Sampul Novel Patah Hati Terhebat

Patah Hati Terhebat

9.6 / 10.0
Dalam novel Patah Hati Terhebat, kecelakaan mobil merusak persahabatan empat gadis. Saat satu koma dan lainnya tewas, misteri mulai menyelimuti mereka. Temukan kisah mencekam ini di mystery story kami, sebuah horror novel dengan plot young-adult yang penuh teka-teki mematikan.
Ringkasan Patah Hati Terhebat
Persahabatan empat gadis yang semula hangat hancur seketika akibat kecelakaan mobil tragis. Tragedi tersebut mengubah keharmonisan mereka menjadi suasana mencekam dan penuh ketakutan. Ketegangan memuncak saat salah satu dari mereka terbaring koma, sementara yang lain meregang nyawa secara misterius. Kini, ikatan yang dulu kuat berubah menjadi teror dingin yang menghantui sisa anggota kelompok dalam misteri kematian yang tak terduga.
Baca Selengkapnya

Patah Hati Terhebat Bab 1

Keempat gadis itu, bersorak dan bernyanyi gembira di dalam sebuah mobil Brio berwarna hitam.

Suara mereka bergantian mengikuti alunan lagu.

"Yeahhh...Yeahhh! Everywhere i go bring the beatbox..." Joey seorang gadis tomboy berwajah manis, mengikuti beat lagu yang menghentak dengan riang.

Di sebelahnya, duduk kembarannya Jessie, seorang gadis feminim berambut panjang lurus sepunggung berwarna hitam. Joey dan Jessie hanya beda sepuluh menit saat lahir, Jessie lahir lebih dulu. Walau keduanya kembar identik, tapi Joey bersikeras ingin berbeda dari kembarannya yang feminim dan modis.

Joey memotong pendek rambutnya dengan gaya Bob bervolume dan mewarnainya menjadi merah marooon. Setidaknya, sekarang tak ada lagi yang kesulitan membedakan dia dan kembarannya.

"Ayo, nyanyi lebih kencaaangg!" Joey berteriak ke bangku belakang dimana adik bungsunya, Fayra yang masih kelas dua SMA duduk sambil senyum-senyum sendiri.

"Dione, Jangan cemberut terus! Ayo, lupakan mantanmu dan bergembiralah!" Jessie ikutan menoleh ke belakang.

Mereka bertiga satu kelas di Universitas yang sama. Mereka bertiga baru saja menyelesaikan Ujian Akhir Semester genap di tahun pertama.

"Hati-hati nyetirnya Kak Joey! Serem ihkk, kenceng-kenceng gini kendaraannya!" Fayra menoleh ke belakang, mengamati lalu lintas siang itu.

"Nggak usah bawel deh, dek! Kakak kan udah terbiasa. Sudah profesional, loh. Kalem saja, okey?" Joey yakin dengan kemampuannya.

Freya diam. Dia tidak ingin membuat kakaknya yang satu itu marah. Joey mengerikan kalau sedang kesal dan marah. Sebagai anak bungsu, Freya tak ingin jadi sasaran amukan kakaknya.

"Jangan khawatir, Freya. Joey pintar mengemudi, sepintar dia mendapatkan pacar." Jessie menoleh dan tersenyum pada Freya.

"Yang benar itu, Joey keseringan berganti-ganti pacar seperti dia mengganti celana dalam." Dione tertawa geli.

"Memang sudah seharusnya begitu! Pria-pria itu jadi menyebalkan setelah status mereka berubah menjadi Pacar." Jawab Joey yang sedang asyik memutar kemudi dan fokus pada jalanan yang berkelok.

"Itu karena kau cepat bosan. Kau juga dengan mudah menemukan pria tampan yang lainnya." Jessie menimpali.

Freya hanya senyum-senyum saja mendengar percakapan itu. Dia adalah Jessie versi kecil yang lebih pendiam dan lugu. Sikapnya juga tenang.

"Aku tidak bisa terus-terusan seperti kau dan Adit. Kayak pasangan di panti jompo saja, nggak ganti-ganti. Membosankan!" Joey tertawa.

"Adit nggak membosankan kok!" Jessie mendelik. Dia tidak senang kembarannya menganggap pacarnya begitu.

"Ahhh, sudahlah!" Joey tidak mau berdebat dengan kembarannya itu.

"Dan kau Dione, sampai kapan kau mau mengoleksi pria-pria yang pernah jadi pacarku?" Joey seperti meledek kepada Dione.

Saat ini, Dione sedang berpacaran dengan pria berwajah manis bernama Hendri.

"Mantan pacarmu itu banyak, Joey! Mana aku tahu siapa saja mantan pacarmu, karena itu terlalu banyak!" Dione yang imut, tersenyum karena pertanyaan itu.

"Owhh shit! Jangan mengejekku!" Joey mendelik kesal.

Dione menoleh kepada Freya, dia masih mengulum permen lolipopnya. Memandang keluar jendela dengan rasa bosan.

"Freya, apa kau punya pacar?" Tanya Dione tiba-tiba.

"Pa...pacar?" Freya terkejut.

"Iya, Pacar! Kau kan sudah kelas dua SMA. Masa sih, tidak punya pacar!" Dione kembali bertanya.

Wajah gadis lugu itu memerah. Dia menggeleng.

"Jangan tanya dia! Bayi kecil mana mengerti pacaran kayak gimana." Joey kembali tertawa sambil memindahkan lagi saluran musik.

Musik dan lagu berganti..kini, suara merdu Billie Eilish menggema di dalam mobil. Joey dan Dione yang memang energik dan atraktif, mengikuti lirik lagunya, terutama pada bagian Reff.

"And i don't talk shit about you on the internet, never told anyone anything bad..." Suara Joey yang serak menyanyi dengan penuh emosi.

"Always said that you missunderstood, Made all a moment your own...just fucking leave me aloonneee! Yeaahhhh!" Dione mengikuti alunan lagunya.

Keduanya tertawa lagi. Kali ini Joey menghentak-hentakkan kaki. Freya menutup kupingnya karena berisik. Gadis itu tidak suka dengan lagu-lagu begitu.

"Berikan aku lagu Ballad saja!" Tiba-tiba Freya mencondongkan badan hendak memindahkan saluran.

"No! Itu bisa membuatku mengantuk!" Seru Joey.

"Ayolah! Satu lagi saja! Dari tadi kan aku mendengar lagu-lagu berisik kalian!" Kali ini Freya protes.

"Satu lagu saja, Joey! Kasih saja! Kau ini egois sekali!" Jessie mengingatkan.

"Pokoknya tidak mau! Kecuali dia yang menyetir!" Joey bersikeras sambil menepuk kencang tangan Freya yang meraih tombol.

"Awhhhh!" Freya mengaduh.

"Sudah kubilang! Tidak! Apa kau tuli?" Joey membentak.

Freya memucat karena dibentak Kakaknya. Jessie memandang kembarannya dengan tajam.

"What? Wae?" Joey malah balik melotot dengan wajah tanpa dosa.

"Kau keterlaluan sekali, Joey!" Ujar Jessie jengkel.

"Salahkan Si Bayi! Sudah kubilang jangan. Aku tidak ingin mengantuk!" Joey tetap pada pendiriannya.

Dione menoleh kepada Freya yang hampir saja menangis. Gadis itu malu sekaligus marah di bentak seperti itu.

"Sudahlah! Kita kan pergi berempat mau bersenang-senang. Bukannya bertengkar. Fay, maafkan kakakmu itu. Mengertilah! Jika dia sampai mengantuk, itu akan sangat berbahaya." Dione menjelaskan.

Freya menatap Dione, wajahnya masih kelihatan pucat. Dia mengangguk lemah, lalu menyandarkan tubuhnya lebih rendah lagi.

Sekarang semuanya jadi diam. Kegembiraan yang sebelumnya terdengar, kini lenyap. Tiba-tiba saja semua menjadi muram.

"Hey, kalian ini kenapa sih? Kok jadi menyalahkan aku?" Joey terdengar kesal.

"Aku tidak menyalahkanmu! Aku hanya bilang kau terlalu egois! Padahal satu lagi saja untuk menghiburnya, apa salahnya coba?" Jessie menjawab.

"Kau terlalu memanjakan Si Bayi itu!" Joey terdengar ketus.

Memang, keduanya berbeda sekali memperlakukan Freya, adik bungsu.

Jessie lebih seperti Ibu kepada Freya, sedangkan Joey seorang kakak perempuan yang menyebalkan karena adiknya lebih cantik.

"Diamlah! Perhatikan jalanmu!" Dione menunjuk ke depan.

Jalanan masih berkelok-kelok melewati hutan Pinus. Tak jarang mereka juga melewati jurang.

"Kau juga tidak usah ikut-ikutan Dione!" Joey mengingatkan temannya.

"Tidak! Mana aku berani." Jawab Dione.

Di depan mereka sebuah truk besar mengangkut kayu gelondongan, menghalangi perjalanan.

"Sialan! Bisa-bisa kayak keong gembrot kalau terus berada di belakangnya. Aku harus menyalipnya." Kata Joey tambah kesal.

"Hati-hati, Joey! Tahan emosimu. Jangan buru-buru!" Dione mengingatkan.

"Ahhh, Diam! Aku tahu apa yang kulakukan!" Joey menghardik.

Berkali-kali Joey memberi tanda kepada pengemudi truk agar membiarkannya lewat duluan. Tapi, entah mengapa, sepertinya truk itu tidak memahami isyarat yang di berikan oleh Joey.

"Menyebalkan!" Joey mengambil ancang-ancang untuk menyalip.

"Joey, Ayolah! Jangan gegabah!" Dione agak ketakutan.

Jessie mematung di tempat duduknya. Mengencangkan seatbelt dan bersandar dengan hati berdebar. Freya diam-diam menangis ketakutan.

Saat truk itu terlihat memberi jalan. Secepat kilat, Joey memindahkan gigi dan melaju kencang. Tapi, Joey tidak menyadari bahwa dari arah yang berlawanan, muncul sebuah sebuah mobil yang juga melaju kencang. Joey membanting setir menghindari dan menabrak truk.

Crashhhh! Suara mobil bertabrakan. Kacanya berhamburan remuk! di iringi teriakan pilu dan jeritan penumpangnya.

"Tidaakkkkk!" Suara Freya melengking mengerikan.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Patah Hati Terhebat

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Jodoh Tak Akan Tertukar
8.5
Enam tahun menjalin kasih, Aldi dan Sella terpaksa merahasiakan hubungan mereka dari Bu Indri yang mementingkan status sosial. Demi menghindari risiko penyakit jantung ibunya, Aldi akhirnya menikahi Sella secara siri tanpa restu. Namun, konflik memuncak saat Bu Indri menjodohkan Aldi dengan Lisa. Terjebak tipu muslihat Lisa, Aldi terpaksa menikah lagi. Kini, Sella harus menghadapi kenyataan pahit sebagai istri siri yang terabaikan di tengah kemelut rumah tangga ini.
Sampul Novel MELODI MELII
9.2
Memiliki kembaran tak selalu indah bagi Melodi dan Meli. Hubungan mereka yang semula harmonis hancur akibat tragedi masa lalu. Kini, Melodi menyimpan dendam mendalam dan sengaja bersaing dengan Meli, termasuk mencintai pria yang sama. Persaingan memperebutkan hati dan peran dalam hidup ini memicu konflik yang kian meruncing. Akankah salah satu dari mereka bersedia mengalah demi ikatan darah, ataukah cinta justru akan memisahkan mereka selamanya?
Sampul Novel MISSION COMPLETED
7.9
Alona Eriska, wanita berusia 25 tahun, merasa trauma dengan pernikahan dan bertekad menjadi ibu tunggal tanpa suami. Ia pun pergi ke kelab malam demi menjebak pria berkualitas demi mendapatkan keturunan. Targetnya adalah Wickley Watson, duda kaya asal Las Vegas yang dirumorkan membunuh istrinya. Wickley menyadari niat Alona dan tersenyum licik saat wanita itu menghilang usai malam mereka. Akankah misi Alona untuk hamil secara mandiri berhasil?
Sampul Novel Naughty Neighbor
8.0
Rania Swaraswati terpaksa mencari nafkah sebagai peretas dari rumah demi menghindari gunjingan tetangga dan tuntutan ekonomi. Meski meraup keuntungan besar, ia tak menyadari bahwa Zean, pria sempurna yang baru pindah ke depan rumahnya, terus mengawasinya. Hubungan mereka yang kian akrab justru membuat Rania lengah akan bahaya profesinya. Di balik romansa yang tumbuh, risiko besar mengintai nyawanya akibat kelalaiannya dalam menjaga rahasia pekerjaan.
Sampul Novel Setelah Mati, Aku Dijadikan Patung
8.5
Pembunuhan keji di ruang bawah tanah mengakhiri hidupku, namun keluargaku justru memanfaatkan jasadku yang tak mereka kenali. Tanpa melapor polisi, Ibu menguliti dagingku, sementara Ayah melapisi tulang-tulangku dengan gips hingga menjadi patung indah. Kakakku memamerkan karya mengerikan ini demi meraih reputasi sebagai seniman genius. Namun, kepanikan melanda mereka saat patung tersebut mendadak pecah dan memperlihatkan potongan setengah ruas jariku yang tersembunyi di dalamnya.
Sampul Novel The Trued of Love
9.1
Waktu takkan terulang, begitu pula alur kehidupan Aubrey Calandre. Tumbuh besar sebagai yatim piatu, ia menjadi sosok tomboy yang dingin dan menutup diri dari dunia luar. Namun, segalanya berubah saat ia bertemu Dominique Hameed. Pria kaku itu bagaikan cermin bagi kepribadian Aubrey sendiri. Rentetan peristiwa tak terduga terus menyatukan mereka, perlahan menarik Aubrey keluar dari kesendiriannya. Mampukah sang Raja Es mengisi kekosongan hati Aubrey dengan cinta sejati?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan