Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Fitnah Pelakor Membuatku Babak Belur

Fitnah Pelakor Membuatku Babak Belur

Akibat unggahan media sosial suaminya, seorang wanita dituduh sebagai pelakor oleh selingkuhan sang suami. Tuduhan sepihak ini memicu aksi pengeroyokan brutal yang membuatnya babak belur, gegar otak, hingga patah tulang. Enggan tinggal diam, korban segera melaporkan para pelaku ke polisi dan menuntut mereka secara hukum. Di saat yang sama, ia menyiapkan surat cerai untuk suaminya yang tidak tahu diri, siap merebut kembali semua kekayaannya dan mendepak pria itu kembali menjadi pengemis.
Bab
Bagikan

Bab 3

Imelda mengangkat gelang itu di udara sambil menatapku dengan senyum penuh kebencian. "Semakin kamu peduli, semakin ingin aku menghancurkannya. Siapa suruh kamu jadi pelakor dan menghancurkan keluargaku!"

Begitu kata-katanya selesai, dia melepaskan gelang itu dari tangannya. Aku berteriak, "Jangan!"

Seiring dengan suara benturan, gelang itu jatuh ke tanah dan pecah berkeping-keping. Seluruh tubuhku bergetar karena marah. Yang menyakitkan bukanlah nilai gelang itu, tetapi makna yang tersimpan di baliknya.

Sejak kecil, karena orang tuaku sangat sibuk, aku dibesarkan oleh nenekku. Dua tahun yang lalu, nenek meninggal dan gelang ini adalah pemberiannya di saat-saat terakhirnya. Memakai gelang itu membuatku merasa seperti nenek masih berada di sisiku.

Sekarang gelang itu sudah hancur! Satu-satunya kenanganku pun hilang.

Dengan mata memerah, aku menatap Imelda dan teman-temannya dengan gigi gemeretak saat berkata, "Kalian akan menyesal! Bahkan kalau nanti kalian berlutut memohon ampun padaku sampai kepala kalian berdarah, aku nggak akan pernah memaafkan kalian. Tak satu pun dari kalian akan lolos!"

Imelda menunjukkan ekspresi penuh kebencian.

"Teman-teman, lihatlah si jalang ini masih saja mengeyel. Harus diberi pelajaran sampai dia patuh!"

Karena kejadiannya di pinggir jalan, ada banyak sekali orang yang menonton. Aku meminta bantuan pada mereka, tapi mereka hanya berpangku tangan menyaksikan kejadian ini. Aku merasa sangat putus asa.

Agar bisa lebih puas memukuliku, Imelda dan teman-temannya menyeretku ke gang kecil di samping. Di tempat sepi itu, tindakan mereka semakin brutal dan tak terkendali. Mereka mulai menarik-narik pakaianku.

Aku mencengkeram erat ujung pakaianku. Untungnya, ini musim dingin dan aku mengenakan mantel tebal serta sweter di dalamnya, jadi mereka sulit untuk merobeknya.

"Jangan sentuh aku! Ini tindakan kriminal!"

Salah satu wanita yang bertubuh besar, menunjuk dahiku dengan kasar. "Kamu ini pelakor, masih berani bicara soal hukum sama kami?"

Karena pakaian yang kukenakan tidak bisa dirobek dengan mudah, mereka merasa semakin frustrasi.

"Wanita murahan! Begitu melihat suami orang adalah seorang presdir, kamu langsung mau merebutnya? Akan kuhancurkan wajahmu sekarang juga supaya kamu nggak bisa lagi menggoda pria lainnya!"

Aku menghindari serangannya dengan cepat sehingga wajahku tidak terluka. Namun, sejumput rambutku tercabut hingga membuatku meringis kesakitan.

Gila, sekelompok wanita ini benar-benar keterlaluan!

"Aku akan pastikan kalian menyesal atas semua yang kalian lakukan hari ini."

Mendengar ucapanku, mereka mulai memukuliku tanpa ampun. Imelda bahkan menginjak lenganku dengan keras. Rasa sakitnya membuat wajahku pucat, sementara dia terlihat sangat puas.

"Ayo terus maki kami lagi! Bukannya tadi kamu sombong sekali? Aku mau lihat apa kamu masih bisa bicara sekarang! Jadi pelakor akan mendapat karma buruk!"

Aku mencoba melawan, tapi jumlah mereka terlalu banyak. Aku ditekan kuat-kuat ke tanah hingga tak mampu bergerak. Aku menatap Imelda dan berkata, "Telepon Kent sekarang juga, tanyakan siapa aku sebenarnya!"

Imelda menarik kepalaku dan membenturkannya ke tanah. "Kamu itu siapa? Cuma pelakor sialan!"

"Jangan kira aku nggak tahu kamu cuma mau suamiku datang untuk menyelamatkanmu. Kuberi tahu saja, jangan mimpi! Bahkan kalau malaikat turun ke bumi sekalipun, kamu nggak akan selamat."

Di kolom komentar siaran langsung, seseorang bertanya.

[ Apa mukul orang seperti ini nggak terlalu berlebihan? ]

Imelda menambah tekanan pada lenganku yang diinjak, sambil menunjuk wajahku dan berkata, "Wanita ini jelas-jelas nggak tahu diri. Kalau nggak kuberi pelajaran hari ini, dia akan terus menggoda laki-laki lain. Mungkin dia nanti akan goda suami kalian juga! Aku ini sedang melakukan kebaikan untuk kaum wanita."

Komentar-komentar langsung mendukung tindakan Imelda.

[ Wanita begini cuma bisa merusak moral masyarakat. Memang seharusnya dipukul sampai kapok! ]

[ Kalau bukan karena aku lagi kerja sekarang, aku pasti ke sana untuk ikut nampar dia juga! ]

[ Aku jadi teringat dulu suamiku digoda pelakor sampai akhirnya meninggalkanku dan anak kami. Aku nggak bisa toleransi pelakor sama sekali! ]

Imelda yang mendapat dukungan semua orang, menjadi semakin sombong dan memukuliku habis-habisan. Aku belum pernah merasa semarah ini seumur hidupku. Aku menggigit bibirku dan menahan diri, tapi pandanganku perlahan-lahan mulai menggelap.

Sebelum aku benar-benar tak sadarkan diri, samar-samar aku mendengar suara sirene polisi ....

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B13884" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi NovelShort untuk melanjutkan membaca.
B13884
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bunga yang Terinjak
9.7
Keadilan hancur ketika pelaku pemerkosaan putriku, seorang anak dari keluarga kaya raya, dibebaskan begitu saja dari jeratan hukum. Bukannya menyesal, dia justru menghinaku dengan melemparkan segepok uang tepat ke wajahku, menegaskan kesombongannya bahwa uang mampu membeli segalanya di dunia ini. Di tengah luka mendalam dan penghinaan yang tak tertahankan itu, sebuah hasrat gelap membara di dalam diriku. Detik itu juga, aku hanya menginginkan satu hal: menghabisi nyawanya dengan tanganku sendiri.
Sampul Novel Gadis Milik Tentara Arogan
9.3
Amore Acresia terpaksa pulang ke Kudus akibat pandemi global saat menempuh studi di Los Angeles. Namun, kepulangannya berujung petaka ketika ia tak sengaja menabrak Alexander Yudha, seorang tentara arogan yang sedang bertugas. Ponsel Alex hancur terlindas mobil akibat insiden itu, memicu kemarahan sang prajurit yang menuntut pertanggungjawaban penuh dari Acre. Meski berawal dari konflik tajam, benih asmara mulai tumbuh di antara mereka sebelum tugas memisahkan keduanya.
Sampul Novel I Choose The Villain Crown Prince
8.6
Pembunuh bayaran bereinkarnasi sebagai Athea Dominic, putri bangsawan yang dibenci karena darah Klan Api. Di kehidupan lalu, ia tewas tragis akibat cinta buta pada Pangeran Alexander. Kini, ia bangkit menjadi prajurit elite demi membalas dendam saat keluarganya dibantai. Athea kemudian bersekutu dengan Azrael, pria misterius yang ternyata Putra Mahkota Klan Api. Bersama-sama, mereka berjuang menggulingkan takhta sang pangeran jahat dan menuntut keadilan bagi klan mereka.
Sampul Novel Immortal Soul
9.1
Dalam dunia ini, kemampuan kultivasi hanyalah milik mereka yang terlahir dengan ikatan spiritual yang kuat. Sebaliknya, setiap individu dengan akar kefanaan telah ditakdirkan untuk menjalani hidup biasa tanpa kekuatan. Mo Wuji mendapati dirinya terjebak dalam kasta terendah tersebut karena hanya memiliki akar makhluk fana. Namun, apakah takdir benar-benar sudah mutlak baginya? Ikuti perjuangan Mo Wuji dalam menantang batas demi melampaui garis kemiskinan bakatnya.
Sampul Novel Janda Cantik Dan Psycopat Dingin
8.2
Pasca memergoki perselingkuhan sang suami, seorang wanita menolak untuk terpuruk dalam kesedihan. Alih-alih menyerah, ia menyusun rencana balas dendam yang kejam demi memberikan rasa sakit yang setimpal kepada para pengkhianat. Namun, langkahnya terhenti saat seorang pria misterius masuk ke hidupnya secara tiba-tiba. Siapa sangka, sosok tersebut adalah psikopat berdarah dingin yang terobsesi dan jatuh cinta padanya. Akankah ini membantu atau menghancurkan tujuannya?
Sampul Novel LOVE BETWEEN TWO BELIEFS
9.3
Stenly Sebastian Miller hancur saat Kimberly memutuskan hubungan dua tahun mereka akibat isu kebangkrutan. Bertekad bangkit, Stenly bersumpah mencari pengganti yang lebih baik. Di tengah luka, ia menyelamatkan Seruni dari serangan Dante yang obsesif. Meski berakhir babak belur demi melindungi Seruni, insiden ini justru memicu ketertarikan Stenly padanya. Kini ia harus memilih: terus meratapi masa lalu atau memulai lembaran baru yang bahagia bersama Seruni.