Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Fitnah Pelakor Membuatku Babak Belur

Fitnah Pelakor Membuatku Babak Belur

Akibat unggahan media sosial suaminya, seorang wanita dituduh sebagai pelakor oleh selingkuhan sang suami. Tuduhan sepihak ini memicu aksi pengeroyokan brutal yang membuatnya babak belur, gegar otak, hingga patah tulang. Enggan tinggal diam, korban segera melaporkan para pelaku ke polisi dan menuntut mereka secara hukum. Di saat yang sama, ia menyiapkan surat cerai untuk suaminya yang tidak tahu diri, siap merebut kembali semua kekayaannya dan mendepak pria itu kembali menjadi pengemis.
Bab
Bagikan

Bab 2

Melihat perhiasan yang kukenakan, Imelda kembali mengulurkan tangannya dan menarik anting dari telingaku dengan paksa. Aku meringis kesakitan dan telingaku sudah pasti berdarah.

"Imelda, kamu sudah gila? Sudah kubilang, aku nggak kenal suamimu!"

Imelda baru hendak bicara ketika ponsel di tangannya berbunyi. Dia melihat nomor peneleponnya, lalu tersenyum manis. "Pasti suamiku yang menelepon untuk memastikan aku baik-baik saja."

Salah satu temannya berkata, "Aktifkan speaker-nya, biar perempuan ini dengar seberapa sayangnya suamimu padamu."

"Oke."

Begitu panggilan tersambung, Imelda yang tadinya berwajah garang langsung berubah menjadi lembut dan manja. "Sayang, aku lagi gendong bayi dan belanja sama teman-teman."

Di ujung telepon, suara laki-laki itu terdengar, "Jangan pulang terlalu malam, jaga anak baik-baik."

Aku tertegun. Aku dan Kent sudah saling mengenal bertahun-tahun dan aku langsung bisa mengenali suara itu. Sebelum mendengar suara ini, aku berpikir bahwa semua ini hanyalah kesalahpahaman. Namun sekarang, rasanya seperti ada sesuatu yang hancur dalam pikiranku.

Aku menatap Imelda yang baru saja menutup telepon dan bertanya, "Kamu punya foto suamimu?"

Dengan ekspresi bangga, Imelda membuka galeri ponselnya dan menunjukkan foto padaku. "Jalang, lihat baik-baik. Ini suamiku. Dia cinta banget sama aku, kamu nggak akan bisa merebutnya!"

Di foto itu, terlihat seorang pria duduk di sofa bersama Imelda yang sedang menggendong bayinya, layaknya keluarga kecil yang bahagia. Pria itu adalah suamiku, Kent!

Melihat ruang tamu yang tidak asing itu, aku mengepalkan tanganku perlahan. Rumah ini adalah vila yang kubeli dua tahun yang lalu. Aku jarang tinggal di sana karena terlalu jauh dari kantor, jadi aku membeli vila lain yang lebih dekat dan membiarkan Kent mengurus rumah ini.

Selama setengah tahun terakhir, Kent sering bilang dia harus dinas luar kota dan hanya beberapa hari dalam sebulan berada di rumah. Aku khawatir dia kelelahan dengan pekerjaannya, jadi setiap kali dia pulang, aku selalu membuat sup untuk menyehatkannya.

Namun, ternyata dia tidak pulang karena sudah memiliki rumah lain di luar sana. Selain itu, rumah itu kubeli dengan uangku sendiri!

Meskipun aku sudah bersama Kent selama bertahun-tahun, dia selalu memperlakukanku seperti dulu. Lembut, penuh perhatian, rajin, dan tampak jujur. Pria yang dianggap semua orang sebagai suami yang sempurna ternyata diam-diam berselingkuh di belakangku, bahkan sampai punya anak!

Aku masih ingat hari pernikahan kami, ketika Kent menangis dan bersumpah akan selalu memperlakukanku dengan baik seumur hidupnya.

Melihat aku terdiam, Imelda mengira aku merasa bersalah dan mengeluarkan foto lain untuk ditunjukkan padaku.

"Ini adalah akta nikahku dengan suamiku. Kalau bukan karena aku hamil dan melahirkan, suamiku pasti sudah mengadakan pesta pernikahan mewah untukku. Pelacur sepertimu cuma bisa bermimpi bisa mendapatkan semua ini."

Aku melihat foto dan nama di akta nikah itu dengan kebingungan. Ini tidak mungkin. Aku dan Kent belum bercerai, jadi jika mereka benar-benar menikah, itu berarti Kent telah melakukan poligami yang merupakan tindak kejahatan.

Namun, sebelum aku bisa mencerna semuanya, Imelda menarik paksa kalung dari leherku dan langsung berusaha merebut gelang di pergelangan tanganku. Aku berteriak panik, "Jangan sentuh gelang itu! Yang lain boleh kalian ambil, tapi jangan sentuh gelang ini."

Imelda menyuruh dua temannya menahan tanganku, lalu dia melepaskan gelang itu dari pergelangan tanganku. Dengan nada cemas, aku memohon, "Kembalikan gelangku, tolong kembalikan."

"Imelda, kalau kamu kembalikan gelang itu, aku nggak akan menuntut atas kerusakan mobilku atau kerugian akibat barang antikku yang hancur. Kumohon, kembalikan gelang itu."

Imelda menatapku dengan tawa sinis. "Seru juga melihatmu sepanik ini."

Aku merasa sangat cemas dan hampir berteriak, "Kamu tahu nggak, gelang giok hijau imperial ini bernilai lebih dari 200 miliar!"

Imelda menatapku dengan mencemooh. "Jangan coba-coba bohongi aku. Gelang biasa saja kamu bilang harganya lebih dari 200 miliar? Kamu pikir aku sebodoh itu?"

Aku mengepalkan tangan. "Gelang ini adalah giok hijau imperial yang sangat langka, nilainya nggak terukur di pasaran. Kamu nggak akan sanggup menggantinya!"

Dalam siaran langsung, beberapa penonton yang ahli mulai mengenali gelang itu.

[ Dari warnanya, itu benar-benar terlihat seperti giok hijau imperial. ]

Imelda terlihat sedikit bimbang. Wanita paruh baya yang tadi menamparku kemudian menyenggol lengannya. "Imelda, nggak usah takut. Kalau gelang ini benar-benar bernilai 200 miliar seperti yang dibilangnya, mana mungkin pelakor sepertinya sanggup membelinya?"

"Pasti suamimu yang beliin kasih dia, yang artinya ini adalah harta bersama milik kalian! Hancurkan saja semaumu, apa yang kamu takutkan?"

"Iya nih! Benar kata bibimu!"

Imelda mengangguk. "Benar, gelang ini pasti pemberian suamiku, yang berarti adalah milikku juga."

Aku menatap mereka dengan amarah yang membeludak. Dasar sekelompok orang bodoh!

"Dengar baik-baik, akulah istri sah Kent. Kalian pasti akan menerima konsekuensi atas perbuatan bodoh kalian ini!"

Namun, kata-kataku tenggelam oleh cacian mereka. Aku ditekan dengan kuat ke tanah. Tidak peduli sekeras apa pun aku berusaha melawan, semua usahaku sia-sia.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bunga yang Terinjak
9.7
Keadilan hancur ketika pelaku pemerkosaan putriku, seorang anak dari keluarga kaya raya, dibebaskan begitu saja dari jeratan hukum. Bukannya menyesal, dia justru menghinaku dengan melemparkan segepok uang tepat ke wajahku, menegaskan kesombongannya bahwa uang mampu membeli segalanya di dunia ini. Di tengah luka mendalam dan penghinaan yang tak tertahankan itu, sebuah hasrat gelap membara di dalam diriku. Detik itu juga, aku hanya menginginkan satu hal: menghabisi nyawanya dengan tanganku sendiri.
Sampul Novel Gadis Milik Tentara Arogan
9.3
Amore Acresia terpaksa pulang ke Kudus akibat pandemi global saat menempuh studi di Los Angeles. Namun, kepulangannya berujung petaka ketika ia tak sengaja menabrak Alexander Yudha, seorang tentara arogan yang sedang bertugas. Ponsel Alex hancur terlindas mobil akibat insiden itu, memicu kemarahan sang prajurit yang menuntut pertanggungjawaban penuh dari Acre. Meski berawal dari konflik tajam, benih asmara mulai tumbuh di antara mereka sebelum tugas memisahkan keduanya.
Sampul Novel I Choose The Villain Crown Prince
8.6
Pembunuh bayaran bereinkarnasi sebagai Athea Dominic, putri bangsawan yang dibenci karena darah Klan Api. Di kehidupan lalu, ia tewas tragis akibat cinta buta pada Pangeran Alexander. Kini, ia bangkit menjadi prajurit elite demi membalas dendam saat keluarganya dibantai. Athea kemudian bersekutu dengan Azrael, pria misterius yang ternyata Putra Mahkota Klan Api. Bersama-sama, mereka berjuang menggulingkan takhta sang pangeran jahat dan menuntut keadilan bagi klan mereka.
Sampul Novel Immortal Soul
9.1
Dalam dunia ini, kemampuan kultivasi hanyalah milik mereka yang terlahir dengan ikatan spiritual yang kuat. Sebaliknya, setiap individu dengan akar kefanaan telah ditakdirkan untuk menjalani hidup biasa tanpa kekuatan. Mo Wuji mendapati dirinya terjebak dalam kasta terendah tersebut karena hanya memiliki akar makhluk fana. Namun, apakah takdir benar-benar sudah mutlak baginya? Ikuti perjuangan Mo Wuji dalam menantang batas demi melampaui garis kemiskinan bakatnya.
Sampul Novel Janda Cantik Dan Psycopat Dingin
8.2
Pasca memergoki perselingkuhan sang suami, seorang wanita menolak untuk terpuruk dalam kesedihan. Alih-alih menyerah, ia menyusun rencana balas dendam yang kejam demi memberikan rasa sakit yang setimpal kepada para pengkhianat. Namun, langkahnya terhenti saat seorang pria misterius masuk ke hidupnya secara tiba-tiba. Siapa sangka, sosok tersebut adalah psikopat berdarah dingin yang terobsesi dan jatuh cinta padanya. Akankah ini membantu atau menghancurkan tujuannya?
Sampul Novel LOVE BETWEEN TWO BELIEFS
9.3
Stenly Sebastian Miller hancur saat Kimberly memutuskan hubungan dua tahun mereka akibat isu kebangkrutan. Bertekad bangkit, Stenly bersumpah mencari pengganti yang lebih baik. Di tengah luka, ia menyelamatkan Seruni dari serangan Dante yang obsesif. Meski berakhir babak belur demi melindungi Seruni, insiden ini justru memicu ketertarikan Stenly padanya. Kini ia harus memilih: terus meratapi masa lalu atau memulai lembaran baru yang bahagia bersama Seruni.