Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Galau Cinta Untuk Siapa

Galau Cinta Untuk Siapa

Kaila terpaksa menikahi Boyke Dhamara demi menjaga kehormatan keluarga setelah Dwina kabur tepat satu jam sebelum akad. Setahun menjalani pernikahan muda yang tak pernah ia impikan, tiba-tiba Dwina muncul kembali dan menuntut Kaila meninggalkan Boyke karena mereka ingin menikah. Kaila kini terjebak dalam kebingungan besar. Bagaimana reaksi Boyke saat mengetahui mantan kekasihnya kembali, dan akankah posisi Kaila sebagai istri pengganti segera berakhir?
Bab
Bagikan

Bab 3

Tidak seperti dugaan Kaila dan Deniz yang berpikir mereka bisa pulang lebih cepat. Mereka harus kecewa karena hari pertama belajar, ternyata mereka tetap pulang seperti biasanya. Tidak ada yang berbeda sama sekali.

Melihat wajah Kaila, Deniz nyaris tertawa kalau saja dia tidak melihat mata Kaila yang melotot galak.

Akhirnya Kaila hanya bisa pasrah mengikuti jam pelajaran. Dalam hati dia mengutuk mengapa dirinya harus masuk kelas unggulan sementara dari luar dia melihat kedua temannya sengaja melemparkan topi mereka yang sudah sangat dikenal Kaila.

“Kaila, kamu mau pulang sekarang? Kamu boleh keluar sekarang tetapi besok orang tua-mu menghadap saya,” terdengar suara Pak Didi di telinga Kaila.

“Berhubung orang tua saya di luar kota, berarti tidak ada keharusan mereka harus datang, kan, Pak?” tanya Kaila sambil mengangkat tangannya.

“Woi, kalau mau gila jangan di sini,” bisik Deniz pelan.

Belum pernah Deniz melihat seorang murid apalagi murid perempuan bisa bicara seenaknya bahkan terhadap gurunya sendiri. Apa karena Kaila murid jenius hingga dia berpikir bisa melakukan apa pun?

“Kalau begitu kau bisa masuk kembali nanti setelah orang tua-mu pulang,” sahut Pak Didi.

Sama seperti Deniz dan semua murid kelas unggulan yang lainnya, mereka juga tidak percaya kalau Kaila sangat berani bahkan melakukan penawaran. Apa yang sebenarnya terjadi?

Tadi pagi begitu mereka tiba dari bandara, Kaila baru diberitahu bahwa hari ini adalah acara lamaran kakak perempuannya yang super cantik dan dia ingin bertemu dengan kekasihnya yang selalu dibanggakan oleh Dwina, kakaknya.

Namun, semuanya terpaksa Kaila lupakan karena waktu sekolah yang diperpanjang. Sementara keluarga kekasih Dwina akan datang jam 10.

“Kail, kenapa sih?” tanya Deniz curiga.

“Kesal. Besok aku harus pindah dari kelas ini,” sahut Kaila.

“Coba kamu bayangin hari ini baru hari pertama masuk sekolah tapi kelas ini udah sibuk dengan segala macam materi yang harus kita pelajari. Memangnya gak bisa besok setelah jadwal mata pelajaran sudah di susun,” omel Kaila tidak masuk akal.

Tidak masuk akal karena hanya Kaila yang protes sementara yang lainnya seolah bangga mendapat perhatian dari para guru.

“Kaila! Kalau kamu tidak betah berada di kelas ini silahkan keluar. Jangan kamu kira sebagai murid jenius kamu tidak memiliki sikap hormat pada guru.”

Peringatan kedua sudah diberikan oleh Pak Didi dan sekali lagi Kaila harus menahan sabar sementara murid yang lainnya tidak ada yang berani bicara.

“Sepertinya Pak Dwi baru memuji sebagai murid berprestasi yang tidak pernah membuat ulah di jam pelajaran. Ternyata tidak api jauh dari arang,” ucap salah satu siswa yang namanya tidak diingat Kaila.

“Udah, sabar. Gak sampe sejam lagi udah pulang kok,” hibur Deniz.

Sebenarnya sama seperti Kaila, dia juga sudah menahan emosinya. Kenapa semua guru mata pelajaran seperti berlomba memperkenalkan diri pada hari pertama mereka masuk sekolah dan hanya pada kelas mereka saja. Tidak heran Kaila yang sejak awal tidak suka dengan kelas unggulan semakin membencinya.

Wajah Kaila yang memerah membuat Pak Didi marah dan mendekati Kaila. Baru pertama kali dia merasa ditantang oleh seorang murid dan murid tersebut adalah seorang murid perempuan.

“Kau mau menantang saya. Kau tahu saya sangat tersinggung dengan sikapmu. Saya larang kamu ikut pelajaan saya selama 2 kali pertemuan.”

“Maaf, Pak. Sepertinya sekarang sudah bukan jam bapak lagi sejak 45 menit lalu. Jadi kalau ada tindakan saya yang kurang berkenan sama sekali tidak berpengaruh pada Bapak,” jawab Kaila berani.

“Saya masih berada di sini jadi berarti masih waktunya saya.”

“Maafkan saya, Pak. Di depan sekolah dan di depan setiap kelas ada peraturan sekolah yang harus di ingat oleh pengajar dan pelajar. Tidak ada yang boleh dirugikan. Apakah bapak bermaksud mengambil hak kami mendapatkan pelajaran yang lain?” jawab Kaila berani.

Kaila sangat yakin dirinya akan dikeluarkan dari kelas ini dan memang tujuannya agar dirinya tidak layak masuk kelas unggulan tersebut.

Pak Disi sebagai guru mata pelajaran Matematika harus sabar menghadapi Kaila yang memberikan fakta yang tidak bisa dibantah olehnya. Sebelumnya dia berharap tidak ada murid yang menyadarinya, sayang seorang siswa yang terkenal jenius justru berhasil memancingnya sehingga para siswa mulai menyadarinya.

“Baiklah. Ketua kelas silahkan disiapkan kawan-kawannya untuk pulang dan Kaila, saya tidak suka dengan sikapmu dan saya tunggu di ruang BP setelah ini,” ucap Pak Didi tegas.

“Iya, Pak.”

Percuma pulang buru-buru untuk bertemu dengan kekasih kakaknya kalau dia yakin di rumahnya sudah sepi karena sekarang sudah jam 3 sore.

“Kail, perlu ditemani, gak?” tanya Deniz pada Kaila yang berjalan menuju ruang BP.

“Boleh. Temani aku ya, walaupun hanya menunggu di luar,” jawab Kaila.

“Sip. Kamu dijemput, gak?” tanya Deniz lagi.

“Engga tahu. Aku telepon sopir dulu,” kata Kaila mulai mengeluarkan ponselnya.

“Sip. Sopir aku ternyata udah ada di parkiran. Mama aku bingung kenapa aku belum pulang dan mama kirim sopir untuk jemput aku,” jawab Kaila.

“Ya sudah. Cepat temui guru BP, aku tunggu di sini,” kata Deniz begitu mereka sudah tiba di depan ruang BP.

Banyak penjelasan yang diberikan oleh Ibu Sri begitu juga dengan Kaila yang memberikan argumennya. Inti dari keinginan Kaila adalah dia tidak cocok berada di kelas unggulan dan menginginkan dirinya masuk ke kelas sesuai dengan pilihannya.

“Kalau begitu ibu akan bicarakan dengan orang tua-mu dulu tentang keinganmu. Kamu tidak keberatan, bukan?” bujuk Bu Sri.

“Tapi yang sekolah, kan, saya, Bu,” jawab Kaila.

“Sabar , ya,” bujuk Bu Sri.

Akhirnya keinginan Kaila kembali tidak dapat dipenuhi dan dia hanya bisa menunggu. Sangat mengetahui pendapat orang tuanya. Mereka tidak akan membiarkan Kaila berbuat semaunya karena mereka menginginkan Kaila menjadi wanita yang sukses dalam akademik sama seperti mereka.

“Gimana, Kail, jadi pindah kelasnya?” tanya Deniz begitu Kaila keluar.

“Gak. Mereka malah mau bicara dengan orang tuaku dulu. Kalau bicara sama mereka pasti sama pendapatnya. Sebenarnya siapa yang sekolah, kenapa aku harus mengikuti semua keinginan orang dewasa,” keluh Kaila hingga Deniz tidak tega melihatnya.

“Kau tidak menyukainya karena mendapat tekanan dan kenapa tidak kau manfaatkan tekanan tersebut dengan cara yang menyenangkan,” usul Deniz.

“Menyenangkan? Maksudmu?”

“Maksudku, kelas kita sekarang adalah kelas unggulan, lalu kenapa hanya dirimu yang harus mengikuti semua kompetisi sementara yang lainnya tidak. Bukankah kita semua sama, berada di dalam kelas tersebut. Jadikan kontes bergilir sehingga semua siswa dapat merasakan menjadi siswa yang dikenal. Dan aku yakin kau bisa mengatakan usulmu pada Pak Dwi,” beritahu Deniz.

“Keren. Aku gak sempet mikir ke arah sana. Terima kasih, Den. Besok aku sampaikan usul kamu itu,” jawab Kaila kembali ceria.

Akhirnya ada keadilan juga dan dia tidak harus hidup dalam tekanan dengan belajar secara terus menerus.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dendam Cinta dan wanita
8.3
Zheyya hanyalah gadis sederhana, sementara Kanha dikenal sebagai pemuda playboy. Meski berasal dari latar belakang kontras, kebencian di antara mereka perlahan berubah menjadi benih cinta. Di tengah dinamika obsesi dan keikhlasan, mereka belajar tentang arti mempertahankan serta melepaskan perasaan. Kisah ini mengeksplorasi emosi mendalam layaknya hujan di gurun pasir yang gersang. Akankah cinta mereka berhasil berlabuh di muara yang sama pada akhirnya?
Sampul Novel En-PD181
7.9
Sebagai agen papan atas, karier saya terancam saat model pendatang baru Lucas menuntut pemecatan saya hanya karena masalah jaket. Dengan sombongnya, ia memamerkan hubungan spesialnya dengan pemilik perusahaan di tengah pesta. Namun, ia tidak menyadari siapa lawan bicaranya. Tanpa ragu, saya langsung menghubungi pria terkaya di negeri ini untuk mundur dari proyek film besarnya. Kini, nasib investasi mereka berada di ujung tanduk akibat keangkuhan tersebut.
Sampul Novel KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO
8.4
Lamaran Aditya ditolak mentah-mentah oleh Yuni karena hanya sanggup memberi hantaran lima puluh juta. Tak hanya dihina, Belinda sang kekasih pun ikut merendahkannya. Dalam kemarahan, Aditya justru melamar Dahlia, asisten rumah tangga Belinda, dengan cincin berlian mewah. Tak ada yang tahu bahwa staf administrasi biasa ini sebenarnya adalah putra mahkota pemilik perusahaan. Saat identitas aslinya sebagai CEO terungkap, mampukah Aditya dan Dahlia merajut cinta tulus dari awal yang penuh emosi ini?
Sampul Novel Malam Untuk Danira
9.8
Danira hanyalah gadis desa yang merantau demi mengadu nasib di kota. Sialnya, keadaan menyeretnya ke dalam pekerjaan kelam yang tak pernah ia inginkan. Danira terjebak tanpa jalan keluar, seolah tenggelam dalam jurang yang begitu dalam. Namun, sebuah malam tak terduga datang dan menjungkirbalikkan garis hidupnya secara drastis. Takdir baru ini membawa perubahan besar yang tak terbayangkan bagi siapa pun, memberikan pelajaran hidup yang sangat berharga.
Sampul Novel Memikat Hati Pangeran Kelas
9.2
Vindreya Sanjaya, gadis 17 tahun yang ceria namun sedikit urakan, bertekad menaklukkan hati dua pangeran di kelasnya. Ada Kenzo yang dingin dan antisosial, serta Elvano yang populer dan berbakat seni. Perjuangan cintanya penuh aksi kocak hingga momen berbahaya yang mengancam nyawa. Saat takdir mendekatkan mereka, Kenzo dan Elvano justru berbalik mencintai Vindreya. Terjebak dalam cinta segitiga rumit, mereka harus memilih antara pengorbanan atau kebahagiaan sejati.
Sampul Novel Pekerjaan yang Mematikan Tantangan Seorang Test Sleepe
9.5
Demi uang tambahan, aku bekerja sebagai test sleeper di sebuah hotel misterius. Namun, pekerjaan ini berubah menjadi horor saat aku terjebak dalam serangkaian uji coba tidur yang ganjil. Dari tubuh yang memuai secara tidak wajar hingga gangguan penyanyi tak kasat mata dan sopir taksi berpakaian kertas, setiap detik adalah ancaman. Kini aku harus bertaruh nyawa menembus zona kematian demi mengungkap rahasia gelap hotel ini sebelum terjebak selamanya dalam labirin maut.