Sampul Novel Hari Penikahanku, Adalah Hari Kematianku

Hari Penikahanku, Adalah Hari Kematianku

9.5 / 10.0
Dalam novel romantis misteri Hari Penikahanku, Adalah Hari Kematianku, Beatrice tewas usai dikurung sepuluh hari oleh Bradley demi membela Michelle. Difitnah selingkuh hingga ibunya wafat, kebenaran tragis terungkap saat jasadnya ditemukan. Baca novel online gratis yang penuh ketegangan ini.
Ringkasan Hari Penikahanku, Adalah Hari Kematianku
Alih-alih bersanding di pelaminan, Beatrice justru meregang nyawa di hari pernikahannya. Bradley, sang calon suami, tega mengurung Beatrice yang terluka di ruang bawah tanah selama sepuluh hari demi membela Michelle, sahabat masa kecilnya. Di hari pernikahan yang gagal, Bradley malah menikahi Michelle dan memfitnah Beatrice berselingkuh hingga membuat ibu Beatrice tewas terkena serangan jantung. Namun, saat Bradley akhirnya menemukan jasad Beatrice yang telah membusuk, penyesalan mengerikan membuatnya kehilangan akal sehat.
Baca Selengkapnya

Hari Penikahanku, Adalah Hari Kematianku Bab 1

Aku meninggal pada hari pernikahanku dengan Bradley.

Karena aku tak kunjung tiba, dia marah besar dan menikahi Michelle, sahabat masa kecilnya. Di depan semua orang, dia menyatakan dengan lantang, "Beatrice berselingkuh sebelum menikah dan telah mengundurkan diri dari pertunangan!"

Ibuku hancur oleh fitnah itu. Dia mengalami serangan jantung di tempat dan meninggal dunia.

Namun dia lupa bahwa demi membela Michelle, dialah yang melukai lenganku dengan pisau dan mengurungku di ruang bawah tanah selama sepuluh hari sepuluh malam. Aku memohon dengan segala cara, tetapi yang kudapat darinya hanyalah kata-kata dingin.

"Tetaplah di sini beberapa hari, rasakan sendiri penderitaan yang kamu timbulkan pada Michelle! Sekalian hancurkan niat jahatmu!"

Namun, ketika dia akhirnya menemukan jasadku yang telah membusuk dan dimakan belatung, dia menjadi gila.

"Mana Beatrice? Dia sudah mati di sana? Nggak bisa gerak lagi?"

Saat kesadaranku perlahan kembali, hal pertama yang kudengar adalah suara Bradley yang marah dan putus asa.

Asistennya yang tampak ragu-ragu, mencoba menjawab, "Pak Bradley, kami sudah cari ke mana-mana, tapi nggak lihat dia. Jangan-jangan, terjadi sesuatu sama Bu Beatrice?"

Namun, mendengar hal itu, Bradley langsung menghempaskan gelas anggur di atas meja hingga pecah berkeping-keping di lantai. "Apa yang bisa terjadi padanya? Dia sengaja mempermalukanku! Ini semua karena dia marah sama aku karena aku menghukum dia demi Michelle!"

Dadanya naik turun, napasnya memburu karena emosi yang meluap-luap. Tiba-tiba, terdengar suara lembut dari pintu yang perlahan mendekat. "Kak Bradley, barusan aku sepertinya melihat Kak Beatrice! Aku bahkan sempat mengambil fotonya!"

Michelle mengeluarkan ponselnya dengan semangat dan memperlihatkan layar di depan Bradley. Di dalam foto itu, sosokku terlihat jelas bersama sahabat masa kecilku, Marven.

Mata Bradley membelalak. Pandangannya menatap layar dengan tajam, giginya terkatup erat saat berkata dengan marah, "Beatrice berani mengkhianatiku? Bahkan di hari pernikahan, dia meninggalkanku demi berkeliaran sama pria lain! Bagus sekali!"

Melihat ekspresinya yang penuh kebencian, aku hanya merasa hampa. Dia selalu saja seperti ini. Apa pun yang dikatakan Michelle, dia percaya. Tapi aku? Dia tidak pernah percaya padaku.

Mungkin saat ini, dia ingin sekali aku mati. Yang tidak dia sadari adalah ... sebenarnya dia sudah mendapatkan keinginannya. Di ruang bawah tanah yang gelap dan sempit, aku diikat erat pada sebuah tiang.

Aku menggigil dan perasaan ketakutan merayapi tubuhku. Aku mengidap klaustrofobia. Ruangan sempit dan gelap ini adalah nerakaku. Dengan suara bergetar, aku memohon, "Bradley, aku mohon! Aku salah! Aku nggak seharusnya mencelakai Michelle! Semua salahku!"

Namun, yang kudapat darinya hanya tatapan dingin yang penuh cemoohan. "Beatrice, kamu hampir membunuh Michelle, sekarang kamu malah berpura-pura menjadi korban?"

Ketakutan membuat suaraku tercekat. Aku bahkan tak bisa mengucapkan satu kalimat pun dengan jelas. "Bukan ... itu ... bukan aku ... aku ...."

Namun, dia hanya menghela napas panjang, seolah sudah muak mendengar suaraku. Tanpa ragu, dia menempelkan selotip kuat di mulutku dan membungkam semua kata-kata yang ingin kuucapkan.

Tatapanku memohon padanya, berharap ada setitik belas kasihan. Namun, Bradley justru mengangkat pisau dan menggoreskan tiga luka yang dalam di lenganku.

"Kamu membuat tangan Michelle patah, jadi aku kasih kamu tiga bekas luka ini. Aku nggak akan membunuhmu, anggap saja ini ganjaran yang harus kamu bayar untuk semua kejahatanmu!"

Itu adalah kata-kata terakhir yang kudengar darinya. Setelahnya, satu-satunya pintu di ruang bawah tanah ini tertutup rapat.

Aku tahu dia selalu dingin terhadapku. Namun, aku tak pernah tahu dia bisa sekejam ini. Rasa sakit yang tajam menjalar dari lenganku. Darah perlahan merembes keluar dari luka dan menetes ke lantai satu per satu.

Namun, Bradley salah. Sejak lahir, aku menderita gangguan pembekuan darah. Tiga goresan ini cukup untuk merenggut nyawaku. Dalam kegelapan ruang bawah tanah, aku ditelan oleh kesunyian perlahan-lahan.

Hatiku terasa seperti diiris oleh ribuan pisau, setiap helaan napas terasa seperti tusukan tajam yang menembus dadaku.

"Mmm ... mmm ...."

Tangisan yang tertahan bergema di dalam ruang bawah tanah yang pengap.

Aku tidak tahu sudah berapa lama berlalu, tapi akhirnya aku menutup mataku. Seakan ... aku akhirnya terbebas.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Hari Penikahanku, Adalah Hari Kematianku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dendam Mrs. Ilona
9.7
Setelah genap berusia dua puluh lima tahun, Ilona Roselani Belvania kembali ke tanah air dengan satu ambisi: membalas kematian tragis ayahnya, Tuan Belvara. Tragedi itu tak hanya menghancurkan ekonomi keluarga, tapi juga membuat ibunya kehilangan kewarasan. Kesempatan emas muncul saat Ilona berhasil menjadi guru di sekolah elit tempat pewaris keluarga Altaresh belajar. Dendam harus dibayar tuntas, namun mampukah Ilona menyelesaikan misinya terhadap musuh sang ayah?
Sampul Novel Ibu cantik, Ayah licik
8.7
Akibat jebakan keji dari ibu tiri dan kakaknya, pernikahan yang telah direncanakan dengan matang terpaksa dibatalkan karena sebuah alasan mustahil. Bertahun-tahun kemudian, ia akhirnya memutuskan kembali ke kota kelahirannya. Dengan tekad yang sangat kuat, ia berjuang keras melalui berbagai rintangan demi merebut kembali segala hal yang pernah menjadi miliknya. Kini, ia siap menghadapi masa lalu untuk memulihkan haknya yang telah dirampas secara tidak adil.
Sampul Novel Jovan, Birahi Anak Panti
8.1
Menjalani kehidupan pernikahan ternyata jauh lebih rumit dari dugaan awal saya. Dahulu, saya mengira berumah tangga hanya sebatas menyatukan dua insan serta saling memenuhi nafkah lahir dan batin secara sederhana. Namun, kenyataan mengungkap adanya elemen kompleks yang mewarnai perjalanan panjang ini. Inilah sebuah kisah nyata yang saya alami sebagai pasangan suami istri di usia dua puluh dua tahun, di mana setiap tantangan menguji kedalaman komitmen kami.
Sampul Novel Kesempatan Kedua, Luka Terakhir
9.6
Niat baik membelikan teh susu untuk rekan kerja yang hamil berujung petaka. Setelah meminumnya, rekan tersebut keguguran dan menuduhku sebagai pelaku sengaja di rumah sakit. Akibat fitnah ini, keluarganya memukuliku dan menuntut ganti rugi sebesar dua miliar rupiah. Tidak tinggal diam, aku melaporkan kasus ini ke polisi dan bersiap menuntut balik. Namun, sebelum keadilan tegak, ibu mertua dari rekan kerjaku mendorongku ke jalan raya hingga tewas dilindas sebuah truk.
Sampul Novel Rebirth: Aku Kembali Untuk Membalas Penghianatan Suamiku
9.3
Regina Meizura Carlton tewas mengenaskan akibat pengkhianatan keji suami, adik, dan orang tuanya. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua untuk hidup kembali. Di kehidupan baru ini, Regina bertekad membalas dendam pada mereka yang telah menghancurkannya. Di tengah misi balas dendamnya, ia memutuskan untuk tidak lagi menyia-nyiakan cinta tulus dari Axel Witsel Witzelm. Kisah penuh intrik ini mengandung konten dewasa bagi pembaca bijak.
Sampul Novel Teknik Pijat yang Spesial
9.6
Di ruang IGD, seorang pasien wanita terpaksa berbaring pasrah untuk memeriksa area sensitifnya akibat kecelakaan tidak sengaja memasukkan sebuah benda. Di bawah sorot lampu operasi, dokter tampan yang memeriksa dengan sarung tangan karet menawarkan sebuah teknik pijat baru ciptaannya. Metode ini diklaim mampu memberikan efek menenangkan pada kondisinya yang mengalami stimulasi berlebihan. Merasa malu sekaligus terpikat, pasien tersebut akhirnya menyetujui tawaran terapi medis tidak biasa ini.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan