Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gairah Tuan Besar

Gairah Tuan Besar

Zain adalah pengusaha sukses yang tampak sempurna, namun ia menyimpan rahasia kelam. Sejak kecelakaan tragis lima tahun lalu akibat pengkhianatan istrinya, ia menderita disfungsi seksual. Bella memanfaatkan kondisi ini untuk berselingkuh secara bebas demi memeras harga diri Zain. Namun, pertemuannya dengan Yvone di sebuah kelab malam membangkitkan kembali gairah Zain yang lama padam. Masalah besar muncul karena Yvone ternyata adalah kekasih Daniel, anak tirinya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Oh ... memangnya dokter belum memberitahumu, ya?" tanya Bella. "Kecelakaan itu telah membuatmu cacat, Zain. Juniormu itu tidak akan pernah bisa lagi memuaskan wanita," terang Bella sambil tertawa.

"Omong kosong!" sergah Zain kalap. "Mana dokter itu? Suruh dia ke sini sekarang juga!" perintahnya.

Bella melangkah anggun mendekati Zain dengan tangan bersilang di depan dada.

"Tenanglah, Zain sayang. Kamu tidak perlu emosi begitu," ucapnya. "Rahasiamu aman bersamaku," kata Bella sambil membelai wajah Zain.

Biasanya, saat Bella membelai pipi Zain dengan lembut begitu, Zain pasti langsung bereaksi. Menarik pinggang ramping Bella, mengangkatnya ke pelukan, lalu menghujaninya dengan ciuman. Setelah itu bisa ditebak. Mereka pasti hanyut dalam lautan gairah.

Namun, kali ini mendapat perlakuan menggoda begitu Zain hanya berdiri mematung dengan sorot mata yang dingin.

"Enyahlah! Aku tidak sudi disentuh oleh tanganmu yang kotor itu," kata Zain, sambil menepis tangan Bella.

Bella menatap tangannya yang memerah karena tepisan tangan Zain. Namun, ia tidak marah. Ia justru kembali tersenyum menatap Zain. Di kepalanya sudah ada sebuah rencana untuk membuat Zain bertekuk lutut. Jadi ia tetap bersabar, lalu lanjut menjalankan aksinya.

"Pilihan ada di tanganmu, Zain. Silakan kamu ceraikan aku, tapi sebelum itu ... alihkan lima puluh persen aset Paradise Club milikmu kepadaku, atau ... berita tentang cacatmu aku sebarkan ke media. Aku penasaran, apa reaksi orang-orang mendengar kabar Zain sang pengusaha sukses telah kehilangan kejantanannya?"

Zain menatap Bella dengan tajam. Seandainya saja sebuah tatapan bisa membunuh seseorang, saat ini Bella pasti sudah meregang nyawa dengan tubuh yang tercabik-cabik.

Ia meraih dagu Bella, lalu menariknya ke atas, memposisikan wajah wanita itu tepat di bawah sorot matanya yang tajam.

"Bagaimana dengan pilihan ke tiga? Kita bercerai, lalu aku akan menarik semua investasi dari Bimantara Ventura," tanya Zain dingin.

Setelah menjalani pernikahan selama hampir dua tahun, Zain sudah hapal betul betapa berartinya perusahaan orang tuanya itu bagi Bella. Zain bukannya tidak tahu, satu-satunya alasan Bella bersedia menerima lamarannya adalah karena Zain berjanji untuk berinvestasi di perusahaan milik ayahnya.

Sayangnya, Zain terlambat mengetahui fakta itu. Saat ia mengetahuinya, video terkutuk yang mempertontonkan perselingkuhan Bella pun ia terima. Konsentrasi Zain pecah. Pengkhianatan yang bertubi-tubi itu membuat Zain nyaris meregang nyawa dalam kecelakaan.

Saat sadar, ia justru mendapatkan berita rencana pengkhianatan berikutnya dari Bella. Dengan semua rencana jahat wanita itu, bagaimana mungkin Zain akan melibatkan hati lagi dalam berurusan dengannya?

Wajah Bella langsung memucat. Ia tahu pasti jika Zain menarik investasi itu kembali, bisa dibayangkan Bimantara Ventura pasti gulung tikar.

Paham dengan resiko yang akan ia tanggung, sikap Bella pun melunak.

"Kau tidak bisa melakukan itu! Investasi itu adalah salah satu hadiah pernikahan yang kau berikan padaku!" protes Bella.

"Siapa yang bilang tidak bisa? Kendali ada di tanganku, Bella. Jangan lupa, kau dan keluargamu itu bukan siapa-siapa tanpa aku," kecam Zain.

"Bagaimana jika kita buat pilihan ke empat?" tanya Bella dengan tatapan menggoda. "Aku simpan rapat rahasiamu, tapi kita bertahan dalam pernikahan ini. Lupakan aset yang kuminta, lupakan juga investasi yang akan kamu tarik."

Bella tahu pasti, dirinya akan rugi besar jika bercerai dari Zain tanpa mendapatkan harta gono gini. Jadi, saat ini ia memutuskan untuk mengubah strategi dengan tetap bertahan sebagai istri Zain. Lagi pula tidak ada ruginya bertahan sebagai istri pria itu, karena Zain pasti akan tetap memberikan jatah bulanan untuknya.

"Tidak! Aku tidak tertarik lagi untuk melanjutkan pernikahan ini," tolak Zain tegas.

"Ayolah, aku menawarkan win-win solution untuk kita, rahasiamu terjaga dan perusahaan orang tuaku juga terjaga. Tugasmu hanya satu, tetap jalankan peran sebagai suamiku," kata Bella.

Mata Zain menyipit sementara otaknya menganalisis kata-kata Bella. Intuisinya mengatakan ada sesuatu yang tak wajar. Wanita dengan libido tinggi seperti Bella tidak akan mungkin mau bertahan dalam pernikahan dengan pria yang tidak lagi bisa memuaskannya.

"Katakan padaku. Dengan kondisiku sekarang, apa kompensasi yang kamu inginkan?" tanya Zain terus terang.

Bella tertawa.

"Kamu memang jenius, Zain. Tahu saja aku menginginkan kompensasi. Namun, kali ini aku tidak akan meminta. Aku ingin mendengar tawaran darimu," jawab Bella licik.

"Aku tidak punya penawaran apa pun untukmu," jawab Zain datar.

"Ayolah, Zain," rengek Bella putus asa. "Apakah nama besarmu benar-benar tidak berarti? Apa kau siap jika berita tentang impotensimu tersebar di media?" tanya Bella lagi.

"Silakan saja, jika kau ingin Bimantara Ventura hancur jadi abu. Ingat Bella, yang tahu rahasia ini hanya aku, kau, dan dokter. Dokter itu sudah menjalani sumpah profesi, ia tidak akan pernah berani membocorkan data pasien kepada siapapun. Jadi, jika berita tentang diriku tersebar, kau adalah satu-satunya orang yang akan aku kejar," kata Zain balik mengancam.

"Oke, oke. Lupakan semua yang aku katakan. Aku bersumpah, tidak akan mengatakan pada siapapun. Namun, aku mohon jangan ceraikan aku," kata Bella dengan memelas.

Zain tersenyum. "Kena kamu Bella. Makanya jangan pernah bermain api dengan seorang Zain Arsyanendra," katanya di dalam hati.

"Okay. Aku tidak akan menceraikanmu, tetapi ... kondisi kita tidak akan pernah lagi sama. Jatah bulananmu akan aku potong."

Zain memutuskan untuk bertahan dalam pernikahan neraka itu. Karena dengan begitu ia bisa mengendalikan Bella sepenuhnya, sehingga berita buruk tentang dirinya tidak akan bocor kemana-mana.

"Okay. Kalau begitu kau juga jangan pernah protes jika aku berkencan dengan pria lain," tantang Bella.

"Silakan, tapi dengan syarat jangan pernah lakukan di tempat umum, hotel, apa lagi di kantor. Aku tidak mau namaku tercoreng karena skandal yang kau buat."

"Kalau begitu sama saja kau memasungku, Zain. Aku harus melakukannya di mana?"

Zain mengangkat bahu.

"Terserah. Kau bisa bawa mereka ke luar negeri. Aku tidak peduli," jawab Zain dingin.

"Sialan kau, Zain. Lihat saja, kau akan menyesal karena telah memperlakukanku begini," kata Bella.

Ia berbalik pergi, lalu menghilang di balik pintu.

Setelah Bella pergi, Zain terduduk di atas ranjang. Berdebat dengan Bella benar-benar telah menguras emosinya.

"Kamu sudah bisa keluar sekarang," katanya pelan.

Seorang pemuda keluar dari kamar mandi. Dia adalah Bayu, asisten pribadi Zain. Dari dialah Zain tahu rencana jahat yang disusun Bella dengan beberapa direksi di perusahaannya.

"Kamu sudah mendengar semuanya, kan?" tanya Zain.

"Sudah, Tuan," jawab Bayu.

"Bagus. Segera hubungi Pak Riyadi. Aku harus segera singkirkan orang-orang yang tak lagi satu visi denganku," perintahnya.

Bayu mengangguk. Dengan sigap ia segera menjalankan perintah Tuan Besarnya itu.

"Huh ... Berani mengkhianati Zain? Kalian rasakanlah akibatnya sesaat lagi," kata Zain dalam hati.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Assalamu'alaikum, Mas CEO!
8.3
Hanif, pimpinan INANTA Group, bukanlah CEO angkuh pada umumnya. Ia adalah sosok religius yang mengutamakan ibadah di tengah kesuksesan. Namun, hidupnya berubah saat putrinya, Aisyah, bertemu Aida, seorang office girl yang sangat mirip dengan mendiang ibunya. Ikatan kuat antara Aisyah dan Aida membuat pertunangan Hanif dengan Soraya terancam gagal. Di antara tanggung jawab dan keinginan sang anak, ke manakah hati Hanif akhirnya akan memilih berlabuh?
Sampul Novel Cinta di Jalur Cepat
7.8
Dahulu Deddy menyelamatkan Nayla, hingga saat Deddy koma, Nayla membalas budi dengan menikahinya dan menyembuhkannya. Namun, kembalinya cinta pertama Deddy memicu perceraian. Meski diremehkan, Nayla ternyata peretas jenius, pembalap, dan dokter ahli. Saat Deddy memohon untuk kembali karena menyesal, seorang CEO tampan muncul mengklaim Nayla sebagai istrinya. Nayla pun terkejut menghadapi situasi tak terduga ini di tengah pembuktian jati dirinya.
Sampul Novel Dendam Anak Tiri
9.1
Masa kecil yang penuh kemiskinan dan hinaan mengubah Alena dari gadis lembut menjadi sosok ambisius yang haus balas dendam. Ia bertekad menghancurkan keluarga ayah kandungnya yang kaya raya karena telah menelantarkannya. Di sisi lain, adik tirinya yang manja, Alyssa, tidak menyadari bahwa kehidupan mewahnya akan segera terusik. Pertemuan mereka memicu konflik besar saat rahasia persaudaraan terungkap. Akankah misi Alena berhasil atau justru berakhir duka bagi keduanya?
Sampul Novel Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!
8.9
Dicampakkan di hari pendaftaran nikah setelah lima tahun menjalin hubungan, Nayla yang murka memutuskan menikahi Simon, kakak kandung mantan pacarnya. Simon adalah pewaris takhta Keluarga Jatmiko sekaligus raksasa keuangan global yang disegani. Meski awalnya asing dan dingin, Simon justru sangat memanjakan Nayla sebagai istrinya. Saat mantan kekasihnya menghina Nayla, Simon tidak tinggal diam dan membelanya dengan keras. Bertahun-tahun kemudian, barulah terungkap bahwa Simon sebenarnya telah menyimpan rasa cinta rahasia kepada Nayla selama sepuluh tahun.
Sampul Novel Love Want To Be Restored
9.4
Amilie dan Ethan terikat pernikahan demi kepentingan bisnis keluarga. Hidup Amilie terasa hampa bersama suami yang kaku, hingga kehadiran putra mereka menjadi satu-satunya penghiburan. Saat rumor perselingkuhan Ethan mencuat, Amilie memilih bertahan demi status. Namun, kabar bahwa Ethan memiliki anak lain menghancurkan segalanya. Amilie akhirnya meminta cerai, tetapi Ethan justru menolak dan mulai menunjukkan kehangatan yang selama ini tidak pernah ia berikan.
Sampul Novel Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan
8.7
Demi ketenangan sang kakak, Embun harus segera angkat kaki dari rumah iparnya dengan syarat ia wajib menikah terlebih dahulu. Di tengah keputusasaan karena tidak memiliki kekasih, takdir mempertemukannya dengan seorang kakek pelanggan kafe tempatnya bekerja. Sang kakek menawarkan putra bungsunya, seorang presdir kaya bernama Kaisar Rahardja, untuk menjadi suaminya. Embun pun menyetujui pernikahan dadakan ini. Namun, ia segera menyadari adanya kejanggalan di balik kemudahan keputusan Kaisar untuk menikahinya.