketakutan demi menyambut cinta baru yang hadir di depan mata.
Sampul Novel Pengorbanannya, Kebencian Butanya
8.0
Baskara memaksaku mendonorkan sumsum tulang demi tunangannya, Rania. Meski tumbuh bersama, dia kini membenciku. Rania menjebakku hingga Baskara menyiksaku dengan kejam, bahkan menculik orang tuaku akibat fitnah video asusila. Aku dipaksa menonton mereka jatuh dari gedung tinggi hingga tewas. Di tengah sakit parah yang kurahasiakan, Baskara justru menyuruhku mengakhiri hidup. Tanpa ragu, aku menyanggupi permintaannya dan melompat menuju kehampaan.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan