Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Godaan CEO Cantik Membangkitkan Kultivasi

Godaan CEO Cantik Membangkitkan Kultivasi

Kehidupan Alfan Mananta sebagai dokter magang berubah drastis setelah ia dipaksa oleh direktur rumah sakitnya yang cantik untuk datang dan tinggal di kediamannya. Sejak langkah pertama di rumah wanita berkuasa tersebut, babak baru yang penuh dengan kedekatan intim tanpa batas pun dimulai di antara mereka. Novel modern bergenre fantasi romantis miliarder ini mengupas dinamika hubungan tak terduga yang menantang batas-batas profesionalisme mereka berdua dalam keseharian yang tak lagi sama.
Bab
Bagikan

Bab 6

Meskipun Rhea sangat marah, dia tetap tidak ingin melihat Alfan terus seperti ini. Kalau dibiarkan, dia bisa mati atau setidaknya hancur. Bagaimanapun juga, bocah ini adalah pria pertamanya. Dia tidak mungkin membiarkan Alfan celaka begitu saja.

Dia berjalan mendekat dengan cepat, lalu menempel ke telinga Alfan dan berbisik pelan, "Kamu bisa berhenti bikin masalah nggak?"

"Bu Rhea, tolong carikan beberapa jarum perak untuk akupunktur." Alfan seolah tidak mendengar ucapannya, malah memberi perintah.

Diana mendekat. "Bu Rhea, selama masih ada sedikit harapan, kalian harus berusaha. Biarkan Pak Alfan menyembuhkan putriku."

Rhea hanya bisa menggeleng tak berdaya. Sampai di titik ini, dia hanya bisa berdoa dalam hati agar anak ini tidak kehilangan nyawanya karena hal ini.

Wajah Alfan menjadi serius. Tangannya menekan bagian bawah perut Cindy. Di mata semua orang, tindakannya itu seperti cari mati.

Mana mungkin putri Dylan dibiarkan disentuh seperti itu oleh seorang pemuda sembarangan?

Diana berdiri di samping. Hatinya dipenuhi kekhawatiran untuk putrinya. Namun saat melihat adegan itu, wajahnya juga menjadi suram.

Jika anak ini benar-benar bisa menyembuhkan putrinya, dia pasti akan memberikan imbalan besar.

Namun jika tidak berhasil, berarti Alfan punya niat buruk. Dia ingin memanfaatkan situasi untuk menyentuh putrinya dan mengambil keuntungan. Kalau sampai begitu, dia tidak akan membiarkan Alfan hidup tenang.

"Bu Rhea, cepatlah, carikan aku sekotak jarum perak untuk akupunktur."

Rhea juga merasa bingung. Sampai di tahap ini, kalau dia menyuruh Alfan berhenti, situasinya juga sudah sulit diperbaiki.

Semuanya sudah telanjur terjadi di depan semua orang. Dia hanya bisa bertanya kepada para dokter senior di sampingnya, "Ada jarum akupunktur?"

Seorang dokter pria berusia sekitar 40 tahun segera mengeluarkan sekotak jarum perak dari saku dan menyerahkannya. Rhea menerimanya lalu memberikannya kepada Alfan. Tatapannya penuh kekhawatiran.

Namun, Alfan sama sekali tidak peduli.

Di depan ruang gawat darurat, puluhan pasang mata menatap lurus ke arahnya.

Tiba-tiba seolah teringat sesuatu, Alfan meletakkan jarum itu di samping, lalu menarik rok Cindy kembali ke bawah dan menutup perutnya.

Melihat situasi itu, hati Darian langsung berbunga-bunga. Dia salah mengira Alfan sudah menunjukkan sifat aslinya dan berniat menyerah. Dia segera berkata, "Pak Alfan, bukankah kamu tadi bilang waktunya sangat mendesak? Kalau begitu cepatlah mulai mengobati Nona Cindy."

"Caraku mengobati pasien bersifat rahasia, nggak semua orang boleh melihatnya. Bu Diana, Bu Rhea, kalian berdua boleh tinggal. Yang lain silakan keluar."

"Pak Alfan, biarkan kami juga menambah wawasan," kata Darian pura-pura.

"Nggak bisa. Kalian semua keluar. Tubuh Nona Cindy sangat berharga, bukan sesuatu yang bisa dilihat oleh kalian para pria tua."

Darian hanya bisa berkata, "Baiklah, kami tunggu kabar baikmu di luar."

Semua orang pun keluar. Saat Diana hendak menutup pintu, Rhea diam-diam mencubit keras pinggang Alfan dan menatapnya tajam. Karena Diana ada di samping, dia tidak bisa mengatakan apa-apa, jadi hanya bisa memperingatkan Alfan dengan cara itu.

Namun yang tidak disangka Rhea, anak itu malah diam-diam meraba pinggangnya, bahkan terkesan genit.

Rhea sampai menggertakkan gigi karena marah. Kalau bukan karena Diana ada di sana, dia pasti sudah mencekik anak ini.

Setelah pintu ditutup, Diana berbalik dan berjalan mendekati mereka, lalu bertanya dengan tatapan penuh harap, "Pak Alfan, putriku benar-benar masih bisa diselamatkan?"

"Bu Diana tenang saja. Selama aku di sini, putri Bu Diana pasti sudah bisa bangun dalam setengah jam dan bergerak seperti biasa."

"Benarkah? Kalau begitu, apa pun yang kamu minta akan aku berikan."

Mendengar putrinya masih bisa diselamatkan, Diana sangat gembira.

"Kalau begitu, aku baru ingat. Putrimu memang harus aku selamatkan, tapi kamu harus memberiku satu miliar."

Alfan tersenyum sambil mengangkat satu jari.

Rhea hampir menangis. Dalam hati dia berpikir, 'Anak ini benar-benar sudah gila. Kenapa dia bisa nggak masuk akal begini? Pasien saja belum ditangani, tapi sudah bicara soal bayaran.'

Lagi pula, dokter biasanya punya standar biaya yang jelas. Bahkan jika dia benar-benar berhasil menyelamatkan Cindy, jumlah itu juga tidak masuk akal. Bukan karena nyawa Cindy tidak sebanding dengan uang sebesar itu, tetapi karena Alfan bahkan tidak menggunakan alat medis atau obat yang mahal.

Diana mengangguk dengan serius dan berkata, "Pak Alfan, selama kamu bisa menyelamatkan putriku, jangankan satu miliar. Mau 10 atau 100 miliar juga akan kuberikan."

Rhea merasa kepalanya semakin pusing. Apa sebenarnya yang dipikirkan anak ini? Dia tidak bisa menahan diri dan diam-diam menusuk punggung Alfan dua kali. Namun, Alfan bahkan tidak menoleh kepadanya, seolah-olah dia tidak ada.

"Baik, kalau begitu kita sepakat. Lima menit saja, lihat bagaimana aku menyelamatkan putrimu." Sambil membuka kotak jarum perak, Alfan berkata dengan santai.

"Pak Alfan, sebenarnya sakit apa putriku ini?" Melihat putrinya yang terbaring dengan mata terpejam, Diana benar-benar tidak mengerti.

"Hamil."

"Apa?!"

"Apa?!"

Rhea dan Diana berseru bersamaan.

Rhea masih ingat dengan jelas, beberapa menit yang lalu Charista ditampar hanya karena mengatakan hal yang sama.

"Pak Alfan, kenapa kamu bisa bicara seperti itu? Putriku baru lulus SMA dan baru diterima di universitas. Tahun ini dia baru 19 tahun. Selama liburan ini dia selalu bersamaku dan perutnya baru membesar dalam beberapa hari terakhir. Mana mungkin dia hamil?"

Nada bicara Diana langsung menjadi dingin.

Alfan tetap tersenyum. "Kehamilan yang dia alami bukan kehamilan manusia biasa. Yang dia kandung adalah janin energi."

"Janin energi?"

Rhea benar-benar bingung. Dia belajar kedokteran lima tahun di dalam negeri, lalu melanjutkan S2 dan doktor di luar negeri. Dia belum pernah mendengar istilah seperti itu.

Diana juga tidak bisa menahan diri untuk bertanya, "Apa itu janin energi?"

"Janin energi sebenarnya adalah janin spiritual. Nggak berbentuk, tapi ada."

Baik Diana maupun Rhea sama sekali tidak mengerti apa yang dikatakan Alfan. Keduanya saling berpandangan dengan penuh kebingungan.

"Pak Alfan, kalau begitu cepatlah obati putriku."

"Baik. Tolong angkat rok putrimu, lalu turunkan sedikit pakaian dalamnya."

Pada saat yang sama, para dokter ahli Rumah Sakit Prima yang berada di luar pintu semuanya menempel di dekat pintu dan memasang telinga untuk mendengarkan apa yang terjadi di dalam.

Saat mendengar Alfan langsung meminta satu miliar di awal, wajah Darian memperlihatkan ekspresi meremehkan. "Masih muda begini, memangnya dia punya kemampuan?"

Salah satu bawahan Darian langsung memahami maksud ucapannya dan juga tahu tentang konflik antara Dexton dan Alfan. Dia tersenyum meremehkan. "Dia cuma dokter magang kecil, memangnya dia punya kemampuan apa? Kalau nggak cari masalah sih, dia nggak akan celaka. Kita lihat saja gimana dia mengakhiri kejadian ini nanti."

"Anak itu bahkan mau menurunkan pakaian dalam Nona Cindy. Ini jelas cari mati."

Dokter lain yang sedang menguping di celah pintu, menoleh dan berkata kepada Darian dengan perasaan senang melihat Aflan yang tertimpa kemalangan.

Darian merasa sangat puas dalam hati.

'Alfan, kamu sudah menendang anakku sampai kehilangan satu buah zakarnya. Hari ini aku akan membuatmu menjadi cacat.'

Darian sudah merencanakan semuanya. Setelah Alfan gagal menyelamatkan pasien, dia akan menambah-nambahkan cerita di depan Diana. Lalu, dia akan membiarkan Keluarga Sudarso langsung menghancurkan Alfan atau setidaknya membuatnya cacat supaya Alfan hanya bisa merangkak untuk mengemis di jalanan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Orang Ke 3 (Tak Kuasa Menolak Takdir Cinta)
8.6
Almira Mayangsari berjuang membesarkan dua keponakan tanpa berharap menemukan pria yang tulus. Takdir mempertemukannya dengan miliarder Bastian Navarell yang menyelamatkannya dari bahaya. Meski saling jatuh cinta, Almira memilih lari saat tahu Bastian telah beristri karena tak ingin jadi orang ketiga. Bastian yang terobsesi tidak menyadari bahwa Almira sebenarnya masih perawan. Akankah kebenaran ini menyatukan mereka dalam jalinan cinta yang elegan dan penuh haru?
Sampul Novel Ceraikan Suami, Nikahi Adiknya
9.8
Setelah sepuluh tahun, Chloe Carlson memutuskan bercerai dari suaminya yang tidak setia, Vincent. Meski dituduh mengincar harta, Chloe pergi hanya demi membawa putri mereka, Mackenzie. Menjadi ibu tunggal tanpa kualifikasi membuatnya sulit mencari kerja. Terdesak, Chloe meminta bantuan adik iparnya, CEO muda Vernon Phoenix Gray. Namun, Vernon menawarkan posisi asisten pribadi dengan syarat pemuasan hasrat di ranjang. Kini Chloe terjebak antara rayuan Vernon atau kembali pada Vincent.
Sampul Novel CINTA SATU MALAM DENGAN CEO
8.4
Athena Gimberly mendambakan kehadiran buah hati sebagai teman di masa senjanya kelak, namun ia enggan terikat dalam pernikahan. Demi mewujudkan keinginan gila tersebut, ia bertekad mencari pria yang bersedia memberinya keturunan tanpa komitmen. Takdir mempertemukannya dengan Arthur Harley, seorang CEO angkuh yang memiliki harga diri tinggi. Setelah pertemuan pertama mereka gagal membuahkan hasil, Athena secara terang-terangan meminta Arthur mengulangi malam panas itu.
Sampul Novel Cute Pumpkin & The Badboy ( Indonesia )
8.9
Aryan Mada Kusumo, pewaris tampan Kusumo Grup yang gemar hidup bebas, mendadak terdesak saat orang tuanya menuntut pernikahan melalui perjodohan paksa. Di sisi lain, Nur Callia Maharani adalah chef profesional yang hanya ingin fokus pada kariernya. Tak disangka, sosok yang akan dijodohkan dengannya ternyata musuh bebuyutan masa kecil yang sangat ia benci. Akankah penyatuan antara wanita serius dan pria playboy ini berhasil di tengah konflik masa lalu mereka?
Sampul Novel Heal Me, Baby
8.1
Insiden ciuman tak sengaja membuat Sean Wilson, pria penderita fobia kuman, pingsan seketika. Keyra Minolia, mahasiswi pekerja keras yang menabraknya, dituntut ganti rugi terapi yang mahal. Karena miskin, Keyra terpaksa melunasi hutang dengan menjadi asisten rumah tangga Sean. Hidup mereka yang kontras pun beradu di bawah satu atap hingga orang tua Sean memergoki mereka dan memaksa keduanya menikah. Mampukah pernikahan ini menyembuhkan Sean dan menyatukan hati mereka?
Sampul Novel Jebakan Cinta Sang Miliarder (Amata: Beloved).
7.9
Setelah tiga tahun, kepulangan Hwanhee ke rumah justru disambut paksaan nikah oleh ayahnya. Ia terjebak perjodohan dengan Ayda Hannah Elsworth demi ambisi keluarga besar mereka. Hannah yang keras kepala curiga bahwa rahasianya dimanfaatkan sebagai alat kendali, sehingga ia bertekad melawan status menantu boneka. Meski Hwanhee kewalahan menghadapi sifat Hannah yang rumit dan liar, kemandirian wanita itu mulai memicu dinamika benci tapi cinta yang sangat tak terduga.